Jump to content

Mikrotik: Metode Akses

From Wiki

MikroTik RouterBoard adalah perangkat jaringan yang serbaguna, dirancang untuk berbagai kebutuhan mulai dari jaringan skala kecil hingga kompleks. Untuk mengelola RouterBoard, Anda bisa mengaksesnya melalui beberapa metode, yaitu Winbox (GUI), Webfig (berbasis web), dan Command Line Interface (CLI) melalui Telnet, SSH, atau New Terminal di Winbox.

Berikut adalah pembahasan mengenai demonstrasi "unboxing" dan pengenalan fisik RouterBoard MikroTik, dilanjutkan dengan demonstrasi akses menggunakan Winbox, Webfig, dan CLI:

1. Demonstrasi "Unboxing" dan Pengenalan Fisik RouterBoard MikroTik

MikroTik menawarkan dua jenis produk utama: MikroTik RouterOS dan MikroTik RouterBoard. RouterOS adalah sistem operasi khusus yang digunakan untuk manajemen jaringan, yang dapat diinstal pada PC berbasis Intel/AMD untuk berfungsi sebagai router. Sementara itu, RouterBoard adalah perangkat keras spesifik yang sudah dilengkapi dengan sistem operasi RouterOS. Perangkat RouterBoard diproduksi oleh Mikrotikls, sebuah perusahaan yang berpusat di Riga, Latvia.

Pengenalan Fisik RouterBoard: RouterBoard MikroTik hadir dalam berbagai seri dengan sistem pengkodean yang menunjukkan generasi, fitur, dan arsitektur internalnya.

Penamaan Seri RouterBoard:

  • Nomor 3 Digit: Angka pertama menunjukkan seri, angka kedua jumlah Ethernet interfaces, dan angka ketiga jumlah Wireless Interfaces. Contoh: RB450 (seri 4, 5 Ethernet, 0 Wireless), RB951 (seri 9, 5 Ethernet, 1 Wireless). RB951-2n, misalnya, memiliki 5 Ethernet interfaces dan 1 wireless interface.
  • Nama Unik: Seperti OmniTIK, Groove, SXT, hAP, hEX.
  • Nama Istimewa: Seperti RB600, RB1100, RB2011.

Kode Fitur Tambahan

Biasanya ditulis di belakang kode tipe atau seri:

  • U: Dilengkapi port USB.
  • P/i: Dilengkapi power injection.
  • A/H: Memiliki memori atau CPU lebih tinggi (High Performance).
  • G: Dilengkapi port Gigabit Ethernet.
  • S: Dilengkapi port SFP.
  • Wireless: Angka 5 untuk 5GHz, 2 untuk 2.4GHz; huruf a/b/g/n/ac untuk protokol standar; D untuk dual-chain, T untuk triple-chain. Contoh RB941-2nD-TC menunjukkan 2.4 GHz 802.11b/g/n wireless dengan dual chains.

Arsitektur RouterBoard

MikroTik RouterBoard memiliki beberapa jenis arsitektur yang berbeda berdasarkan hardware dan versi, seperti MIPSBE, SMIPS, TILE, PPC, ARM, X86, dan MMIPS. Setiap arsitektur membutuhkan software RouterOS yang sesuai.

Pertimbangan Spesifikasi

Saat memilih RouterBoard, penting untuk mempertimbangkan kapasitas CPU dan memori, serta jumlah dan jenis interface yang dibutuhkan (Ethernet, wireless, SFP) sesuai dengan ukuran jaringan dan lalu lintas data yang akan ditangani.

MikroTik RouterBoard dapat memiliki port Ethernet, SFP, atau wireless. Perangkat ini juga dilengkapi dengan lampu indikator (LED) dan tombol reset yang dapat digunakan untuk mengembalikan konfigurasi ke default.

2. Demonstrasi Akses via Winbox

Winbox adalah salah satu alat konfigurasi yang paling umum dan direkomendasikan untuk mengakses Router MikroTik, terutama bagi pemula. Ini adalah aplikasi berbasis GUI (Graphical User Interface) yang berjalan di sistem operasi Windows.

Cara Mendapatkan dan Menjalankan Winbox

  1. Winbox dapat diunduh langsung dari situs web resmi MikroTik (www.mikrotik.com/download) atau dari halaman web Router MikroTik itu sendiri (Webfig).
  2. Winbox tidak memerlukan instalasi; ia bersifat portable. Cukup unduh file .exe dan jalankan.

