Fiber Optic: Multi mode
Kabel fiber optik multimode dirancang untuk mentransmisikan sinyal cahaya melalui beberapa jalur atau mode berbeda di dalam inti kabel. Berbeda dengan kabel single-mode yang hanya memungkinkan satu jalur cahaya, multimode memiliki diameter inti yang lebih besar. Sumber cahaya yang digunakan pada kabel multimode adalah cahaya LED. Sinyal infrared dihantarkan dengan panjang gelombang antara 850 – 1300 nanometer. Cahaya dapat merambat dalam berbagai sudut terhadap sumbu serat.
Spesifikasi Fisik
- Diameter inti (core) fiber optik multimode adalah sekitar 50 hingga 100 mikron, atau 50 atau 62.5 mikrometer. Ini lebih tebal dibandingkan inti serat single mode yang biasanya berdiameter 8-9 mikrometer.
- Terdapat juga jenis Fiber Optik Multimode Grade Index (Graded Index Multi Mode) yang memiliki diameter core antara 30 mm sampai dengan 60 mm.
Jarak Transmisi dan Bandwidth
- Kabel multimode memiliki jangkauan jarak hingga 2 kilometer.
- Jenis ini lebih cocok untuk transmisi jarak pendek atau singkat.
- Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan tinggi, mencapai hingga 10 Gigabit per detik (Gbps).
- Namun, bandwidth-nya lebih rendah dibandingkan single mode. Penggunaannya perlu diperhatikan untuk mencegah overlap batas bandwidth jika digunakan pada jarak yang lebih jauh.
Keunggulan
Fiber optik multimode menawarkan beberapa keunggulan utama:
- Biaya Lebih Murah: Umumnya lebih murah untuk dibeli dan dipasang karena struktur dan proses pembuatannya lebih sederhana dibandingkan single-mode.
- Kemudahan Instalasi: Diameter inti yang lebih besar membuatnya lebih mudah ditekuk dan dihubungkan, serta pengerjaannya lebih cepat dan tidak sesulit jenis single-mode.
- Kompatibilitas Sumber Cahaya: Dapat bekerja dengan berbagai sumber cahaya, seperti LED dan laser yang lebih murah.
- Kecepatan Tinggi: Mampu mentransmisikan data hingga 10 Gbps.
- Ketahanan Terhadap Gangguan Elektromagnetik: Terbuat dari kaca atau plastik murni, sehingga tidak terpengaruh oleh interferensi elektromagnetik (EMI) dan frekuensi radio (RF), yang memastikan transmisi data yang stabil dan andal.
- Keamanan Data: Lebih sulit disadap dibandingkan kabel tembaga.
- Daya Tahan: Memiliki daya tahan yang tinggi dan tahan lama, sehingga dapat digunakan dalam kondisi lingkungan yang keras.
- Ramah Lingkungan: Tidak mengandung bahan berbahaya dan tidak menghasilkan emisi elektromagnetik.
Kekurangan
- Jarak transmisinya lebih terbatas dibandingkan single-mode.
- Bandwidth-nya lebih rendah dibandingkan single-mode.
Aplikasi dan Penggunaan
Kabel fiber optik multimode biasanya digunakan untuk:
- Jaringan area lokal (LAN).
- Pusat data (data center).
- Aplikasi jarak pendek yang jarak transmisinya hanya beberapa ratus meter.
- Koneksi antar gedung dalam satu kompleks.
- Sistem keamanan.
Komponen
Komponen kabel fiber optik multimode terdiri dari:
- Inti (Core): Bagian tengah kabel, terbuat dari kaca atau plastik, berfungsi mentransmisikan cahaya. Diameternya berkisar antara 50 hingga 100 mikron.
- Cladding: Lapisan tipis di sekitar inti dengan indeks refraksi lebih rendah, berfungsi memantulkan cahaya kembali ke inti.
- Coating (Lapisan): Lapisan tipis yang melapisi cladding, melindungi kabel dari goresan, kerusakan mekanis, korosi, dan meningkatkan kekuatan tarik.
- Strength Member (Elemen Penguat): Lapisan yang terbuat dari bahan seperti Kevlar atau aramid, berfungsi menambah kekuatan dan daya tahan kabel.
- Outer Jacket (Lapisan Luar): Lapisan terluar kabel, terbuat dari PVC atau PE, berfungsi melindungi kabel dari kondisi lingkungan ekstrem.
- Konektor: Komponen untuk menghubungkan kabel ke perangkat lain, seperti jenis SC, LC, ST, dan FC.
Pengujian
Optical Time Domain Reflectometer (OTDR) adalah alat yang dapat digunakan untuk mengukur kabel serat optik multimode atau single mode. Saat mengoperasikan OTDR, pengaturan jenis fiber optik (termasuk multimode) harus dipilih sesuai buku panduan penggunaannya.