Linux Mint

Revision as of 17:47, 23 August 2022 by Kangtain (talk | contribs) (Source)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Linux Mint sendiri merupakan Sistem Operasi berbasis linux untuk PC, laptop ataupun notebook yang dapat digunakan secara terbuka dan gratis. Sebenarnya, inti dari linux mint adalah Ubuntu. Hal ini membuat aplikasi yang bisa berjalan di Ubuntu juga bisa berjalan pada linux mint. Meskipun demikian, Linux Mint hadir dengan tampilan yang berbeda dengan Linux Ubuntu.

Linux Mint merupakan sistem operasi yang berbasis Linux untuk perangkat PC, laptop, maupun Notebook yang bersifat Open Source dan bisa didapatkan secara gratis. Linux Mint ini berbasis Ubuntu, sehingga berbagai aplikasi yang berjalan di Ubuntu ini juga bisa anda jalankan didalam Linux Mint tersebut.

Meskipun berbasis Ubuntu, namun yang menarik Linux Mint ini memiliki tampilan yang berbeda dengan Ubuntu. Keberadaan dari Linux Mint ini pun menjad bukti jika sistem operasi Linux ini mudah digunakan, userfriendly, bisa didapatkan secara gratis serta bisa anda kustomisasi sesuai keinginan nantinya.

Linux Mint ini pun dikembangkan untuk kebutuhan desktop seperti Browsing, Office, Play MP3 maupun video, dan kebutuhan yang lainnya.

Linux Mint telah membuktikan bahwa dirinya adalah linux yang userfriendly, easy dan bisa didapatkan secara gratis serta dapat di kembangkan sendiri. Distribusi ini dikembangkan untuk keperluan desktop seperti kebutuhan Office, Play Video atau MP3, browsing, dan keperluan desktop yang lainnya.

Sejarah

Linux Mint ini pertama kali dirilis pada tahun 2006 silam dengan menggunakan versi 1.0, namun saat itu versi ini masih dalam tahap beta. Pada saat pertama kali dirilis OS ini sama sekali tidak mendapatkan perhatian, mungkin karena masih tahap beta itu penyebabnya serta tidak pernah sama sekali dirilis versi stabil membuat distro tersebut kurang laku.

Selanjutnya Linux Mint versi 2.0 ‘Barbara’ beberapa bulan selanjutnya, dan versi ini mulai mendapatkan perhatian para komunitas Linux. Karena memiliki komunitas sendiri sehingga Linux Mint ini pun merilis sejumlah versi yang cukup sukses dikisaran tahun 2006 – 2008.

Ada 5 versi Linux Mint yang telah dirilis sejak versi 2.0 Barbara, diantaaranya versi 2.1 Bea, versi 2.2 Bianca, versi 3.0 Cassandra, versi 3.1 Celena, dan versi 4.0 Daryna. Untuk versi Barbara ini merupakan turunan dari Ubuntu 6.10 dengan paket repository dari Ubuntu.

Yang menarik, setiap versi Linux Mint ini memakai Code base garapan mereka sendiri, namun untuk repositorinya tetap memakai Ubuntu. Untuk sistem distribusi dari Linux Mint dan Ubuntu ini tidak benar-benar bercabang, karena keduanya memang sangat identik sehingga kedua aplikasi yang berjalan pada OS tersebut pun sama.

Pada tahun 2008 silam, Linux Mint pun merilis versi terbarunya yakni versi 5.0 Elyssa yang mengadopsi siklus rilis dari Ubuntu. Ditahun yang sama, akhirnya Linux Mint tidka memakai code base milik mereka lagi yang bertujuan untuk meningkatkan kompatibilitas dari kedua sistem tersebut yakni Linux Mint dan Ubuntu.

Dan perilisan versi 60 Felicia menjadi penanda code base dari Linux Mint ini sudah tidak memakai milik mereka lagi, melainkan menggunakan versi terbaru dari Ubuntu. Dengan begini setiap kali Ubuntu merilis versi terbaru maka code base mereka pun juga digunakan pada Linux.

Pada tahun 2010, Linux Mint ini pun meluncurkan versi Debian, berbeda dengan versi Ubuntu yang menjadi basisnya, untuk versi ini memakai Debian sebagai code base-nya. Dengan begini maka untuk rilis dan paketnya pun tidak lagi ada kaitanya dengan Ubuntu lagi.

Meskipun sudah ada versi Debian, bukan berati untuk versi Ubuntu sudah tidak lagi diproduksi. Dan hingga saat ini Linux Mint pun sudah mencapai versi 13 ‘maya’ pada versi Ubuntu, sementara untuk versi Debian mencapai versi 201204.

Linux Mint v20.2

Versi beta dari distribusi "Uma" Linux Mint v20.2, sekarang tersedia untuk diunduh dan pengujian publik menjelang peluncuran resmi akhir musim ini.

Linux Mint v20.2 dilengkapi dengan aplikasi Warpinator yang diperbarui yang memungkinkan pengguna memilih antarmuka jaringan yang ingin digunakan untuk berbagi file, serta pengaturan kompresi opsional untuk transfer file hingga 3 kali lebih cepat, dan nvidia-prime-applet yang diperbarui. paket yang menampilkan dukungan komputer dengan grafis hybrid AMD/NVIDIA.

Tentu saja, ada banyak perbaikan lainnya, komponen yang diperbarui dari upstream, dan perubahan visual untuk membuat pengalaman Linux Mint menjadi lebih baik. Jika Anda ingin mencobanya, silahkan download Linux Mint v20.2 beta untuk uji coba.

Source