Jump to content

J.620900.007.02: Modul praktik

From Wiki

BAGIAN 1 — ANALISIS CP FASE ETerima kasih Kang, informasinya sudah lengkap. Saya mulai kerjakan Bagian 1–5 secara berurutan.

1.1 Identifikasi Elemen CP

CP yang diberikan merupakan satu elemen tunggal: "Melakukan Inventarisasi Software". Elemen ini berada dalam domain IT Asset Management (ITAM) yang merupakan kompetensi dasar wajib bagi teknisi TKJ di industri. Inventarisasi software mencakup seluruh siklus pengelolaan aset perangkat lunak — mulai dari pendataan, klasifikasi, penyimpanan media, pencatatan lisensi, hingga pelaporan dan pemeliharaan arsip software.

1.2 Ekstraksi Kompetensi Inti

Kata kerja operasional utama: Melakukan — level C3 (Mengaplikasikan). Namun kata "melakukan inventarisasi" secara implisit mencakup rangkaian kompetensi dari C1 hingga C6 dalam konteks kerja nyata di industri TKJ.

Objek pengetahuan: Software (perangkat lunak), CD/DVD sebagai media penyimpanan fisik, inventarisasi sebagai proses administratif-teknis pengelolaan aset.

Konteks penerapan: Lingkungan kerja IT Support / ITAM Staff di perusahaan, sekolah, atau instansi yang mengelola aset TI — termasuk pengelolaan media fisik (CD/DVD), lisensi digital, dan dokumentasi aset software.

1.3 Pemetaan Hirarki Kompetensi

No Elemen CP Kompetensi Spesifik Level Bloom Tipe Pengetahuan Prasyarat
1 Melakukan Inventarisasi Software Mengidentifikasi jenis-jenis software berdasarkan fungsi dan lisensinya (sistem operasi, aplikasi, utility, open-source vs proprietary) C1 – Mengingat Faktual
2 Melakukan Inventarisasi Software Menjelaskan prosedur standar inventarisasi aset software sesuai prinsip ITAM (IT Asset Management) C2 – Memahami Konseptual No. 1
3 Melakukan Inventarisasi Software Mengklasifikasikan software berdasarkan kategori, platform, versi, dan jenis lisensi ke dalam format inventaris standar C3 – Mengaplikasikan Prosedural No. 1, 2
4 Melakukan Inventarisasi Software Melakukan pendataan dan pencatatan CD/DVD software secara sistematis menggunakan formulir/spreadsheet inventaris C3 – Mengaplikasikan Prosedural No. 2, 3
5 Melakukan Inventarisasi Software Menyimpan dan mengarsipkan media CD/DVD software sesuai SOP penyimpanan media optik (labeling, indexing, penempatan rak) C3 – Mengaplikasikan Prosedural No. 3, 4
6 Melakukan Inventarisasi Software Menganalisis kelengkapan, keabsahan lisensi, dan kondisi media software dalam database inventaris untuk mendeteksi ketidaksesuaian C4 – Menganalisis Metakognitif No. 3, 4, 5
7 Melakukan Inventarisasi Software Mengevaluasi sistem inventarisasi software yang telah berjalan dan mengidentifikasi kelemahan prosedur pengelolaan aset C5 – Mengevaluasi Metakognitif No. 4, 5, 6
8 Melakukan Inventarisasi Software Merancang sistem inventarisasi software digital terintegrasi menggunakan spreadsheet/database untuk pengelolaan aset TI skala lab/sekolah C6 – Mencipta Metakognitif No. 3, 4, 5, 6, 7

1.4 Dimensi Profil Lulusan yang Relevan

Dimensi Profil Lulusan Relevansi dengan CP
Penalaran Kritis Menganalisis keabsahan lisensi, mendeteksi ketidaksesuaian data inventaris, mengevaluasi prosedur
Kemandirian Melakukan inventarisasi secara mandiri dengan tanggung jawab dan ketelitian tinggi
Kolaborasi Bekerja dalam tim ITAM, koordinasi dengan unit pengguna software
Komunikasi Menyusun laporan inventaris yang jelas, mempresentasikan temuan audit aset
Kreativitas Merancang sistem inventarisasi digital yang efisien dan user-friendly

1.5 Catatan Analitis — Review TP Awal dari Kang

TP yang Kang kirimkan:

  1. Menyiapkan Inventarisasi Software — C1/C2 (tidak spesifik, KKO lemah)
  2. Mengidentifikasi CD/DVD Software — C1 (terlalu sempit, hanya mengenali media fisik)
  3. Menyimpan CD/DVD Software Inventaris — C3 rendah (hanya satu aspek prosedural)

Temuan: Ketiga TP ini seluruhnya berada di level C1–C3 bawah (LOTS). Tidak ada TP yang menyentuh C4–C6 (MOTS/HOTS). Ini konsisten dengan pola yang sudah kita identifikasi di topik-topik sebelumnya. TP perlu reformulasi total untuk mencapai distribusi minimal 30% LOTS, 50% MOTS, 20% HOTS dengan kerangka ABCD.


BAGIAN 2 — PERUMUSAN TP SMART (REFORMULASI)

Berdasarkan analisis Bagian 1, berikut TP yang telah direformulasi menggunakan kerangka SMART + ABCD dengan distribusi Bloom yang seimbang:

Kode TP Rumusan TP (ABCD) KKO Level Bloom Estimasi JP Elemen CP Terkait
TP-1.1 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: mengidentifikasi minimal 10 jenis software berdasarkan fungsi (OS, aplikasi, utility, firmware) dan jenis lisensi (proprietary, open-source, freeware, shareware) C: dengan menggunakan perangkat komputer lab dan referensi katalog software D: dengan ketepatan klasifikasi ≥80% Mengidentifikasi C1 – Mengingat 4 JP Melakukan Inventarisasi Software
TP-1.2 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: menjelaskan prosedur inventarisasi aset software sesuai prinsip IT Asset Management (ITAM) meliputi tahapan: identifikasi → pencatatan → klasifikasi → penyimpanan → pelaporan C: secara tertulis dengan diagram alir D: mencakup minimal 5 tahapan dengan urutan logis yang benar Menjelaskan C2 – Memahami 4 JP Melakukan Inventarisasi Software
TP-1.3 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: mengklasifikasikan seluruh software yang terinstal di 5 unit komputer lab ke dalam format tabel inventaris standar berdasarkan kategori, versi, platform, dan status lisensi C: menggunakan spreadsheet (Microsoft Excel/Google Sheets) D: dengan kelengkapan data ≥90% dan format sesuai template ITAM Mengklasifikasikan C3 – Mengaplikasikan 6 JP Melakukan Inventarisasi Software
TP-1.4 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: melakukan pendataan fisik CD/DVD software dan mencatat seluruh atribut media (judul, versi, serial number, kondisi fisik, lokasi penyimpanan) ke dalam database inventaris C: menggunakan formulir inventaris dan spreadsheet dengan sistem kode unik D: dengan akurasi data 100% dan zero missing entry Melakukan pendataan C3 – Mengaplikasikan 6 JP Melakukan Inventarisasi Software
TP-1.5 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: menyimpan dan mengarsipkan CD/DVD software sesuai SOP penyimpanan media optik meliputi: labeling, indexing, penempatan dalam rak/sleeve, dan pencatatan lokasi di database C: di ruang penyimpanan media lab TKJ D: dengan ketepatan labeling 100% dan kemampuan retrieve ≤2 menit per item Menyimpan, mengarsipkan C3 – Mengaplikasikan 4 JP Melakukan Inventarisasi Software
TP-1.6 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: menganalisis kelengkapan dan keabsahan data inventaris software dengan cara cross-check antara database inventaris, software terinstal di komputer, dan media fisik CD/DVD untuk mendeteksi ketidaksesuaian (discrepancy) C: menggunakan checklist audit dan spreadsheet perbandingan D: dengan kemampuan menemukan minimal 3 jenis discrepancy dan menyajikan temuan dalam format laporan audit Menganalisis C4 – Menganalisis 8 JP Melakukan Inventarisasi Software
TP-1.7 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: mengevaluasi efektivitas sistem inventarisasi software yang telah dibangun dengan menilai aspek: akurasi data, kemudahan akses, kelengkapan informasi, dan kepatuhan terhadap SOP C: berdasarkan simulasi penggunaan oleh tim lain (peer-review) D: dengan menyusun laporan evaluasi yang memuat minimal 3 rekomendasi perbaikan berbasis temuan Mengevaluasi C5 – Mengevaluasi 6 JP Melakukan Inventarisasi Software
TP-1.8 A: Peserta didik Kelas X TKJ B: merancang sistem inventarisasi software digital terintegrasi untuk skala lab/sekolah yang mencakup: database aset, sistem pencarian, laporan otomatis, dan prosedur pembaruan berkala C: menggunakan spreadsheet lanjutan (dengan formula, filter, pivot table) atau aplikasi database sederhana D: dengan menghasilkan prototipe sistem yang fungsional dan dapat didemonstrasikan kepada pengelola lab Merancang C6 – Mencipta 8 JP Melakukan Inventarisasi Software

Distribusi Level Bloom

Level Kode TP Jumlah Persentase Kategori
C1 – Mengingat TP-1.1 1 12,5% LOTS
C2 – Memahami TP-1.2 1 12,5% LOTS
C3 – Mengaplikasikan TP-1.3, TP-1.4, TP-1.5 3 37,5% LOTS/MOTS
C4 – Menganalisis TP-1.6 1 12,5% MOTS
C5 – Mengevaluasi TP-1.7 1 12,5% HOTS
C6 – Mencipta TP-1.8 1 12,5% HOTS

Total LOTS (C1–C3): 5 TP = 62,5% → mencakup fondasi pengetahuan dan keterampilan dasar Total MOTS (C4): 1 TP = 12,5% → kemampuan analisis Total HOTS (C5–C6): 2 TP = 25% → evaluasi dan kreasi

Justifikasi distribusi: Untuk CP "Melakukan Inventarisasi Software" pada Fase E (Kelas X), porsi LOTS yang lebih besar (62,5%) diperlukan karena ini adalah mata pelajaran Dasar-Dasar yang membutuhkan fondasi prosedural yang kuat. Namun, kehadiran 25% HOTS memastikan siswa tidak sekadar menjalankan prosedur secara mekanis, melainkan juga mampu menganalisis, mengevaluasi, dan merancang sistem inventarisasi secara mandiri — sesuai tuntutan industri ITAM.

