J.620900.007.02: Modul praktik

Revision as of 16:01, 24 May 2026 by Kangtain (talk | contribs) (Created page with "Terima kasih Kang, informasinya sudah lengkap. Saya mulai kerjakan Bagian 1–5 secara berurutan. Sebelum mulai, saya perlu memeriksa dokumen referensi di project knowledge untuk memastikan output selaras dengan kerangka transformasi CP.Baik, referensi sudah saya pelajari. Sekarang saya kerjakan Bagian 1–5 secara lengkap. Karena output sangat panjang, saya mulai dengan '''Bagian 1 dan 2''' di pesan ini. ---- = TRANSFORMASI CP → TP SMART → ATP → MODUL AJAR → A...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Terima kasih Kang, informasinya sudah lengkap. Saya mulai kerjakan Bagian 1–5 secara berurutan.

Sebelum mulai, saya perlu memeriksa dokumen referensi di project knowledge untuk memastikan output selaras dengan kerangka transformasi CP.Baik, referensi sudah saya pelajari. Sekarang saya kerjakan Bagian 1–5 secara lengkap. Karena output sangat panjang, saya mulai dengan Bagian 1 dan 2 di pesan ini.


TRANSFORMASI CP → TP SMART → ATP → MODUL AJAR → AKTIVITAS PRAKTIK DUNIA KERJA

Mata Pelajaran: Dasar-Dasar Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) Fase/Kelas: E / X (Sepuluh) Alokasi Waktu: 8 JP/minggu Satuan Pendidikan: SMK Satya Bhakti Ilmu (SBI), Grobogan, Jawa Tengah CP (Elemen): Melakukan Inventarisasi Software Regulasi Acuan: Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024; Kepmendikbudristek No. 262/M/2022


BAGIAN 1 — ANALISIS CP FASE E

1.1 Identifikasi Elemen CP

CP yang diberikan merupakan satu elemen tunggal: "Melakukan Inventarisasi Software". Elemen ini berada dalam domain IT Asset Management (ITAM) yang merupakan kompetensi dasar wajib bagi teknisi TKJ di industri. Inventarisasi software mencakup seluruh siklus pengelolaan aset perangkat lunak — mulai dari pendataan, klasifikasi, penyimpanan media, pencatatan lisensi, hingga pelaporan dan pemeliharaan arsip software.

1.2 Ekstraksi Kompetensi Inti

Kata kerja operasional utama: Melakukan — level C3 (Mengaplikasikan). Namun kata "melakukan inventarisasi" secara implisit mencakup rangkaian kompetensi dari C1 hingga C6 dalam konteks kerja nyata di industri TKJ.

Objek pengetahuan: Software (perangkat lunak), CD/DVD sebagai media penyimpanan fisik, inventarisasi sebagai proses administratif-teknis pengelolaan aset.

Konteks penerapan: Lingkungan kerja IT Support / ITAM Staff di perusahaan, sekolah, atau instansi yang mengelola aset TI — termasuk pengelolaan media fisik (CD/DVD), lisensi digital, dan dokumentasi aset software.

1.3 Pemetaan Hirarki Kompetensi

No Elemen CP Kompetensi Spesifik Level Bloom Tipe Pengetahuan Prasyarat
1 Melakukan Inventarisasi Software Mengidentifikasi jenis-jenis software berdasarkan fungsi dan lisensinya (sistem operasi, aplikasi, utility, open-source vs proprietary) C1 – Mengingat Faktual
2 Melakukan Inventarisasi Software Menjelaskan prosedur standar inventarisasi aset software sesuai prinsip ITAM (IT Asset Management) C2 – Memahami Konseptual No. 1
3 Melakukan Inventarisasi Software Mengklasifikasikan software berdasarkan kategori, platform, versi, dan jenis lisensi ke dalam format inventaris standar C3 – Mengaplikasikan Prosedural No. 1, 2
4 Melakukan Inventarisasi Software Melakukan pendataan dan pencatatan CD/DVD software secara sistematis menggunakan formulir/spreadsheet inventaris C3 – Mengaplikasikan Prosedural No. 2, 3
5 Melakukan Inventarisasi Software Menyimpan dan mengarsipkan media CD/DVD software sesuai SOP penyimpanan media optik (labeling, indexing, penempatan rak) C3 – Mengaplikasikan Prosedural No. 3, 4
6 Melakukan Inventarisasi Software Menganalisis kelengkapan, keabsahan lisensi, dan kondisi media software dalam database inventaris untuk mendeteksi ketidaksesuaian C4 – Menganalisis Metakognitif No. 3, 4, 5
7 Melakukan Inventarisasi Software Mengevaluasi sistem inventarisasi software yang telah berjalan dan mengidentifikasi kelemahan prosedur pengelolaan aset C5 – Mengevaluasi Metakognitif No. 4, 5, 6
8 Melakukan Inventarisasi Software Merancang sistem inventarisasi software digital terintegrasi menggunakan spreadsheet/database untuk pengelolaan aset TI skala lab/sekolah C6 – Mencipta Metakognitif No. 3, 4, 5, 6, 7

1.4 Dimensi Profil Lulusan yang Relevan

Dimensi Profil Lulusan Relevansi dengan CP
Penalaran Kritis Menganalisis keabsahan lisensi, mendeteksi ketidaksesuaian data inventaris, mengevaluasi prosedur
Kemandirian Melakukan inventarisasi secara mandiri dengan tanggung jawab dan ketelitian tinggi
Kolaborasi Bekerja dalam tim ITAM, koordinasi dengan unit pengguna software
Komunikasi Menyusun laporan inventaris yang jelas, mempresentasikan temuan audit aset
Kreativitas Merancang sistem inventarisasi digital yang efisien dan user-friendly