Proses Login dengan Winbox

  • Koneksi Fisik: Pastikan komputer terhubung langsung ke RouterBoard melalui kabel UTP atau wireless (jika tersedia dan sudah dikonfigurasi).
  • Mendeteksi Router: Buka aplikasi Winbox. Pada tab Neighbors, Winbox akan secara otomatis memindai perangkat MikroTik yang terhubung langsung ke jaringan Anda, menampilkan MAC Address, IP Address (jika ada), dan identitas router.
  • Pilih Metode Login: Anda dapat masuk menggunakan MAC Address atau IP Address.
    • Login via MAC Address: Disarankan untuk konfigurasi awal, terutama jika router belum memiliki IP Address atau jika IP Address diubah. Namun, koneksi MAC Address (Layer 2) kurang stabil karena bersifat broadcast.
    • Login via IP Address: Lebih stabil dan disarankan untuk manajemen rutin. Port default yang digunakan Winbox adalah 8291.
  • Kredensial:
    • Username default adalah "admin".
    • Password default adalah kosong (tidak ada password).
  • Konfigurasi Awal: Setelah berhasil login, Winbox mungkin akan menampilkan dialog "Default Configuration". Untuk memulai konfigurasi dari awal, disarankan untuk memilih "Remove Configuration". Jika tidak, konfigurasi default akan diterapkan, yang mencakup IP Address 192.168.88.1/24 di ether2.
  • Antarmuka Winbox: Setelah login, Anda akan melihat tampilan utama Winbox dengan bilah sisi kiri yang berisi berbagai menu untuk mengelola perangkat MikroTik. Winbox juga menyediakan fitur New Terminal untuk menjalankan perintah CLI.

3. Demonstrasi Akses via Webfig

Webfig adalah antarmuka berbasis web untuk mengkonfigurasi Router MikroTik menggunakan web browser.

Cara Mengakses Webfig

  • Koneksi Fisik: Pastikan komputer terhubung ke MikroTik dan router sudah memiliki IP Address. Secara default, router baru atau yang baru di-reset akan memiliki IP Address 192.168.88.1/24 pada interface ether2.
  • Buka Browser: Luncurkan web browser (misalnya Google Chrome, Mozilla Firefox).
  • Masukkan IP Address: Ketik IP Address MikroTik di bilah alamat browser (contoh: http://192.168.88.1). Router harus menjalankan layanan web (HTTP) pada port 80.
  • Login: Masukkan username "admin" dan password kosong (jika belum diubah).
  • Antarmuka Webfig: Tampilan Webfig mirip dengan Winbox, menyediakan menu-menu konfigurasi dalam format grafis. Ini memungkinkan konfigurasi dari perangkat mobile tanpa software spesifik.

4. Demonstrasi Akses via CLI (Command Line Interface)

Untuk pengguna yang lebih berpengalaman atau dalam skenario tertentu (misalnya, bandwidth terbatas, menjalankan script, remote melalui konsol), akses CLI lebih disukai. MikroTik menyediakan beberapa cara untuk mengakses CLI:

Telnet

  • Protokol: Telnet (Telecommunication Network Protocol) adalah protokol jaringan yang menyediakan fasilitas komunikasi teks interaktif dua arah menggunakan koneksi virtual terminal. Ia menggunakan protokol TCP pada port 23.
  • Persiapan di Windows: Untuk mengakses Telnet melalui Command Prompt di Windows, pastikan fitur "Telnet Client" telah diaktifkan di Windows Features.
  • Akses:
    • Command Prompt/Terminal: Buka Command Prompt atau terminal dan ketik telnet [IP_Address_MikroTik] (misalnya: telnet 192.168.88.1).
    • PuTTY: Gunakan aplikasi pihak ketiga seperti PuTTY. Masukkan IP Address router di kolom Hostname, pilih "Telnet" sebagai Connection Type, lalu klik "Open".
  • Login: Masukkan username "admin" dan password kosong. Setelah berhasil, Anda akan masuk ke antarmuka CLI MikroTik.

SSH (Secure Shell):

  • Protokol: SSH adalah protokol jaringan yang menggunakan kriptografi untuk komunikasi data yang aman, menjadikannya lebih aman dibandingkan Telnet. Ia menggunakan TCP port 22.
  • Akses: SSH juga dapat diakses menggunakan PuTTY. Pilih "SSH" sebagai Connection Type dan masukkan IP Address router.
  • Login: Setelah koneksi terjalin, masukkan username "admin" dan password kosong. Antarmuka CLI akan sama seperti Telnet.

New Terminal di Winbox:

  • Winbox menyediakan fitur New Terminal yang memungkinkan Anda menjalankan perintah CLI di dalam lingkungan GUI Winbox.
  • Ini sangat berguna untuk menjalankan script atau konfigurasi yang lebih kompleks, tanpa harus keluar dari Winbox.
  • Perintah Dasar CLI:
    • ?: Menampilkan daftar perintah yang tersedia di level saat ini.
    • ..: Kembali satu level direktori ke atas.
    • /: Kembali ke root direktori.
    • print: Menampilkan konfigurasi atau status.
    • set: Mengubah nilai parameter.
    • add: Menambahkan entri baru.
    • remove: Menghapus entri.
    • undo/redo: Untuk membatalkan atau mengulang perintah terakhir.

Dengan memahami berbagai metode akses ini, Anda dapat memilih cara yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kenyamanan Anda dalam mengelola perangkat MikroTik.