Total JP seluruh TP: 46 JP (± 5–6 minggu dengan 8 JP/minggu)

BAGIAN 3 — PENYUSUNAN ATP LINEAR

3.1 Pengelompokan Unit/Lingkup Materi

Seluruh 8 TP dikelompokkan ke dalam 3 Unit yang mengikuti production flow industri IT Asset Management:

Unit 1 — Pengenalan & Klasifikasi Software (Fondasi ITAM) Alur industri: Discovery & Identification

Unit 2 — Pendataan, Penyimpanan & Pengelolaan Media Software Alur industri: Recording, Cataloging & Storage

Unit 3 — Audit, Evaluasi & Perancangan Sistem Inventarisasi Alur industri: Audit, Review & System Design

3.2 Tabel ATP

Semester Unit Kode TP Rumusan Singkat JP Asesmen Tagihan Produk
1 Unit 1 — Pengenalan & Klasifikasi Software TP-1.1 Mengidentifikasi jenis software berdasarkan fungsi & lisensi 4 Formatif: Kuis klasifikasi + Tabel identifikasi Tabel klasifikasi software (min. 10 jenis) dalam spreadsheet
1 Unit 1 TP-1.2 Menjelaskan prosedur inventarisasi aset software sesuai prinsip ITAM 4 Formatif: Diagram alir + Presentasi lisan Diagram alir 5 tahapan ITAM (format digital/poster)
1 Unit 1 TP-1.3 Mengklasifikasikan software terinstal di komputer lab ke format inventaris standar 6 Sumatif Unit 1: Praktik inventarisasi 5 unit PC File spreadsheet inventaris software 5 unit komputer lab
1 Unit 2 — Pendataan & Penyimpanan Media Software TP-1.4 Melakukan pendataan fisik CD/DVD software ke database inventaris 6 Formatif: Checklist kelengkapan data + Observasi proses Database inventaris CD/DVD (spreadsheet dengan kode unik)
1 Unit 2 TP-1.5 Menyimpan & mengarsipkan CD/DVD sesuai SOP media optik 4 Sumatif Unit 2: Praktik labeling + retrieve test CD/DVD berlabel + index lokasi + bukti retrieve test ≤2 menit
1 Unit 3 — Audit, Evaluasi & Perancangan Sistem TP-1.6 Menganalisis kelengkapan & keabsahan data inventaris (cross-check audit) 8 Formatif: Laporan temuan discrepancy Laporan audit inventaris (min. 3 jenis discrepancy)
1 Unit 3 TP-1.7 Mengevaluasi efektivitas sistem inventarisasi melalui peer-review 6 Formatif: Presentasi evaluasi + tanya jawab Laporan evaluasi + 3 rekomendasi perbaikan
1 Unit 3 TP-1.8 Merancang sistem inventarisasi software digital terintegrasi skala lab/sekolah 8 Sumatif Akhir: Proyek + Demonstrasi produk Prototipe sistem inventarisasi digital (spreadsheet lanjutan/database) + dokumentasi
TOTAL 46

3.3 Narasi Justifikasi Urutan

Urutan ATP ini dirancang mengikuti production flow industri IT Asset Management (ITAM) yang sesungguhnya. Dalam praktik industri, seorang ITAM Staff memulai pekerjaannya dengan tahap Discovery — mengenali dan mengidentifikasi seluruh aset software yang ada di organisasi, termasuk memahami jenis lisensi dan fungsi masing-masing software (Unit 1, TP-1.1 sampai TP-1.3). Tahap ini menjadi fondasi karena tanpa kemampuan mengenali dan mengklasifikasikan software, proses pendataan selanjutnya akan menghasilkan data yang tidak akurat.

Setelah fondasi identifikasi terbentuk, alur berlanjut ke tahap Recording & Cataloging — pendataan fisik media software dan penyimpanan sesuai SOP (Unit 2, TP-1.4 dan TP-1.5). Di industri, tahap ini setara dengan pekerjaan stock-taking dan warehouse management untuk aset TI. Siswa belajar bahwa inventarisasi bukan sekadar mencatat, tetapi juga mengelola penyimpanan fisik dengan sistem yang memungkinkan retrieval cepat.

Puncak kompetensi ada di Unit 3 (TP-1.6 sampai TP-1.8) yang mencerminkan tahap Audit, Review & Continuous Improvement dalam siklus ITAM. Di sinilah HOTS diterapkan secara nyata: siswa melakukan audit silang (cross-check) untuk menemukan ketidaksesuaian data, mengevaluasi kelemahan prosedur yang telah berjalan, dan akhirnya merancang sistem inventarisasi digital yang lebih baik. Urutan ini memastikan siswa mengalami siklus kerja ITAM secara utuh — dari pengenalan hingga perbaikan berkelanjutan — bukan sekadar menjalankan prosedur parsial tanpa memahami konteks kerja menyeluruh.

Prasyarat antar-unit bersifat linear kumulatif: Unit 2 tidak bisa dikerjakan tanpa kompetensi Unit 1 (siswa harus tahu apa yang diinventarisasi sebelum mendata), dan Unit 3 tidak bermakna tanpa data inventaris dari Unit 2 (tidak bisa mengaudit data yang belum ada).


BAGIAN 4 — DESAIN MODUL AJAR TERINTEGRASI

Unit yang dikembangkan: Unit 2 — Pendataan & Penyimpanan Media Software (Dipilih karena merupakan inti kompetensi prosedural CP "Melakukan Inventarisasi Software" dan paling langsung mencerminkan pekerjaan ITAM Staff di industri)


4.1 Identitas Modul

Komponen Keterangan
Nama Penyusun Kang (Guru Produktif TKJ)
Satuan Pendidikan SMK Satya Bhakti Ilmu (SBI), Grobogan, Jawa Tengah
Fase / Kelas E / X (Sepuluh)
Mata Pelajaran Dasar-Dasar Teknik Komputer dan Jaringan
Elemen CP Melakukan Inventarisasi Software
Unit/Lingkup Materi Unit 2 — Pendataan & Penyimpanan Media Software
Kode TP TP-1.4 dan TP-1.5
Alokasi Waktu 10 JP (2 pertemuan × 4 JP + 1 pertemuan × 2 JP, atau disesuaikan)
Target Peserta Didik Peserta didik reguler, belum memiliki pengalaman ITAM
Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dipadukan Discovery Learning
Moda Luring (tatap muka di lab TKJ)
Profil Lulusan Kemandirian, Penalaran Kritis, Kolaborasi

4.2 Komponen Inti

Tujuan Pembelajaran:

TP-1.4: Peserta didik melakukan pendataan fisik CD/DVD software dan mencatat seluruh atribut media (judul, versi, serial number, kondisi fisik, lokasi penyimpanan) ke dalam database inventaris menggunakan formulir dan spreadsheet dengan sistem kode unik, dengan akurasi data 100% dan zero missing entry.

TP-1.5: Peserta didik menyimpan dan mengarsipkan CD/DVD software sesuai SOP penyimpanan media optik meliputi labeling, indexing, penempatan dalam rak/sleeve, dan pencatatan lokasi di database, dengan ketepatan labeling 100% dan kemampuan retrieve ≤2 menit per item.

Pemahaman Bermakna: Inventarisasi software bukan sekadar menghitung jumlah CD/DVD, melainkan membangun sistem pengelolaan aset TI yang memungkinkan organisasi mengetahui secara real-time software apa saja yang dimiliki, di mana lokasinya, dan apakah lisensinya masih berlaku — keterampilan ini menjadi fondasi kerja seorang IT Asset Management Staff di setiap perusahaan yang mengelola aset teknologi.

Pertanyaan Pemantik:

  1. "Bayangkan kamu adalah IT Support di sebuah perusahaan dengan 200 komputer. Atasan meminta daftar seluruh software berlisensi yang dimiliki perusahaan dalam waktu 2 jam. Bagaimana caramu menyelesaikan tugas ini jika tidak ada catatan inventaris sebelumnya?"
  2. "Apa yang terjadi jika sebuah perusahaan terkena audit lisensi software dari vendor (misalnya Microsoft), tetapi tidak memiliki dokumentasi inventaris yang rapi?"
  3. "Mengapa sebuah CD/DVD installer software yang sudah 5 tahun disimpan tetap perlu dilabeli dan dicatat lokasinya, padahal sekarang sudah banyak software yang diunduh dari internet?"

Kegiatan Pembelajaran:

PERTEMUAN 1 (4 JP) — Pendataan Fisik & Pencatatan Database CD/DVD Software

Fase Kegiatan Durasi
MINDFUL (Pembuka) Guru membuka dengan salam dan doa. Guru menampilkan skenario: "Kamu baru diterima bekerja sebagai ITAM Staff di PT Nusantara Digital. Hari pertama, supervisor memintamu mendata seluruh CD/DVD software di gudang IT yang belum pernah diinventarisasi." Guru meminta siswa menuliskan 3 hal yang akan mereka lakukan pertama kali (pre-assessment informal). Guru menjelaskan tujuan pertemuan dan standar kerja industri ITAM. 30 menit
MEANINGFUL (Inti) Fase 1 — Orientasi Masalah: Guru menunjukkan tumpukan CD/DVD software (riil dari lab TKJ SMK SBI) yang belum terdata. Siswa mengamati dan mencatat kondisi awal: berapa banyak, bagaimana kondisinya, apakah ada label. Fase 2 — Discovery: Guru membagikan contoh formulir inventaris ITAM standar industri. Siswa menganalisis kolom-kolom apa saja yang ada (kode aset, judul software, versi, serial number, jenis lisensi, kondisi fisik, lokasi). Fase 3 — Praktik Pendataan: Siswa bekerja berpasangan (role: ITAM Staff & Quality Checker). Setiap pasangan menerima 8–10 keping CD/DVD. Siswa mendata seluruh atribut ke dalam spreadsheet inventaris menggunakan laptop/komputer lab. Sistem kode unik: SW-[kategori]-[nomor urut]-[tahun] (contoh: SW-OS-001-2026). Fase 4 — Verifikasi Silang: Pasangan saling cross-check data: Quality Checker memverifikasi akurasi entri. Jika ada kesalahan, ITAM Staff memperbaiki dan mencatat jenis kesalahan yang terjadi. 120 menit
JOYFUL (Penutup) Setiap pasangan melaporkan: jumlah item terdata, jumlah kesalahan ditemukan saat verifikasi, dan satu insight yang didapat. Guru memberikan apresiasi dan menghubungkan pengalaman hari ini dengan pekerjaan ITAM Staff nyata. Refleksi tertulis: "Apa kesulitan terbesar dalam proses pendataan tadi? Bagaimana cara mengatasinya?" 30 menit

