Mikrotik: Metode Akses: Difference between revisions
Created page with "MikroTik RouterBoard adalah perangkat jaringan yang serbaguna, dirancang untuk berbagai kebutuhan mulai dari jaringan skala kecil hingga kompleks. Untuk mengelola RouterBoard, Anda bisa mengaksesnya melalui beberapa metode, yaitu Winbox (GUI), Webfig (berbasis web), dan Command Line Interface (CLI) melalui Telnet, SSH, atau New Terminal di Winbox. Berikut adalah pembahasan mengenai demonstrasi "unboxing" dan pengenalan fisik RouterBoard MikroTik, dilanjutkan dengan demo..." |
No edit summary |
||
| Line 3: | Line 3: | ||
Berikut adalah pembahasan mengenai demonstrasi "unboxing" dan pengenalan fisik RouterBoard MikroTik, dilanjutkan dengan demonstrasi akses menggunakan Winbox, Webfig, dan CLI: | Berikut adalah pembahasan mengenai demonstrasi "unboxing" dan pengenalan fisik RouterBoard MikroTik, dilanjutkan dengan demonstrasi akses menggunakan Winbox, Webfig, dan CLI: | ||
1. Demonstrasi "Unboxing" dan Pengenalan Fisik RouterBoard MikroTik | == 1. Demonstrasi "Unboxing" dan Pengenalan Fisik RouterBoard MikroTik == | ||
MikroTik menawarkan dua jenis produk utama: '''MikroTik RouterOS''' dan '''MikroTik RouterBoard'''. RouterOS adalah sistem operasi khusus yang digunakan untuk manajemen jaringan, yang dapat diinstal pada PC berbasis Intel/AMD untuk berfungsi sebagai router. Sementara itu, RouterBoard adalah perangkat keras spesifik yang sudah dilengkapi dengan sistem operasi RouterOS. Perangkat RouterBoard diproduksi oleh Mikrotikls, sebuah perusahaan yang berpusat di Riga, Latvia. | MikroTik menawarkan dua jenis produk utama: '''MikroTik RouterOS''' dan '''MikroTik RouterBoard'''. RouterOS adalah sistem operasi khusus yang digunakan untuk manajemen jaringan, yang dapat diinstal pada PC berbasis Intel/AMD untuk berfungsi sebagai router. Sementara itu, RouterBoard adalah perangkat keras spesifik yang sudah dilengkapi dengan sistem operasi RouterOS. Perangkat RouterBoard diproduksi oleh Mikrotikls, sebuah perusahaan yang berpusat di Riga, Latvia. | ||
'''Pengenalan Fisik RouterBoard:''' RouterBoard MikroTik hadir dalam berbagai seri dengan sistem pengkodean yang menunjukkan generasi, fitur, dan arsitektur internalnya. | '''Pengenalan Fisik RouterBoard:''' RouterBoard MikroTik hadir dalam berbagai seri dengan sistem pengkodean yang menunjukkan generasi, fitur, dan arsitektur internalnya. | ||
=== '''Penamaan Seri RouterBoard''': === | |||
* '''Nomor 3 Digit''': Angka pertama menunjukkan seri, angka kedua jumlah ''Ethernet interfaces'', dan angka ketiga jumlah ''Wireless Interfaces''. Contoh: RB450 (seri 4, 5 Ethernet, 0 Wireless), RB951 (seri 9, 5 Ethernet, 1 Wireless). RB951-2n, misalnya, memiliki 5 ''Ethernet interfaces'' dan 1 ''wireless interface''. | |||
* '''Nama Unik''': Seperti OmniTIK, Groove, SXT, hAP, hEX. | |||
* '''Nama Istimewa''': Seperti RB600, RB1100, RB2011. | |||
=== '''Kode Fitur Tambahan''' === | |||
Biasanya ditulis di belakang kode tipe atau seri: | |||
* '''U''': Dilengkapi ''port'' USB. | |||
* '''P/i''': Dilengkapi ''power injection''. | |||
* '''A/H''': Memiliki memori atau CPU lebih tinggi (''High Performance''). | |||
* '''G''': Dilengkapi ''port Gigabit Ethernet''. | |||
* '''S''': Dilengkapi ''port'' SFP. | |||
