Alat Ukur dan Pengukuran: Difference between revisions
| Line 101: | Line 101: | ||
*[[Kerja DC Power Supply]] | *[[Kerja DC Power Supply]] | ||
*[[Mengukur Daya Motor DC]] | *[[Mengukur Daya Motor DC]] | ||
*[[Cara Menghitung di Osiloskop]] | |||
[[Category:Alat Ukur dan Pengukuran]] | [[Category:Alat Ukur dan Pengukuran]] | ||
Revision as of 18:15, 6 November 2021
Alat Ukur / Instrumen
Alat ukur adalah alat yg mampu menentukan nilai atau besaransuatu jumlah / kuantitas / variabel.Satuan dasar standar Internasional sebagai berikut:
| No. | Besaran | Satuan | Simbol |
|---|---|---|---|
| 1 | Pannjang | Meter | m |
| 2 | Massa | Kiligram | Kg |
| 3 | Waktu | Sekon | s |
| 4 | Arus Listrik | Ampere | A |
| 5 | Temperatur termodinamik | Kelvin | K |
| 6 | Jumlah zat | Mole | mol |
| 7 | Intensitas cahaya | candela | cd |
Alat Ukur Industri
Alat Ukur yang ada di Industri adalah sebagai berikut
'AVOmeter berasal dari AVO dan meter:'
- “A” untuk ampere,
- “V” untuk volt,
- dan “O” untuk ohm.
AVOmeter merupakan alat ukur listrik yang dapat digunakan untuk mengukur arus listrik, tegangan listrik, dan juga hambatan.
AVOmeter biasa disebut dengan Multimeter.
AVOmeter terbentuk dari bagian sbb: skala, jarum penunjuk, saklar batas ukur, magnet, kumparan, inti besi lunak, pegas.
Cara Kerja AVO meter
Prinsipkerja alat ukur Multi meter adalah adanya gaya pada penghantar berarus yang diletakkan pada medan magnet. Arus searah pada alat ukur Multi meter terdapat baterai yang memungkinkan saat probe dihubungkan jarum bergerak.
Simpangan atau gerakan jarum penunjuk terjadi karena interaksi (gaya tolak menolak) antara arus dan medan magnet pada kumparan. Arus pada kumparan mengakibatkan gaya elektromagnetis sehingga jarum menyimpang.
Keterangan
- Pointer
- Pengatur Skala
- Posisi Jarum
- 0 Ω adjuster
- Selektor batas ukur
- Terminal
- Probe
- Ketelitian: harga terdekat suatu pembacaan instrumen mendekati harga sebenarnya dari variabel yang diukur.
- Ketepatan: suatu kemampuan pengukuran yang menghasilkan pengukuran yang sesuai dengan nilai sebenarnya.
- Kesalahan: penyimpangan hasil ukur yang diukur dari harga /nilai yang sebenarnya.
Pengembangan satuan dasar standar Internasional sebagai berikut:
| Kuantitas | Satuan yang diturunkan | Simbol | Dinyatakan dalam satuan SI atau satuan yang diturunkan |
|---|---|---|---|
| Tahanan listrik | ohm | Ω | 1 = V/A |
Agar Pengukuran dapat mencapai Ketelitian (mendekati harga sebenarnya) dan Ketepatan (menghasilkan pengukuran yang sesuai) maka menggunakan Prinsip Hukum Ohm.