Metode Konfigurasi Jaringan
Dalam manajemen perangkat jaringan seperti MikroTik RouterOS, administrator dapat melakukan konfigurasi melalui dua metode antarmuka utama: Antarmuka Pengguna Grafis (Graphical User Interface atau GUI) dan Antarmuka Baris Perintah (Command Line Interface atau CLI). Perbedaan mendasar antara kedua metode ini terletak pada cara interaksi pengguna dengan sistem, representasi visual menu, dan mekanisme input perintah.
Antarmuka Pengguna Grafis (GUI)
Konfigurasi berbasis GUI memungkinkan pengguna berinteraksi dengan perangkat melalui elemen visual seperti jendela, menu, dan tombol.
- Aksesibilitas: Pada perangkat MikroTik, akses GUI dilakukan menggunakan aplikasi Winbox (perangkat lunak berbasis desktop) atau Webfig (akses melalui peramban web).
- Karakteristik Operasional: Metode ini menyediakan tampilan visual yang mempermudah manajemen perangkat. Pengguna dibantu dengan keberadaan menu-menu yang terlihat jelas, sehingga konfigurasi dapat dilakukan tanpa harus menghafal perintah-perintah spesifik. Struktur menu pada GUI menampilkan fitur-fitur RouterOS di sisi kiri jendela aplikasi untuk navigasi.
Antarmuka Baris Perintah (CLI)
Konfigurasi berbasis CLI mengharuskan pengguna berinteraksi dengan perangkat menggunakan perintah teks yang diketikkan secara manual.
- Aksesibilitas: Akses CLI dapat dilakukan melalui protokol jaringan seperti Telnet dan SSH (Secure Shell), atau menggunakan fitur Terminal yang terdapat di dalam Winbox,.
- Karakteristik Operasional: Pengoperasian CLI menuntut pengguna untuk memahami sintaksis dan daftar perintah dasar untuk mengoperasikan router,. Struktur menu pada CLI disusun secara hierarkis (root menu dan sub-menu), di mana pengguna berpindah antar menu menggunakan perintah teks.
- Fitur Bantuan: Meskipun berbasis teks, CLI menyediakan fitur bantuan seperti auto-complete dan panduan perintah (menggunakan tombol tanya "?") untuk membantu pengguna menavigasi struktur menu tanpa harus menghafal seluruh perintah secara manual,.
- Fungsionalitas Lanjutan: CLI merupakan satu-satunya metode yang dapat digunakan untuk menjalankan fungsi Export dan Import, yang memungkinkan administrator mencadangkan konfigurasi spesifik dalam bentuk skrip teks yang dapat diedit,.
Perbedaan Struktural
Meskipun metode interaksinya berbeda, struktur menu antara GUI dan CLI pada dasarnya serupa.
- Navigasi: Pada CLI, perpindahan antar menu dilakukan dengan mengetikkan nama menu (misalnya:
interfaceatauip address), sedangkan pada GUI pengguna cukup mengklik menu yang sesuai pada bilah sisi (sidebar). - Identifikasi: Dalam tampilan CLI, RouterOS membedakan jenis informasi menggunakan warna teks; misalnya, menu ditandai dengan warna biru muda, sedangkan action atau perintah ditandai dengan warna ungu. Pada GUI, identifikasi dilakukan melalui tata letak visual dan ikon.