* '''Wireless''': Angka 5 untuk 5GHz, 2 untuk 2.4GHz; huruf <code>a/b/g/n/ac</code> untuk protokol standar; <code>D</code> untuk ''dual-chain'', <code>T</code> untuk ''triple-chain''. Contoh RB941-2nD-TC menunjukkan 2.4 GHz 802.11b/g/n ''wireless'' dengan ''dual chains''. | |||
=== '''Arsitektur RouterBoard''' === | |||
MikroTik RouterBoard memiliki beberapa jenis arsitektur yang berbeda berdasarkan ''hardware'' dan versi, seperti MIPSBE, SMIPS, TILE, PPC, ARM, X86, dan MMIPS. Setiap arsitektur membutuhkan ''software'' RouterOS yang sesuai. | |||
=== '''Pertimbangan Spesifikasi''' === | |||
Saat memilih RouterBoard, penting untuk mempertimbangkan kapasitas CPU dan memori, serta jumlah dan jenis ''interface'' yang dibutuhkan (Ethernet, ''wireless'', SFP) sesuai dengan ukuran jaringan dan lalu lintas data yang akan ditangani. | |||
MikroTik RouterBoard dapat memiliki ''port'' Ethernet, SFP, atau ''wireless''. Perangkat ini juga dilengkapi dengan lampu indikator (LED) dan tombol ''reset'' yang dapat digunakan untuk mengembalikan konfigurasi ke ''default''. | MikroTik RouterBoard dapat memiliki ''port'' Ethernet, SFP, atau ''wireless''. Perangkat ini juga dilengkapi dengan lampu indikator (LED) dan tombol ''reset'' yang dapat digunakan untuk mengembalikan konfigurasi ke ''default''. | ||
2. Demonstrasi Akses via Winbox | == 2. Demonstrasi Akses via Winbox == | ||
Winbox adalah salah satu alat konfigurasi yang paling umum dan direkomendasikan untuk mengakses Router MikroTik, terutama bagi pemula. Ini adalah aplikasi berbasis GUI (Graphical User Interface) yang berjalan di sistem operasi Windows. | Winbox adalah salah satu alat konfigurasi yang paling umum dan direkomendasikan untuk mengakses Router MikroTik, terutama bagi pemula. Ini adalah aplikasi berbasis GUI (Graphical User Interface) yang berjalan di sistem operasi Windows. | ||
'''Cara Mendapatkan dan Menjalankan Winbox''' | === '''Cara Mendapatkan dan Menjalankan Winbox''' === | ||
# Winbox dapat diunduh langsung dari situs web resmi MikroTik (www.mikrotik.com/download) atau dari halaman ''web'' Router MikroTik itu sendiri (Webfig). | |||
# Winbox tidak memerlukan instalasi; ia bersifat ''portable''. Cukup unduh file <code>.exe</code> dan jalankan. | |||
'''Proses Login dengan Winbox''' | === '''Proses Login dengan Winbox''' === | ||
* '''Koneksi Fisik''': Pastikan komputer terhubung langsung ke RouterBoard melalui kabel UTP atau ''wireless'' (jika tersedia dan sudah dikonfigurasi). | |||
* '''Mendeteksi Router''': Buka aplikasi Winbox. Pada tab ''Neighbors'', Winbox akan secara otomatis memindai perangkat MikroTik yang terhubung langsung ke jaringan Anda, menampilkan MAC ''Address'', IP ''Address'' (jika ada), dan identitas ''router''. | |||
* '''Pilih Metode Login''': Anda dapat masuk menggunakan MAC ''Address'' atau IP ''Address''. | |||
** '''Login via MAC Address''': Disarankan untuk konfigurasi awal, terutama jika ''router'' belum memiliki IP ''Address'' atau jika IP ''Address'' diubah. Namun, koneksi MAC ''Address'' (Layer 2) kurang stabil karena bersifat ''broadcast''. | |||
** '''Login via IP Address''': Lebih stabil dan disarankan untuk manajemen rutin. Port ''default'' yang digunakan Winbox adalah 8291. | |||
* '''Kredensial''': | |||
