Jump to content

Jaringan Komputer: Difference between revisions

From Wiki
Line 106: Line 106:
*[[Cara Mengalokasikan IP Address]]
*[[Cara Mengalokasikan IP Address]]
*[[Metode Konfigurasi Jaringan]]
*[[Metode Konfigurasi Jaringan]]
*[[Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Teknologi Koneksi (Transmisi)]]
</div>
</div>



Revision as of 22:15, 28 December 2025

Jaringan komputer adalah kumpulan dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung dan dapat saling berkomunikasi untuk bertukar informasi atau sumber daya, seperti berkas, pencetak (printer), dan perangkat lainnya. Dalam sebuah jaringan, setiap komputer dihubungkan melalui media kabel atau nirkabel dan memiliki alamat unik yang disebut alamat IP (Internet Protocol) untuk memfasilitasi pengiriman data. Fungsi utama jaringan komputer meliputi berbagi sumber daya (sharing resources), komunikasi data, akses internet bersama, dan peningkatan keamanan informasi.

Sejarah

Konsep jaringan komputer bermula pada tahun 1940-an di Amerika Serikat melalui penelitian pemanfaatan perangkat komputer secara bersama. Pada tahun 1950-an, berkembang konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal sebagai Time Sharing System (TSS), di mana beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer induk (host).

Jaringan komputer modern mulai muncul pada tahun 1960-an ketika ilmuwan komputer mengembangkan jaringan ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network) pada tahun 1969. Perkembangan berlanjut pada tahun 1980-an dengan penggunaan jaringan oleh perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, serta standarisasi protokol TCP/IP. Pada tahun 1990-an, internet mulai digunakan secara luas oleh masyarakat umum sebagai sarana informasi dan bisnis.

Klasifikasi Jaringan

Jaringan komputer diklasifikasikan berdasarkan jangkauan geografis dan teknologi koneksi yang digunakan.

Berdasarkan Luas Geografis:

  • PAN (Personal Area Network): Jaringan dengan cakupan area sangat terbatas, sekitar 6-9 meter, yang menghubungkan komputer dengan perangkat pribadi seperti telepon seluler atau PDA.
  • LAN (Local Area Network): Jaringan yang mencakup area kecil seperti gedung, kantor, atau kampus. LAN memungkinkan pertukaran data dengan kecepatan tinggi dalam lingkup terbatas.
  • MAN (Metropolitan Area Network): Jaringan yang menghubungkan beberapa LAN dalam area geografis yang lebih luas seperti kota.
  • WAN (Wide Area Network): Jaringan yang mencakup area sangat luas, melintasi negara atau benua, dan sering menggunakan fasilitas transmisi publik seperti satelit atau kabel bawah laut.

Berdasarkan Teknologi Koneksi:

  • Jaringan Berkabel (Wired): Menggunakan media fisik seperti kabel tembaga (Koaksial, Twisted Pair) atau serta optik untuk menghubungkan perangkat.
  • Jaringan Nirkabel (Wireless): Menggunakan gelombang elektromagnetik (radio, inframerah, atau gelombang mikro) untuk transmisi data tanpa kabel fisik.

Topologi Jaringan

Topologi jaringan mengacu pada susunan fisik dan logis dari perangkat dan koneksi dalam jaringan. Beberapa jenis topologi yang umum digunakan meliputi:

  • Topologi Bus: Semua perangkat terhubung ke satu kabel tunggal (bus). Informasi dikirim melalui kabel utama ke setiap perangkat. Kelemahannya adalah jika kabel utama bermasalah, seluruh jaringan akan terganggu.
  • Topologi Star: Setiap perangkat terhubung ke satu pusat kendali (hub atau switch). Data dikirim dari perangkat ke pusat sebelum diteruskan ke tujuan. Topologi ini mudah dikelola, namun sangat bergantung pada perangkat pusat.
  • Topologi Ring: Perangkat dihubungkan membentuk lingkaran tertutup, di mana data bergerak dalam satu arah.
  • Topologi Mesh: Setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lain, memberikan redundansi tinggi namun membutuhkan biaya instalasi yang lebih besar.

Model Referensi dan Protokol

Komunikasi dalam jaringan komputer diatur oleh standar dan protokol untuk memastikan interoperabilitas antar sistem yang berbeda.

  • Model OSI (Open System Interconnection): Model referensi yang terdiri dari tujuh lapisan (layer) untuk menjelaskan cara kerja jaringan secara logika, mulai dari Physical Layer hingga Application Layer. Lapisan-lapisan tersebut adalah Physical, Data Link, Network, Transport, Session, Presentation, dan Application.
  • Protokol TCP/IP: Standar komunikasi data yang digunakan dalam internet. Model ini terdiri dari empat lapisan utama: Network Interface, Internet, Transport, dan Application.
  • Alamat IP: Label numerik yang ditetapkan untuk setiap perangkat yang terhubung ke jaringan komputer yang menggunakan Protokol Internet. Terdapat dua versi utama, yaitu IPv4 (32-bit) dan IPv6 (128-bit).

Perangkat Keras

Infrastruktur jaringan komputer didukung oleh berbagai perangkat keras (hardware):

  • Perangkat Akhir (End Devices): Perangkat yang menjadi sumber atau tujuan pesan, seperti komputer, laptop, server web, dan telepon VoIP.
  • Perangkat Perantara (Intermediary Devices): Perangkat yang menghubungkan end devices dan mengatur aliran data, termasuk router, switch, dan hub. Router berfungsi menghubungkan jaringan yang berbeda dan menentukan jalur terbaik untuk paket data.
  • Media Transmisi: Saluran fisik atau non-fisik untuk mengirimkan sinyal, seperti kabel UTP, kabel serat optik (fiber optic), dan gelombang radio.

Keamanan Jaringan

Keamanan jaringan mencakup praktik dan teknologi untuk melindungi data dan infrastruktur dari ancaman. Ancaman dapat berupa serangan pasif (memonitor komunikasi) atau serangan aktif (mengubah data atau menyebarkan malware).

Teknologi keamanan meliputi:

  • Firewall: Sistem yang mengatur lalu lintas jaringan berdasarkan aturan keamanan, memisahkan jaringan internal yang aman dari jaringan luar yang tidak terpercaya.
  • VPN (Virtual Private Network): Teknologi yang memungkinkan koneksi aman dan terenkripsi melalui jaringan publik atau internet.
  • Enkripsi: Proses mengubah data menjadi kode untuk mencegah akses tanpa izin.

Terkait

Hardware jaringan

Course

Materi

Sesi 1

SMK

Source