1.5 Catatan Analitis — Review TP Awal dari Kang

TP yang Kang kirimkan:

  1. Menyiapkan Inventarisasi Software — C1/C2 (tidak spesifik, KKO lemah)
  2. Mengidentifikasi CD/DVD Software — C1 (terlalu sempit, hanya mengenali media fisik)
  3. Menyimpan CD/DVD Software Inventaris — C3 rendah (hanya satu aspek prosedural)

Temuan: Ketiga TP ini seluruhnya berada di level C1–C3 bawah (LOTS). Tidak ada TP yang menyentuh C4–C6 (MOTS/HOTS). Ini konsisten dengan pola yang sudah kita identifikasi di topik-topik sebelumnya. TP perlu reformulasi total untuk mencapai distribusi minimal 30% LOTS, 50% MOTS, 20% HOTS dengan kerangka ABCD.


BAGIAN 2 — PERUMUSAN TP SMART (REFORMULASI)

Berdasarkan analisis Bagian 1, berikut TP yang telah direformulasi menggunakan kerangka SMART + ABCD dengan distribusi Bloom yang seimbang:

Kode TP Rumusan TP (ABCD) KKO Level Bloom Estimasi JP Elemen CP Terkait
TP-1.1 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: mengidentifikasi minimal 10 jenis software berdasarkan fungsi (OS, aplikasi, utility, firmware) dan jenis lisensi (proprietary, open-source, freeware, shareware) C: dengan menggunakan perangkat komputer lab dan referensi katalog software D: dengan ketepatan klasifikasi ≥80% Mengidentifikasi C1 – Mengingat 4 JP Melakukan Inventarisasi Software
TP-1.2 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: menjelaskan prosedur inventarisasi aset software sesuai prinsip IT Asset Management (ITAM) meliputi tahapan: identifikasi → pencatatan → klasifikasi → penyimpanan → pelaporan C: secara tertulis dengan diagram alir D: mencakup minimal 5 tahapan dengan urutan logis yang benar Menjelaskan C2 – Memahami 4 JP Melakukan Inventarisasi Software
TP-1.3 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: mengklasifikasikan seluruh software yang terinstal di 5 unit komputer lab ke dalam format tabel inventaris standar berdasarkan kategori, versi, platform, dan status lisensi C: menggunakan spreadsheet (Microsoft Excel/Google Sheets) D: dengan kelengkapan data ≥90% dan format sesuai template ITAM Mengklasifikasikan C3 – Mengaplikasikan 6 JP Melakukan Inventarisasi Software
TP-1.4 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: melakukan pendataan fisik CD/DVD software dan mencatat seluruh atribut media (judul, versi, serial number, kondisi fisik, lokasi penyimpanan) ke dalam database inventaris C: menggunakan formulir inventaris dan spreadsheet dengan sistem kode unik D: dengan akurasi data 100% dan zero missing entry Melakukan pendataan C3 – Mengaplikasikan 6 JP Melakukan Inventarisasi Software
TP-1.5 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: menyimpan dan mengarsipkan CD/DVD software sesuai SOP penyimpanan media optik meliputi: labeling, indexing, penempatan dalam rak/sleeve, dan pencatatan lokasi di database C: di ruang penyimpanan media lab TKJ D: dengan ketepatan labeling 100% dan kemampuan retrieve ≤2 menit per item Menyimpan, mengarsipkan C3 – Mengaplikasikan 4 JP Melakukan Inventarisasi Software
TP-1.6 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: menganalisis kelengkapan dan keabsahan data inventaris software dengan cara cross-check antara database inventaris, software terinstal di komputer, dan media fisik CD/DVD untuk mendeteksi ketidaksesuaian (discrepancy) C: menggunakan checklist audit dan spreadsheet perbandingan D: dengan kemampuan menemukan minimal 3 jenis discrepancy dan menyajikan temuan dalam format laporan audit Menganalisis C4 – Menganalisis 8 JP Melakukan Inventarisasi Software
TP-1.7 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: mengevaluasi efektivitas sistem inventarisasi software yang telah dibangun dengan menilai aspek: akurasi data, kemudahan akses, kelengkapan informasi, dan kepatuhan terhadap SOP C: berdasarkan simulasi penggunaan oleh tim lain (peer-review) D: dengan menyusun laporan evaluasi yang memuat minimal 3 rekomendasi perbaikan berbasis temuan Mengevaluasi C5 – Mengevaluasi 6 JP Melakukan Inventarisasi Software
TP-1.8 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: merancang sistem inventarisasi software digital terintegrasi untuk skala lab/sekolah yang mencakup: database aset, sistem pencarian, laporan otomatis, dan prosedur pembaruan berkala C: menggunakan spreadsheet lanjutan (dengan formula, filter, pivot table) atau aplikasi database sederhana D: dengan menghasilkan prototipe sistem yang fungsional dan dapat didemonstrasikan kepada pengelola lab Merancang C6 – Mencipta 8 JP Melakukan Inventarisasi Software