** ''Username default'' adalah "admin". | |||
** ''Password default'' adalah kosong (tidak ada ''password''). | |||
* '''Konfigurasi Awal''': Setelah berhasil ''login'', Winbox mungkin akan menampilkan dialog "Default Configuration". Untuk memulai konfigurasi dari awal, disarankan untuk memilih "Remove Configuration". Jika tidak, konfigurasi ''default'' akan diterapkan, yang mencakup IP ''Address'' 192.168.88.1/24 di ''ether2''. | |||
* '''Antarmuka Winbox''': Setelah ''login'', Anda akan melihat tampilan utama Winbox dengan bilah sisi kiri yang berisi berbagai menu untuk mengelola perangkat MikroTik. Winbox juga menyediakan fitur ''New Terminal'' untuk menjalankan perintah CLI. | |||
== 3. Demonstrasi Akses via Webfig == | |||
Webfig adalah antarmuka berbasis web untuk mengkonfigurasi Router MikroTik menggunakan ''web browser''. | Webfig adalah antarmuka berbasis web untuk mengkonfigurasi Router MikroTik menggunakan ''web browser''. | ||
'''Cara Mengakses Webfig''' | === '''Cara Mengakses Webfig''' === | ||
* '''Koneksi Fisik''': Pastikan komputer terhubung ke MikroTik dan ''router'' sudah memiliki IP ''Address''. Secara ''default'', ''router'' baru atau yang baru di-''reset'' akan memiliki IP ''Address'' 192.168.88.1/24 pada ''interface ether2''. | |||
* '''Buka Browser''': Luncurkan ''web browser'' (misalnya Google Chrome, Mozilla Firefox). | |||
* '''Masukkan IP Address''': Ketik IP ''Address'' MikroTik di bilah ''alamat browser'' (contoh: <code><nowiki>http://192.168.88.1</nowiki></code>). ''Router'' harus menjalankan layanan ''web'' (HTTP) pada ''port'' 80. | |||
* '''Login''': Masukkan ''username'' "admin" dan ''password'' kosong (jika belum diubah). | |||
* '''Antarmuka Webfig''': Tampilan Webfig mirip dengan Winbox, menyediakan menu-menu konfigurasi dalam format grafis. Ini memungkinkan konfigurasi dari perangkat ''mobile'' tanpa ''software'' spesifik. | |||
== 4. Demonstrasi Akses via CLI (Command Line Interface) == | |||
Untuk pengguna yang lebih berpengalaman atau dalam skenario tertentu (misalnya, ''bandwidth'' terbatas, menjalankan ''script'', ''remote'' melalui konsol), akses CLI lebih disukai. MikroTik menyediakan beberapa cara untuk mengakses CLI: | Untuk pengguna yang lebih berpengalaman atau dalam skenario tertentu (misalnya, ''bandwidth'' terbatas, menjalankan ''script'', ''remote'' melalui konsol), akses CLI lebih disukai. MikroTik menyediakan beberapa cara untuk mengakses CLI: | ||
''' | === '''Telnet''' === | ||
* '''Protokol''': Telnet (Telecommunication Network Protocol) adalah protokol jaringan yang menyediakan fasilitas komunikasi teks interaktif dua arah menggunakan koneksi ''virtual terminal''. Ia menggunakan protokol TCP pada ''port'' 23. | |||
* '''Persiapan di Windows''': Untuk mengakses Telnet melalui ''Command Prompt'' di Windows, pastikan fitur "Telnet Client" telah diaktifkan di ''Windows Features''. | |||
* '''Akses''': | |||
** '''Command Prompt/Terminal''': Buka ''Command Prompt'' atau ''terminal'' dan ketik <code>telnet [IP_Address_MikroTik]</code> (misalnya: <code>telnet 192.168.88.1</code>). | |||
** '''PuTTY''': Gunakan aplikasi pihak ketiga seperti PuTTY. Masukkan IP ''Address'' ''router'' di kolom ''Hostname'', pilih "Telnet" sebagai ''Connection Type'', lalu klik "Open". | |||
* '''Login''': Masukkan ''username'' "admin" dan ''password'' kosong. Setelah berhasil, Anda akan masuk ke antarmuka CLI MikroTik. | |||
'''b. SSH (Secure Shell)''': | '''b. SSH (Secure Shell)''': | ||