PERTEMUAN 2 (4 JP) — Labeling, Penyimpanan & Sistem Retrieve Media Software

Fase Kegiatan Durasi
MINDFUL (Pembuka) Guru membuka dengan skenario lanjutan: "Supervisor puas dengan database-mu. Sekarang tugasmu adalah menyimpan seluruh CD/DVD ke dalam rak penyimpanan dengan sistem yang memungkinkan siapa pun di tim IT bisa menemukan CD yang dibutuhkan dalam waktu kurang dari 2 menit." Review singkat hasil pendataan pertemuan sebelumnya. 20 menit
MEANINGFUL (Inti) Fase 1 — SOP Penyimpanan Media Optik: Guru mendemonstrasikan SOP penyimpanan CD/DVD: cara memegang (edge-only, hindari permukaan data), penyimpanan vertikal dalam sleeve/case, suhu & kelembapan ideal, penanganan CD tergores. Siswa mencatat poin K3LH terkait penanganan media optik. Fase 2 — Praktik Labeling: Siswa membuat label fisik untuk setiap CD/DVD sesuai kode unik dari database (menggunakan label stiker / spidol permanen untuk casing). Label memuat: kode aset, nama software, versi, dan lokasi rak. Guru menekankan: label TIDAK boleh ditempel langsung di permukaan CD/DVD (bisa merusak lapisan data). Fase 3 — Penyimpanan Terorganisir: Siswa menata CD/DVD ke dalam rak/box penyimpanan lab sesuai sistem kategori (OS → Aplikasi → Utility → Driver). Setiap lokasi dicatat di kolom "Lokasi Penyimpanan" pada database spreadsheet. Fase 4 — Retrieve Test (Uji Cepat Ambil): Guru menyebut 5 judul software secara acak. Siswa berlomba menemukan CD/DVD dari rak dan menunjukkannya. Target: ≤2 menit per item. Catat waktu aktual setiap retrieve. 130 menit
JOYFUL (Penutup) Kompetisi retrieve antar-kelompok (gamifikasi). Refleksi: "Apa hubungan antara kualitas labeling dengan kecepatan retrieve?" Guru mengaitkan dengan realitas kerja: "Di perusahaan besar, sistem inventaris yang buruk bisa menyebabkan kerugian miliaran rupiah karena pembelian lisensi ganda atau kehilangan media installer." 30 menit

PERTEMUAN 3 (2 JP) — Finalisasi Database & Presentasi Hasil

Fase Kegiatan Durasi
MINDFUL (Pembuka) Skenario penutup: "Supervisor memintamu mempresentasikan hasil inventarisasi dalam rapat tim IT hari ini. Kamu punya 15 menit untuk presentasi." 10 menit
MEANINGFUL (Inti) Siswa memfinalisasi spreadsheet inventaris: memastikan tidak ada missing entry, menambahkan filter dan header beku (freeze panes) agar navigasi mudah. Setiap pasangan menyiapkan presentasi singkat (3–5 menit): jumlah total item, distribusi per kategori, temuan kondisi media, dan rekomendasi. 50 menit
JOYFUL (Penutup) 2–3 pasangan presentasi di depan kelas (simulasi rapat tim IT). Peer feedback menggunakan rubrik sederhana. Guru menutup dengan penguatan: keterkaitan kompetensi inventarisasi dengan peluang karir ITAM. 30 menit

4.3 LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

LKPD — PENDATAAN & PENYIMPANAN MEDIA SOFTWARE

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan bersama pasangan kerja (1 pasangan = 1 ITAM Staff + 1 Quality Checker).
  2. Gunakan spreadsheet (Excel/Google Sheets) di komputer lab.
  3. Ikuti setiap langkah secara berurutan. Jangan melewati langkah sebelum langkah sebelumnya selesai diverifikasi.
  4. Simpan file dengan format: INVENTARIS_[NamaKelompok]_[Tanggal].xlsx

Skenario: Kamu bekerja sebagai ITAM Staff di PT Nusantara Digital. Gudang IT memiliki koleksi CD/DVD software yang belum pernah didata secara resmi. Supervisor memintamu: (a) Mendata seluruh CD/DVD ke dalam database digital, (b) Memberi label dan menyimpan sesuai SOP, (c) Memastikan setiap item bisa ditemukan kembali dalam waktu ≤2 menit.

Tugas Terstruktur:

Tahap A — Persiapan (Scaffolding Level 1) A1. Buka spreadsheet baru. Buat header kolom berikut di baris pertama:

Kode Aset | Nama Software | Versi | Kategori (OS/Aplikasi/Utility/Driver) | Jenis Lisensi | Serial Number | Kondisi Fisik (Baik/Cukup/Rusak) | Lokasi Rak | Tanggal Pendataan | Petugas

A2. Aktifkan fitur freeze panes pada baris header agar tetap terlihat saat scroll. A3. Tentukan sistem kode aset: SW-[KAT]-[NomorUrut]-[Tahun]. Contoh: SW-OS-001-2026 untuk CD Windows 10 yang didata tahun 2026.

Tahap B — Pendataan (Scaffolding Level 2) B1. Ambil CD/DVD yang telah disediakan guru. Amati setiap keping secara fisik. B2. Isi setiap kolom di spreadsheet. Jika serial number tidak tertera pada casing/CD, tulis "N/A". B3. Periksa kondisi fisik: ada goresan? Casing retak? Label pudar? Catat di kolom "Kondisi Fisik".

Tahap C — Verifikasi Silang (Scaffolding Level 3) C1. Tukar peran: Quality Checker sekarang memeriksa spreadsheet yang diisi ITAM Staff. C2. Quality Checker mengambil CD/DVD secara acak (minimal 3 item) dan mencocokkan data fisik dengan data spreadsheet. C3. Catat temuan verifikasi di sheet terpisah bernama "Log Verifikasi":

No | Kode Aset | Jenis Kesalahan (Typo/Missing/Salah Kategori/dll) | Koreksi | Status (Sudah Diperbaiki/Belum)

Tahap D — Labeling & Penyimpanan (Scaffolding Level 3) D1. Buat label untuk setiap casing CD/DVD: kode aset, nama software, lokasi rak. D2. Tata CD/DVD ke rak sesuai kategori. Catat lokasi rak di spreadsheet. D3. Lakukan retrieve test mandiri: minta pasangan menyebut 3 judul software acak, cari dalam rak, catat waktu.

Refleksi Siswa:

  1. Kesalahan apa yang paling sering terjadi saat proses pendataan? Mengapa?
  2. Apa yang akan kamu perbaiki jika mengulang proses ini dari awal?
  3. Menurut pendapatmu, apa dampaknya jika perusahaan tidak memiliki database inventaris software sama sekali?

4.4 Jobsheet Praktikum

JOBSHEET PRAKTIKUM — PENDATAAN & PENYIMPANAN CD/DVD SOFTWARE

Judul: Melakukan Pendataan Fisik dan Penyimpanan Media CD/DVD Software Sesuai SOP ITAM

Tujuan Praktikum:

  1. Peserta didik mampu mendata seluruh atribut CD/DVD software ke dalam spreadsheet inventaris dengan akurasi 100%.
  2. Peserta didik mampu melabeli dan menyimpan CD/DVD sesuai SOP penyimpanan media optik dengan kemampuan retrieve ≤2 menit.

Alat & Bahan:

No Alat/Bahan Spesifikasi Jumlah
1 Komputer/Laptop Terinstal MS Excel / Google Sheets 1 per pasangan
2 CD/DVD Software Koleksi lab TKJ (OS, aplikasi, driver, utility) 8–10 keping per pasangan
3 Label stiker Ukuran 3×5 cm, bisa ditulis spidol Sesuai jumlah CD/DVD
4 Spidol permanen Warna hitam, tip fine 1 per pasangan
5 CD/DVD sleeve/case Plastik transparan atau jewel case Sesuai jumlah CD/DVD
6 Rak penyimpanan Rak CD/DVD standar lab 1 per kelompok besar
7 Stopwatch / HP Untuk retrieve test 1 per pasangan
8 Formulir inventaris cetak Backup jika komputer bermasalah 2 lembar per pasangan

Keselamatan Kerja (K3LH):

  1. Pegang CD/DVD pada tepi (edge) saja — jangan sentuh permukaan data (sisi mengkilap).
  2. Jangan menumpuk CD/DVD tanpa sleeve/casing — permukaan data mudah tergores.
  3. Label stiker ditempel pada casing/sleeve, BUKAN pada permukaan CD/DVD langsung (dapat merusak lapisan reflektif).
  4. Jaga kebersihan area kerja — debu dan cairan dapat merusak media optik.
  5. Simpan CD/DVD dalam posisi vertikal di rak, hindari penumpukan horizontal.
  6. Pastikan kabel laptop tertata rapi di meja kerja, hindari tersandung.

Langkah Kerja:

Langkah 1 — Persiapan Workstation (10 menit) 1.1. Nyalakan komputer, buka aplikasi spreadsheet. 1.2. Buat file baru dengan nama: INVENTARIS_[NamaKelompok]_[Tanggal].xlsx 1.3. Buat sheet "Database Inventaris" dan sheet "Log Verifikasi". 1.4. Ketik header kolom sesuai template ITAM di sheet "Database Inventaris". 1.5. Aktifkan freeze panes pada baris 1. 1.6. Siapkan label stiker, spidol, dan sleeve/case di meja kerja.

Langkah 2 — Inspeksi Fisik CD/DVD (15 menit) 2.1. Ambil seluruh CD/DVD yang disediakan guru dari tumpukan. 2.2. Hitung jumlah total. Catat di buku catatan sebagai baseline. 2.3. Periksa setiap keping: baca label/cover untuk mendapatkan nama software, versi, dan serial number. 2.4. Periksa kondisi fisik: ada goresan pada permukaan data? Casing retak? Label pudar/hilang? 2.5. Pisahkan CD/DVD yang informasinya tidak terbaca ke tumpukan terpisah (akan ditangani khusus).

Langkah 3 — Pencatatan ke Database (40 menit) 3.1. Ambil CD/DVD pertama. Tentukan kategorinya: OS / Aplikasi / Utility / Driver. 3.2. Buat kode aset: SW-[KAT]-[NomorUrut]-2026. Contoh CD Windows 10 → SW-OS-001-2026. 3.3. Isi seluruh kolom di spreadsheet untuk item tersebut. Jika serial number tidak tertera, isi "N/A". 3.4. Ulangi langkah 3.1–3.3 untuk seluruh CD/DVD. 3.5. Untuk CD/DVD yang informasinya tidak terbaca: catat "INFO TIDAK LENGKAP" di kolom catatan, foto kondisi fisiknya. 3.6. Setelah semua terdata, hitung total entri di spreadsheet. Cocokkan dengan baseline langkah 2.2. Harus sama (zero missing entry).

Langkah 4 — Verifikasi Silang (20 menit) 4.1. Quality Checker mengambil 3 CD/DVD secara acak. 4.2. Cocokkan data fisik CD/DVD dengan data di spreadsheet. 4.3. Jika ditemukan ketidaksesuaian, catat di sheet "Log Verifikasi": kode aset, jenis kesalahan, koreksi. 4.4. ITAM Staff memperbaiki entri yang salah. Quality Checker memverifikasi ulang.

Langkah 5 — Labeling (20 menit) 5.1. Tulis pada label stiker: kode aset, nama software (singkatan boleh), lokasi rak yang dituju. 5.2. Tempel label pada casing/sleeve (BUKAN pada permukaan CD/DVD). 5.3. Pastikan tulisan terbaca jelas dan tidak luntur jika terkena sentuhan.

