Jaringan Komputer Dasar: Perangkat Jaringan: Difference between revisions

Line 160: Line 160:


=== 8. Repeater ===
=== 8. Repeater ===
Secara bahasa, kata Repeater berasal dari bahasa Inggris “Repeat” yang
Secara bahasa, kata Repeater berasal dari bahasa Inggris “Repeat” yang memiliki arti pengulangan. Secara terminologi, definisi repeater yaitu pengulang kembali, atau secara lengkapnya yaitu alat yang berfungsi untuk mengulang atau meneruskan kembali signal ke area sekitar perangkat ini dengan lebih mudah.


memiliki arti pengulangan. Secara terminologi, definisi repeater yaitu pengulang
Definisi repeater yaitu suatu alat atau perangkat yang mempunyai fungsi untuk menyebarkan jangkauan sinyal. Sinyal Wifi yang belum terjangkau oleh sinyal dari server, yang mana tujuan hal itu adalah untuk menangkap sinyal Wifi.


kembali, atau secara lengkapnya yaitu alat yang berfungsi untuk mengulang
Untuk memenuhi hal tersebut, repeater dibuat menjadi dua alat yakni sebagai penerima sinyal dari server (client) dan sebagai penyebar lagi sinyal Wifi (Accesspoint). Repeater yang ada pada ruangan merupakan suatu alat yang terpasang di titik tertentu dalam jaringan demi tujuan memperbaharui sinyal agar memiliki kembali kekuatan dan bentuknya seperti semula.


atau meneruskan kembali signal ke area sekitar perangkat ini dengan lebih
Tujuannya adalah untuk memanjangkan jarak yang bisa dijangkau. Hal itu diperlukan karena sinyal mengalami perubahan bentuk dan melemah selama transmisi. Repeater pada ruangan tersusun atas antena Yagi yang fungsinya untuk menerima sinyal di luar ruangan. Selanjutnya, akan diteruskan ke booster untuk dikuatkan. Setelah itu, dipancarkan dengan Antena Omni menjadikan di daerah itu ada sinyal yang lemah menjadi lebih kuat.


mudah.
==== a. Fungsi Repeater ====
 
Herlambang dan Aziz (2008) menyatakan, Repeater mempunyai fungsi sebagai penguat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen kabel kemudian memancarkan kembali sinyal itu dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli di segmen kabel lain.
Definisi repeater yaitu suatu alat atau perangkat yang mempunyai fungsi untuk
 
menyebarkan jangkauan sinyal. Sinyal Wifi yang belum terjangkau oleh sinyal
 
dari server, yang mana tujuan hal itu adalah untuk menangkap sinyal Wifi.
 
Untuk memenuhi hal tersebut, repeater dibuat menjadi dua alat yakni sebagai
 
penerima sinyal dari server (client) dan sebagai penyebar lagi sinyal Wifi
 
(Accesspoint). Repeater yang ada pada ruangan merupakan suatu alat yang
 
terpasang di titik tertentu dalam jaringan demi tujuan memperbaharui sinyal
 
agar memiliki kembali kekuatan dan bentuknya seperti semula.
 
Tujuannya adalah untuk memanjangkan jarak yang bisa dijangkau. Hal itu
 
diperlukan karena sinyal mengalami perubahan bentuk dan melemah selama
 
transmisi. Repeater pada ruangan tersusun atas antena Yagi yang fungsinya
 
untuk menerima sinyal di luar ruangan. Selanjutnya, akan diteruskan ke
 
booster untuk dikuatkan. Setelah itu, dipancarkan dengan Antena Omni
 
menjadikan di daerah itu ada sinyal yang lemah menjadi lebih kuat.
 
1) Fungsi Repeater
 
Herlambang dan Aziz (2008) menyatakan, Repeater mempunyai fungsi sebagai
 
penguat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen kabel kemudian
 
memancarkan kembali sinyal itu dengan kekuatan yang sama dengan sinyal
 
asli di segmen kabel lain.


Fungsi Repeater antara lain yaitu:
Fungsi Repeater antara lain yaitu:


a. Untuk mengcakup daerah yang lemah sinyal dari server (pemancar).
* Untuk mengcakup daerah yang lemah sinyal dari server (pemancar).
 
