Gerbang Logika Dasar: Difference between revisions
| Line 15: | Line 15: | ||
Gerbang AND digunakan untuk menghasilkan logika 1 jika semua masukan mempunyai logika 1, jika tidak maka akan dihasilkan logika 0. | Gerbang AND digunakan untuk menghasilkan logika 1 jika semua masukan mempunyai logika 1, jika tidak maka akan dihasilkan logika 0. | ||
[[File:GerbangLogika1.png|center|thumb|Gerbang Logika AND]] | [[File:GerbangLogika1.png|center|thumb|Gerbang Logika AND]] | ||
Pernyataan Keluaran : | Pernyataan Keluaran: <math>F = A.B</math> | ||
{| class="wikitable" | {| class="wikitable" | ||
|+ | |+ | ||
| Line 164: | Line 164: | ||
Gerbang XNOR disebut juga gerbang Not-EXCLUSIVE-OR. Gerbang XNOR mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin benilai tinggi (1) maka sinyal masukannya harus benilai genap (kedua nilai masukan harus rendah keduanya atau tinggi keduanya). | Gerbang XNOR disebut juga gerbang Not-EXCLUSIVE-OR. Gerbang XNOR mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin benilai tinggi (1) maka sinyal masukannya harus benilai genap (kedua nilai masukan harus rendah keduanya atau tinggi keduanya). | ||
[[File:GerbangLogika11.png|center|thumb|Gerbang Logika XNOR]] | [[File:GerbangLogika11.png|center|thumb|Gerbang Logika XNOR]] | ||
Pernyataan Keluaran: | Pernyataan Keluaran: <math>Y = \overline{A \oplus B}</math> | ||
{| class="wikitable" | {| class="wikitable" | ||
|+ | |+ | ||
| Line 197: | Line 196: | ||
Pernyataan Keluaran: <math>F = \bar{A}</math> atau <math>(A')</math> | |||
{| class="wikitable" | {| class="wikitable" | ||
|+ | |+ | ||