Debian: Konfigurasi Hostname v2
Bayangkan kalian punya 30 teman di kelas, tapi semuanya tidak punya nama. Kalau Pak Guru mau panggil satu orang, pasti bingung kan? Harus tunjuk-tunjuk atau panggil "Woy kamu!".
Nah, komputer di jaringan juga begitu. Hostname itu ibarat Nama Panggilan atau Name Tag untuk komputer kalian.
- Tanpa hostname yang jelas, kita bakal pusing membedakan mana komputer server, mana komputer klien, atau mana komputer guru.
- Secara bawaan (default), biasanya namanya cuma "debian". Kita akan ubah jadi nama yang lebih keren atau sesuai fungsi, misalnya
server-sekolah.
Gampang kok, cuma butuh edit 2 file saja. Yuk, kita mulai!
Langkah-Langkah Konfigurasi
Pastikan kalian sudah login sebagai root (Super User) ya, yang tandanya pagar (#), bukan dollar ($).
1. Cek Nama Saat Ini
Sebelum diganti, kita lihat dulu nama aslinya apa. Ketik perintah ini:
hostname
Biasanya akan muncul tulisan debian.
2. Edit "KTP" Komputer (/etc/hostname)
Langkah pertama, kita ubah file identitas utamanya. File ini isinya cuma satu kata, yaitu nama komputer itu sendiri.
- Ketik perintah untuk membuka file:
- (Catatan: Kalau kalian belum bisa pakai vim, bisa pakai nano juga).
- Hapus nama lama (misalnya
debian), lalu ganti dengan nama baru, contohnya:server-sekolah. - Simpan dan keluar.
3. Edit "Buku Alamat" Komputer (/etc/hosts)
Setelah ganti nama di KTP, kita harus update buku alamat sistem biar komputer sadar kalau nama dia sudah berubah. Kalau tidak diganti, komputer bisa "bingung" saat memanggil dirinya sendiri.
- Buka file hosts:
- Kalian akan melihat baris seperti ini:
127.0.0.1 localhost127.0.1.1 debian<-- Nah, baris kedua ini yang perlu diubah. - Ganti kata
debian(nama lama) menjadiserver-sekolah(nama baru). - Formatnya biasanya begini:
[IP Address] [Nama Domain] [Hostname]. Contoh:192.168.10.1 sekolah.edu server-sekolah. - Simpan dan keluar.
4. Aktifkan Perubahan
Nama sudah diganti di file, tapi sistem yang sedang berjalan belum sadar kalau namanya berubah. Kita perlu "menyentil" sistemnya biar sadar.
- Ketik perintah ini:
- Atau kalau mau cara paling pasti, restart saja komputernya:
5. Verifikasi (Cek Ulang)
Setelah aktif, coba cek lagi apakah namanya sudah berubah.
- Ketik lagi:
hostname
- Kalau yang muncul adalah
server-sekolah, berarti selamat! Kalian sukses memberi nama pada server kalian.