Mikrotik: Metode Akses
Akses ke perangkat Mikrotik dapat dilakukan melalui berbagai metode, baik menggunakan antarmuka grafis (GUI/Graphical User Interface) maupun antarmuka baris perintah (CLI/Command Line Interface). Pilihan metode akses ini bergantung pada kebutuhan konfigurasi, tingkat keamanan yang diinginkan, dan ketersediaan konektivitas jaringan.
Secara umum, metode akses Mikrotik meliputi:
- Winbox (GUI)
- Webfig (GUI)
- SSH (CLI)
- Telnet (CLI)
- Serial Console
- Aplikasi seluler (Tik-App)
- FTP (untuk transfer file)
Berikut adalah elaborasi mengenai metode akses Mikrotik berdasarkan sumber yang tersedia:
Winbox (Graphical User Interface)
Winbox adalah perangkat lunak berbasis GUI yang dikembangkan khusus untuk sistem operasi Windows yang digunakan untuk mengelola perangkat atau sistem operasi Mikrotik. Winbox merupakan salah satu alat yang umum digunakan oleh administrator jaringan dan teknisi Mikrotik.
Fitur dan Cara Akses:
- Mode Akses: Winbox dapat digunakan untuk mengakses router menggunakan Alamat IP (Layer 3) atau MAC Address (Layer 2).
- Koneksi Awal: Untuk koneksi pertama kali ke perangkat baru atau yang belum memiliki konfigurasi IP, disarankan menggunakan MAC Address. Namun, koneksi melalui MAC Address cenderung tidak stabil (karena berbasis broadcast) dan disarankan hanya digunakan pada awal konfigurasi. Koneksi melalui Alamat IP (menggunakan protokol TCP) lebih stabil.
- Penemuan Perangkat (Neighbors): Aplikasi ini memiliki kemampuan untuk memindai perangkat Mikrotik yang terhubung secara langsung (melalui fitur Neighbors).
- Kredensial Bawaan: Secara default, nama pengguna yang digunakan adalah
admintanpa kata sandi (kosong). - Antarmuka: Winbox menyediakan pintasan untuk mempermudah manajemen perangkat dan dapat menampilkan versi, tipe, dan opsi router. Aplikasi ini juga menyediakan fitur Terminal (CLI) di dalamnya.
- Port: Winbox beroperasi menggunakan port TCP 8291.
Webfig (Graphical User Interface)
Webfig adalah antarmuka konfigurasi Mikrotik yang diakses melalui peramban web (web browser).
Fitur dan Cara Akses:
- Akses: Mirip dengan Winbox, tetapi diakses melalui peramban web.
- Persyaratan: Akses melalui Webfig memerlukan perangkat router sudah terpasang Alamat IP.
- Port: Webfig (akses web standar) menggunakan port 80 (www).
Akses Baris Perintah (CLI)
Metode CLI memungkinkan konfigurasi dilakukan dengan memasukkan perintah tekstual, dan membutuhkan pemahaman tentang perintah-perintah dasar Mikrotik. Akses CLI dapat dilakukan melalui Telnet, SSH, atau fitur Terminal di Winbox.
SSH (Secure Shell)
- Fungsi: Digunakan untuk konfigurasi jarak jauh (remote configuration).
- Keamanan: SSH adalah protokol yang lebih aman dibandingkan Telnet karena memanfaatkan kriptografi untuk enkripsi data yang ditransmisikan.
- Port: SSH menggunakan protokol TCP port 22.
Telnet (Telecommunication Network)
- Fungsi: Menyediakan fasilitas komunikasi jarak jauh berbasis teks.
- Port: Telnet menggunakan protokol TCP port 23.
- Keamanan: Telnet memiliki celah keamanan yang besar karena mengirimkan nama pengguna dan kata sandi dalam bentuk teks biasa (plain text) saat otentikasi, sehingga tidak disarankan untuk digunakan jika ada perangkat yang mampu menggunakan CHAP (Challenge-Handshake Authentication Protocol).
Struktur dan Navigasi CLI
Dalam lingkungan CLI Mikrotik, terdapat panduan untuk navigasi:
- Pembeda Teks: Teks menu ditandai dengan warna biru muda, sedangkan perintah tindakan (action) ditandai dengan warna ungu.
- Bantuan Cepat: Pengguna dapat mengetik tanda tanya (
?) untuk menampilkan daftar menu atau perintah yang tersedia. - Auto-complete: Menggunakan tombol [Tab] dapat membantu melengkapi perintah yang sedang diketik.
- Navigasi: Perintah
..digunakan untuk mundur satu langkah menu, sedangkan/membawa pengguna kembali ke menu root (paling atas).
Metode Khusus dan Lainnya
Serial Console
- Kebutuhan: Digunakan ketika akses melalui jaringan tidak memungkinkan, misalnya jika terjadi kesalahan konfigurasi fatal (seperti menonaktifkan semua port) atau router gagal melakukan booting.
- Perangkat: Memerlukan kabel serial (DB-9 atau konverter USB ke DB-9) dan program terminal khusus.
Tik-App (Aplikasi Seluler)
- Akses: Mikrotik dapat diakses menggunakan perangkat Android secara nirkabel melalui aplikasi bernama Tik-App yang dapat diunduh dari Play Store.
FTP (File Transfer Protocol)
- Fungsi: Digunakan untuk transfer file, misalnya untuk mengunggah atau mengunduh hasil konfigurasi backup.
- Port: FTP menggunakan port 21.
Secara ringkas, untuk memulai konfigurasi pada perangkat Mikrotik, pengguna perlu memastikan Alamat IP pada komputer terkonfigurasi otomatis (obtain) atau dalam satu segmen dengan IP bawaan Mikrotik (misalnya 192.168.88.x). Setelah itu, disarankan menggunakan Winbox dengan kredensial default (admin tanpa kata sandi) untuk masuk.