Distribusi Level Bloom

Level Kode TP Jumlah Persentase Kategori
C1 – Mengingat TP-1.1 1 12,5% LOTS
C2 – Memahami TP-1.2 1 12,5% LOTS
C3 – Mengaplikasikan TP-1.3, TP-1.4, TP-1.5 3 37,5% LOTS/MOTS
C4 – Menganalisis TP-1.6 1 12,5% MOTS
C5 – Mengevaluasi TP-1.7 1 12,5% HOTS
C6 – Mencipta TP-1.8 1 12,5% HOTS

Total LOTS (C1–C3): 5 TP = 62,5% → mencakup fondasi pengetahuan dan keterampilan dasar Total MOTS (C4): 1 TP = 12,5% → kemampuan analisis Total HOTS (C5–C6): 2 TP = 25% → evaluasi dan kreasi

Justifikasi distribusi: Untuk CP "Melakukan Inventarisasi Software" pada Fase E (Kelas X), porsi LOTS yang lebih besar (62,5%) diperlukan karena ini adalah mata pelajaran Dasar-Dasar yang membutuhkan fondasi prosedural yang kuat. Namun, kehadiran 25% HOTS memastikan siswa tidak sekadar menjalankan prosedur secara mekanis, melainkan juga mampu menganalisis, mengevaluasi, dan merancang sistem inventarisasi secara mandiri — sesuai tuntutan industri ITAM.

Total JP seluruh TP: 46 JP (± 5–6 minggu dengan 8 JP/minggu)

BAGIAN 3 — PENYUSUNAN ATP LINEAR

3.1 Pengelompokan Unit/Lingkup Materi

Seluruh 8 TP dikelompokkan ke dalam 3 Unit yang mengikuti production flow industri IT Asset Management:

Unit 1 — Pengenalan & Klasifikasi Software (Fondasi ITAM) Alur industri: Discovery & Identification

Unit 2 — Pendataan, Penyimpanan & Pengelolaan Media Software Alur industri: Recording, Cataloging & Storage

Unit 3 — Audit, Evaluasi & Perancangan Sistem Inventarisasi Alur industri: Audit, Review & System Design

3.2 Tabel ATP

Semester Unit Kode TP Rumusan Singkat JP Asesmen Tagihan Produk
1 Unit 1 — Pengenalan & Klasifikasi Software TP-1.1 Mengidentifikasi jenis software berdasarkan fungsi & lisensi 4 Formatif: Kuis klasifikasi + Tabel identifikasi Tabel klasifikasi software (min. 10 jenis) dalam spreadsheet
1 Unit 1 TP-1.2 Menjelaskan prosedur inventarisasi aset software sesuai prinsip ITAM 4 Formatif: Diagram alir + Presentasi lisan Diagram alir 5 tahapan ITAM (format digital/poster)
1 Unit 1 TP-1.3 Mengklasifikasikan software terinstal di komputer lab ke format inventaris standar 6 Sumatif Unit 1: Praktik inventarisasi 5 unit PC File spreadsheet inventaris software 5 unit komputer lab
1 Unit 2 — Pendataan & Penyimpanan Media Software TP-1.4 Melakukan pendataan fisik CD/DVD software ke database inventaris 6 Formatif: Checklist kelengkapan data + Observasi proses Database inventaris CD/DVD (spreadsheet dengan kode unik)
1 Unit 2 TP-1.5 Menyimpan & mengarsipkan CD/DVD sesuai SOP media optik 4 Sumatif Unit 2: Praktik labeling + retrieve test CD/DVD berlabel + index lokasi + bukti retrieve test ≤2 menit
1 Unit 3 — Audit, Evaluasi & Perancangan Sistem TP-1.6 Menganalisis kelengkapan & keabsahan data inventaris (cross-check audit) 8 Formatif: Laporan temuan discrepancy Laporan audit inventaris (min. 3 jenis discrepancy)
1 Unit 3 TP-1.7 Mengevaluasi efektivitas sistem inventarisasi melalui peer-review 6 Formatif: Presentasi evaluasi + tanya jawab Laporan evaluasi + 3 rekomendasi perbaikan
1 Unit 3 TP-1.8 Merancang sistem inventarisasi software digital terintegrasi skala lab/sekolah 8 Sumatif Akhir: Proyek + Demonstrasi produk Prototipe sistem inventarisasi digital (spreadsheet lanjutan/database) + dokumentasi
TOTAL 46

3.3 Narasi Justifikasi Urutan

Urutan ATP ini dirancang mengikuti production flow industri IT Asset Management (ITAM) yang sesungguhnya. Dalam praktik industri, seorang ITAM Staff memulai pekerjaannya dengan tahap Discovery — mengenali dan mengidentifikasi seluruh aset software yang ada di organisasi, termasuk memahami jenis lisensi dan fungsi masing-masing software (Unit 1, TP-1.1 sampai TP-1.3). Tahap ini menjadi fondasi karena tanpa kemampuan mengenali dan mengklasifikasikan software, proses pendataan selanjutnya akan menghasilkan data yang tidak akurat.

Setelah fondasi identifikasi terbentuk, alur berlanjut ke tahap Recording & Cataloging — pendataan fisik media software dan penyimpanan sesuai SOP (Unit 2, TP-1.4 dan TP-1.5). Di industri, tahap ini setara dengan pekerjaan stock-taking dan warehouse management untuk aset TI. Siswa belajar bahwa inventarisasi bukan sekadar mencatat, tetapi juga mengelola penyimpanan fisik dengan sistem yang memungkinkan retrieval cepat.

