Komunikasi Data dan Jaringan:IP Address: Difference between revisions
| Line 35: | Line 35: | ||
*Jika pada sebuah octet semua angka biner bernilai satu, maka nilai desimal dalam octet tersebut adalah 255. | *Jika pada sebuah octet semua angka biner bernilai satu, maka nilai desimal dalam octet tersebut adalah 255. | ||
*Cara konversi dari biner ke desimal, adalah dengan memperhatikan nilai bits. Jika dilihat dari posisi bits, bits paling kanan memiliki nilai 2 0. Dan nilai pangkat ditambahkan untuk angka biner sebelah kirinya menjadi 2 1. Terus dilanjutkan sampai bits paling kiri | *Cara konversi dari biner ke desimal, adalah dengan memperhatikan nilai bits. Jika dilihat dari posisi bits, bits paling kanan memiliki nilai 2 0. Dan nilai pangkat ditambahkan untuk angka biner sebelah kirinya menjadi 2 1. Terus dilanjutkan sampai bits paling kiri | ||
[[File:KDJ IP 4.png|thumb|center]] | |||
==Konversi IP Address== | |||
Contoh konversi bilangan biner ke desimal pada Ip address versi 4, 32 bit | |||
==Penugasan dan Jenis alamat IP== | |||
===Penugasan alamat IP=== | |||
====IP Statis==== | |||
Alamat ip yang di tetapkan untuk host saat bergabung dengan jaringan secara terus menerus dengan konfigurasi perangkat keras atau perangkat lunak pada host | |||
====IP Dinamis==== | |||
Alamat IP komputer ditetapkan setiap kali restart, biasanya mengguakan teknologi DHCP | |||
===Jenis alamat IP=== | |||
====IP Public==== | |||
Alamat IP yang digunakan dalam jaringan global Internet serta penggunaan dan alokasinya diatur oleh InterNIC untuk menjamin penggunan IP address ini secara unik | |||
====IP Private==== | |||
IP yang biasanya digunakan dalam jaringan yang tidak terhubung ke internet atau bisa juga terhubung ke internet tapi melalui NAT (Network Address Translation) | |||