Jump to content

Linux

From Wiki
Linux Pinguin

Linux adalah sistem operasi bebas dan sumber terbuka yang dibangun di atas kernel Linux menggunakan tampilan Desktop yang disebut Desktop Environment. Dengan lisensi bebas dan sumber terbuka, Lisensi Publik Umum GNU, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja termasuk kalian.

Linux merupakan kernel sistem operasi. Kalian mungkin pernah mendengar tentang UNIX. Linux adalah tiruan UNIX dibuat oleh Linus Torvalds dari Scratch. Linux gratis dan bersumber terbuka (Open Source), itu berarti semua orang dapat dengan mudah mengubahnya dan mendistribusikannya kembali atas nama Kalian sendiri. Ada beberapa Distribusi Linux yang biasa disebut “distro”.

Bebas disini bukan diartikan sebagai gratis, melainkan berarti kebebasan seperti lisensi yang dimiliki oleh Linux yaitu GNU GPL (GNU is not unlix general public licence). Yaitu, perangkat lunak yang memiliki lisensi GNU GPL akan menjamin 3 kebebasan bagi para pemakainya diantaranya adalah :

  • Bebas untuk menggunakan software untuk tujuan apapun.
  • Bebas untuk mengubah software agar sesuai dengan kebutuhan user. Cara ini mengharuskan prasyarat tersediannya source code perangkat lunak Linux.
  • Bebas untuk mendistribusikan dengan bentuk copy, baik secara gratis maupun berbayar. Sebagai system dalam rumpun UNIX, GNU.

Linux Pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvalds pada tahun 1991, Linux banyak didukung oleh perusahaan-perusahaan teknologi terkenal seperti Microsoft, Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Google, Oracle Corporation, dan Red Hat.

Linux mempunyai banyak nama atau sebutan yang biasa disebut dengan Distro. Banyak pengenmbang yang membuat turunan dari Linux, ada yang free dan ada juga yang berbanyar.

Berbagai pengamat teknologi informasi menganggap bahwa kesuksesan Linux dikarenakan distribusi Linux tidak bergantung pada vendor, biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan sistem operasi Unix tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model perangkat lunak sumber terbuka (Open Source).

Sejarah

Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum.

Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991.Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan GCC (GNU C Compiler).

Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari.Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME).

Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat.Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang.Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.

Kelebihan

  • Bersifat open source, bebas dan terbuka. sehingga tidak perlu biaya untuk mendapatkannya. Lisensi Free dan boleh di utak atik semaunya.
  • Linux sekarang sudah mudah di operasikan. kalo dulu pengguna linux identik dengan para hacker, tapi sekarang orang awam pun sudah banyak yang menggunakannya.
  • Hampir semua aplikasi yang biasa dijalankan di windows, sudah ada aplikasi linuxnya yang dikembangkan oleh komunitas linux atau bisa juga menggunakan software emulator.
  • Memiliki pengamanan yang lebih unggul karena di desain multiuser sehingga apabila virus menyerang user tertentu, akan sangat sulit menyebar ke user lainnya.
  • Cocok untuk PC yang memiliki spesifikasi minimum karena linux membutuhkan resource yang lebih kecil dibandingkan Windows.
  • Jarang crash atau hang yang mengharuskan kita untuk merestart komputer karena linux lebih stabil.
  • Memiliki komunitas di berbagai penjuru dunia.
  • Terdapat beragam pilihan seperti Ubuntu, Fedora, Debian, CentOS, RedHat, OpenSuse, Mandriva, dan sebagainya.

Kekurangan

  • Banyak user yang belum terbiasa menggunakan linux.
  • Dukungan hardware dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada linux.
  • Proses instalasinya tidak semudah windows.
  • Aplikasi di linux belum seampuh aplikasi windows.
  • Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like, maka mau gak mau harus belajar dulu.
  • Struktur direktori dan hak akses yang membingungkan bagi user yang terbiasa menggunakan windows.

Terkait

Command