Komunikasi Data dan Jaringan:IP Address: Difference between revisions
No edit summary |
|||
| (21 intermediate revisions by the same user not shown) | |||
| Line 1: | Line 1: | ||
{{navigation |previous=Komunikasi Data dan Jaringan:Eternet Networking |next=Komunikasi Data dan Jaringan:Komunikasi Data Digital}} | |||
Protokol Internet (Internet Protocol, disingkat IP) adalah protokol lapisan jaringan (network layer dalam OSI Reference Model) atau protokol lapisan internetwork (internetwork layer dalam DARPA Reference Model) yang digunakan oleh protokol TCP/IP untuk melakukan pengalamatan dan routing paket data antar host-host di jaringan komputer berbasis TCP/IP. | Protokol Internet (Internet Protocol, disingkat IP) adalah protokol lapisan jaringan (network layer dalam OSI Reference Model) atau protokol lapisan internetwork (internetwork layer dalam DARPA Reference Model) yang digunakan oleh protokol TCP/IP untuk melakukan pengalamatan dan routing paket data antar host-host di jaringan komputer berbasis TCP/IP. | ||
| Line 64: | Line 65: | ||
*'''Network address / Network ID''', IP address yang mereprentasikan alamat sebuah network. Semua host dalam satu network memiliki network address yang sama. Network address merupakan IP pertama dalam sebuah subnet IP | *'''Network address / Network ID''', IP address yang mereprentasikan alamat sebuah network. Semua host dalam satu network memiliki network address yang sama. Network address merupakan IP pertama dalam sebuah subnet IP | ||
*'''Broadcast address''', jenis IP address yang digunakan untuk mengirim data ke semua host yang masih berada dalam satu network. Broadcast address adalah ip terakhir dalam sebuah subnet IP. | *'''Broadcast address''', jenis IP address yang digunakan untuk mengirim data ke semua host yang masih berada dalam satu network. Broadcast address adalah ip terakhir dalam sebuah subnet IP. | ||
[[File:KDJ IP 6.png|thumb|center]] | |||
==Pengalamatan IP== | |||
Ada 3 macam kategori pengalamatan IP, yaitu: | |||
#Classfull Addressing | |||
#Subnetted Classfull Addressing | |||
#Classless Addressing: CIDR | |||
==Kelas IP== | |||
IP address IPv4 juga dibagi menjadi beberapa kelas. Masing-masing memiliki rentang angka serta jumlah maksimal alamat IP dan jaringan | |||
[[File:KDJ IP 7.png|thumb|center]] | |||
Kelas D merupakan alokasi IP address yang disediakan hanya untuk alamat-alamat IP multicast, Kelas E merupakan IP alamat yang bersifat "eksperimental" atau percobaan dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan | |||
[[File:KDJ IP 8.png|thumb|center]] | |||
==Netmask== | |||
Pada Pengalamatan Logik, selain butuh nomor IP dibutuhkan netmask atau subnetmask. | |||
Netmask besarnya sama dengan nomor IP yaitu 32 bit. | |||
Ada tiga pengelompokan besar subnet mask : | |||
*255.0.0.0 | |||
*255.255.0.0 | |||
*255.255.255.0. | |||
Hal tadi biasa disebut class, dikenal tiga class : | |||
*Class A, adalah semua nomor IP yang mempunyaisub netmask 255.0.0.0 | |||
*Class B, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.255.0.0 | |||
*Class C, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.255.255.0 | |||
==IP dan Netmask== | |||
Pengalamatan Logik merupakan Gabungan antara IP dan Netmask | |||
Penulisan biasanya sebagai berikut: | |||
IP : 202.95.151.129 | |||
Netmask : 255.255.255.0 | |||
Perhitungan antara IP dan Netmask akan menghasilkan NetworkID | |||
==Memberikan Network ID== | |||
<gallery> | |||
File:KDJ IP 9.png|Gambar 1 | |||
File:KDJ IP 10.png|Gambar 2 | |||
</gallery> | |||
==Network ID atau Porsi Network== | |||
Host/Komputer pada sebuah jaringan pada dasarnya hanya bisa berkomunikasi secara langsung dengan perangkat yang satu jaringan dengan komputer tersebut. NetID harus sama. | |||
Subnet mask yang menentukan NetworkID dan yang mana sebagai porsi nomor komputer/host | |||
Fungsi dari subnet mask ini adalah membedakan network id dan host id | |||