Puncak kompetensi ada di Unit 3 (TP-1.6 sampai TP-1.8) yang mencerminkan tahap Audit, Review & Continuous Improvement dalam siklus ITAM. Di sinilah HOTS diterapkan secara nyata: siswa melakukan audit silang (cross-check) untuk menemukan ketidaksesuaian data, mengevaluasi kelemahan prosedur yang telah berjalan, dan akhirnya merancang sistem inventarisasi digital yang lebih baik. Urutan ini memastikan siswa mengalami siklus kerja ITAM secara utuh — dari pengenalan hingga perbaikan berkelanjutan — bukan sekadar menjalankan prosedur parsial tanpa memahami konteks kerja menyeluruh.

Prasyarat antar-unit bersifat linear kumulatif: Unit 2 tidak bisa dikerjakan tanpa kompetensi Unit 1 (siswa harus tahu apa yang diinventarisasi sebelum mendata), dan Unit 3 tidak bermakna tanpa data inventaris dari Unit 2 (tidak bisa mengaudit data yang belum ada).


BAGIAN 4 — DESAIN MODUL AJAR TERINTEGRASI

Unit yang dikembangkan: Unit 2 — Pendataan & Penyimpanan Media Software (Dipilih karena merupakan inti kompetensi prosedural CP "Melakukan Inventarisasi Software" dan paling langsung mencerminkan pekerjaan ITAM Staff di industri)


4.1 Identitas Modul

Komponen Keterangan
Nama Penyusun Kang (Guru Produktif TKJ)
Satuan Pendidikan SMK Satya Bhakti Ilmu (SBI), Grobogan, Jawa Tengah
Fase / Kelas E / X (Sepuluh)
Mata Pelajaran Dasar-Dasar Teknik Komputer dan Jaringan
Elemen CP Melakukan Inventarisasi Software
Unit/Lingkup Materi Unit 2 — Pendataan & Penyimpanan Media Software
Kode TP TP-1.4 dan TP-1.5
Alokasi Waktu 10 JP (2 pertemuan × 4 JP + 1 pertemuan × 2 JP, atau disesuaikan)
Target Peserta Didik Peserta didik reguler, belum memiliki pengalaman ITAM
Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dipadukan Discovery Learning
Moda Luring (tatap muka di lab TKJ)
Profil Lulusan Kemandirian, Penalaran Kritis, Kolaborasi

4.2 Komponen Inti

Tujuan Pembelajaran:

TP-1.4: Peserta didik melakukan pendataan fisik CD/DVD software dan mencatat seluruh atribut media (judul, versi, serial number, kondisi fisik, lokasi penyimpanan) ke dalam database inventaris menggunakan formulir dan spreadsheet dengan sistem kode unik, dengan akurasi data 100% dan zero missing entry.

TP-1.5: Peserta didik menyimpan dan mengarsipkan CD/DVD software sesuai SOP penyimpanan media optik meliputi labeling, indexing, penempatan dalam rak/sleeve, dan pencatatan lokasi di database, dengan ketepatan labeling 100% dan kemampuan retrieve ≤2 menit per item.

Pemahaman Bermakna: Inventarisasi software bukan sekadar menghitung jumlah CD/DVD, melainkan membangun sistem pengelolaan aset TI yang memungkinkan organisasi mengetahui secara real-time software apa saja yang dimiliki, di mana lokasinya, dan apakah lisensinya masih berlaku — keterampilan ini menjadi fondasi kerja seorang IT Asset Management Staff di setiap perusahaan yang mengelola aset teknologi.

Pertanyaan Pemantik:

  1. "Bayangkan kamu adalah IT Support di sebuah perusahaan dengan 200 komputer. Atasan meminta daftar seluruh software berlisensi yang dimiliki perusahaan dalam waktu 2 jam. Bagaimana caramu menyelesaikan tugas ini jika tidak ada catatan inventaris sebelumnya?"
  2. "Apa yang terjadi jika sebuah perusahaan terkena audit lisensi software dari vendor (misalnya Microsoft), tetapi tidak memiliki dokumentasi inventaris yang rapi?"
  3. "Mengapa sebuah CD/DVD installer software yang sudah 5 tahun disimpan tetap perlu dilabeli dan dicatat lokasinya, padahal sekarang sudah banyak software yang diunduh dari internet?"

Kegiatan Pembelajaran:

PERTEMUAN 1 (4 JP) — Pendataan Fisik & Pencatatan Database CD/DVD Software

Fase Kegiatan Durasi
MINDFUL (Pembuka) Guru membuka dengan salam dan doa. Guru menampilkan skenario: "Kamu baru diterima bekerja sebagai ITAM Staff di PT Nusantara Digital. Hari pertama, supervisor memintamu mendata seluruh CD/DVD software di gudang IT yang belum pernah diinventarisasi." Guru meminta siswa menuliskan 3 hal yang akan mereka lakukan pertama kali (pre-assessment informal). Guru menjelaskan tujuan pertemuan dan standar kerja industri ITAM. 30 menit
MEANINGFUL (Inti) Fase 1 — Orientasi Masalah: Guru menunjukkan tumpukan CD/DVD software (riil dari lab TKJ SMK SBI) yang belum terdata. Siswa mengamati dan mencatat kondisi awal: berapa banyak, bagaimana kondisinya, apakah ada label. Fase 2 — Discovery: Guru membagikan contoh formulir inventaris ITAM standar industri. Siswa menganalisis kolom-kolom apa saja yang ada (kode aset, judul software, versi, serial number, jenis lisensi, kondisi fisik, lokasi). Fase 3 — Praktik Pendataan: Siswa bekerja berpasangan (role: ITAM Staff & Quality Checker). Setiap pasangan menerima 8–10 keping CD/DVD. Siswa mendata seluruh atribut ke dalam spreadsheet inventaris menggunakan laptop/komputer lab. Sistem kode unik: SW-[kategori]-[nomor urut]-[tahun] (contoh: SW-OS-001-2026). Fase 4 — Verifikasi Silang: Pasangan saling cross-check data: Quality Checker memverifikasi akurasi entri. Jika ada kesalahan, ITAM Staff memperbaiki dan mencatat jenis kesalahan yang terjadi. 120 menit
JOYFUL (Penutup) Setiap pasangan melaporkan: jumlah item terdata, jumlah kesalahan ditemukan saat verifikasi, dan satu insight yang didapat. Guru memberikan apresiasi dan menghubungkan pengalaman hari ini dengan pekerjaan ITAM Staff nyata. Refleksi tertulis: "Apa kesulitan terbesar dalam proses pendataan tadi? Bagaimana cara mengatasinya?" 30 menit

