Fiber Optic: Warna: Difference between revisions

Created page with "Pembagian warna dalam fiber optik memiliki standar internasional untuk memudahkan identifikasi dan pengelolaan serat optik. Berdasarkan sumber yang diberikan, berikut adalah detail mengenai pembagian warna tersebut: '''Standar dan Urutan Warna Serat Optik:''' Secara internasional, penggunaan warna ''core'' kabel fiber optik telah disepakati mengikuti standar TIA/EIA-598. Standar ini menggunakan 12 warna yang berurutan: # Biru # Oranye # Hijau # Cokelat # Abu-abu # Puti..."
 
No edit summary
Line 1: Line 1:
Pembagian warna dalam fiber optik memiliki standar internasional untuk memudahkan identifikasi dan pengelolaan serat optik. Berdasarkan sumber yang diberikan, berikut adalah detail mengenai pembagian warna tersebut:
Pembagian warna dalam fiber optik memiliki standar internasional untuk memudahkan identifikasi dan pengelolaan serat optik. Berdasarkan sumber yang diberikan, berikut adalah detail mengenai pembagian warna tersebut:


'''Standar dan Urutan Warna Serat Optik:''' Secara internasional, penggunaan warna ''core'' kabel fiber optik telah disepakati mengikuti standar TIA/EIA-598. Standar ini menggunakan 12 warna yang berurutan:
== Standar dan Urutan Warna Serat Optik ==
Secara internasional, penggunaan warna ''core'' kabel fiber optik telah disepakati mengikuti standar TIA/EIA-598. Standar ini menggunakan 12 warna yang berurutan:


# Biru
# Biru
Line 18: Line 19:
Urutan warna ini bersifat baku. Dalam kabel serat optik dengan jumlah ''core'' yang banyak, ''core-core'' tersebut akan dikelompokkan dalam satu selubung atau ''tube''. Setiap ''tube'' berisi 12 warna ''core'' serat optik yang berbeda. Misalnya, kabel serat optik 24 ''core'' akan memiliki 2 ''tube'' yang masing-masing berisi 12 warna ''core'' serat optik. Pada umumnya, setiap kabel terdiri dari kumpulan ''tube'', dan setiap ''tube'' terdiri dari kumpulan serat optik. Untuk mengenali urutan serat, dimulai dari urutan warna ''tube'' kemudian disusul urutan warna serat optik.
Urutan warna ini bersifat baku. Dalam kabel serat optik dengan jumlah ''core'' yang banyak, ''core-core'' tersebut akan dikelompokkan dalam satu selubung atau ''tube''. Setiap ''tube'' berisi 12 warna ''core'' serat optik yang berbeda. Misalnya, kabel serat optik 24 ''core'' akan memiliki 2 ''tube'' yang masing-masing berisi 12 warna ''core'' serat optik. Pada umumnya, setiap kabel terdiri dari kumpulan ''tube'', dan setiap ''tube'' terdiri dari kumpulan serat optik. Untuk mengenali urutan serat, dimulai dari urutan warna ''tube'' kemudian disusul urutan warna serat optik.


=== '''Contoh Struktur dan Kapasitas:''' ===
== Contoh Struktur dan Kapasitas ==
 
* Satu ''loose tube'' dapat berisi 2 hingga 12 serat optik.
* Satu ''loose tube'' dapat berisi 2 hingga 12 serat optik.
* Sebuah kabel optik dapat berisi 6 sampai 8 ''loose tube''.
* Sebuah kabel optik dapat berisi 6 sampai 8 ''loose tube''.
Line 25: Line 25:
* Kapasitas maksimum kabel serat optik bisa mencapai 144 serat, yang terdiri dari 12 ''tube'' dengan masing-masing ''tube'' berisi 12 serat/fiber.
* Kapasitas maksimum kabel serat optik bisa mencapai 144 serat, yang terdiri dari 12 ''tube'' dengan masing-masing ''tube'' berisi 12 serat/fiber.


=== '''Identifikasi Kode pada Kabel''' ===
== Identifikasi Kode pada Kabel ==
Pada kemasan kabel serat optik, sering tertulis kode ''tube'' dan serat optik, misalnya "xF/yT", di mana 'x' adalah jumlah serat optik dalam kabel dan 'y' adalah jumlah ''tube'' dalam kabel. Jika tertulis 12F/2T, artinya kabel tersebut berisi 12 serat optik/fiber dan terdiri dari 2 ''tube'', sehingga dalam 1 ''tube'' berisi 6 serat optik/fiber. Contoh penamaan tanda kabel juga meliputi tipe serat optik (SM = Single Mode, GI = Graded Index, SI = Step Index) dan pemakaian kabel optik (D = Duct, A = Aerial, B = Buried, S = Submarine, I = Indoor).
Pada kemasan kabel serat optik, sering tertulis kode ''tube'' dan serat optik, misalnya "xF/yT", di mana 'x' adalah jumlah serat optik dalam kabel dan 'y' adalah jumlah ''tube'' dalam kabel. Jika tertulis 12F/2T, artinya kabel tersebut berisi 12 serat optik/fiber dan terdiri dari 2 ''tube'', sehingga dalam 1 ''tube'' berisi 6 serat optik/fiber. Contoh penamaan tanda kabel juga meliputi tipe serat optik (SM = Single Mode, GI = Graded Index, SI = Step Index) dan pemakaian kabel optik (D = Duct, A = Aerial, B = Buried, S = Submarine, I = Indoor).