Interaksi Manusia dan Komputer:Pertemuan 1: Difference between revisions
| Line 23: | Line 23: | ||
==Sejarah Perkembangan== | ==Sejarah Perkembangan== | ||
[[File:Interaksi manusia comp 2.png|thumb|right|300px|Komputer Generasi pertama (1940 – 1956)]] | [[File:Interaksi manusia comp 2.png|thumb|right|300px|Komputer Generasi pertama (1940 – 1956)]] | ||
[[File:Interaksi manusia dan comp 3.png|thumb|right|300px|Komputer IBM (1964 – 1971]] | |||
Interaksi manusia dan komputer dimulai pada tahun 50-an ketika komputer pertama kali diperkenalkan secara komersial. Komputer yang diperkenalkan ini sangat sulit dipakai dan tidak praktis. | Interaksi manusia dan komputer dimulai pada tahun 50-an ketika komputer pertama kali diperkenalkan secara komersial. Komputer yang diperkenalkan ini sangat sulit dipakai dan tidak praktis. | ||
Revision as of 15:07, 9 January 2022
Pengertian
Interaksi merupakan komunikasi antara dua atau lebih objek yang saling mempengaruhi satu sama lain.
Interaksi manusia dan komputer merupakan komunikasi dua arah antara pengguna (user) dengan sistem komputer yang saling mendukung untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
ACM SIGCHI [1992] mendefinisikan interaksi manusia dan komputer merupakan disiplin ilmu yang mempelajari desain, evaluasi, implementasi dari sistem komputer interaktif untuk dipakai oleh manusia beserta studi tentang faktor-faktor utama dalam lingkungan interaksinya.
Definisi Interaksi Manusia dan komputer berdasarkan pengertian tersebut adalah disiplin ilmu yang mempelajari komunikasi dua arah yang saling mendukung untuk mencapai tujuan tertentu antara pengguna (User) dengan Komputer (Computer).
Interaksi manusia dan komputer tidak hanya pada tampilan interface-nya saja, tetapi juga memperhatikan aspek-aspek pamakai, implementasi sistem rancangannya dan fenomena lingkungannya. Misalnya, sistem tersebut mudah dioperasikan, dipelajari, dan lain-lain.
Dalam Proses perancangan sistem, perancang sistem (Designer) perlu mengetahui bagaimana berfikir dalam lingkup tugas pengguna (user) yang sesungguhnya dan menerjemahkannya ke dalam sistem.
Gambar Pola Pikir Perancang Sistem

Tujuan
- Menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable). Sistem yang dibuat memiliki manfaat dan mudah dioperasikan baik user individu maupun berkelompok.
- Fungsionalitas - Fungsi-fungsi yang ada dalam sistem yang dibuat sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan user.
- Keamanan - Semakin meningkatnya teknologi informasi, maka faktor keamanan ini sangat penting untuk ditambahkan dalam sistem yang akan dibuat.
- Efektifitas dan Efisiensi - Efektif dan efisien sangat berpengaruh pada produktifitas kerja dari penggunanya.
Sejarah Perkembangan


Interaksi manusia dan komputer dimulai pada tahun 50-an ketika komputer pertama kali diperkenalkan secara komersial. Komputer yang diperkenalkan ini sangat sulit dipakai dan tidak praktis.
Faktor Penyebab Sulitnya penggunaan Komputer Generasi Pertama:
- Ukuran Komputer Besar
- Harga Mahal
- Membutuhkan ruang yang luas dengan mesin pendingin
- Membutuhkan Listrik dengan daya yang Besar
Tahun 70-an komputer mengalami perkembangan penggunaan teknologi ini secara cepat dan mengagumkan ke berbagai penjuru kehidupan (pendidikan, perdagangan, pertahanan, perusahaan, dan sebagainya).