Jump to content

Elektronika Dasar

From Wiki

Listrik merupakan salah satu energi yang sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia. Energi listrik dimanfaatkan untuk menggerakkan berbagai alat elektronik yang berfungsi mempermudah pekerjaan manusia. Hampir setiap hari manusia tidak terlepas dari penggunaan listrik selama 24 jam dan 7 hari seminggu.

Pengertian Listrik

Listrik merupakan aliran elektron dari atom ke atom pada sebuah penghantar atau suatu energi yang berpengaruh terhadap kehidupan manusia sehari-hari. Secara umum, Listrik diartikan sebagai suatu daya yang muncul karena adanya suatu gesekan atau dikarenakan sebab lain dari suatu proses kimia. Listrik tersebut terbagi menjadi dua, yaitu listrik statis & listrik dinamis.

Listrik Statis

Merupakan energi yang dikandung didalam benda yang bermuatan listrik. Muatan listrik benda tersebut dapat positif bisa juga bermuatan negatif. Bila diperinci lebih jauh lagi, semua zat tersebut dibentuk dari sejumlah atom. Setiap atom memiliki inti atom yang terdiri dari elektron dan proton yang meliputinya. Proton bermuatan listrik positif, sementara elektron bermuatan listrik yang negatif.

Listrik Dinamis

Merupakan listrik yang bisa bergerak. Cara mengukur kuat arus pada listrik dinamis yakni dengan cara muatan listrik dibagai waktu dengan satuan muatan listrik merupakan coulumb dan satuan waktu ialah detik. Kuat arus pada rangkaian bercabang dengan kuat arus yang masuk dengan kuat arus yang keluar.

Besaran dan Satuan Listrik/Elektronika

Dalam mempelajari ilmu kelistrikan dan Elektronika, salah satu pengetahuan dasar yang penting perlu mengetahui besaran-besaran maupun satuan-satuan unit yang terdapat dalam ilmu listrik dan Elektronika. Pengetahuan tentang Besaran maupun Satuan Listrik dan Elektronika dapat membantu dalam merancang, merakit serta menganalisa sebuah rangkaian Listrik/Elektronika. Tanpa pengetahuan besaran dan satuan listrik tidak akan dapat mengetahui secara pasti nilai-nilai komponen listrik/elektronika, nilai-nilai hasil pengukuran tegangan dan arus listrik serta tidak dapat melakukan perhitungan dalam rangkaian seperti menghitung jumlah daya listrik yang dipergunakan, menyusun rangkaian seri/paralel resistor dan lain sebagainya.


Secara umum yang sering didengar maupun dilakukan didalam praktek tentang besaran dan satuan Listrik meliputi :

  • Tegangan Listrik

Tegangan listrik adalah perbedaan potensial listrik yang terjadi pada 2 titik yang ada dalam satu rangkaian listrik. Tegangan listrik dinyatakan dengan satuan volt kemudian dihitung atau pun diukur dengan menggunakan voltmeter.

Tegangan satuannya Volt (V)

1 Kilo Volt = 1 KV = 1000 Volt
1 mili Volt = 1mV = 1/1000 Volt
1 micro Volt = 1μ V = 1/1000.000 Volt
  • Arus Listrik

Arus listrik adalah jumlah muatan listrik yang muncul karena pergerakan elektron – elektron dalam satu rangkaian listrik yang diukur dalam satu satuan waktu tertentu. Besaran arus listrik dinyatakan dengan menggunakan satuan amphere dan kemudian diukur dengan menggunakan ampheremeter.

Arus satuannya Ampere (A)

1 mili Ampere = 1mA = 1/1000Ampere
1 micro Ampere = 1μ A = 1/1000.000Ampere
  • Watt

Watt adalah satuan listrik untuk menyatakan besaran daya (Power) dari berbagai peralatan listrik. Satuan Watt ditemukan oleh James Watt seorang penemu kebangsaan Skotlandia. Satuan watt pada umumnya dapat kita jumpai pada berbagai peralatan listrik yang biasa digunakan di rumah. Daya listrik, satuannya watt (W)

1 Mega Watt = 1 MW = 1000.000 Watt
1 Kilo Watt = 1 KW = 1000 Watt
1 mili Watt = 1 mW = 1/1000Watt
  • Frekuensi

Frekuensi adalah jumlah getaran yang dihasilkan dalam setiap 1 detik. Sedangkan dalam ilmu elektronika, Frekuensi dapat diartikan sebagai jumlah gelombang listrik yang dihasilkan tiap detik. Frekuensi biasanya dilambangkan dengan huruf “f” dengan satuannya adalah Hertz atau disingkat dengan Hz. Jadi pada dasarnya 1 Hertz adalah sama dengan satu getaran atau satu gelombang listrik dalam satu detik (1 Hertz = 1 gelombang per detik). Frekuensi satuannya Hertz (Hz)

1 Terra Hertz = 1 THz = 1000.000.000.000 Hz
1 Giga Hertz = 1 GHz = 1000.000.000 Hz
1 Mega Hertz = 1 MHz = 1000.000 Hz
1 Kilo Hertz = 1 KHz = 1000 Hz
  • Hambatan Listrik

Hambatan listrik adalah perbandingan tegangan suatu alat elektronik listrik dengan arus listrik yang melaluinya. Hambatan listrik dinyatakan dalam satuan ohm kemudian diukur dengan menggunakan ohmmeter. Hambatan satuannya Ohm (Ω)

1 Mega Ohm = 1 MΩ = 1000.000 Ohm
1 Kilo Ohm = 1 KΩ = 1000 Ohm

Konduktor dan Isolator

Bahan-bahan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan mudah seperti jenis logam tembaga, timah, besi, perak dan emas disebut KONDUKTOR Pada prakteknya tidak semua konduktor mengalirkan arus listrik dengan baik, misalnya emas lebih baik menghantarkan arus listrik dari pada tembaga , sedangkan tembaga lebih baik dari besi. Begitu juga isolator ada yang baik dan ada juga yang kurang baik Oleh karena itu arus listrik yang dialirkan pada bahan kurang baik daya hantarnya akan menimbulkan HAMBATAN. Besar kecilnya hambatan yang timbul sangat dipengaruhi oleh bahan yang dipakai untuk menghantarkan arus listrik. Bahan-bahan yang tidak dapat mengalirkan arus listrik seperti mika, plastik, gelas, porselin, keramik, karet dan lain-lain disebut sebagai ISOLATOR.

Arus searah (DC) dan Arus bolak balik (AC)

Arus searah /DC (direct current )adalah sejenis arus yang selalu mempunyai arah arus yang sama melalui rangkaian listrik, itu adalah keadaan dimana sumber listrik dalam rangkaian itu mempunyai kutub yang tak berubah yaitu menghasilkan voltase searah (DC). Arus bolak-balik /AC (alternating current ) adalah sejenis arus yang mempunyai arah bolak-balik karena sumber arus listrik menghasilkan voltase bolak-balik. Sistem kelistrikan pada kendaraan bermotor menggunakan arus searah, listriknya berasal dari arus bolak-balik dengan menggunakan ”inverter”. Pada kendaraan bermotor yang memakai generator AC (alternator) memerlukan perubahan arus bolak-balik itu jika alternator sesuai digunakan pada kendaraan bermotor tersebut.

Terkait