UNIX
UNIX adalah sebuah sistem operasi komputer yang diawali dari project Multics (Multiplexed Information and Computing Service) pada tahun 1965 yang dilakukan American Telephone and Telegraph (AT&T), General Electric (GE), dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT). Sistem operasi Unix digunakan secara luas baik sebagai server atau workstation. Arsitektur Unix dan model client/server merupakan elemen yang paling penting dalam perkembangan internet dan mengubah proses komputasi secara terpusat dalam jaringan daripada proses tunggal di komputer.

Unix awalnya ditulis menggunakan bahasa assembler. Ken Thompson menulis bahasa B, berbasis pada BCPL, berdasarkan pengalamannya di projek MULTICS. Bahasa B kemudian di ganti oleh bahasa C, dan Unix, ditulis ulang dalam bahasa C, dikembangkan menjadi keluarga sistem operasi yang besar, kompleks dan saling berhubungan yang menjadi sangat berpengaruh pada semua sistem operasi modern.
Keluarga UNIX-like adalah sebuah kelompok sistem operasi yang sangat besar, dengan beberapa sub-kategori utama, termasuk, System V, BSD, dan Linux. Nama "UNIX" adalah merek dagang dari The Open Group yang me-lisensi-kan untuk digunakan di semua sistem operasi yang sesuai dengan definisi mereka. Nama "UNIX-like" lebih sering digunakan untuk menyebutkan sistem operasi yang mirip dengan UNIX yang orisinil.
Sistem Unix-like berjalan di berbagai arsitektur komputer. Mereka banyak digunakan di server untuk usaha/bisnis, juga di workstation untuk lingkungan akademik dan engineering. Varian UNIX yang free, seperti Linux dan BSD.
Ada empat empat sistem operasi yang di sertifikasi oleh The Open Group (pemegang merek dagang UNIX) sebagai Unix. Sistem Operasi tersebut adalah HP-UX dan IBM AIX keduanya adalah turunan dari System V original dan hanya dapat di jalankan di hardware masing-masing vendor tersebut. Sedangkan, Sistem Operasi Solaris dari Sun Microsystem dapat dijalankan di berbagai hardware, termasuk x86 dan Sparc server, dan PC. Apple OS X, yang merupakan pengganti dari Apple MacOS, mempunyai kernel hybrid berbasis dari varian BSD yang diturunkan dari NeXTSTEP, Mach, dan FreeBSD.
Unix interoperability dilakukan melalui POSIX standard. POSIX standard dapat di terapkan ke sistem operasi manapun, walaupun awalnya dikembangkan untuk varian Unix.
Sejarah
Bell Laboratory merupakan salah satu laboratory yang turut aktif didalam mengembangkan sistem operasi timesharing yang juga dikenal dengan sebutan MUTICS (MULTipex Information and Computing Service). Ditahun 1968, departemen penelitian dari Bell labs menyadari adanya beberapa probem yang vital dari sistem operasi tersebut, dan hal tersebut mendorong Bell labs untuk mengundurkan diri dari projek MULTICS disekitar tahun 1969.
Beberapa staff Bell labs, di antaranya D.Ritchie dan K.Thompus yang juga dikenal sebagai penulis utama bahasa C, kemudian berkumpul dan mulai peneitian untuk mengembangkan sistem operasi sebagai alternatife dari MULTICS. Thompus akhirnya memutuskan untuk menulis kembali MULTICS, tapi kali ini Thompus menggunakan bahasa assembler dan ditunjukan khusus untuk PDP-7 komputer mini.
Ternyata hasinya cukup memuasakan dan hal ini mendorong bergabungnya seluruh team untuk pengembangan lebih lanjut. salah satu anggota dari team tersebut ialah, brian kernighan, kemudian menyebut sistem baru tersebut dengan nama UNICS (UNiplex Information and Computing Service). Untuk selanjutnya, nama ini dikenal dengan nama UNIX.
Kelebihan
- Portabilitas yaitu dapat diadaptasikan dengan mudah ke komputer lain.
- Multiuser, dapat digunakan oleh banyak pengguna sekaligus.
- Multitasking, dapat menjalankan tugas secara bersamaan dalam satu waktu.
- Sistem file hirarkikal, pengorganisasian informasi atau data dalam bentuk yang mudah untuk diingat dan diakses.
- Sistem file stabil untuk database, server Internet, Intranet, file-server, Internet-client pengembangan Java.
- Mempunyai kinerja yang lebih baik daripada Windows NT.
- UNIX adalah sistem operasi yang hampir gratis.
Kekurangan
- Tampilan kurang menarik.
- Membutuhkan memori yang cukup besar.
- Masih belum banyaknya game-game besar yang bersedia dijalankan pada platform ini.
- Beberapa hardware sulit untuk menyediakan driver untuk Linux.
- Sulit digunakan untuk pengguna awam.