* Untuk memudahkan akses sinyal Widi yang dari server.
b. Untuk memudahkan akses sinyal Widi yang dari server.
* Untuk meluaskan jangkauan sinyal dari server atau pemancar.
 
c. Untuk meluaskan jangkauan sinyal dari server atau pemancar.
 
Pemakaian repeater antara dua segmen atau lebih segmen kabel LAN yang
 
harus digunakan protocol physical layer yang sam antara segmen kabel itu.
 
Diantara contohnya dengan repeater dapat menghubungkan dua buah segmen


kabel Ethernet 10BASE2.
Pemakaian repeater antara dua segmen atau lebih segmen kabel LAN yang harus digunakan protocol physical layer yang sam antara segmen kabel itu. Diantara contohnya dengan repeater dapat menghubungkan dua buah segmen kabel Ethernet 10BASE2.
 
2) Jenis-Jenis Repeater


==== b. Jenis-Jenis Repeater ====
Adapun jenis-jenis repeater antara lain yaitu :
Adapun jenis-jenis repeater antara lain yaitu :


a. Telephone repeater
===== Telephone repeater =====
 
Telephone Repeater merupakan jenis repeater yang dipasang di saluran telepon dengan sinyal yang akan terdegradasi karena jarak tempuh yang jauh menjadikan sinyal yang diterima oleh para user telepon bisa lebih jepas.
Telephone Repeater merupakan jenis repeater yang dipasang di saluran telepon
 
dengan sinyal yang akan terdegradasi karena jarak tempuh yang jauh
 
menjadikan sinyal yang diterima oleh para user telepon bisa lebih jepas.
 
b. Optical communication repeater
 
Optical Communications repeater merupakan jenis repeater yang fungsinya
 
menguatkan jangkauan sinyal pada kabel serat optik (fiber optic cable). Di jenis
 
repeater ini, dalam serat kabel optik ada informasi digital secara fisik berwujud
 
sebagai light pulses (pulsa cahaya) yang terbuat dari foton yang bisa tersebar


secara mengacak dalam kabel serat optik.
===== Optical communication repeater =====
Optical Communications repeater merupakan jenis repeater yang fungsinya menguatkan jangkauan sinyal pada kabel serat optik (fiber optic cable). Di jenis repeater ini, dalam serat kabel optik ada informasi digital secara fisik berwujud sebagai light pulses (pulsa cahaya) yang terbuat dari foton yang bisa tersebar secara mengacak dalam kabel serat optik.


c. Radio repeater
===== Radio repeater =====
Radia repeater merupakan jenis repeater yang fungsinya untuk menguatkan sinyal radio. Pada umumnya, jenis repeater ini mempunyai satu antena yang


Radia repeater merupakan jenis repeater yang fungsinya untuk menguatkan
fungsinya dan juga secara receiver dan transmitter. Repeater jenis ini akan mengubah frekuensi sinyal yang bisa menerima sebelum dipancarkan kembali. Sinyal itu dipancarkan melalui sinyal repeater ini akan bisa menembus objek penghalang.


sinyal radio. Pada umumnya, jenis repeater ini mempunyai satu antena yang
==== c. Cara Kerja Repeater ====
Fungsi repeater yaitu untuk menyebarluaskan jangkauan jaringan Wifi. Hal ini dapat dijalankan dengan cara menerima sinyal data dan kemudian dipancarkan lagi. Sebelum dipancarkan kembali, sinyal itu sudah masuk ke repeater yang dikuatkan terlebih dahulu dengan kedua komponen dasarnya yang bertugas untuk menerima data sinyal dari transmitter dan yang kedua memancarkan kembali data sinyal itu.


fungsinya dan juga secara receiver dan transmitter.
Sesudah menerima data sinyal dari transmitter, repeater akan menjalankan perubahan frekuensi menjadikan bisa mengeluarkan manfaat untuk sinyal data yang dipancarkan dapat menjadi lebih kuat. Untuk itu, sinyal juga akan menjadi lebih kuat dan mempunyai cakupan yang lebih luas.


Repeater jenis ini akan mengubah frekuensi sinyal yang bisa menerima sebelum
Proses seperti itu, repeater mempunyai dua sistem yanag sering dipakai. Sistem repeater dalam jaringan dinamakan dengan analog repeater dan digital repeater.
 
dipancarkan kembali. Sinyal itu dipancarkan melalui sinyal repeater ini akan
 
bisa menembus objek penghalang.
 
