Cisco: Konfigurasi NAT Static
- Pertama - tama buat topologi seperti gambar berikut
- Selanjutnya konfigurasi IP Address dari semua perangkat sesuai dengan topologi diatas
Server0
R1
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/1
Router(config-if)#ip add 202.134.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#
Keterangan
Perintah tersebut merupakan contoh konfigurasi dasar pada router di Cisco IOS. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing perintah tersebut:
Router>en: Masuk ke mode privileged EXEC untuk mendapatkan hak akses penuh.Router#conf t: Masuk ke mode konfigurasi global.Router(config)#int fa0/1: Masuk ke mode konfigurasi interface FastEthernet 0/1 pada router.Router(config-if)#ip add 202.134.1.1 255.255.255.0: Menetapkan alamat IP 202.134.1.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 pada interface FastEthernet 0/1.Router(config-if)#no sh: Mengaktifkan interface FastEthernet 0/1.Router(config-if)#ex: Keluar dari mode konfigurasi interface FastEthernet 0/1.Router(config)#: Keluar dari mode konfigurasi interface dan kembali ke mode konfigurasi global.
Dalam konfigurasi tersebut, router telah diberi alamat IP pada interface FastEthernet 0/1 untuk memungkinkan router untuk mengirim dan menerima paket dari jaringan yang terhubung pada interface tersebut. Interface FastEthernet 0/1 memiliki alamat IP 202.134.1.1 dengan subnet mask 255.255.255.0. Setelah konfigurasi selesai, interface tersebut diaktifkan untuk memungkinkan router untuk berkomunikasi dengan perangkat di jaringan terhubung pada interface tersebut.
R2
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 202.134.1.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#int fa0/1
Router(config-if)#ip add 24.24.24.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#
Keterangan
Perintah tersebut merupakan contoh konfigurasi dasar pada router di Cisco IOS. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing perintah tersebut:
Router(config)#int fa0/0: Masuk ke mode konfigurasi interface FastEthernet 0/0 pada router.Router(config-if)#ip add 202.134.1.2 255.255.255.0: Menetapkan alamat IP 202.134.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0 pada interface FastEthernet 0/0.Router(config-if)#no sh: Mengaktifkan interface FastEthernet 0/0.Router(config-if)#ex: Keluar dari mode konfigurasi interface FastEthernet 0/0.Router(config)#int fa0/1: Masuk ke mode konfigurasi interface FastEthernet 0/1 pada router.Router(config-if)#ip add 24.24.24.1 255.255.255.0: Menetapkan alamat IP 24.24.24.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 pada interface FastEthernet 0/1.Router(config-if)#no sh: Mengaktifkan interface FastEthernet 0/1.Router(config-if)#ex: Keluar dari mode konfigurasi interface FastEthernet 0/1.Router(config)#: Keluar dari mode konfigurasi interface dan kembali ke mode konfigurasi global.
Dalam konfigurasi tersebut, router telah diberi alamat IP pada dua interface yang berbeda untuk memungkinkan router untuk mengirim dan menerima paket dari jaringan yang berbeda. Interface FastEthernet 0/0 memiliki alamat IP 202.134.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0, sedangkan interface FastEthernet 0/1 memiliki alamat IP 24.24.24.1 dengan subnet mask 255.255.255.0. Setelah konfigurasi selesai, kedua interface tersebut diaktifkan untuk memungkinkan router untuk berkomunikasi dengan perangkat di jaringan terhubung pada interface tersebut.
- Kemudian setting NAT di Router 2 (Dekat Server)
Router(config)#ip nat inside source static 24.24.24.2 202.134.1.2
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip nat outside
Router(config-if)#int fa0/1
Router(config-if)#ip nat inside
Router(config-if)#ex
Router(config)#
Keterangan:
24.24.24.2 = IP Private yang akan ditranslate ke IP Public 202.134.1.2 = IP Public IP NAT Outside = kita pilih Interface yang menjadi IP Public IP NAT Inside = kita pilih Interface yang menjadi IP Private
- Selanjutnya coba lakukan ping dari Server ke Router 1,maka hasilnya akan berhasil,tetapi Router 1 tidak dapat melakukan ping ke Server , karena IP Private tidak akan bisa di ping kecuali telah di Routing
- Selanjutnya cek IP NAT, gunakan perintah berikut
Router#show ip nat translation