Fiber Optic: Difference between revisions

No edit summary
 
(13 intermediate revisions by the same user not shown)
Line 4: Line 4:


== Komponen Kabel Fiber Optik ==
== Komponen Kabel Fiber Optik ==
[[File:Int fo1.png|thumb|322x322px]]
Kabel fiber optik terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu:
Kabel fiber optik terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu:


Line 41: Line 42:


== Penyambungan Kabel Fiber Optik (Splicing) ==
== Penyambungan Kabel Fiber Optik (Splicing) ==
[[File:Splicer fo 1.jpg|thumb|162x162px|Fusion Splicer]]
Penyambungan fiber optik (''splicing'') adalah proses vital untuk '''menggabungkan dua ujung serat optik secara permanen''' demi menjaga performa jaringan tetap optimal dan meminimalkan kehilangan sinyal (loss).
Penyambungan fiber optik (''splicing'') adalah proses vital untuk '''menggabungkan dua ujung serat optik secara permanen''' demi menjaga performa jaringan tetap optimal dan meminimalkan kehilangan sinyal (loss).


'''Metode Penyambungan''':
'''Metode Penyambungan''':


* '''Fusion Splicing''': Teknik paling populer dan presisi, menggunakan alat '''fusion splicer''' yang meleburkan ujung serat dengan pemanasan listrik. Menghasilkan sambungan yang sangat kuat dengan kehilangan sinyal minimal (sering kali <0.1 dB). Proses ini melibatkan penyelarasan otomatis serat menggunakan kamera dan mikroskop internal alat.
* '''[[Fusion Splicing]]''': Teknik paling populer dan presisi, menggunakan alat '''fusion splicer''' yang meleburkan ujung serat dengan pemanasan listrik. Menghasilkan sambungan yang sangat kuat dengan kehilangan sinyal minimal (sering kali <0.1 dB). Proses ini melibatkan penyelarasan otomatis serat menggunakan kamera dan mikroskop internal alat.
* '''Mechanical Splicing''': Menggunakan alat mekanik untuk menyatukan ujung serat tanpa pelelehan, hanya dengan menempatkannya berdampingan dan menjaga kelurusannya dengan gel optik. Lebih sederhana dan cepat, cocok untuk perbaikan darurat, namun tingkat ''loss'' biasanya lebih tinggi.
* '''Mechanical Splicing''': Menggunakan alat mekanik untuk menyatukan ujung serat tanpa pelelehan, hanya dengan menempatkannya berdampingan dan menjaga kelurusannya dengan gel optik. Lebih sederhana dan cepat, cocok untuk perbaikan darurat, namun tingkat ''loss'' biasanya lebih tinggi.


'''Alat yang Dibutuhkan'''
'''Alat yang Dibutuhkan'''


Fusion splicer, ''cleaver'', ''stripping tool'', alkohol isopropil, tisu bebas serat, ''heat shrink'' atau ''splice protection sleeve'', serta alat pengujian seperti OTDR dan Optical Power Meter.
Fusion splicer, ''[[Fiber Cleaver|cleaver]]'', ''stripping tool'', alkohol isopropil, tisu bebas serat, ''heat shrink'' atau ''splice protection sleeve'', serta alat pengujian seperti [[OTDR (Optical Time Domain Reflectometer)|OTDR]] dan Optical Power Meter.


'''Langkah-langkah Umum Splicing'''
'''Langkah-langkah Umum Splicing'''
Line 92: Line 94:
* '''Infrastruktur Jaringan Pemerintahan''': Seperti usulan penerapan fiber optik sebagai jaringan ''backbone'' di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PMPTSP) Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan kinerja jaringan komunikasi data.
* '''Infrastruktur Jaringan Pemerintahan''': Seperti usulan penerapan fiber optik sebagai jaringan ''backbone'' di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PMPTSP) Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan kinerja jaringan komunikasi data.


== '''Pemeliharaan dan Optimasi Jaringan Fiber Optik''' ==
== Pemeliharaan dan Optimasi Jaringan Fiber Optik ==
Jaringan fiber optik memerlukan '''pemeliharaan rutin dan monitoring''' untuk memastikan performa tetap optimal. Alat monitoring seperti OTDR sangat penting untuk memeriksa kualitas sambungan secara berkala. '''Optimasi jaringan''' juga dapat dilakukan, seperti penelitian di Unisma yang menggunakan metode Algoritma Genetika untuk menemukan jalur tercepat, menurunkan waktu tempuh sebesar 53.5%, dan meningkatkan ''data rate'' sebesar 54.75%. Selain itu, penerapan teknologi MPLS pada jaringan fiber optik juga dapat meningkatkan Quality of Service (QoS) seperti ''throughput'', ''delay'', ''jitter'', dan ''packet loss''.
Jaringan fiber optik memerlukan '''pemeliharaan rutin dan monitoring''' untuk memastikan performa tetap optimal. Alat monitoring seperti OTDR sangat penting untuk memeriksa kualitas sambungan secara berkala. '''Optimasi jaringan''' juga dapat dilakukan, seperti penelitian di Unisma yang menggunakan metode Algoritma Genetika untuk menemukan jalur tercepat, menurunkan waktu tempuh sebesar 53.5%, dan meningkatkan ''data rate'' sebesar 54.75%. Selain itu, penerapan teknologi MPLS pada jaringan fiber optik juga dapat meningkatkan Quality of Service (QoS) seperti ''throughput'', ''delay'', ''jitter'', dan ''packet loss''.
==Terkait==
*[[Fiber Optic: Single mode]]
*[[Fiber Optic: Multi mode]]
*[[Fiber Optic: Konektor]]
*[[Fiber Optic: Warna]]
*[[Fiber Optic: menentukan warna kabel]]
*[[Fiber Optic: Penyambungan Drop Core]]
*[[Fiber Optic: Alat Penyambungan Drop Core]]


[[Category:Jaringan]]
[[Category:Jaringan]]
[[Category:Jaringan Komputer]]
[[Category:Jaringan Komputer]]
[[Category:Fiber Optic]]
[[Category:Fiber Optic]]