Langkah 6 — Penyimpanan di Rak (15 menit) 6.1. Tata CD/DVD ke rak sesuai pembagian kategori: Baris 1 = OS, Baris 2 = Aplikasi, Baris 3 = Utility, Baris 4 = Driver. 6.2. Dalam setiap kategori, urutkan berdasarkan nomor kode aset (ascending). 6.3. Update kolom "Lokasi Rak" di spreadsheet: contoh "Rak A – Baris 1 – Slot 3".

Langkah 7 — Retrieve Test (15 menit) 7.1. Quality Checker menyebut 3 judul software secara acak (tanpa menyebut kode aset). 7.2. ITAM Staff mencari di database → menemukan kode aset dan lokasi rak → mengambil CD/DVD dari rak → menunjukkan ke Quality Checker. 7.3. Catat waktu setiap retrieve. Target: ≤2 menit per item. 7.4. Catat hasil di "Lembar Hasil Retrieve Test".

Langkah 8 — Finalisasi & Pelaporan (10 menit) 8.1. Simpan file spreadsheet final. 8.2. Buat ringkasan di sheet baru "Ringkasan": total item, distribusi per kategori, jumlah item kondisi rusak, rata-rata waktu retrieve. 8.3. Rapikan area kerja, kembalikan alat ke posisi semula.

Lembar Hasil Pengamatan:

No Aspek Hasil
1 Total CD/DVD yang didata ... keping
2 Distribusi: OS / Aplikasi / Utility / Driver ... / ... / ... / ...
3 Jumlah item kondisi "Baik" ... keping
4 Jumlah item kondisi "Cukup" ... keping
5 Jumlah item kondisi "Rusak" ... keping
6 Jumlah item "Info Tidak Lengkap" ... keping
7 Jumlah kesalahan ditemukan saat verifikasi ... kesalahan
8 Jenis kesalahan terbanyak ...
9 Waktu retrieve item 1 ... menit ... detik
10 Waktu retrieve item 2 ... menit ... detik
11 Waktu retrieve item 3 ... menit ... detik
12 Rata-rata waktu retrieve ... menit ... detik
13 Apakah target ≤2 menit tercapai? Ya / Tidak

4.5 Media Simulasi Digital

No Media/Tools Kegunaan Skenario Simulasi
1 Microsoft Excel / Google Sheets Database inventaris utama Siswa membangun spreadsheet inventaris lengkap dengan formula COUNTIF (distribusi per kategori), Data Validation (dropdown untuk kategori & kondisi), Conditional Formatting (highlight item rusak dengan warna merah), dan filter otomatis.
2 Google Forms (opsional) Formulir pendataan mobile Siswa membuat form pendataan yang bisa diisi via HP saat inspeksi fisik di gudang, lalu response otomatis masuk ke Google Sheets sebagai simulasi workflow ITAM modern.
3 Canva / PowerPoint Presentasi laporan inventaris Siswa membuat slide presentasi 5–7 halaman untuk simulasi "rapat tim IT" — menampilkan ringkasan inventarisasi, grafik distribusi, dan rekomendasi.

Skenario Simulasi Utama: "Lab TKJ SMK SBI baru saja menerima donasi 30 keping CD/DVD software dari perusahaan mitra. Seluruh CD/DVD belum berlabel dan belum dicatat. Kamu sebagai ITAM Staff diminta menyelesaikan inventarisasi lengkap dalam waktu 90 menit, termasuk pendataan, labeling, penyimpanan, dan laporan ringkasan. Supervisor akan melakukan spot-check dengan meminta 5 item secara acak — kamu harus bisa menemukan masing-masing dalam 2 menit."


4.6 Instrumen Asesmen Otentik

A. Asesmen Diagnostik (Awal — Pertemuan 1)

Kognitif:

  1. Apa yang dimaksud dengan inventarisasi dalam konteks pengelolaan aset TI?
  2. Sebutkan minimal 3 informasi yang perlu dicatat ketika mendata sebuah software!
  3. Apa perbedaan software open-source dan proprietary dari sisi lisensi?
  4. Mengapa perusahaan perlu melakukan inventarisasi software secara berkala?
  5. Apa yang dimaksud dengan serial number/product key pada software?

Non-Kognitif:

  1. Pernahkah kamu mengelola/menyimpan koleksi barang (buku, CD, mainan) secara rapi di rumah? Ceritakan caramu mengaturnya.
  2. Menurutmu, apakah pekerjaan mendata barang itu membosankan atau menarik? Mengapa?
  3. Jika bekerja berpasangan, peran apa yang lebih kamu sukai: orang yang mencatat data atau orang yang memeriksa kebenaran data? Mengapa?

B. Asesmen Formatif (Proses — Selama Praktikum)

Lembar Observasi Sikap Kerja:

No Aspek Sikap Indikator Ya Tidak Catatan
1 Ketelitian Memeriksa ulang setiap entri data sebelum lanjut ke item berikutnya
2 K3LH Memegang CD/DVD pada tepi, tidak menempel label di permukaan data
3 Kedisiplinan Mengikuti urutan langkah kerja tanpa melewati tahapan
4 Kerjasama Berkomunikasi efektif dengan pasangan saat verifikasi silang
5 Tanggung jawab Memperbaiki kesalahan yang ditemukan Quality Checker tanpa diminta ulang
6 Kebersihan area kerja Meja kerja rapi, CD/DVD tidak berserakan

Checklist Kinerja Proses:

No Tahapan Selesai Tepat Waktu Sesuai SOP Hasil Benar Catatan
1 Persiapan workstation & template spreadsheet
2 Inspeksi fisik & penghitungan baseline
3 Pencatatan data ke spreadsheet
4 Verifikasi silang oleh Quality Checker
5 Labeling casing CD/DVD
6 Penyimpanan di rak sesuai kategori
7 Retrieve test (3 item, ≤2 menit/item)
8 Finalisasi database & ringkasan

C. Asesmen Sumatif (Akhir Unit 2) — Rubrik Penilaian Produk

Produk yang dinilai: File spreadsheet inventaris + CD/DVD berlabel tersimpan di rak + laporan ringkasan

No Aspek Penilaian Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1) Bobot
1 Kelengkapan Data Seluruh kolom terisi untuk 100% item, zero missing entry, kode aset konsisten 90–99% kolom terisi, 1–2 missing entry minor, kode aset sebagian besar konsisten 75–89% kolom terisi, 3–5 missing entry, beberapa inkonsistensi kode <75% kolom terisi, >5 missing entry, kode aset tidak konsisten 25%
2 Akurasi Data Seluruh data cocok 100% dengan kondisi fisik saat diverifikasi, zero error 1–2 ketidaksesuaian minor (typo), data substansial akurat 3–5 ketidaksesuaian, termasuk 1–2 kesalahan kategori/versi >5 ketidaksesuaian atau kesalahan substansial pada serial number/kategori 25%
3 Kualitas Labeling Seluruh label terbaca jelas, ditempel pada casing (bukan CD), informasi lengkap (kode + nama + lokasi) Label terbaca, ditempel di casing, 1–2 label kurang lengkap informasinya Beberapa label sulit terbaca atau ditempel di posisi kurang tepat Label tidak terbaca, ditempel di permukaan CD, atau banyak item tanpa label 15%
4 Sistem Penyimpanan Seluruh CD/DVD tersusun per kategori, urut berdasarkan kode, lokasi tercatat di database, retrieve ≤2 menit untuk semua item Tersusun per kategori, urutan sebagian besar benar, retrieve ≤2 menit untuk 2 dari 3 item Sebagian tersusun per kategori tetapi urutan kurang konsisten, retrieve 2–4 menit Tidak tersusun per kategori, lokasi tidak tercatat di database, retrieve >4 menit 20%
5 Format & Fungsionalitas Spreadsheet Header freeze panes aktif, dropdown validation, conditional formatting untuk item rusak, filter berfungsi, ada sheet ringkasan Freeze panes aktif, filter berfungsi, ada ringkasan meskipun tanpa conditional formatting Spreadsheet fungsional namun tanpa freeze panes atau filter Spreadsheet hanya berisi data mentah tanpa format, sulit dinavigasi 15%

Konversi Nilai:

Rentang Skor Predikat Keterangan
90–100 A (Sangat Baik) Kompeten — Siap kerja mandiri
80–89 B (Baik) Kompeten — Perlu sedikit bimbingan
70–79 C (Cukup) Cukup Kompeten — KKM tercapai
60–69 D (Kurang) Belum Kompeten — Perlu remidial
<60 E (Sangat Kurang) Belum Kompeten — Perlu pembelajaran ulang

KKM = 70 (Predikat C)

Rumus perhitungan: Nilai Akhir = (Skor Aspek 1 × 25%) + (Skor Aspek 2 × 25%) + (Skor Aspek 3 × 15%) + (Skor Aspek 4 × 20%) + (Skor Aspek 5 × 15%)

Skor setiap aspek dikonversi ke skala 100: Sangat Baik = 100, Baik = 85, Cukup = 70, Perlu Bimbingan = 55

BAGIAN 5 — TRANSFORMASI CP/ELEMEN KE AKTIVITAS PRAKTIK DUNIA KERJA

Kerangka Transformasi: 6 Langkah

(Ref: Modul Transformasi CP/Elemen-Praktik, Dr. Sohidin, LPA Mitrabijak Surakarta, 2026)


UNIT 1 — PENGENALAN & KLASIFIKASI SOFTWARE (TP-1.1, TP-1.2, TP-1.3)

Langkah 1 — Identifikasi Pekerjaan Nyata (Real-World Job Mapping)

Kode TP Pekerjaan Nyata di Industri Posisi/Jabatan Tugas & Tanggung Jawab Spesifik
TP-1.1 Software Discovery & Identification — mengidentifikasi seluruh software yang berjalan di perangkat organisasi IT Asset Management (ITAM) Staff, IT Support Level 1 Mengenali jenis software (OS, aplikasi, utility, firmware), membedakan status lisensi (proprietary, open-source, freeware, shareware), memastikan tidak ada software ilegal terinstal
TP-1.2 Penyusunan SOP & Workflow ITAM — mendokumentasikan prosedur standar inventarisasi aset software ITAM Coordinator, IT Compliance Officer Menyusun diagram alir prosedur inventarisasi, mendokumentasikan workflow tim, memastikan proses sesuai standar ISO 19770 (Software Asset Management)
TP-1.3 Software Audit & Cataloging — melakukan stock-taking software terinstal di seluruh workstation IT Auditor Internal, ITAM Staff Menggunakan tools inventarisasi (manual/otomatis) untuk mendata software terinstal, mengklasifikasikan ke dalam katalog standar, menghasilkan laporan inventaris per workstation