3) Cara Kerja Repeater
 
Fungsi repeater yaitu untuk menyebarluaskan jangkauan jaringan Wifi. Hal ini
 
dapat dijalankan dengan cara menerima sinyal data dan kemudian dipancarkan
 
lagi. Sebelum dipancarkan kembali, sinyal itu sudah masuk ke repeater yang
 
dikuatkan terlebih dahulu dengan kedua komponen dasarnya yang bertugas
 
untuk menerima data sinyal dari transmitter dan yang kedua memancarkan
 
kembali data sinyal itu.
 
Sesudah menerima data sinyal dari transmitter, repeater akan menjalankan
 
perubahan frekuensi menjadikan bisa mengeluarkan manfaat untuk sinyal data
 
yang dipancarkan dapat menjadi lebih kuat. Untuk itu, sinyal juga akan
 
menjadi lebih kuat dan mempunyai cakupan yang lebih luas.
 
Proses seperti itu, repeater mempunyai dua sistem yanag sering dipakai. Sistem
 
repeater dalam jaringan dinamakan dengan analog repeater dan digital repeater.


=== 9. Konektor ===
=== 9. Konektor ===
Konektor adalah alat yang dapat menguhubungkan perangkat-perangkat
Konektor adalah alat yang dapat menguhubungkan perangkat-perangkat jaringan ke kabel fiber optik sehingga transmisi data dapat berjalan dengan baik.Tanpa adanya konektor kabel-kabel jaringan tidak dapat terhubung dengan network adaptor atau NIC.
 
jaringan ke kabel fiber optik sehingga transmisi data dapat berjalan dengan
 
baik.Tanpa adanya konektor kabel-kabel jaringan tidak dapat terhubung
 
dengan network adaptor atau NIC.
 
1) Fungsi Konektor
 
Fungsi konektor ada untuk menjaga transmitter maupun receiver atau
 
mengirim dan menerima sinyal informasi dengan baik tanpa ada gangguan dan
 
masalah. Oleh karena itu, ketepatan koneksi dan jenis konektor yang
 
diguanakan sangat berpengaruh pada data yang ditransmisikan. Ataupun


secara singkatnya fungsi Konektor adalah sebagai penghubung antara
==== a. Fungsi Konektor ====
 
Fungsi konektor ada untuk menjaga transmitter maupun receiver atau mengirim dan menerima sinyal informasi dengan baik tanpa ada gangguan dan masalah. Oleh karena itu, ketepatan koneksi dan jenis konektor yang diguanakan sangat berpengaruh pada data yang ditransmisikan. Ataupun secara singkatnya fungsi Konektor adalah sebagai penghubung antara perangkat satu dengan perangkat yang lainnya namun ada juga beberapa konektor yang memiliki fungsi yang berbeda.
perangkat satu dengan perangkat yang lainnya namun ada juga beberapa
 
konektor yang memiliki fungsi yang berbeda.
 
2) Jenis-Jenis Konektor


==== b. Jenis-Jenis Konektor ====
Berikut beberpa jenis konektor, yaitu:
Berikut beberpa jenis konektor, yaitu:


a. Konektor BNC
===== Konektor BNC =====
 
BNC (Bayonet Neill-Concelman) Konektor yang sangat umum adalah jenis RF Konektor digunakan untuk terminating coaxial cable. Penggunaan konektor BNC (Bayonet Neill-Concelman) ini biasanya digunakan dalam kabel coaxial untuk televisi, radio, komputer pada topologi tertentu.
BNC (Bayonet Neill-Concelman) Konektor yang sangat umum adalah jenis RF
 
Konektor digunakan untuk terminating coaxial cable. Penggunaan konektor
 
BNC (Bayonet Neill-Concelman) ini biasanya digunakan dalam kabel coaxial


untuk televisi, radio, komputer pada topologi tertentu.
Konektor BNC merupakan alternatif dari Konektor RCA komposit jika digunakan untuk video pada perangkat video komersial, walaupun banyak konsumen elektronik dengan perangkat RCA jacks dapat digunakan dengan BNC hanya peralatan komersial video melalui adaptor sederhana.
 
Konektor BNC merupakan alternatif dari Konektor RCA komposit jika
 
digunakan untuk video pada perangkat video komersial, walaupun banyak
 
konsumen elektronik dengan perangkat RCA jacks dapat digunakan dengan
 
BNC hanya peralatan komersial video melalui adaptor sederhana.


