Cara Menghitung di Osiloskop: Difference between revisions
No edit summary |
No edit summary |
||
| Line 2: | Line 2: | ||
[[File:Osiloskopmeng2.jpg|thumb|right|300px|Pasang probe pada konektor probe Ch1]] | [[File:Osiloskopmeng2.jpg|thumb|right|300px|Pasang probe pada konektor probe Ch1]] | ||
[[File:Osiloskopmeng3.jpg|thumb|right|300px|Mode Chanel pilih CH1. Switch pemilih sinyal diposisikan pada DC. Volt/div pilih 5V. Time/div 0.2mS. Geser posisi gelombang pada posisi tengah.]] | [[File:Osiloskopmeng3.jpg|thumb|right|300px|Mode Chanel pilih CH1. Switch pemilih sinyal diposisikan pada DC. Volt/div pilih 5V. Time/div 0.2mS. Geser posisi gelombang pada posisi tengah.]] | ||
[[File:Osiloskopmeng4.jpg|thumb|right|300px|Layar Gelombang]] | |||
Oscilloscope merupakan peralatan standar di lab elektronika, dipakai ketika kita akan melihat atau mengukur frekuensi. Ada banyak jenis oscilloscope walaupun secara umum dikelompokkan menjadi 2 jenis : oscilloscope analog dan oscilloscope digital. OK biar sobat bisa mengoperasikan alat ini mari kita bahas bagaimana cara mengukur frekuensi dg oscilloscope analog. Frekuensi yang akan kita baca sebesar 1KHz dengan tegangan 7Vdc sinyal dibangkitkan dengan Function Generator. Tapi terlebih dahulu kita pahami panel pada Oscilloscope (Oscilloscope yang kita gunakan masih analog). | Oscilloscope merupakan peralatan standar di lab elektronika, dipakai ketika kita akan melihat atau mengukur frekuensi. Ada banyak jenis oscilloscope walaupun secara umum dikelompokkan menjadi 2 jenis : oscilloscope analog dan oscilloscope digital. OK biar sobat bisa mengoperasikan alat ini mari kita bahas bagaimana cara mengukur frekuensi dg oscilloscope analog. Frekuensi yang akan kita baca sebesar 1KHz dengan tegangan 7Vdc sinyal dibangkitkan dengan Function Generator. Tapi terlebih dahulu kita pahami panel pada Oscilloscope (Oscilloscope yang kita gunakan masih analog). | ||