PERTEMUAN 2 (4 JP) — Labeling, Penyimpanan & Sistem Retrieve Media Software

Fase Kegiatan Durasi
MINDFUL (Pembuka) Guru membuka dengan skenario lanjutan: "Supervisor puas dengan database-mu. Sekarang tugasmu adalah menyimpan seluruh CD/DVD ke dalam rak penyimpanan dengan sistem yang memungkinkan siapa pun di tim IT bisa menemukan CD yang dibutuhkan dalam waktu kurang dari 2 menit." Review singkat hasil pendataan pertemuan sebelumnya. 20 menit
MEANINGFUL (Inti) Fase 1 — SOP Penyimpanan Media Optik: Guru mendemonstrasikan SOP penyimpanan CD/DVD: cara memegang (edge-only, hindari permukaan data), penyimpanan vertikal dalam sleeve/case, suhu & kelembapan ideal, penanganan CD tergores. Siswa mencatat poin K3LH terkait penanganan media optik. Fase 2 — Praktik Labeling: Siswa membuat label fisik untuk setiap CD/DVD sesuai kode unik dari database (menggunakan label stiker / spidol permanen untuk casing). Label memuat: kode aset, nama software, versi, dan lokasi rak. Guru menekankan: label TIDAK boleh ditempel langsung di permukaan CD/DVD (bisa merusak lapisan data). Fase 3 — Penyimpanan Terorganisir: Siswa menata CD/DVD ke dalam rak/box penyimpanan lab sesuai sistem kategori (OS → Aplikasi → Utility → Driver). Setiap lokasi dicatat di kolom "Lokasi Penyimpanan" pada database spreadsheet. Fase 4 — Retrieve Test (Uji Cepat Ambil): Guru menyebut 5 judul software secara acak. Siswa berlomba menemukan CD/DVD dari rak dan menunjukkannya. Target: ≤2 menit per item. Catat waktu aktual setiap retrieve. 130 menit
JOYFUL (Penutup) Kompetisi retrieve antar-kelompok (gamifikasi). Refleksi: "Apa hubungan antara kualitas labeling dengan kecepatan retrieve?" Guru mengaitkan dengan realitas kerja: "Di perusahaan besar, sistem inventaris yang buruk bisa menyebabkan kerugian miliaran rupiah karena pembelian lisensi ganda atau kehilangan media installer." 30 menit

PERTEMUAN 3 (2 JP) — Finalisasi Database & Presentasi Hasil

Fase Kegiatan Durasi
MINDFUL (Pembuka) Skenario penutup: "Supervisor memintamu mempresentasikan hasil inventarisasi dalam rapat tim IT hari ini. Kamu punya 15 menit untuk presentasi." 10 menit
MEANINGFUL (Inti) Siswa memfinalisasi spreadsheet inventaris: memastikan tidak ada missing entry, menambahkan filter dan header beku (freeze panes) agar navigasi mudah. Setiap pasangan menyiapkan presentasi singkat (3–5 menit): jumlah total item, distribusi per kategori, temuan kondisi media, dan rekomendasi. 50 menit
JOYFUL (Penutup) 2–3 pasangan presentasi di depan kelas (simulasi rapat tim IT). Peer feedback menggunakan rubrik sederhana. Guru menutup dengan penguatan: keterkaitan kompetensi inventarisasi dengan peluang karir ITAM. 30 menit

4.3 LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

LKPD — PENDATAAN & PENYIMPANAN MEDIA SOFTWARE

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan bersama pasangan kerja (1 pasangan = 1 ITAM Staff + 1 Quality Checker).
  2. Gunakan spreadsheet (Excel/Google Sheets) di komputer lab.
  3. Ikuti setiap langkah secara berurutan. Jangan melewati langkah sebelum langkah sebelumnya selesai diverifikasi.
  4. Simpan file dengan format: INVENTARIS_[NamaKelompok]_[Tanggal].xlsx

Skenario: Kamu bekerja sebagai ITAM Staff di PT Nusantara Digital. Gudang IT memiliki koleksi CD/DVD software yang belum pernah didata secara resmi. Supervisor memintamu: (a) Mendata seluruh CD/DVD ke dalam database digital, (b) Memberi label dan menyimpan sesuai SOP, (c) Memastikan setiap item bisa ditemukan kembali dalam waktu ≤2 menit.

