Iptables: Difference between revisions

No edit summary
Line 19: Line 19:
Berikut adalah beberapa option dasar yang sering digunakan dalam mengkonfigurasi iptables.
Berikut adalah beberapa option dasar yang sering digunakan dalam mengkonfigurasi iptables.


*'''-A''' Tambahkan rule / aturan ini ke rantai aturan yang ada. Rantai yang valid adalah INPUT, FORWARD and OUTPUT. Kita biasanya lebih banyak menggunakan rantai INPUT yang berdampak pada traffic yang masuk.
*<code>-A</code> Tambahkan rule / aturan ini ke rantai aturan yang ada. Rantai yang valid adalah INPUT, FORWARD and OUTPUT. Kita biasanya lebih banyak menggunakan rantai INPUT yang berdampak pada traffic yang masuk.
*'''-L''' memperlihatkan daftar aturan / rule yang ada iptables.
*<code>-L</code> memperlihatkan daftar aturan / rule yang ada iptables.
*'''-m state''' Mengijinkan aturan di cocokan berdasarkan kondisi sambungan (connection state). Mengijinkan penggunaan option -–state.
*<code>-m state</code> Mengijinkan aturan di cocokan berdasarkan kondisi sambungan (connection state). Mengijinkan penggunaan option <code>-–state</code>.
*'''--state''' Mendefinisikan daftar dari kondisi / states bagi aturan untuk di cocokan. Beberapa state yang valid, adalah,
*<code>--state</code> Mendefinisikan daftar dari kondisi / states bagi aturan untuk di cocokan. Beberapa state yang valid, adalah,
*'''NEW''' Sambungan baru, dan belum pernah terlihat sebelumnya.
*<code>NEW</code> Sambungan baru, dan belum pernah terlihat sebelumnya.
*'''RELATED''' Sambungan baru, tapi berhubungan dengan sambungan lain yang telah di ijinkan.
*<code>RELATED</code> Sambungan baru, tapi berhubungan dengan sambungan lain yang telah di ijinkan.
*'''ESTABLISHED''' Sambungan yang sudah terjadi.
*<code>ESTABLISHED</code> Sambungan yang sudah terjadi.
*'''INVALID''' Traffic yang karena berbagai alasan tidak bisa di identifikasi.
*<code>INVALID</code> Traffic yang karena berbagai alasan tidak bisa di identifikasi.
*'''-m limit''' Dibutuhkan oleh rule jika ingin melakukan pencocokan dalam waktu / jumlah tertentu. Mengijinkan penggunakan option --limit. Berguna untuk membatasi aturan logging.
*<code>-m limit</code> Dibutuhkan oleh rule jika ingin melakukan pencocokan dalam waktu / jumlah tertentu. Mengijinkan penggunakan option <code>--limit</code>. Berguna untuk membatasi aturan logging.
*'''--limit''' Kecepatan maksimum pencocokan, diberikan dalam bentuk angka yang di ikuti oleh "/second", "/minute", "/hour", atau "/day" tergantung seberapa sering kita ingin melakukan pencocokan aturan. Jika option ini tidak digunakan maka default-nya adalah "3/hour".
*<code>--limit</code> Kecepatan maksimum pencocokan, diberikan dalam bentuk angka yang di ikuti oleh <code>/second</code>, <code>/minute</code>, <code>/hour</code>, atau <code>/day</code> tergantung seberapa sering kita ingin melakukan pencocokan aturan. Jika option ini tidak digunakan maka default-nya adalah <code>3/hour</code>.
*'''-p''' Protokol yang digunakan untuk sambungan.
*<code>-p</code> Protokol yang digunakan untuk sambungan.
*'''--dport''' Port tujuan yang digunakan oleh aturan iptables. Bisa berupa satu port, bisa juga satu range ditulis sebagai start:end, yang akan mencocokan semua port start sampai end.
*<code>--dport</code> Port tujuan yang digunakan oleh aturan iptables. Bisa berupa satu port, bisa juga satu range ditulis sebagai start:end, yang akan mencocokan semua port start sampai end.
*'''-j''' Jump ke target yang spesifik. iptables mempunyai empat (4) target default, yaitu,
*<code>-j</code> Jump ke target yang spesifik. iptables mempunyai empat (4) target default, yaitu,


**ACCEPT - Accept / menerika paket dan berhenti memproses aturan dalam rantai aturan ini.
**ACCEPT - Accept / menerika paket dan berhenti memproses aturan dalam rantai aturan ini.