Debian: Konfigurasi IP address

Konfigurasi alamat Protokol Internet (IP) pada sistem operasi Debian utamanya dilakukan melalui manajemen berkas konfigurasi sistem atau menggunakan alat bantu manajemen jaringan. Pada instalasi server atau sistem tanpa lingkungan desktop, pengelolaan antarmuka jaringan umumnya ditangani oleh paket ifupdown melalui berkas /etc/network/interfaces. Konfigurasi ini memungkinkan administrator untuk menetapkan alamat IP secara dinamis melalui DHCP atau secara statis.
Identifikasi Antarmuka Jaringan
Sebelum melakukan konfigurasi, nama antarmuka jaringan fisik harus diidentifikasi. Pada sistem modern, kernel memberikan nama antarmuka yang dapat diprediksi berdasarkan lokasi fisik perangkat keras, sering kali menggunakan awalan seperti en untuk ethernet kabel (contoh: enp0s31f6) dan wl untuk nirkabel, menggantikan penamaan tradisional seperti eth0. Nama antarmuka jaringan dapat diketahui dengan menggunakan perintah ip addr atau dengan memeriksa direktori /sys/class/net/.
Metode Konfigurasi
Konfigurasi dilakukan dengan menyunting berkas /etc/network/interfaces menggunakan editor teks.
1. Konfigurasi Dinamis (DHCP)
Metode ini digunakan jika jaringan lokal memiliki server DHCP yang mendistribusikan alamat IP secara otomatis. Konfigurasi memerlukan baris yang mendefinisikan antarmuka untuk menggunakan protokol DHCP.
Contoh konfigurasi DHCP:
auto enp0s31f6 iface enp0s31f6 inet dhcp hostname arrakis
2. Konfigurasi Statis
Konfigurasi statis menetapkan alamat IP tetap pada antarmuka. Parameter yang wajib didefinisikan meliputi alamat IP (address) dan subnet mask (netmask), serta opsional alamat gateway dan broadcast.
Contoh konfigurasi statis:
auto enp0s31f6 iface enp0s31f6 inet static address 192.168.0.3/24 gateway 192.168.0.1
Dalam beberapa kasus, penulisan netmask dapat dipisahkan dari baris alamat IP, misalnya netmask 255.255.255.0. Debian juga memungkinkan konfigurasi IP Alias, di mana satu antarmuka fisik memiliki lebih dari satu alamat IP dengan menambahkan sub-nomor pada nama antarmuka (contoh: eth0:0, eth0:1).
Penerapan Konfigurasi
Setelah berkas konfigurasi disunting, perubahan tidak langsung diterapkan. Layanan jaringan harus dimulai ulang untuk mengaktifkan konfigurasi baru. Hal ini dapat dilakukan dengan menjalankan perintah:
/etc/init.d/networking restart
Alternatif lain untuk menerapkan perubahan pada antarmuka tertentu tanpa memengaruhi antarmuka lain adalah dengan menggunakan perintah ifdown diikuti dengan ifup pada nama antarmuka yang relevan.