Tugas Terstruktur:

Tahap A — Persiapan (Scaffolding Level 1) A1. Buka spreadsheet baru. Buat header kolom berikut di baris pertama:

Kode Aset | Nama Software | Versi | Kategori (OS/Aplikasi/Utility/Driver) | Jenis Lisensi | Serial Number | Kondisi Fisik (Baik/Cukup/Rusak) | Lokasi Rak | Tanggal Pendataan | Petugas

A2. Aktifkan fitur freeze panes pada baris header agar tetap terlihat saat scroll. A3. Tentukan sistem kode aset: SW-[KAT]-[NomorUrut]-[Tahun]. Contoh: SW-OS-001-2026 untuk CD Windows 10 yang didata tahun 2026.

Tahap B — Pendataan (Scaffolding Level 2) B1. Ambil CD/DVD yang telah disediakan guru. Amati setiap keping secara fisik. B2. Isi setiap kolom di spreadsheet. Jika serial number tidak tertera pada casing/CD, tulis "N/A". B3. Periksa kondisi fisik: ada goresan? Casing retak? Label pudar? Catat di kolom "Kondisi Fisik".

Tahap C — Verifikasi Silang (Scaffolding Level 3) C1. Tukar peran: Quality Checker sekarang memeriksa spreadsheet yang diisi ITAM Staff. C2. Quality Checker mengambil CD/DVD secara acak (minimal 3 item) dan mencocokkan data fisik dengan data spreadsheet. C3. Catat temuan verifikasi di sheet terpisah bernama "Log Verifikasi":

No | Kode Aset | Jenis Kesalahan (Typo/Missing/Salah Kategori/dll) | Koreksi | Status (Sudah Diperbaiki/Belum)

Tahap D — Labeling & Penyimpanan (Scaffolding Level 3) D1. Buat label untuk setiap casing CD/DVD: kode aset, nama software, lokasi rak. D2. Tata CD/DVD ke rak sesuai kategori. Catat lokasi rak di spreadsheet. D3. Lakukan retrieve test mandiri: minta pasangan menyebut 3 judul software acak, cari dalam rak, catat waktu.

Refleksi Siswa:

  1. Kesalahan apa yang paling sering terjadi saat proses pendataan? Mengapa?
  2. Apa yang akan kamu perbaiki jika mengulang proses ini dari awal?
  3. Menurut pendapatmu, apa dampaknya jika perusahaan tidak memiliki database inventaris software sama sekali?

4.4 Jobsheet Praktikum

JOBSHEET PRAKTIKUM — PENDATAAN & PENYIMPANAN CD/DVD SOFTWARE

Judul: Melakukan Pendataan Fisik dan Penyimpanan Media CD/DVD Software Sesuai SOP ITAM

Tujuan Praktikum:

  1. Peserta didik mampu mendata seluruh atribut CD/DVD software ke dalam spreadsheet inventaris dengan akurasi 100%.
  2. Peserta didik mampu melabeli dan menyimpan CD/DVD sesuai SOP penyimpanan media optik dengan kemampuan retrieve ≤2 menit.

Alat & Bahan:

No Alat/Bahan Spesifikasi Jumlah
1 Komputer/Laptop Terinstal MS Excel / Google Sheets 1 per pasangan
2 CD/DVD Software Koleksi lab TKJ (OS, aplikasi, driver, utility) 8–10 keping per pasangan
3 Label stiker Ukuran 3×5 cm, bisa ditulis spidol Sesuai jumlah CD/DVD
4 Spidol permanen Warna hitam, tip fine 1 per pasangan
5 CD/DVD sleeve/case Plastik transparan atau jewel case Sesuai jumlah CD/DVD
6 Rak penyimpanan Rak CD/DVD standar lab 1 per kelompok besar
7 Stopwatch / HP Untuk retrieve test 1 per pasangan
8 Formulir inventaris cetak Backup jika komputer bermasalah 2 lembar per pasangan

Keselamatan Kerja (K3LH):

  1. Pegang CD/DVD pada tepi (edge) saja — jangan sentuh permukaan data (sisi mengkilap).
  2. Jangan menumpuk CD/DVD tanpa sleeve/casing — permukaan data mudah tergores.
  3. Label stiker ditempel pada casing/sleeve, BUKAN pada permukaan CD/DVD langsung (dapat merusak lapisan reflektif).
  4. Jaga kebersihan area kerja — debu dan cairan dapat merusak media optik.
  5. Simpan CD/DVD dalam posisi vertikal di rak, hindari penumpukan horizontal.
  6. Pastikan kabel laptop tertata rapi di meja kerja, hindari tersandung.

Langkah Kerja:

Langkah 1 — Persiapan Workstation (10 menit) 1.1. Nyalakan komputer, buka aplikasi spreadsheet. 1.2. Buat file baru dengan nama: INVENTARIS_[NamaKelompok]_[Tanggal].xlsx 1.3. Buat sheet "Database Inventaris" dan sheet "Log Verifikasi". 1.4. Ketik header kolom sesuai template ITAM di sheet "Database Inventaris". 1.5. Aktifkan freeze panes pada baris 1. 1.6. Siapkan label stiker, spidol, dan sleeve/case di meja kerja.

Langkah 2 — Inspeksi Fisik CD/DVD (15 menit) 2.1. Ambil seluruh CD/DVD yang disediakan guru dari tumpukan. 2.2. Hitung jumlah total. Catat di buku catatan sebagai baseline. 2.3. Periksa setiap keping: baca label/cover untuk mendapatkan nama software, versi, dan serial number. 2.4. Periksa kondisi fisik: ada goresan pada permukaan data? Casing retak? Label pudar/hilang? 2.5. Pisahkan CD/DVD yang informasinya tidak terbaca ke tumpukan terpisah (akan ditangani khusus).