Konektor BNC digunakan untuk koneksi sinyal seperti:
Konektor BNC digunakan untuk koneksi sinyal seperti:


1) Analog dan digital interface serial sinyal video.
* Analog dan digital interface serial sinyal video.
* Amatir radio antena.
* Penerbangan elektronik ( avionik ).
* Peralatan uji.


2) Amatir radio antena.
==== Konektor RJ ====
Konektor RJ adalah standar fisik jaringan – baik konstruksi dan wiring jack pola untuk menghubungkan telekomunikasi data. Perangkat pendukung jaringan komputer ini berfungsi untuk menghubungkan, kabel UTP kedalam komputer melalui port RJ yang dihubungkan dalam NIC.


3) Penerbangan elektronik ( avionik ).
Kabel konektor RJ ini banyak jenis tipenya, namun untuk jenis kabel yang standar dipake di daerah Amerika adalah tipe RJ11, RJ14, RJ45. Dan Setiap konektor harus disesuaikan dengan tipe NIC dan tipe kabelnya masing-masing.
 
4) Peralatan uji.
 
b. Konektor RJ
 
Konektor RJ adalah standar fisik jaringan – baik konstruksi dan wiring jack pola
 
untuk menghubungkan telekomunikasi data. Perangkat pendukung jaringan
 
komputer ini berfungsi untuk menghubungkan, kabel UTP kedalam komputer
 
melalui port RJ yang dihubungkan dalam NIC.
 
Kabel konektor RJ ini banyak jenis tipenya, namun untuk jenis kabel yang
 
standar dipake di daerah Amerika adalah tipe RJ11, RJ14, RJ45. Dan Setiap
 
konektor harus disesuaikan dengan tipe NIC dan tipe kabelnya masing
 
masing.
 
c. Konektor Pada Koaxial


===== Konektor Pada Koaxial =====
Berikut adalah macam-macam konektornya:
Berikut adalah macam-macam konektornya:


1) BNC RG59
====== BNC RG59 ======
 
Konektor BNC RG59 ini adalah Konektor yang digunakan sebagai penghubung antara kabel dengan perangkat CCTV baik monitor, DVR, maupun Camera. Konektor ini khusus dipergunakan untuk kabel CCTV jenis RG6.
Konektor BNC RG59 ini adalah Konektor yang digunakan sebagai penghubung
 
antara kabel dengan perangkat CCTV baik monitor, DVR, maupun Camera.
 
Konektor ini khusus dipergunakan untuk kabel CCTV jenis RG6.
 
Konektor BNC RG59 ini adalah merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para
 
ahli dan juga banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi
 
CCTVnya. Konektor BNC RG59 ini dihubungkan ke kabel coaxial dengan
 
cara di-crimping.


2) BNC to BNC
Konektor BNC RG59 ini adalah merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan juga banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya. Konektor BNC RG59 ini dihubungkan ke kabel coaxial dengan cara di-crimping.


Konektor BNC to BNC ini adalah Konektor yang digunakan untuk menyambung
==== BNC to BNC ====
Konektor BNC to BNC ini adalah Konektor yang digunakan untuk menyambung kabel dari BNC RG6 yang akan dihubungkan ke Monitor, TV, dan DVR. Konektor BNC to BNC ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan juga banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya.


kabel dari BNC RG6 yang akan dihubungkan ke Monitor, TV, dan DVR.
==== BNC-RCA ====
Konektor BNC – RCA ini adalah Konektor yang digunakan untuk merubah BNC menjadi RCA yang akan dihubungkan ke Monitor atau ke TV. Konektor BNC – RCA ini merupakan adalah terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan juga banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya.


Konektor BNC to BNC ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli
===== Konektor FC =====
FC (Fiber Connector), konektor jenis ini digunakan untuk kabel single mode dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver.


dan juga banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi
Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi, sehingga jika dipasangkan dengan perangkat lain, akurasinya tidak akan mudah berubah. Selain itu kebel ini mempunya akurasi yang dangat tinggi jika di hubungkan dengan transmitter maupun reciever.
 
CCTVnya.
 
