Fiber Optic: Warna

Pembagian warna dalam fiber optik memiliki standar internasional untuk memudahkan identifikasi dan pengelolaan serat optik. Berdasarkan sumber yang diberikan, berikut adalah detail mengenai pembagian warna tersebut:
Standar dan Urutan Warna Serat Optik
Secara internasional, penggunaan warna core kabel fiber optik telah disepakati mengikuti standar TIA/EIA-598. Standar ini menggunakan 12 warna yang berurutan:
- Biru
- Oranye
- Hijau
- Cokelat
- Abu-abu
- Putih
- Merah
- Hitam
- Kuning
- Violet/Ungu
- Pink
- Toska
Urutan warna ini bersifat baku. Dalam kabel serat optik dengan jumlah core yang banyak, core-core tersebut akan dikelompokkan dalam satu selubung atau tube. Setiap tube berisi 12 warna core serat optik yang berbeda. Misalnya, kabel serat optik 24 core akan memiliki 2 tube yang masing-masing berisi 12 warna core serat optik. Pada umumnya, setiap kabel terdiri dari kumpulan tube, dan setiap tube terdiri dari kumpulan serat optik. Untuk mengenali urutan serat, dimulai dari urutan warna tube kemudian disusul urutan warna serat optik.
Contoh Struktur dan Kapasitas
- Satu loose tube dapat berisi 2 hingga 12 serat optik.
- Sebuah kabel optik dapat berisi 6 sampai 8 loose tube.
- Kabel serat optik jenis loose tube dapat memiliki 2, 4, 6, atau 12 serat per tube.
- Kapasitas maksimum kabel serat optik bisa mencapai 144 serat, yang terdiri dari 12 tube dengan masing-masing tube berisi 12 serat/fiber.
Identifikasi Kode pada Kabel
Pada kemasan kabel serat optik, sering tertulis kode tube dan serat optik, misalnya "xF/yT", di mana 'x' adalah jumlah serat optik dalam kabel dan 'y' adalah jumlah tube dalam kabel. Jika tertulis 12F/2T, artinya kabel tersebut berisi 12 serat optik/fiber dan terdiri dari 2 tube, sehingga dalam 1 tube berisi 6 serat optik/fiber. Contoh penamaan tanda kabel juga meliputi tipe serat optik (SM = Single Mode, GI = Graded Index, SI = Step Index) dan pemakaian kabel optik (D = Duct, A = Aerial, B = Buried, S = Submarine, I = Indoor).
Informasi ini sangat penting untuk perencanaan, instalasi, dan pemeliharaan jaringan fiber optik, memastikan bahwa serat diidentifikasi dengan benar dan sesuai standar.