Langkah 3 — Pencatatan ke Database (40 menit) 3.1. Ambil CD/DVD pertama. Tentukan kategorinya: OS / Aplikasi / Utility / Driver. 3.2. Buat kode aset: SW-[KAT]-[NomorUrut]-2026. Contoh CD Windows 10 → SW-OS-001-2026. 3.3. Isi seluruh kolom di spreadsheet untuk item tersebut. Jika serial number tidak tertera, isi "N/A". 3.4. Ulangi langkah 3.1–3.3 untuk seluruh CD/DVD. 3.5. Untuk CD/DVD yang informasinya tidak terbaca: catat "INFO TIDAK LENGKAP" di kolom catatan, foto kondisi fisiknya. 3.6. Setelah semua terdata, hitung total entri di spreadsheet. Cocokkan dengan baseline langkah 2.2. Harus sama (zero missing entry).

Langkah 4 — Verifikasi Silang (20 menit) 4.1. Quality Checker mengambil 3 CD/DVD secara acak. 4.2. Cocokkan data fisik CD/DVD dengan data di spreadsheet. 4.3. Jika ditemukan ketidaksesuaian, catat di sheet "Log Verifikasi": kode aset, jenis kesalahan, koreksi. 4.4. ITAM Staff memperbaiki entri yang salah. Quality Checker memverifikasi ulang.

Langkah 5 — Labeling (20 menit) 5.1. Tulis pada label stiker: kode aset, nama software (singkatan boleh), lokasi rak yang dituju. 5.2. Tempel label pada casing/sleeve (BUKAN pada permukaan CD/DVD). 5.3. Pastikan tulisan terbaca jelas dan tidak luntur jika terkena sentuhan.

Langkah 6 — Penyimpanan di Rak (15 menit) 6.1. Tata CD/DVD ke rak sesuai pembagian kategori: Baris 1 = OS, Baris 2 = Aplikasi, Baris 3 = Utility, Baris 4 = Driver. 6.2. Dalam setiap kategori, urutkan berdasarkan nomor kode aset (ascending). 6.3. Update kolom "Lokasi Rak" di spreadsheet: contoh "Rak A – Baris 1 – Slot 3".

Langkah 7 — Retrieve Test (15 menit) 7.1. Quality Checker menyebut 3 judul software secara acak (tanpa menyebut kode aset). 7.2. ITAM Staff mencari di database → menemukan kode aset dan lokasi rak → mengambil CD/DVD dari rak → menunjukkan ke Quality Checker. 7.3. Catat waktu setiap retrieve. Target: ≤2 menit per item. 7.4. Catat hasil di "Lembar Hasil Retrieve Test".

Langkah 8 — Finalisasi & Pelaporan (10 menit) 8.1. Simpan file spreadsheet final. 8.2. Buat ringkasan di sheet baru "Ringkasan": total item, distribusi per kategori, jumlah item kondisi rusak, rata-rata waktu retrieve. 8.3. Rapikan area kerja, kembalikan alat ke posisi semula.

Lembar Hasil Pengamatan:

No Aspek Hasil
1 Total CD/DVD yang didata ... keping
2 Distribusi: OS / Aplikasi / Utility / Driver ... / ... / ... / ...
3 Jumlah item kondisi "Baik" ... keping
4 Jumlah item kondisi "Cukup" ... keping
5 Jumlah item kondisi "Rusak" ... keping
6 Jumlah item "Info Tidak Lengkap" ... keping
7 Jumlah kesalahan ditemukan saat verifikasi ... kesalahan
8 Jenis kesalahan terbanyak ...
9 Waktu retrieve item 1 ... menit ... detik
10 Waktu retrieve item 2 ... menit ... detik
11 Waktu retrieve item 3 ... menit ... detik
12 Rata-rata waktu retrieve ... menit ... detik
13 Apakah target ≤2 menit tercapai? Ya / Tidak

4.5 Media Simulasi Digital

No Media/Tools Kegunaan Skenario Simulasi
1 Microsoft Excel / Google Sheets Database inventaris utama Siswa membangun spreadsheet inventaris lengkap dengan formula COUNTIF (distribusi per kategori), Data Validation (dropdown untuk kategori & kondisi), Conditional Formatting (highlight item rusak dengan warna merah), dan filter otomatis.
2 Google Forms (opsional) Formulir pendataan mobile Siswa membuat form pendataan yang bisa diisi via HP saat inspeksi fisik di gudang, lalu response otomatis masuk ke Google Sheets sebagai simulasi workflow ITAM modern.
3 Canva / PowerPoint Presentasi laporan inventaris Siswa membuat slide presentasi 5–7 halaman untuk simulasi "rapat tim IT" — menampilkan ringkasan inventarisasi, grafik distribusi, dan rekomendasi.

Skenario Simulasi Utama: "Lab TKJ SMK SBI baru saja menerima donasi 30 keping CD/DVD software dari perusahaan mitra. Seluruh CD/DVD belum berlabel dan belum dicatat. Kamu sebagai ITAM Staff diminta menyelesaikan inventarisasi lengkap dalam waktu 90 menit, termasuk pendataan, labeling, penyimpanan, dan laporan ringkasan. Supervisor akan melakukan spot-check dengan meminta 5 item secara acak — kamu harus bisa menemukan masing-masing dalam 2 menit."