3) BNC-RCA
 
Konektor BNC – RCA ini adalah Konektor yang digunakan untuk merubah
 
BNC menjadi RCA yang
 
akan dihubungkan ke Monitor atau ke TV. Konektor BNC – RCA ini merupakan
 
adalah terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan juga banyak dipakai oleh
 
pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya.
 
d. Konektor FC
 
 
FC (Fiber Connector), konektor jenis ini digunakan untuk kabel single mode
 
dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel dengan
 
transmitter maupun receiver.
 
Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi, sehingga jika
 
dipasangkan dengan perangkat lain, akurasinya tidak akan mudah berubah.
 
Selain itu kebel ini mempunya akurasi yang dangat tinggi jika di hubungkan
 
dengan transmitter maupun reciever.


=== 10. PC Server ===
=== 10. PC Server ===
Server merupakan sebuah tempat yang dipenuhi dengan berbagai macam
Server merupakan sebuah tempat yang dipenuhi dengan berbagai macam informasi, dimana server memiliki tugas utama untuk memberikan sebuah service atau layanan bagi para klien yang terhubung dengannya. Terdapat berbagai macam jenis server yang ada dengan fungsi yang berbeda-beda, misalnya saja web server yang digunakan untuk menyimpan data dalam sebuah web, FTP server yang menangani perpindahan file (transfer file), mail server yang melayani urusan email para klien, database server untuk menyimpan berbagai macam data atau file dan lain sebagainya.
 
informasi, dimana server memiliki tugas utama untuk memberikan sebuah
 
service atau layanan bagi para klien yang terhubung dengannya. Terdapat
 
berbagai macam jenis server yang ada dengan fungsi yang berbeda-beda,
 
misalnya saja web server yang digunakan untuk menyimpan data dalam sebuah
 
web, FTP server yang menangani perpindahan file (transfer file), mail server yang
 
melayani urusan email para klien, database server untuk menyimpan berbagai
 
macam data atau file dan lain sebagainya.
 
Sebuah komputer dapat memiliki peran sebagai server, klien, atau bahkan
 
keduanya. Misalnya saja, Anda memakai sebuah komputer A untuk mengakses
 
website milik pengguna B, maka kini Anda berperan sebagai klien. Sebaliknya,
 
jika pengguna B menggunakan komputernya untuk mengakses
 
website Anda, maka Anda kini berperan sebagai server. Konsep tersebut lebih
 
dikenal dengan sebutan konsep peer to peer.
 
1) Jenis-Jenis Server
 
Proxy server, salah satu jenis server yang digunakan untuk membatasi
 
permintaan data.
 
Terdapat beragam jenis server yang ada, dengan fungsi dan kegunaan yang
 
berbeda-beda. Berbagai jenis server tersebut bisa anda lihat dibawah ini:
 
a. Proxy server: membatasi permintaan data, kinerja koneksi, dan berbagi file
 
antar server dan client di luar jaringan. Selain itu, proxy server ini juga berfungsi
 
sebagai gerbang antara jaringan lokal dan jaringan luar (internet)
 
b. Telnet server: mengatur komputer dengan melakukan log in dan log out pada
 
komputer host.
 
c. Virtual server: membuat sejumlah server fisik seolah- olah seperti menjadi
 
beberapa server.
 
d. Web server: menyimpan konten pada website dan berkomunikasi
 
menggunakan HTTP.
 
e. Audio dan video server: menyimpan fitur multimedia sebuah website.
 
f. FTP server: mengatur transfer data dalam sebuah jaringan
 
g. Aplikasi server: mengolah perintah yang diberika oleh klien dan
 
menghubungkannya dengan database.
 
h. Mail server: menyimpan berbagai macam surat elektronik, menangani
 
berbagai permintaan klien.
 
i. News server: mendistribusikan berbagai macam berita melalui jaringan berita.
 
2) Fungsi Server
 
Walaupun terdapat beragam jenis server, namun secara umum sebuah server
 
memiliki fungsi yang sama. Berikut merupakan berbagai macam fungsi server
 
secara umum:
 
a. Melayani dan bertanggung jawab penuh terhadap permintaan data dari
 
komputer klien.
 
b. Menyediakan berbagai macam resource untuk dapat digunakan semua
 
komputer klien yang masuk dalam jaringan, baik itu berupa perangkat keras
 
maupun perangkat lunak/aplikasi.
 
c. Bertanggung jawab dalam mengatur lalu-lintas data.
 
d. Menyimpan berbagai file dan data untuk dapat diakses bersama-sama
 
menggunakan protokol FTP.
 
e. Mengatur hak akses (permissions) ke dalam sebuah jaringan, sehingga tidak
 
semua klien mampu mengakses data yang terdapat dalam komputer server.
 
f. Menyediakan aplikasi dan database yang mampu dijalankan di semua
 
komputer klien.
 
g. Memberikan perlindungan untuk komputer klien dengan pemasangan
 
firewall atau anti malware di komputer klien.
 
