Master Boot Record (MBR): Difference between revisions
Created page with "'''Master Boot Record (MBR)''' adalah sistem pengelolaan partisi pada media penyimpanan seperti ''hard disk drive'' (HDD) dan ''solid-state drive'' (SSD) yang diperkenalkan oleh IBM pada tahun 1983,. Sistem ini berfungsi untuk menentukan bagaimana partisi dibuat dan bagaimana data disusun di dalam media penyimpanan, serta digunakan secara berpasangan dengan ''firmware'' BIOS mode ''Legacy'',. Meskipun telah menjadi standar untuk waktu yang lama, MBR kini sering disanding..." |
No edit summary |
||
| Line 1: | Line 1: | ||
'''Master Boot Record (MBR)''' adalah sistem pengelolaan partisi pada media penyimpanan seperti ''hard disk drive'' (HDD) dan ''solid-state drive'' (SSD) yang diperkenalkan oleh IBM pada tahun 1983,. Sistem ini berfungsi untuk menentukan bagaimana partisi dibuat dan bagaimana data disusun di dalam media penyimpanan, serta digunakan secara berpasangan dengan ''firmware'' BIOS mode ''Legacy'' | '''Master Boot Record (MBR)''' adalah sistem pengelolaan partisi pada media penyimpanan seperti ''hard disk drive'' (HDD) dan ''solid-state drive'' (SSD) yang diperkenalkan oleh IBM pada tahun 1983,. Sistem ini berfungsi untuk menentukan bagaimana partisi dibuat dan bagaimana data disusun di dalam media penyimpanan, serta digunakan secara berpasangan dengan ''firmware'' BIOS mode ''Legacy''. Meskipun telah menjadi standar untuk waktu yang lama, MBR kini sering disandingkan atau digantikan oleh standar yang lebih baru, yaitu GPT (''GUID Partition Table''). | ||
== Sejarah dan Definisi == | == Sejarah dan Definisi == | ||
MBR pertama kali diperkenalkan pada bulan Maret 1983 bersamaan dengan peluncuran sistem operasi IBM PC DOS 2.0. Hingga saat ini, MBR masih digunakan, terutama pada sistem komputer yang menjalankan perangkat keras atau sistem operasi generasi lama. MBR menyimpan informasi mengenai organisasi logis dari partisi media penyimpanan dan memuat kode yang diperlukan untuk proses ''booting'' sistem operasi | MBR pertama kali diperkenalkan pada bulan Maret 1983 bersamaan dengan peluncuran sistem operasi IBM PC DOS 2.0. Hingga saat ini, MBR masih digunakan, terutama pada sistem komputer yang menjalankan perangkat keras atau sistem operasi generasi lama. MBR menyimpan informasi mengenai organisasi logis dari partisi media penyimpanan dan memuat kode yang diperlukan untuk proses ''booting'' sistem operasi. | ||
== Struktur dan Fitur Teknis == | == Struktur dan Fitur Teknis == | ||
| Line 21: | Line 21: | ||
Penggunaan MBR sangat bergantung pada jenis ''firmware'' ''motherboard'' dan arsitektur sistem operasi: | Penggunaan MBR sangat bergantung pada jenis ''firmware'' ''motherboard'' dan arsitektur sistem operasi: | ||
* '''Firmware:''' MBR dirancang untuk bekerja dengan BIOS mode ''Legacy'',. Jika sebuah ''motherboard'' hanya mendukung ''Legacy Boot'' dan tidak mendukung UEFI, maka pengguna hanya dapat menginstal sistem operasi menggunakan disk MBR | * '''Firmware:''' MBR dirancang untuk bekerja dengan BIOS mode ''Legacy'',. Jika sebuah ''motherboard'' hanya mendukung ''Legacy Boot'' dan tidak mendukung UEFI, maka pengguna hanya dapat menginstal sistem operasi menggunakan disk MBR. | ||
* '''Sistem Operasi:''' MBR adalah pilihan wajib untuk sistem operasi versi lama seperti Windows XP. Selain itu, MBR disarankan untuk instalasi sistem operasi Windows berbasis 32-bit, mengingat hanya versi 64-bit yang mendukung GPT secara penuh pada mode UEFI. | * '''Sistem Operasi:''' MBR adalah pilihan wajib untuk sistem operasi versi lama seperti Windows XP. Selain itu, MBR disarankan untuk instalasi sistem operasi Windows berbasis 32-bit, mengingat hanya versi 64-bit yang mendukung GPT secara penuh pada mode UEFI. | ||
Dalam pembuatan media ''bootable'' menggunakan perangkat lunak seperti Rufus, pengguna harus memilih "MBR partition scheme" jika target sistem menggunakan BIOS lama atau campuran (''BIOS or UEFI''),,. Pemilihan skema MBR pada Rufus direkomendasikan jika pengguna tidak yakin dengan jenis firmware yang dimiliki komputer mereka atau jika komputer tersebut merupakan model lama | Dalam pembuatan media ''bootable'' menggunakan perangkat lunak seperti Rufus, pengguna harus memilih "MBR partition scheme" jika target sistem menggunakan BIOS lama atau campuran (''BIOS or UEFI''),,. Pemilihan skema MBR pada Rufus direkomendasikan jika pengguna tidak yakin dengan jenis firmware yang dimiliki komputer mereka atau jika komputer tersebut merupakan model lama. | ||
== Perbandingan dengan GPT == | == Perbandingan dengan GPT == | ||