Topologi Bus: Difference between revisions

No edit summary
 
(5 intermediate revisions by the same user not shown)
Line 1: Line 1:
[[File:Topologi_bus.jpg|410x410px|thumb|Susunan jaringan Topologi Bus]]'''Topologi Bus''' adalah suatu metode atau cara untuk menghubungkan dua atau lebih komputer secara serial, dengan memakai kabel utama sebagai center atau pusat lalu lintas data. '''Topologi bus''' umumnya dipakai pada jaringan berskala kecil di mana semua perangkat jaringan terhubung dengan kabel tunggal yang disebut dengan bus.
[[File:Topologi_bus.jpg|410x410px|thumb|Susunan jaringan Topologi Bus]]'''Topologi Bus''' adalah suatu metode atau cara untuk menghubungkan dua atau lebih [[komputer]] secara serial, dengan memakai kabel utama sebagai center atau pusat lalu lintas data. '''Topologi bus''' umumnya dipakai pada jaringan berskala kecil di mana semua perangkat jaringan terhubung dengan kabel tunggal yang disebut dengan '''bus'''.
'''Topologi bus''' menggunakan konektor T dan BNC serta sebuah terminator. Untuk media transmisi datanya, '''topologi bus''' menggunakan jenis [[Kabel Coaxial|kabel Coaxial]]. Sesuai namanya, desain rangkaian tipe jaringan ini mirip seperti ruangan di dalam bus.
'''Topologi bus''' menggunakan '''konektor T''' dan '''BNC''' serta sebuah '''terminator'''. Untuk media transmisi datanya, '''topologi bus''' menggunakan jenis [[Kabel Coaxial|kabel Coaxial]]. Sesuai namanya, desain rangkaian tipe jaringan ini mirip seperti ruangan di dalam bus.


Fungsi dari topologi ini adalah untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan komputer untuk dapat saling bertukar informasi atau data. Secara singkat, prinsip kerja topologi bus ini adalah satu komputer sebagai server dan kemudian jaringan dipecah-pecah menggunakan sambungan kabel sehingga setiap jaringan komputer atau sambungannya memiliki bus sebagai konektornya.
Fungsi dari topologi ini adalah untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan komputer untuk dapat saling bertukar informasi atau data. Secara singkat, prinsip kerja topologi bus ini adalah satu [[komputer]] sebagai server dan kemudian jaringan dipecah-pecah menggunakan sambungan kabel sehingga setiap jaringan komputer atau sambungannya memiliki bus sebagai konektornya.


== Ciri-ciri ==
== Ciri-ciri ==
* Terdapat kabel tunggal yang terbentang disepanjang jaringan. Kabel tersebut berfungsi sebagai kabel utama (backbone) pada jaringan topologi ini.
* Secara sederhana pada topologi bus, satu kabel media transmisi dibentang dari ujung ke ujung, kemudian kedua ujung ditutup dengan “terminator” atau terminating-resistance (biasanya berupa tahanan listrik sekitar 60 ohm).
* Jenis kabel yang digunakan pada topologi bus adalah coaxial. Semua perangkat jaringan akan dihubungkan dengan kabel menggunakan konektor T, lalu membagi jalur agar perangkat terhubung dengan kabel utama.
* Pada titik tertentu diadakan sambungan (tap) untuk setiap terminal.
* Terdapat terminator pada tiap ujung kabel jaringan. Terminator tersebut berfungsi menyerap sinyal dan mencegah sinyal tersebut terpantul kembali. Bila sinyal terpantul kembali maka tabrakan sinyal akan terjadi pada jaringan tersebut.
* Wujud dari tap ini bisa berupa kabel transceiver bila digunakan thick coax sebagai media transmisi.
* Semua komputer dalam jaringan terhubung melalui kabel tunggal sebagai media transmisi.
* Atau berupa BNC T-connector bila digunakan thin coax sebagai media transmisi.
* Kabel tunggal tersebut berfungsi sebagai backbone yang menjadi jalur data.
* Atau berupa konektor RJ-45 dan Hub bila digunakan kabel UTP.
* Setiap ujung kabel utama terpasang terminator untuk menghentikan sinyal dan mencegah terjadinya tabrakan sinyal.
* Transmisi data dalam kabel bersifat full duplex, dan sifatnya broadcast, semua terminal bisa menerima transmisi data.
[[File:Topologi bus 1029384.png|center|thumb|Koneksi Kabel-Transceiver Pada Topologi Bus]]
* Suatu protokol akan mengatur transmisi dan penerimaan data, yaitu Protokol Ethernet atau CSMA/CD.
* Pemakaian kabel coax (10Base5 dan 10Base2) telah distandarisasi dalam IEEE 802.3, yaitu sebagai berikut:
{| class="wikitable"
|+Karakteritik Kabel Coaxial
!
!10Base5
!10Base2
|-
|Rate Data
|10 Mbps
|10 Mbps
|-
|Panjang / segmen
|500 m
|185 m
|-
|Rentang Max
|2500 m
|1000 m
|-
|Tap / segmen
|100
|30
|-
|Jarak per Tap
|2.5 m
|0.5 m
|-
|Diameter kabel
|1 cm
|0.5 Cm
|}
 
* Melihat bahwa pada setiap segmen (bentang) kabel ada batasnya maka diperlukan “Repeater” untuk menyambungkan segmen-segmen kabel.
[[File:Topologi bus 1038697.png|center|thumb|237x237px|Perluasan Topologi Bus Menggunakan Repeater]]


== Prosedur ==
== Prosedur ==
Line 31: Line 67:
* Untuk memperkuat sinyal, harus menggunakan repeater.
* Untuk memperkuat sinyal, harus menggunakan repeater.
* Jika salah satu komputer client membutuhkan kecepatan akses data yang tinggi, maka akan mempengaruhi kecepatan akses data pada perangkat lainnya.
* Jika salah satu komputer client membutuhkan kecepatan akses data yang tinggi, maka akan mempengaruhi kecepatan akses data pada perangkat lainnya.
== Source ==
* [https://teknik.univpancasila.ac.id/labkom/praktikum/Modul%20Praktikum/Jarkom/MODUL%20JARINGAN%20KOMPUTER%20DASAR%20-%20PERTEMUAN%204.pdf univpancasila.ac.id]


[[Category:Topologi Jaringan]]
[[Category:Topologi Jaringan]]
[[Category:Jaringan Komputer]]
[[Category:Jaringan Komputer]]