3) Manfaat Penggunaan Komputer Server
 
Dengan menggunakan sebuah komputer server, berbagai biaya dan juga waktu
 
dapat dipangkas, sehingga sebuah kegiatan menjadi lebih ekonomis. Misalnya
 
saja, jika di sebuah perusahaan terdapat sebuah komputer server yang
 
terhubung ke semua komputer lain sebagai kliennya, maka sebuah data dapat
 
dibagikan ke sesama klien dalam jaringan perusahaan tersebut.
 
Kemudian jika misalnya ada komputer klien yang ingin mencetak sebuah file,
 
maka bisa langsung melalui komputer server, sehingga hanya dibutuhkan satu
 
buah printer saja. Tentu jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan jika harus
 
melakukan pemasangan printer untuk tiap komputer yang ada di perusahaan
 
tersebut. Untuk membuat sebuah komputer server, terdapat beberapa hal yang
 
harus diperhatikan, seperti:
 
a. RAM: kapasitas memori yang besar agar proses multitasking menjadi lebih
 
cepat.
 
b. Processor: komputer sever sebaiknya memiliki kecepatan akses
 
prosesor yang mumpuni agar kinerja tetap terjaga dan tidak down.
 
c. Hard Drive: berguna untuk menyimpan berbagai
 
macam data komputer klien yang terpusat pada komputer server. Kebanyakan
 
server canggih lebih memilih menggunakan SSD ketimbang hard drive atau
 
harddisk karena performa atau kinerjanya lebih baik.
 
4) Cara Kerja Server
 
Secara sederhana, server bekerja atas permintaan dari sebuah klien. Misalnya
 
saja, untuk kasus web server, ketika Anda mengetikkan suatu alamat website
 
menggunakan browser, maka artinya komputer Anda sedang bertindak
 
sebagai klien yang meminta informasi kepada web server. Web server tersebut
 
kemudian mengirimkan isi website ke komputer Anda, sehingga Anda pun
 
dapat mengakses isi website tersebut.
 
 
Untuk kasus lainnya, seperti server FTP, mungkin agak sedikit berbeda. Pada


server FTP, Anda dapat mengunggah sebuah dokumen atau data menuju server
Sebuah komputer dapat memiliki peran sebagai server, klien, atau bahkan keduanya. Misalnya saja, Anda memakai sebuah komputer A untuk mengakses website milik pengguna B, maka kini Anda berperan sebagai klien. Sebaliknya, jika pengguna B menggunakan komputernya untuk mengakses website Anda, maka Anda kini berperan sebagai server. Konsep tersebut lebih dikenal dengan sebutan konsep peer to peer.


FTP, sehingga dapat disimpan dalam server tersebut. Sebagai klien, Anda
==== a. Jenis-Jenis Server ====
Proxy server, salah satu jenis server yang digunakan untuk membatasi permintaan data. Terdapat beragam jenis server yang ada, dengan fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda. Berbagai jenis server tersebut bisa anda lihat dibawah ini:


berhak untuk menyimpan data Anda di server FTP.
* Proxy server: membatasi permintaan data, kinerja koneksi, dan berbagi file antar server dan client di luar jaringan. Selain itu, proxy server ini juga berfungsi sebagai gerbang antara jaringan lokal dan jaringan luar (internet)
* Telnet server: mengatur komputer dengan melakukan log in dan log out pada komputer host.
* Virtual server: membuat sejumlah server fisik seolah- olah seperti menjadi beberapa server.
* Web server: menyimpan konten pada website dan berkomunikasi menggunakan HTTP.
* Audio dan video server: menyimpan fitur multimedia sebuah website.
* FTP server: mengatur transfer data dalam sebuah jaringan
* Aplikasi server: mengolah perintah yang diberika oleh klien dan menghubungkannya dengan database.
* Mail server: menyimpan berbagai macam surat elektronik, menangani berbagai permintaan klien.
* News server: mendistribusikan berbagai macam berita melalui jaringan berita.