Langkah 2 — Identifikasi Kemampuan yang Dibutuhkan

Kode TP Pengetahuan (Knowledge) Keterampilan (Skill) Sikap Kerja (Work Attitude)
TP-1.1 Klasifikasi software berdasarkan fungsi (OS, aplikasi, utility, firmware); jenis-jenis lisensi software; perbedaan proprietary vs open-source; konsep dasar EULA Membaca informasi software dari label/casing/properties; mengoperasikan fitur "Programs & Features" atau "Apps" di Windows; mencatat spesifikasi software secara akurat Ketelitian dalam membaca detail; kejujuran dalam melaporkan software ilegal; kedisiplinan mengikuti checklist
TP-1.2 Konsep IT Asset Management (ITAM); tahapan siklus inventarisasi (identifikasi → pencatatan → klasifikasi → penyimpanan → pelaporan); standar dokumentasi prosedur (flowchart) Membuat diagram alir menggunakan tools digital (Draw.io, PowerPoint, kertas); menulis prosedur secara sistematis; mempresentasikan workflow Kemampuan berpikir sistematis; komunikasi tertulis yang jelas; orientasi pada prosedur
TP-1.3 Format tabel inventaris standar; atribut data software (nama, versi, platform, lisensi, serial number); penggunaan spreadsheet untuk pendataan Mengoperasikan spreadsheet (input data, sorting, filtering, formula dasar COUNTIF); melakukan inspeksi software di komputer secara langsung; mencocokkan data fisik dengan data digital Ketelitian tinggi (zero tolerance for error); kecepatan kerja dengan target waktu; kerja tim saat mendata banyak unit

Langkah 3 — Tentukan Langkah Kerja Sistematis

TP-1.1 — Identifikasi Jenis Software Pola: Persiapan → Proses → Pemeriksaan → Penyelesaian

No Langkah Kerja Alat/Tools Standar/SOP
1 Nyalakan komputer target, login dengan akun administrator Komputer lab, akun admin SOP akses workstation
2 Buka "Settings → Apps → Apps & Features" (Win 10/11) atau "Control Panel → Programs & Features" Sistem operasi Windows Prosedur inspeksi software standar
3 Catat seluruh software yang terinstal: nama, publisher, versi, ukuran, tanggal instal Spreadsheet / formulir cetak Template inventaris ITAM
4 Klasifikasikan setiap software ke kategori: OS, Aplikasi Produktivitas, Utility, Driver, Multimedia, Programming Tools Tabel klasifikasi referensi Standar kategori katalog software
5 Tentukan jenis lisensi setiap software: cari informasi di "About" atau website resmi publisher Browser internet, website publisher Ketentuan lisensi software
6 Verifikasi: cocokkan jumlah software tercatat dengan jumlah yang tampil di sistem Spreadsheet vs sistem Cross-check validation
7 Simpan hasil dan serahkan ke supervisor/guru untuk review File spreadsheet (.xlsx) Prosedur pelaporan

TP-1.2 — Prosedur Inventarisasi ITAM

No Langkah Kerja Alat/Tools Standar/SOP
1 Pelajari referensi: baca modul ITAM dan contoh SOP inventarisasi dari industri Modul ajar, referensi internet Prinsip ITAM / ISO 19770
2 Identifikasi 5 tahapan utama inventarisasi: Identifikasi → Pencatatan → Klasifikasi → Penyimpanan → Pelaporan Catatan, mind map Siklus ITAM standar
3 Gambar diagram alir (flowchart) menggunakan simbol standar: oval (start/end), persegi panjang (proses), diamond (keputusan) Draw.io / PowerPoint / kertas A3 Standar flowchart ISO 5807
4 Tambahkan keterangan pada setiap langkah: siapa yang bertanggung jawab, dokumen yang digunakan, output yang dihasilkan Tools diagram yang sama Standar dokumentasi prosedur
5 Review diagram: minta 1 teman membaca dan mencoba ikuti alurnya tanpa bantuan tambahan (usability test) Peer reviewer Prinsip clarity & completeness
6 Revisi berdasarkan feedback, finalisasi dan presentasikan Tools presentasi Prosedur presentasi kerja

TP-1.3 — Klasifikasi Software Lab ke Format Inventaris

No Langkah Kerja Alat/Tools Standar/SOP
1 Buka template spreadsheet inventaris yang sudah disiapkan MS Excel / Google Sheets Template ITAM standar
2 Nyalakan komputer target #1, lakukan inspeksi software (ulangi prosedur TP-1.1) Komputer lab unit 1 SOP inspeksi software
3 Input seluruh data ke spreadsheet dengan kode aset unik per item Spreadsheet Sistem koding ITAM
4 Ulangi langkah 2–3 untuk komputer #2 sampai #5 Komputer lab unit 2–5 Konsistensi prosedur
5 Terapkan Data Validation (dropdown kategori, kondisi), Conditional Formatting (highlight anomali), dan formula COUNTIF untuk ringkasan distribusi Spreadsheet fitur lanjutan Best practice spreadsheet
6 Buat sheet "Ringkasan" berisi: total software per kategori, distribusi lisensi, software yang muncul di semua 5 PC vs hanya di beberapa PC Spreadsheet Format laporan ITAM
7 Verifikasi akhir: cross-check 20% sampel data dengan kondisi aktual di komputer Komputer + spreadsheet Prosedur audit sampling

Langkah 4 — Rancang Simulasi Aktivitas

Komponen Deskripsi
Setting Simulasi Lab TKJ disulap menjadi IT Department perusahaan "PT Nusantara Digital". Setiap meja menjadi workstation ITAM. Whiteboard di depan bertuliskan "IT Asset Management Division — Software Inventory Project Week 1".
Peran Siswa Setiap kelompok (4 siswa) membentuk tim ITAM dengan peran: (1) ITAM Lead — koordinator, pembagi tugas; (2) Software Inspector — melakukan inspeksi langsung di komputer; (3) Data Entry Specialist — menginput data ke spreadsheet; (4) Quality Assurance — memverifikasi akurasi dan kelengkapan data
Skenario Kerja "PT Nusantara Digital baru saja mengakuisisi perusahaan kecil. Manajemen meminta divisi IT melakukan inventarisasi seluruh software di 5 workstation bekas perusahaan yang diakuisisi dalam waktu 2 hari kerja (disimulasikan 2 pertemuan). Hasilnya akan digunakan untuk audit lisensi oleh konsultan eksternal."
Sistem Kerja Tim ITAM Lead membagi 5 komputer ke anggota tim. Software Inspector dan Data Entry bekerja berpasangan per komputer. QA melakukan sampling verification setelah setiap 2 komputer selesai didata. ITAM Lead memonitor progress dan menyelesaikan bottleneck.
Target Waktu Pertemuan 1 (4 JP): Seluruh 5 komputer terdata, spreadsheet terisi lengkap. Pertemuan 2 (2 JP): QA verification, ringkasan, presentasi ke "manajemen" (guru). Simulasi deadline: "Laporan harus di meja konsultan audit besok pagi jam 09.00."

Langkah 5 — Tentukan Hasil Kerja / Output

Aktivitas Praktik Output/Produk Format Standar Keberhasilan
Identifikasi jenis software di komputer lab Tabel klasifikasi software per PC .xlsx (spreadsheet) Min. 10 jenis software teridentifikasi per PC, klasifikasi kategori & lisensi benar ≥80%
Penyusunan prosedur inventarisasi ITAM Diagram alir (flowchart) prosedur 5 tahapan .pptx / .drawio / poster A3 Min. 5 tahapan lengkap, simbol flowchart benar, alur logis dapat diikuti tanpa penjelasan tambahan
Klasifikasi software 5 unit komputer ke format inventaris Database inventaris software terintegrasi .xlsx dengan multi-sheet Kelengkapan data ≥90%, formula COUNTIF berfungsi, ringkasan distribusi akurat, filter aktif

Langkah 6 — Susun Penilaian Kompetensi Praktik

Dimensi Aspek yang Dinilai Teknik Penilaian Bobot (%)
Pengetahuan Pemahaman klasifikasi software, jenis lisensi, konsep ITAM, tahapan inventarisasi Tes tertulis pre-test (5 soal) + tanya jawab selama praktik 20%
Keterampilan Ketepatan identifikasi software, akurasi input data, kualitas flowchart, fungsionalitas spreadsheet Observasi proses + Checklist langkah kerja + Rubrik produk (spreadsheet & flowchart) 60%
Sikap Kerja Ketelitian, kedisiplinan prosedur, kerjasama tim, komunikasi, manajemen waktu Observasi sikap + Jurnal refleksi siswa 20%

Rubrik 4-Level Unit 1:

Aspek Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1)
Identifikasi Software Seluruh software teridentifikasi dengan kategori dan lisensi benar 100% 80–99% benar, 1–2 kesalahan minor 60–79% benar, beberapa kesalahan kategori <60% benar, banyak software tidak teridentifikasi
Flowchart Prosedur 5+ tahapan lengkap, simbol standar, alur logis sempurna, dapat diikuti secara mandiri 5 tahapan, simbol benar, alur logis dengan 1 ambiguitas minor 3–4 tahapan, beberapa simbol kurang tepat, alur kurang jelas <3 tahapan, simbol tidak standar, alur tidak dapat diikuti
Spreadsheet Inventaris Data 100% lengkap, formula-filter-validation berfungsi, ringkasan akurat, format profesional Data 90%+ lengkap, sebagian fitur spreadsheet aktif Data 75–89% lengkap, spreadsheet fungsional tanpa fitur lanjutan Data <75% lengkap, spreadsheet hanya data mentah
Kerja Tim Seluruh anggota aktif sesuai peran, komunikasi efektif, selesai tepat waktu Sebagian besar anggota aktif, komunikasi cukup, sedikit terlambat Pembagian tugas kurang jelas, beberapa anggota pasif Tidak ada pembagian tugas, mayoritas anggota pasif

UNIT 2 — PENDATAAN & PENYIMPANAN MEDIA SOFTWARE (TP-1.4, TP-1.5)

Langkah 1 — Identifikasi Pekerjaan Nyata

Kode TP Pekerjaan Nyata di Industri Posisi/Jabatan Tugas & Tanggung Jawab Spesifik
TP-1.4 Physical Asset Stock-Taking — pendataan fisik seluruh media software (CD/DVD, USB, backup tape) yang dimiliki organisasi ITAM Staff, IT Warehouse Keeper, IT Asset Clerk Menginspeksi kondisi fisik media, mencatat atribut lengkap (judul, versi, SN, kondisi), menginput ke database ITAM, memastikan zero missing entry
TP-1.5 Media Storage & Archival Management — pengelolaan penyimpanan media optik sesuai standar preservasi IT Warehouse Keeper, Data Archival Staff, IT Support Melabeli media sesuai standar koding, menyimpan di rak/vault sesuai SOP (suhu, posisi, anti-debu), membangun sistem indexing agar retrieval cepat, melakukan perawatan berkala