Biasanya semua yang bernilai 0 pada pengalamatan jaringan itulah yang disebut NetworkID (Tapi tidak selalu) | |||
Peralatan jaringan layer 3, Routers menggunakan NetworkID ketika dia butuh untuk memforward data ke Jaringan yang lain | |||
==Penggunaan Subnet Mask== | |||
[[File:KDJ IP 11.png|thumb|center]] | |||
Subnet mask sebenarnya merupakan alat yang dipakai untuk melihat dalam IP address mana bagian dari NetID dan HostID. | |||
Untuk melihat NetID pada jaringan kita lakukan operasi AND antara Netmask dan IP Address | |||
'''Misal''': | |||
10.252.240.6 Netmask 255.255.255.0 | |||
Konversi menjadi biner dan AND-kan | |||
00001010.11111100.11110000.00000110 | |||
11111111.11111111.11111111.00000000 AND | |||
00001010.11111100.11110000.00000000 | |||
Jadi NetID kita adalah 10.252.240.0 | |||
Dalam satu jaringan NetID akan sama | |||
==Pembagian Subnet Mask== | |||
[[File:KDJ IP 12.png|thumb|center]] | |||
Misal 192.168.2.3 dan netmask 255.255.255.0 yang bitnya 1 pada netmask berarti pada IP itulah NetIDkomputer kita. | |||
Bit 0 pada Netmask berhubungan dengan nomor Host, NetID 192.168.2.0, Nomor Hostnya 3 | |||
==Jangkauan Network ID Kelas A== | |||
Pada satu Jaringan NetID akan selalu sama | |||
Class A, misal Penomoran Host merupakan kombinasi 24 bit | |||
[[File:KDJ IP 13.png|thumb|center]] | |||
==Jangkauan Network ID Kelas B== | |||
Class B, terdapat 16 bit kombinasi untuk host, dimungkinkan untuk kelas B sebanyak 65,536 dalam satu jaringan | |||
[[File:KDJ IP 14.png|thumb|center]] | |||
==Jangkauan Network ID Kelas C== | |||
Class C dimungkin ada 254 komputer yang bisa terhubung ke jaringan | |||
Misal 192.168.16.0 Maka host bisa diberi nomor IP 192.168.16.1 –192.168.16.254 | |||
Nomor terakhir yaitu 192.168.16.255 disebut broadcast | |||
[[File:KDJ IP 15.png|thumb|center]] | |||
==IP Private Addresses== | |||
Tidak ada 2 PC yang terhubung ke jaringan publik internet akan mempunyai alamat IP yang sama karena alamat IP Publik adalah global dan distandarisasi. | |||
Private IP addresses adalah solusi untuk permasalahan kekurangan dari alamat IP publik. Alamat dibawah ini tidak akan dirutekan ke jaringan internet: | |||
[[File:KDJ IP 16.png|thumb|center]] | |||
Koneksi sebuah jaringan yang menggunakan IP Private ke internet memerlukan NAT. | |||
==Alamat IP Khusus== | |||
[[File:KDJ IP 17.png|thumb|center]] | |||
==Automatic Private IP Addressing (APIPA)== | |||
IP Address yang diberikan oleh APIPA merupakan IP Private dengan range IP Address 169.254.0.1 s/d 169.254.255.254 | |||
Disediakan oleh IANA (Internet Assigned Number Authority) agar tidak dapat melakukan routing di internet dan dijamin tidak akan bentrok (konflik) | |||
IANA adalah organisasi yang mengelola seluruh IP address di seluruh dunia | |||
==Loopback Address== | |||
[[File:KDJ IP 18.png|thumb|center]] | |||
Pseudo interface that allows a host to use IP | |||
==Broadcast== | |||
Alamat yang digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu jaringan. | |||
Jika suatu host ingin mengirim paket kepada seluruh host yang ada pada jaringannya, tidak perlu membuat replikasi paket sebanyak jumlah host tujuan, Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network akan menerima paket tersebut | |||
Seluruh host pada jaringan yang sama harus memiliki broadcast address yang sama dan alamat tersebut tidak boleh digunakan sebagai nomor IP untuk host tertentu | |||
Nomor Broadcast biasanya adalah nomor terakhir IP pada suatu jaringan (Segment host yang nilai bitnya 1) | |||
==Contoh Network Address== | |||
[[File:KDJ IP 19.png|thumb|center]] | |||
==Direct Broadcast Address== | |||
[[File:KDJ IP 20.png|thumb|center]] | |||
[[Category:Jaringan]] | |||
[[Category:Jaringan Komputer]] | |||
[[Category:Network]] | |||
[[Category:Materi]] | |||
[[Category:Matkul]] | |||
[[Category:Komunikasi Data dan Jaringan]] | |||