4.6 Instrumen Asesmen Otentik

A. Asesmen Diagnostik (Awal — Pertemuan 1)

Kognitif:

  1. Apa yang dimaksud dengan inventarisasi dalam konteks pengelolaan aset TI?
  2. Sebutkan minimal 3 informasi yang perlu dicatat ketika mendata sebuah software!
  3. Apa perbedaan software open-source dan proprietary dari sisi lisensi?
  4. Mengapa perusahaan perlu melakukan inventarisasi software secara berkala?
  5. Apa yang dimaksud dengan serial number/product key pada software?

Non-Kognitif:

  1. Pernahkah kamu mengelola/menyimpan koleksi barang (buku, CD, mainan) secara rapi di rumah? Ceritakan caramu mengaturnya.
  2. Menurutmu, apakah pekerjaan mendata barang itu membosankan atau menarik? Mengapa?
  3. Jika bekerja berpasangan, peran apa yang lebih kamu sukai: orang yang mencatat data atau orang yang memeriksa kebenaran data? Mengapa?

B. Asesmen Formatif (Proses — Selama Praktikum)

Lembar Observasi Sikap Kerja:

No Aspek Sikap Indikator Ya Tidak Catatan
1 Ketelitian Memeriksa ulang setiap entri data sebelum lanjut ke item berikutnya
2 K3LH Memegang CD/DVD pada tepi, tidak menempel label di permukaan data
3 Kedisiplinan Mengikuti urutan langkah kerja tanpa melewati tahapan
4 Kerjasama Berkomunikasi efektif dengan pasangan saat verifikasi silang
5 Tanggung jawab Memperbaiki kesalahan yang ditemukan Quality Checker tanpa diminta ulang
6 Kebersihan area kerja Meja kerja rapi, CD/DVD tidak berserakan

Checklist Kinerja Proses:

No Tahapan Selesai Tepat Waktu Sesuai SOP Hasil Benar Catatan
1 Persiapan workstation & template spreadsheet
2 Inspeksi fisik & penghitungan baseline
3 Pencatatan data ke spreadsheet
4 Verifikasi silang oleh Quality Checker
5 Labeling casing CD/DVD
6 Penyimpanan di rak sesuai kategori
7 Retrieve test (3 item, ≤2 menit/item)
8 Finalisasi database & ringkasan

C. Asesmen Sumatif (Akhir Unit 2) — Rubrik Penilaian Produk

Produk yang dinilai: File spreadsheet inventaris + CD/DVD berlabel tersimpan di rak + laporan ringkasan

No Aspek Penilaian Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1) Bobot
1 Kelengkapan Data Seluruh kolom terisi untuk 100% item, zero missing entry, kode aset konsisten 90–99% kolom terisi, 1–2 missing entry minor, kode aset sebagian besar konsisten 75–89% kolom terisi, 3–5 missing entry, beberapa inkonsistensi kode <75% kolom terisi, >5 missing entry, kode aset tidak konsisten 25%
2 Akurasi Data Seluruh data cocok 100% dengan kondisi fisik saat diverifikasi, zero error 1–2 ketidaksesuaian minor (typo), data substansial akurat 3–5 ketidaksesuaian, termasuk 1–2 kesalahan kategori/versi >5 ketidaksesuaian atau kesalahan substansial pada serial number/kategori 25%
3 Kualitas Labeling Seluruh label terbaca jelas, ditempel pada casing (bukan CD), informasi lengkap (kode + nama + lokasi) Label terbaca, ditempel di casing, 1–2 label kurang lengkap informasinya Beberapa label sulit terbaca atau ditempel di posisi kurang tepat Label tidak terbaca, ditempel di permukaan CD, atau banyak item tanpa label 15%
4 Sistem Penyimpanan Seluruh CD/DVD tersusun per kategori, urut berdasarkan kode, lokasi tercatat di database, retrieve ≤2 menit untuk semua item Tersusun per kategori, urutan sebagian besar benar, retrieve ≤2 menit untuk 2 dari 3 item Sebagian tersusun per kategori tetapi urutan kurang konsisten, retrieve 2–4 menit Tidak tersusun per kategori, lokasi tidak tercatat di database, retrieve >4 menit 20%
5 Format & Fungsionalitas Spreadsheet Header freeze panes aktif, dropdown validation, conditional formatting untuk item rusak, filter berfungsi, ada sheet ringkasan Freeze panes aktif, filter berfungsi, ada ringkasan meskipun tanpa conditional formatting Spreadsheet fungsional namun tanpa freeze panes atau filter Spreadsheet hanya berisi data mentah tanpa format, sulit dinavigasi 15%

Konversi Nilai:

Rentang Skor Predikat Keterangan
90–100 A (Sangat Baik) Kompeten — Siap kerja mandiri
80–89 B (Baik) Kompeten — Perlu sedikit bimbingan
70–79 C (Cukup) Cukup Kompeten — KKM tercapai
60–69 D (Kurang) Belum Kompeten — Perlu remidial
<60 E (Sangat Kurang) Belum Kompeten — Perlu pembelajaran ulang

KKM = 70 (Predikat C)

Rumus perhitungan: Nilai Akhir = (Skor Aspek 1 × 25%) + (Skor Aspek 2 × 25%) + (Skor Aspek 3 × 15%) + (Skor Aspek 4 × 20%) + (Skor Aspek 5 × 15%)

Skor setiap aspek dikonversi ke skala 100: Sangat Baik = 100, Baik = 85, Cukup = 70, Perlu Bimbingan = 55