Langkah 2 — Identifikasi Kemampuan yang Dibutuhkan

Kode TP Pengetahuan (Knowledge) Keterampilan (Skill) Sikap Kerja (Work Attitude)
TP-1.4 Atribut data media software (judul, versi, SN, jenis lisensi, kondisi fisik, lokasi); konsep unique identifier / asset code; prinsip database entry (konsistensi, kelengkapan, akurasi) Menginspeksi kondisi fisik CD/DVD (goresan, retak, label pudar); mengoperasikan spreadsheet untuk data entry dengan kode unik; melakukan verifikasi silang (cross-check) Ketelitian tinggi (zero tolerance for missing data); kesabaran dalam proses repetitif; kejujuran melaporkan kondisi rusak; kedisiplinan mencatat setiap item tanpa pengecualian
TP-1.5 SOP penyimpanan media optik (posisi vertikal, hindari sinar matahari langsung, suhu ideal); teknik labeling (pada casing, bukan permukaan CD); sistem indexing untuk fast retrieval; K3LH penanganan media Membuat label yang informatif dan terbaca; menata media di rak sesuai sistem kategori dan urutan kode; mengupdate database dengan informasi lokasi; melakukan retrieve test dengan target waktu K3LH (penanganan media hati-hati); kerapian dan kebersihan area penyimpanan; orientasi pada SOP; tanggung jawab terhadap aset organisasi

Langkah 3 — Tentukan Langkah Kerja Sistematis

TP-1.4 — Pendataan Fisik CD/DVD Software

No Langkah Kerja Alat/Tools Standar/SOP
1 Siapkan workstation: buka spreadsheet template inventaris, siapkan formulir cetak backup Komputer + spreadsheet + formulir SOP persiapan kerja
2 Ambil seluruh CD/DVD dari tempat penyimpanan, hitung jumlah total sebagai baseline Tangan (pegang di edge), counter Prosedur stock-taking
3 Inspeksi fisik setiap keping: baca label/cover, periksa kondisi permukaan data, periksa keutuhan casing Kaca pembesar (opsional), checklist kondisi Standar inspeksi media optik
4 Buat kode aset unik: SW-[KAT]-[NomorUrut]-[Tahun] Sistem koding yang telah ditentukan Standar asset coding ITAM
5 Input data ke spreadsheet: kode aset, judul, versi, kategori, SN, jenis lisensi, kondisi fisik, tanggal pendataan, nama petugas Spreadsheet Template database ITAM
6 Untuk item dengan informasi tidak lengkap: catat "N/A" atau "INFO TIDAK LENGKAP", foto kondisi fisik Kamera HP, spreadsheet Prosedur penanganan data incomplete
7 Verifikasi silang: pasangan kerja cross-check 30% sampel data fisik vs data digital CD/DVD fisik + spreadsheet Prosedur QA audit
8 Cocokkan total entri spreadsheet dengan baseline awal, pastikan zero missing entry Spreadsheet (formula COUNT) Standar completeness check

TP-1.5 — Labeling, Penyimpanan & Retrieve

No Langkah Kerja Alat/Tools Standar/SOP
1 Siapkan material labeling: label stiker, spidol permanen, casing/sleeve Label, spidol, sleeve Checklist persiapan
2 Tulis informasi pada label: kode aset, nama software (singkatan), lokasi rak tujuan Spidol pada label stiker Format label standar
3 Tempel label pada CASING/SLEEVE (BUKAN pada permukaan CD/DVD) Label + casing SOP labeling media optik — label pada permukaan data dilarang keras
4 Tentukan layout rak: Baris 1 = OS, Baris 2 = Aplikasi, Baris 3 = Utility, Baris 4 = Driver Rak penyimpanan CD/DVD Sistem kategorisasi standar
5 Tempatkan CD/DVD dalam posisi VERTIKAL di rak sesuai kategori, urut berdasarkan kode aset ascending Rak, CD/DVD berlabel SOP penyimpanan vertikal
6 Update kolom "Lokasi Rak" di database spreadsheet untuk setiap item Spreadsheet Sinkronisasi database-fisik
7 Lakukan retrieve test: terima permintaan 3–5 judul software acak, cari di database → temukan lokasi → ambil dari rak → tunjukkan Spreadsheet + rak + stopwatch Target KPI: ≤2 menit per item
8 Dokumentasikan hasil retrieve test, rapikan area penyimpanan Lembar hasil, alat kebersihan Prosedur closing pekerjaan

Langkah 4 — Rancang Simulasi Aktivitas

Komponen Deskripsi
Setting Simulasi Lab TKJ menjadi IT Warehouse / Media Storage Room PT Nusantara Digital. Satu sudut lab ditata sebagai "Gudang Media" dengan rak CD/DVD. Meja kerja menjadi "Data Entry Station". Dipasang papan bertuliskan "IT Asset Storage — Authorized Personnel Only".
Peran Siswa Bekerja berpasangan: (1) ITAM Staff — melakukan pendataan, labeling, dan penyimpanan; (2) Quality Checker — memverifikasi akurasi data, menguji retrieve, mencatat temuan kesalahan. Peran ditukar setelah setengah item selesai.
Skenario Kerja "Gudang IT PT Nusantara Digital baru saja dipindahkan ke ruangan baru. Seluruh CD/DVD software tercampur dan kehilangan labelnya. Supervisor meminta tim ITAM mendata ulang, melabeli, dan menata ke rak baru dalam waktu 1 hari kerja (disimulasikan 1 pertemuan 4 JP). Besok pagi, Direktur IT akan melakukan spot-check — beliau akan menyebut 5 judul software dan timmu harus menemukan CD-nya masing-masing dalam 2 menit."
Sistem Kerja Tim Pasangan bekerja dengan pembagian: ITAM Staff menginspeksi & menginput 50% item pertama, Quality Checker memverifikasi. Lalu tukar peran untuk 50% sisanya. Labeling dan penyimpanan dikerjakan bersama. Retrieve test dilakukan secara bergantian.
Target Waktu Pendataan & input: 60 menit. Verifikasi silang: 20 menit. Labeling: 20 menit. Penyimpanan di rak: 15 menit. Retrieve test: 15 menit. Finalisasi: 10 menit. Total: 140 menit (± 4 JP)

Langkah 5 — Tentukan Hasil Kerja / Output

Aktivitas Praktik Output/Produk Format Standar Keberhasilan
Pendataan fisik CD/DVD software Database inventaris media software .xlsx (multi-sheet: Database + Log Verifikasi + Ringkasan) 100% item terdata, zero missing entry, kode aset unik dan konsisten, seluruh kolom terisi
Verifikasi silang data Log verifikasi temuan kesalahan Sheet "Log Verifikasi" dalam file .xlsx Min. 30% sampel diverifikasi, setiap kesalahan tercatat dan diperbaiki
Labeling CD/DVD CD/DVD berlabel pada casing Label fisik stiker pada casing 100% item berlabel, tulisan terbaca jelas, informasi lengkap (kode + nama + lokasi)
Penyimpanan terorganisir Rak CD/DVD tersusun per kategori Fisik (rak lab) + data lokasi di spreadsheet Tersusun per kategori, urut per kode, lokasi sinkron dengan database
Retrieve test Lembar hasil retrieve test Bagian dari file .xlsx atau form cetak 3 dari 3 item ditemukan ≤2 menit

Langkah 6 — Susun Penilaian Kompetensi Praktik

Dimensi Aspek yang Dinilai Teknik Penilaian Bobot (%)
Pengetahuan Atribut data media software, prinsip database entry, SOP penyimpanan media optik, K3LH Pre-test tertulis (5 soal) + tanya jawab saat praktik 20%
Keterampilan Akurasi pendataan, kualitas labeling, sistem penyimpanan, kecepatan retrieve, fungsionalitas spreadsheet Observasi proses + Checklist kinerja + Rubrik produk (spreadsheet + label + rak + retrieve time) 60%
Sikap Kerja Ketelitian, K3LH (penanganan media), kedisiplinan prosedur, kerjasama pasangan, kebersihan area kerja, tanggung jawab perbaikan error Observasi sikap + Jurnal refleksi siswa 20%

(Rubrik 4-level untuk Unit 2 telah disajikan lengkap di Bagian 4.6)


UNIT 3 — AUDIT, EVALUASI & PERANCANGAN SISTEM (TP-1.6, TP-1.7, TP-1.8)

Langkah 1 — Identifikasi Pekerjaan Nyata

Kode TP Pekerjaan Nyata di Industri Posisi/Jabatan Tugas & Tanggung Jawab Spesifik
TP-1.6 Software License Compliance Audit — melakukan audit silang antara software terinstal, database inventaris, dan media fisik untuk menemukan discrepancy IT Auditor Internal, ITAM Analyst, Compliance Officer Cross-check data inventaris vs kondisi aktual, mendeteksi: software terinstal tapi tidak tercatat (shadow IT), media CD/DVD tercatat tapi hilang, lisensi expired, duplikasi entri. Menyusun laporan temuan audit.
TP-1.7 ITAM System Review & Improvement — mengevaluasi efektivitas sistem inventarisasi yang berjalan dan merekomendasikan perbaikan IT Manager, ITAM Senior Analyst, Quality Assurance Lead Menilai KPI sistem ITAM: akurasi data, kecepatan akses, kemudahan update, kepatuhan SOP. Melakukan user acceptance testing. Menyusun laporan evaluasi dengan rekomendasi improvement.
TP-1.8 ITAM System Design & Development — merancang sistem inventarisasi software digital yang terintegrasi IT System Analyst, ITAM Solution Architect, IT Project Lead Menganalisis kebutuhan pengguna (requirement gathering), merancang struktur database, membangun prototipe sistem (spreadsheet lanjutan/aplikasi database), mendokumentasikan desain sistem, melakukan demo ke stakeholder.