Nantinya, jika ada orang lain yang tergabung dalam jaringan server tersebut dan
==== b. Fungsi Server ====
Walaupun terdapat beragam jenis server, namun secara umum sebuah server memiliki fungsi yang sama. Berikut merupakan berbagai macam fungsi server secara umum:


ingin mengunduh data atau dokumen Anda, maka server FTP akan
* Melayani dan bertanggung jawab penuh terhadap permintaan data dari komputer klien.
* Menyediakan berbagai macam resource untuk dapat digunakan semua komputer klien yang masuk dalam jaringan, baik itu berupa perangkat keras maupun perangkat lunak/aplikasi.
* Bertanggung jawab dalam mengatur lalu-lintas data.
* Menyimpan berbagai file dan data untuk dapat diakses bersama-sama menggunakan protokol FTP.
* Mengatur hak akses (permissions) ke dalam sebuah jaringan, sehingga tidak semua klien mampu mengakses data yang terdapat dalam komputer server.
* Menyediakan aplikasi dan database yang mampu dijalankan di semua komputer klien.
* Memberikan perlindungan untuk komputer klien dengan pemasangan firewall atau anti malware di komputer klien.


menyediakan koneksi untuk klien lain tersebut. Secara umum, semua jenis
==== c. Manfaat Penggunaan Komputer Server ====
Dengan menggunakan sebuah komputer server, berbagai biaya dan juga waktu dapat dipangkas, sehingga sebuah kegiatan menjadi lebih ekonomis. Misalnya saja, jika di sebuah perusahaan terdapat sebuah komputer server yang terhubung ke semua komputer lain sebagai kliennya, maka sebuah data dapat dibagikan ke sesama klien dalam jaringan perusahaan tersebut.


server bekerja dengan menjalankan fungsi-fungsi yang telah disebutkan
Kemudian jika misalnya ada komputer klien yang ingin mencetak sebuah file, maka bisa langsung melalui komputer server, sehingga hanya dibutuhkan satu buah printer saja. Tentu jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan jika harus melakukan pemasangan printer untuk tiap komputer yang ada di perusahaan tersebut. Untuk membuat sebuah komputer server, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti:


sebelumnya, mulai dari melayani permintaan data dari klien hingga
* RAM: kapasitas memori yang besar agar proses multitasking menjadi lebih cepat.
* Processor: komputer sever sebaiknya memiliki kecepatan akses prosesor yang mumpuni agar kinerja tetap terjaga dan tidak down.
* Hard Drive: berguna untuk menyimpan berbagai macam data komputer klien yang terpusat pada komputer server. Kebanyakan server canggih lebih memilih menggunakan SSD ketimbang hard drive atau harddisk karena performa atau kinerjanya lebih baik.


memberikan perlindungan pada komputer klien. Hanya saja, untuk jenis server
==== d. Cara Kerja Server ====
Secara sederhana, server bekerja atas permintaan dari sebuah klien. Misalnya saja, untuk kasus web server, ketika Anda mengetikkan suatu alamat website menggunakan browser, maka artinya komputer Anda sedang bertindak sebagai klien yang meminta informasi kepada web server. Web server tersebut kemudian mengirimkan isi website ke komputer Anda, sehingga Anda pun dapat mengakses isi website tersebut.


yang berbeda, hal yang dilayani pun berbeda.
Untuk kasus lainnya, seperti server FTP, mungkin agak sedikit berbeda. Pada server FTP, Anda dapat mengunggah sebuah dokumen atau data menuju server FTP, sehingga dapat disimpan dalam server tersebut. Sebagai klien, Anda berhak untuk menyimpan data Anda di server FTP. Nantinya, jika ada orang lain yang tergabung dalam jaringan server tersebut dan ingin mengunduh data atau dokumen Anda, maka server FTP akan menyediakan koneksi untuk klien lain tersebut. Secara umum, semua jenis server bekerja dengan menjalankan fungsi-fungsi yang telah disebutkan sebelumnya, mulai dari melayani permintaan data dari klien hingga memberikan perlindungan pada komputer klien. Hanya saja, untuk jenis server yang berbeda, hal yang dilayani pun berbeda.