Jaringan Komputer:Protocol dan Model Referensi OSI
Appearance
← Jaringan Komputer:Network Fundamental • Home • Jaringan Komputer:Medium Fisik Jaringan →
Organisasi Komputer Dihubungkan ke Jaringan Komputer

Protokol Komunikasi
Definisi
Satu set aturan yang mengatur komunikasi antarar dua host dimplementasikan sebagai software
Contoh:
- TCP
- IP
- IPX/SPX (Novel Netware)
Apakah Model OSI?
Model Open Systems Interconnection fundamental untuk semua komunikasi antar device jaringan
Dikembangkan thn 1974 oleh ISO setelah DOD Amerika mulai menggunakan protocol suite TCP/IP
Akhirnya diadopsi pada tahun 1977. Saat ini merupakan model teoritis menjelaskan bagaimana komunikasi berlangsung antar device jaringan
Tujuh Layers?

Layer-Layer
- Dalam hal tujuan dan tanggung jawab, tiap layer terpisah dan independen
- Masing-masing punya fungsi sendiri, tetapi juga menyediakan service ke layer di atas dan di bawahnya
- Model sebagai bantuan untuk memahami komunikasi pada jaringan dan berguna dalam memilah kesalahan/trouble yang mungkin terjadi pada jaringan
- Memungkinkan baik software engineer dan hardware manufacturers menjamin produk mereka bisa bekerja sama
Kerja Layer-Layer
- Saat berkomunikasi, tiap layer OSI berbicara dengan layer yang sama pada device yang lain
- Misalnya Application Layer dari Device A berkomunikasi dengan Application Layer dari Device B, dengan meneruskan data melalui layer-layer lain
- Application Layer dari tiap device tidak peduli bagaimana layer-layer lain berfungsi, tetapi bergantung pada layer-layer tersebut untuk mendapatkan service
Kerja Layer-Layer

Bagaimana Data Mengalir?
Saat data dikirim dari application pada komputer sumber hal berikut terjadi
- Data dalam bentuk suatu packet “bergerak turun” melalui layer-layer
- Saat mencapai Physical Layer siap dikirim melalui media
- Pada Physical Layer bit-bit bisa analog atau digital, dalam bentuk elektrikal, cahaya atau gelombang radio
- Data ditransmisikan ke device tujuan
- Bergerak melalui layer-layer dari model OSI, mencapai user
- Dalam pergerakan melalui layer-layer data di encapsulated
- Yaitu informasi tambahan ditambahkan sebagai headers atau trailers
- Data di dalam paket tidak berubah
Encapsulation

End-to-End dan Point-to-Point

Model Seven Layer OSI

Layer 1: Physical Layer
Fungsi Utama:
- Berhubungan dengan sinyal elektrik
Contoh:
- Manchester Signal Encoding
- NRZI Signal Encoding
- Bipolar-AMI Signal Encoding
- Mendefinisikan bagaimana sinyal direpresentasikan
- Interpretasi sinyal elektrik, representasikan sbg 1 atau 0
Layer 2: Data Link Layer
Fungsi Utama:
- Deteksi dan koreksi error sinyal, jika ada
- Meneruskan/Forward sinyal yang diterima ke network layer
- Jika error tidak dapat dikoreksi, memberikan error warning ke network layer
- Menyediakan Media Access Control (MAC)
- Untuk “shared” network, kontrol siapa yang dapat menggunakan network
Contoh penggunaan bersama Network:

Layer 3: Network Layer
Fungsi Utama:
- Best effort delivery service
- Meroutekan paket dari sumber ke tujuan
- Translasi address
Layer 4: Transport Layer
Fungsi Utama:
- Deteksi dan koreksi error paket (error control) utk E2E
- Melaksanakan flow control
- Jika penerima ingin slow down, mengurang laju transmisi TX
- Jika network congesti, mengurang laju transmisi
- congestion control
Layer 5: Session Layer
Fungsi Utama:
- Establish/Manage/Delete koneksi (E2E)
- Kontrol Full-Duplex/Half-Duplex
- QoS (specifikasi toleransi delay maximum)
Layer 6: Presentation Layer
Fungsi Utama:
- Encryption, compression, dll

Model Seven Layer OSI - Summary