Langkah 2 — Identifikasi Kemampuan yang Dibutuhkan

Kode TP Pengetahuan (Knowledge) Keterampilan (Skill) Sikap Kerja (Work Attitude)
TP-1.6 Prinsip audit aset TI; jenis-jenis discrepancy (missing record, phantom asset, version mismatch, license expiry, duplicate entry); teknik sampling audit; format laporan audit Melakukan cross-check data secara sistematis (database vs komputer vs media fisik); menggunakan formula spreadsheet untuk deteksi anomali (VLOOKUP, COUNTIF, duplikat); menyusun temuan dalam format laporan audit standar Integritas (melaporkan temuan apa adanya); ketelitian analitis; kegigihan (memeriksa data yang banyak tanpa melewati); objektivitas
TP-1.7 Kriteria evaluasi sistem ITAM (akurasi, aksesibilitas, kelengkapan, kepatuhan SOP); metode peer-review; teknik penyusunan rekomendasi berbasis data Melakukan user testing terhadap sistem inventaris; mengumpulkan feedback pengguna; menganalisis kekuatan dan kelemahan sistem; menyusun laporan evaluasi terstruktur dengan rekomendasi actionable Keterbukaan terhadap kritik; kemampuan berpikir kritis; orientasi pada perbaikan berkelanjutan (continuous improvement)
TP-1.8 Prinsip desain database (tabel, field, relasi sederhana); fitur spreadsheet lanjutan (pivot table, VLOOKUP, macro sederhana, dashboard); prinsip UI/UX sederhana (navigasi intuitif); konsep requirement gathering Merancang struktur database dengan field dan relasi yang tepat; membangun spreadsheet lanjutan dengan pivot table, formula kompleks, dan dashboard visual; membuat dokumentasi desain sistem; melakukan demo produk Kreativitas dalam problem solving; kemampuan berpikir desain (design thinking); manajemen proyek sederhana; presentasi yang meyakinkan

Langkah 3 — Tentukan Langkah Kerja Sistematis

TP-1.6 — Audit Inventaris Software

No Langkah Kerja Alat/Tools Standar/SOP
1 Siapkan 3 sumber data: (a) Database spreadsheet inventaris (hasil Unit 2), (b) Daftar software aktual terinstal di komputer lab, (c) Koleksi fisik CD/DVD di rak Spreadsheet, komputer lab, rak CD/DVD Prosedur persiapan audit
2 Buat "Audit Worksheet" baru: tabel 3 kolom sumber data + kolom "Status Match" + kolom "Jenis Discrepancy" Spreadsheet Format audit worksheet standar
3 Cross-check #1 (Database vs Komputer): untuk setiap software di database, cek apakah benar terinstal di komputer yang tercatat Spreadsheet + komputer lab Prosedur verifikasi instalasi
4 Cross-check #2 (Database vs Media Fisik): untuk setiap CD/DVD di database, cek apakah fisiknya benar ada di rak di lokasi yang tercatat Spreadsheet + rak CD/DVD Prosedur verifikasi fisik
5 Cross-check #3 (Komputer vs Database): cek apakah ada software terinstal di komputer yang TIDAK tercatat di database (shadow software) Komputer lab + spreadsheet Prosedur deteksi shadow IT
6 Klasifikasikan setiap discrepancy: Missing Record / Phantom Asset / Version Mismatch / Location Error / Duplicate Entry / License Issue Audit worksheet Standar klasifikasi temuan audit
7 Hitung statistik: total discrepancy, distribusi per jenis, tingkat akurasi database (% data yang match) Formula spreadsheet (COUNTIF, persentase) Metrik audit standar
8 Susun Laporan Audit: Ringkasan eksekutif, metodologi, temuan detail, statistik, rekomendasi tindak lanjut Template laporan audit (.docx/.xlsx) Format laporan audit ITAM

TP-1.7 — Evaluasi Sistem Inventarisasi

No Langkah Kerja Alat/Tools Standar/SOP
1 Tentukan 4 kriteria evaluasi: (a) Akurasi Data, (b) Kemudahan Akses/Navigasi, (c) Kelengkapan Informasi, (d) Kepatuhan terhadap SOP Rubrik evaluasi Framework evaluasi sistem
2 Lakukan user testing: berikan spreadsheet inventaris ke tim lain (peer group), minta mereka mencari 5 informasi spesifik Spreadsheet inventaris, stopwatch, lembar observasi Prosedur usability testing
3 Kumpulkan feedback: peer group mengisi kuesioner evaluasi (skala 1–4 per kriteria + komentar terbuka) Kuesioner evaluasi (Google Form / kertas) Instrumen pengumpulan data
4 Analisis hasil: hitung rata-rata skor per kriteria, identifikasi aspek terlemah, kumpulkan komentar yang recurring Spreadsheet analisis Teknik analisis data evaluasi
5 Identifikasi 3+ kelemahan utama dan rumuskan rekomendasi perbaikan spesifik untuk setiap kelemahan Catatan analisis Prinsip continuous improvement
6 Susun Laporan Evaluasi: pendahuluan, metodologi, hasil per kriteria, analisis kelemahan, rekomendasi, kesimpulan Template laporan (.docx) Format laporan evaluasi
7 Presentasikan laporan evaluasi di depan kelas (simulasi rapat review dengan manajemen IT) Slide presentasi, proyektor Prosedur presentasi formal

TP-1.8 — Perancangan Sistem Inventarisasi Digital

No Langkah Kerja Alat/Tools Standar/SOP
1 Requirement Gathering: identifikasi kebutuhan pengguna sistem inventaris (wawancara guru/pengelola lab sebagai "client") Lembar wawancara, catatan Teknik requirement elicitation
2 Desain struktur database: tentukan tabel utama, field, tipe data, dan hubungan antar-tabel (jika multi-sheet) Kertas / diagram ER sederhana Prinsip desain database relasional
3 Bangun prototipe spreadsheet lanjutan: sheet "Database Utama" + sheet "Dashboard" + sheet "Form Input" + sheet "Laporan Otomatis" MS Excel / Google Sheets Best practice spreadsheet design
4 Implementasi fitur: Data Validation untuk input, VLOOKUP untuk pencarian, Pivot Table untuk ringkasan, Conditional Formatting untuk alert, formula otomatis untuk laporan Spreadsheet fitur lanjutan Standar fungsionalitas ITAM system
5 Buat "User Guide" sederhana: panduan penggunaan sistem (2–3 halaman) agar pengguna lain bisa mengoperasikan tanpa bantuan .docx / sheet khusus Standar dokumentasi sistem
6 User Acceptance Testing (UAT): minta 2 pengguna (teman/guru) mencoba sistem, catat kendala dan feedback Sistem prototipe, lembar UAT Prosedur UAT standar
7 Perbaiki berdasarkan feedback UAT, finalisasi sistem Spreadsheet final Iterasi desain
8 Demo produk: presentasikan prototipe sistem ke "stakeholder" (guru + kelas) — tunjukkan fitur, alur penggunaan, dan keunggulan Proyektor, laptop, prototipe Prosedur product demo

Langkah 4 — Rancang Simulasi Aktivitas

Komponen Deskripsi
Setting Simulasi Lab TKJ menjadi Kantor Konsultan IT "SBI Digital Solutions". Tim siswa berperan sebagai konsultan IT yang dikontrak oleh klien (sekolah/perusahaan fiktif) untuk mengaudit dan memperbaiki sistem inventarisasi software mereka.
Peran Siswa Kelompok 4 siswa dengan peran: (1) IT Auditor — memimpin proses audit dan cross-check; (2) Data Analyst — mengolah data temuan, menghitung statistik; (3) System Designer — merancang perbaikan sistem; (4) Project Manager — koordinasi tim, menyusun laporan dan presentasi. Semua peran terlibat di setiap tahap, tetapi memimpin di area spesialisasinya.
Skenario Kerja "Klien kalian — CV Maju Bersama — memiliki database inventaris software yang sudah berjalan 6 bulan, tetapi merasa datanya tidak akurat dan sistemnya sulit digunakan. Mereka menyewa tim konsultan kalian untuk: (1) Mengaudit database yang ada dan menemukan semua masalah, (2) Mengevaluasi efektivitas sistem inventaris mereka, (3) Merancang sistem baru yang lebih baik. Kalian punya 3 hari kerja (disimulasikan 3 pertemuan) untuk menyelesaikan kontrak ini dan mempresentasikan hasilnya ke direksi CV Maju Bersama."
Sistem Kerja Tim Pertemuan 1 (8 JP): IT Auditor & Data Analyst memimpin — audit cross-check 3 sumber data, compile temuan, hitung statistik. Pertemuan 2 (6 JP): Seluruh tim melakukan evaluasi dengan peer-review, Project Manager menyusun laporan. Pertemuan 3 (8 JP): System Designer memimpin — desain & bangun prototipe, seluruh tim UAT dan persiapan demo.
Target Waktu Total 22 JP (± 3 minggu). Setiap pertemuan memiliki deliverable wajib: Pertemuan 1 = Laporan Audit. Pertemuan 2 = Laporan Evaluasi + Rekomendasi. Pertemuan 3 = Prototipe Sistem + User Guide + Presentasi Demo.

Langkah 5 — Tentukan Hasil Kerja / Output

Aktivitas Praktik Output/Produk Format Standar Keberhasilan
Audit inventaris (cross-check 3 sumber data) Laporan Audit Inventaris Software .xlsx (Audit Worksheet) + .docx (Laporan Naratif) Min. 3 jenis discrepancy teridentifikasi, statistik akurasi dihitung, rekomendasi tindak lanjut jelas
Evaluasi efektivitas sistem Laporan Evaluasi Sistem ITAM .docx dengan data kuantitatif dari kuesioner 4 kriteria dievaluasi (akurasi, akses, kelengkapan, SOP), min. 3 rekomendasi perbaikan berbasis data
Perancangan sistem inventarisasi digital Prototipe Sistem Inventarisasi Digital .xlsx lanjutan (multi-sheet: Database + Dashboard + Form Input + Laporan Otomatis + User Guide) VLOOKUP/pencarian berfungsi, pivot table/ringkasan otomatis, conditional formatting aktif, user guide lengkap, demo berhasil
Presentasi hasil konsultasi Slide presentasi komprehensif .pptx (10–15 slide) Mencakup: temuan audit, hasil evaluasi, demo sistem baru, rekomendasi — disampaikan dalam 15 menit

Langkah 6 — Susun Penilaian Kompetensi Praktik

Dimensi Aspek yang Dinilai Teknik Penilaian Bobot (%)
Pengetahuan Prinsip audit ITAM, jenis discrepancy, kriteria evaluasi sistem, prinsip desain database, fitur spreadsheet lanjutan Pre-test tertulis + tanya jawab saat demo 20%
Keterampilan Ketepatan proses audit, kualitas analisis evaluasi, fungsionalitas prototipe sistem, kualitas dokumentasi, kemampuan presentasi Observasi proses + Rubrik produk (laporan audit + laporan evaluasi + prototipe + presentasi) 60%
Sikap Kerja Integritas audit, keterbukaan terhadap feedback, kolaborasi tim, manajemen proyek, orientasi pada kualitas Observasi sikap + Jurnal refleksi + Peer assessment 20%

Rubrik 4-Level Unit 3:

Aspek Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1)
Laporan Audit ≥5 discrepancy teridentifikasi dari 3 sumber, statistik akurat, rekomendasi actionable, format profesional 3–4 discrepancy, 2 sumber tercross-check, statistik ada, rekomendasi cukup jelas 1–2 discrepancy, cross-check parsial, statistik kurang lengkap Tidak menemukan discrepancy atau audit tidak sistematis
Laporan Evaluasi 4 kriteria dievaluasi dengan data kuantitatif, analisis mendalam, 3+ rekomendasi spesifik & actionable 3–4 kriteria, data ada meski kurang mendalam, 2–3 rekomendasi 2 kriteria, evaluasi kualitatif saja, 1 rekomendasi umum Evaluasi subjektif tanpa data, tidak ada rekomendasi
Prototipe Sistem Multi-sheet terintegrasi, VLOOKUP + Pivot + Dashboard + Conditional Formatting berfungsi, User Guide lengkap, UAT sukses Multi-sheet, 2–3 fitur lanjutan berfungsi, User Guide ada meski ringkas Spreadsheet fungsional tanpa fitur lanjutan atau dashboard Spreadsheet data mentah tanpa fitur, tidak bisa didemonstrasikan
Presentasi Demo 10–15 slide profesional, demo live lancar, menjawab pertanyaan dengan tepat, 15 menit tepat waktu 8–12 slide, demo berjalan dengan 1–2 kendala minor, menjawab sebagian pertanyaan 5–8 slide, demo kurang lancar, kesulitan menjawab pertanyaan <5 slide, tidak bisa demo, tidak siap menjawab pertanyaan

TABEL TRANSFORMASI TERINTEGRASI — SELURUH UNIT

No Kode TP Pekerjaan Nyata di Industri Kemampuan (P/K/S) Langkah Kerja Simulasi di Kelas Output/Produk Penilaian
1 TP-1.1 Software Discovery & Identification (ITAM Staff) P: Klasifikasi software & lisensi. K: Inspeksi software di PC, input data. S: Ketelitian, kejujuran Login admin → buka Apps & Features → catat software → klasifikasikan → verifikasi → simpan Tim ITAM PT Nusantara Digital mendata software di 5 PC bekas akuisisi Tabel klasifikasi software 10+ jenis (.xlsx) Pre-test + Rubrik tabel + Observasi sikap
2 TP-1.2 Penyusunan SOP & Workflow ITAM (ITAM Coordinator) P: Konsep ITAM, tahapan inventarisasi. K: Membuat flowchart, menulis prosedur. S: Berpikir sistematis Pelajari referensi → identifikasi 5 tahapan → gambar flowchart → tambah keterangan → peer-review → revisi Tim ITAM membuat SOP prosedur inventaris untuk departemen IT Diagram alir 5 tahapan ITAM (.pptx/poster) Rubrik flowchart + Presentasi
3 TP-1.3 Software Audit & Cataloging (IT Auditor Internal) P: Format inventaris standar, atribut data. K: Spreadsheet, inspeksi PC. S: Kecepatan, kerja tim Buka template → inspeksi PC 1–5 → input data → terapkan fitur spreadsheet → buat ringkasan → verifikasi Tim melakukan stock-taking software 5 workstation perusahaan Database inventaris 5 PC (.xlsx multi-sheet) Rubrik spreadsheet + Cross-check sampling
4 TP-1.4 Physical Asset Stock-Taking (ITAM Staff / IT Warehouse Keeper) P: Atribut media, prinsip database entry. K: Inspeksi fisik, data entry, kode unik. S: Zero tolerance error, sabar Siapkan workstation → hitung baseline → inspeksi fisik → buat kode aset → input data → verifikasi silang → pastikan zero missing ITAM Staff mendata ulang CD/DVD di gudang IT yang baru dipindahkan Database inventaris CD/DVD (.xlsx) + Log Verifikasi Pre-test + Checklist proses + Rubrik database
5 TP-1.5 Media Storage & Archival Management (IT Warehouse Keeper) P: SOP penyimpanan media optik, K3LH. K: Labeling, penataan rak, retrieve. S: K3LH, kerapian Siapkan material → tulis label → tempel di casing → tata ke rak per kategori → update database lokasi → retrieve test Tim menata rak penyimpanan CD/DVD baru, Direktur IT spot-check besok pagi CD/DVD berlabel + rak tersusun + retrieve ≤2 menit Rubrik labeling + Retrieve time + Observasi K3LH
6 TP-1.6 Software License Compliance Audit (IT Auditor Internal) P: Prinsip audit, jenis discrepancy. K: Cross-check 3 sumber, formula deteksi anomali. S: Integritas, ketelitian analitis Siapkan 3 sumber → buat audit worksheet → cross-check database vs komputer → cross-check database vs fisik → deteksi shadow IT → klasifikasi temuan → hitung statistik → susun laporan Konsultan IT "SBI Digital Solutions" mengaudit inventaris klien CV Maju Bersama Laporan Audit (.xlsx + .docx) dengan min. 3 jenis discrepancy Pre-test + Rubrik laporan audit + Observasi proses
7 TP-1.7 ITAM System Review & Improvement (IT Manager / QA Lead) P: Kriteria evaluasi, metode peer-review. K: User testing, analisis feedback, rekomendasi. S: Terbuka pada kritik, continuous improvement Tentukan 4 kriteria → lakukan user testing ke peer → kumpulkan feedback kuesioner → analisis → identifikasi kelemahan → rumuskan 3+ rekomendasi → susun laporan → presentasi Konsultan IT mengevaluasi efektivitas sistem ITAM klien melalui UAT Laporan Evaluasi (.docx) + 3 rekomendasi perbaikan Rubrik evaluasi + Kualitas rekomendasi + Presentasi
8 TP-1.8 ITAM System Design & Development (IT System Analyst) P: Desain database, spreadsheet lanjutan, UI/UX, requirement gathering. K: VLOOKUP, Pivot, Dashboard, dokumentasi, demo. S: Kreativitas, design thinking, manajemen proyek Requirement gathering → desain struktur → bangun prototipe multi-sheet → implementasi fitur lanjutan → buat User Guide → UAT → perbaiki → demo produk Konsultan IT merancang & membangun sistem inventaris baru untuk klien Prototipe Sistem ITAM Digital (.xlsx lanjutan) + User Guide + Presentasi Demo Rubrik prototipe + Fungsionalitas fitur + Demo + UAT feedback

DAFTAR KESALAHAN YANG HARUS DIHINDARI

No Kesalahan Umum Contoh Salah Perbaikan yang Benar
1 Aktivitas masih teoritis — siswa mendengar penjelasan tanpa melakukan "Guru menjelaskan cara membuat database inventaris selama 2 jam, siswa mencatat" Siswa langsung membuka spreadsheet, membuat template sendiri, menginput data dari CD/DVD nyata di lab
2 Tidak menghasilkan output terukur "Diskusikan pentingnya inventarisasi software secara berkelompok" → tidak ada produk Diskusi → diikuti praktik pembuatan database → hasil: file .xlsx inventaris lengkap + laporan ringkasan
3 Tidak ada standar penilaian yang jelas "Kerjakan inventarisasi, kumpulkan hasilnya" "Inventarisasi 8 CD/DVD, input ke spreadsheet dengan kode unik, verifikasi silang, retrieve test ≤2 menit per item, selesaikan dalam 90 menit"
4 Aktivitas tidak menyerupai dunia kerja Siswa mengerjakan soal pilihan ganda tentang jenis lisensi software Simulasi: siswa berperan sebagai ITAM Staff yang menerima tumpukan CD/DVD tidak berlabel di gudang IT baru dan harus mendata, melabeli, menyimpan sesuai deadline supervisor
5 CD/DVD hanya sebagai objek teori "Sebutkan 5 jenis CD/DVD!" — jawab di kertas Siswa memegang CD/DVD nyata, inspeksi kondisi fisik, baca informasi, catat atribut, labeli casing, simpan di rak sesuai SOP
6 Spreadsheet hanya sebagai alat tulis biasa Siswa mengetik data di spreadsheet tanpa memanfaatkan fitur apapun (seperti mengetik di Word) Siswa menggunakan Data Validation, COUNTIF, Conditional Formatting, Filter, Freeze Panes, Pivot Table — fitur spreadsheet yang relevan dengan pekerjaan ITAM
7 Audit hanya formalitas tanpa temuan nyata "Periksa database, laporkan hasilnya" → siswa menulis "semua sudah benar" Guru sengaja menanamkan 5–10 kesalahan di database yang harus ditemukan siswa (missing entry, salah kategori, duplikat, lokasi tidak cocok) — siswa harus menemukan dan melaporkan
8 Evaluasi tanpa data kuantitatif "Menurut kalian, sistem inventarisnya sudah bagus belum?" → jawab lisan Evaluasi berbasis kuesioner terstruktur (4 kriteria × skala 1–4), diolah secara kuantitatif, kelemahan diidentifikasi dari data, rekomendasi berbasis evidence
9 Proyek perancangan tanpa UAT Siswa membuat spreadsheet → langsung dikumpulkan tanpa diuji oleh orang lain Prototipe wajib diuji oleh 2 pengguna lain (peer/guru), feedback dicatat, sistem diperbaiki sebelum finalisasi → siklus build-test-improve
10 K3LH diabaikan saat praktik Siswa menempel label langsung di permukaan CD, memegang CD di bagian tengah, menumpuk CD tanpa casing Guru memastikan: label di casing saja, pegang di edge, simpan vertikal dalam sleeve, area kerja bersih — pelanggaran K3LH masuk penilaian sikap

CATATAN PENGEMBANGAN (Saran Improvement Iterasi Berikutnya)

  1. Integrasi TEFA (Teaching Factory): Unit 3 sangat potensial dikembangkan menjadi proyek TEFA nyata — siswa merancang dan membangun sistem inventarisasi software yang benar-benar digunakan oleh lab TKJ SMK SBI untuk mengelola aset software sekolah. Output proyek bukan simulasi lagi, melainkan produk kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi.
  2. Penggunaan Tools ITAM Modern: Untuk kelas XI (Fase F), aktivitas inventarisasi software bisa ditingkatkan dengan mengenalkan tools ITAM profesional seperti Snipe-IT (open-source), GLPI, atau OCS Inventory — memberikan pengalaman yang lebih mendekati praktik industri sesungguhnya dibandingkan spreadsheet manual.
  3. Kolaborasi Lintas Mata Pelajaran: CP ini bisa diintegrasikan dengan mata pelajaran Informatika (database), Bahasa Indonesia (penyusunan laporan teknis), dan Bahasa Inggris (terminologi ITAM internasional, membaca EULA dalam bahasa Inggris).
  4. Sertifikasi Relevan: Kompetensi inventarisasi software merupakan bagian dari kerangka sertifikasi CompTIA IT Fundamentals+ (ITF+) dan CompTIA A+. Guru dapat menyelaraskan asesmen dengan standar kompetensi sertifikasi ini untuk memberikan nilai tambah bagi siswa.
  5. Pengembangan Asesmen Berbasis Portofolio Digital: Seluruh output produk dari Unit 1–3 (tabel klasifikasi, flowchart, database inventaris, label, laporan audit, laporan evaluasi, prototipe sistem) disusun menjadi Portofolio Digital Kompetensi ITAM yang dapat ditampilkan siswa saat wawancara PKL atau kerja. Ini mengubah tugas sekolah menjadi bukti kompetensi profesional.