Jump to content

Mikrotik: Metode Akses: Difference between revisions

From Wiki
Created page with "MikroTik RouterBoard adalah perangkat jaringan yang serbaguna, dirancang untuk berbagai kebutuhan mulai dari jaringan skala kecil hingga kompleks. Untuk mengelola RouterBoard, Anda bisa mengaksesnya melalui beberapa metode, yaitu Winbox (GUI), Webfig (berbasis web), dan Command Line Interface (CLI) melalui Telnet, SSH, atau New Terminal di Winbox. Berikut adalah pembahasan mengenai demonstrasi "unboxing" dan pengenalan fisik RouterBoard MikroTik, dilanjutkan dengan demo..."
 
No edit summary
 
(2 intermediate revisions by the same user not shown)
Line 1: Line 1:
MikroTik RouterBoard adalah perangkat jaringan yang serbaguna, dirancang untuk berbagai kebutuhan mulai dari jaringan skala kecil hingga kompleks. Untuk mengelola RouterBoard, Anda bisa mengaksesnya melalui beberapa metode, yaitu Winbox (GUI), Webfig (berbasis web), dan Command Line Interface (CLI) melalui Telnet, SSH, atau New Terminal di Winbox.
Akses ke perangkat Mikrotik dapat dilakukan melalui berbagai metode, baik menggunakan antarmuka grafis (GUI/Graphical User Interface) maupun antarmuka baris perintah (CLI/Command Line Interface). Pilihan metode akses ini bergantung pada kebutuhan konfigurasi, tingkat keamanan yang diinginkan, dan ketersediaan konektivitas jaringan.


Berikut adalah pembahasan mengenai demonstrasi "unboxing" dan pengenalan fisik RouterBoard MikroTik, dilanjutkan dengan demonstrasi akses menggunakan Winbox, Webfig, dan CLI:
Secara umum, metode akses Mikrotik meliputi:


1. Demonstrasi "Unboxing" dan Pengenalan Fisik RouterBoard MikroTik
# Winbox (GUI)
# Webfig (GUI)
# SSH (CLI)
# Telnet (CLI)
# Serial Console
# Aplikasi seluler (Tik-App)
# FTP (untuk transfer file)


MikroTik menawarkan dua jenis produk utama: '''MikroTik RouterOS''' dan '''MikroTik RouterBoard'''. RouterOS adalah sistem operasi khusus yang digunakan untuk manajemen jaringan, yang dapat diinstal pada PC berbasis Intel/AMD untuk berfungsi sebagai router. Sementara itu, RouterBoard adalah perangkat keras spesifik yang sudah dilengkapi dengan sistem operasi RouterOS. Perangkat RouterBoard diproduksi oleh Mikrotikls, sebuah perusahaan yang berpusat di Riga, Latvia.
Berikut adalah elaborasi mengenai metode akses Mikrotik berdasarkan sumber yang tersedia:


'''Pengenalan Fisik RouterBoard:''' RouterBoard MikroTik hadir dalam berbagai seri dengan sistem pengkodean yang menunjukkan generasi, fitur, dan arsitektur internalnya.
== Winbox (Graphical User Interface) ==
Winbox adalah perangkat lunak berbasis GUI yang dikembangkan khusus untuk sistem operasi Windows yang digunakan untuk mengelola perangkat atau sistem operasi Mikrotik. Winbox merupakan salah satu alat yang umum digunakan oleh administrator jaringan dan teknisi Mikrotik.


'''Penamaan Seri RouterBoard''':
=== '''Fitur dan Cara Akses:''' ===


   ◦ '''Nomor 3 Digit''': Angka pertama menunjukkan seri, angka kedua jumlah ''Ethernet interfaces'', dan angka ketiga jumlah ''Wireless Interfaces''. Contoh: RB450 (seri 4, 5 Ethernet, 0 Wireless), RB951 (seri 9, 5 Ethernet, 1 Wireless). RB951-2n, misalnya, memiliki 5 ''Ethernet interfaces'' dan 1 ''wireless interface''.
* '''Mode Akses:''' Winbox dapat digunakan untuk mengakses ''router'' menggunakan Alamat IP (Layer 3) atau MAC Address (Layer 2).
* '''Koneksi Awal:''' Untuk koneksi pertama kali ke perangkat baru atau yang belum memiliki konfigurasi IP, disarankan menggunakan MAC Address. Namun, koneksi melalui MAC Address cenderung tidak stabil (karena berbasis ''broadcast'') dan disarankan hanya digunakan pada awal konfigurasi. Koneksi melalui Alamat IP (menggunakan protokol TCP) lebih stabil.
* '''Penemuan Perangkat (Neighbors):''' Aplikasi ini memiliki kemampuan untuk memindai perangkat Mikrotik yang terhubung secara langsung (melalui fitur ''Neighbors'').
* '''Kredensial Bawaan:''' Secara ''default'', nama pengguna yang digunakan adalah <code>admin</code> tanpa kata sandi (kosong).
* '''Antarmuka:''' Winbox menyediakan pintasan untuk mempermudah manajemen perangkat dan dapat menampilkan versi, tipe, dan opsi router. Aplikasi ini juga menyediakan fitur Terminal (CLI) di dalamnya.
* '''Port:''' Winbox beroperasi menggunakan port TCP 8291.


   ◦ '''Nama Unik''': Seperti OmniTIK, Groove, SXT, hAP, hEX.
== Webfig (Graphical User Interface) ==
Webfig adalah antarmuka konfigurasi Mikrotik yang diakses melalui peramban web (''web browser'').


   ◦ '''Nama Istimewa''': Seperti RB600, RB1100, RB2011.
=== '''Fitur dan Cara Akses:''' ===


'''Kode Fitur Tambahan''': Biasanya ditulis di belakang kode tipe atau seri:
* '''Akses:''' Mirip dengan Winbox, tetapi diakses melalui peramban web.
* '''Persyaratan:''' Akses melalui Webfig memerlukan perangkat ''router'' sudah terpasang Alamat IP.
* '''Port:''' Webfig (akses web standar) menggunakan port 80 (www).


   ◦ '''U''': Dilengkapi ''port'' USB.
== Akses Baris Perintah (CLI) ==
Metode CLI memungkinkan konfigurasi dilakukan dengan memasukkan perintah tekstual, dan membutuhkan pemahaman tentang perintah-perintah dasar Mikrotik. Akses CLI dapat dilakukan melalui Telnet, SSH, atau fitur Terminal di Winbox.


   ◦ '''P/i''': Dilengkapi ''power injection''.
=== SSH (Secure Shell) ===


   ◦ '''A/H''': Memiliki memori atau CPU lebih tinggi (''High Performance'').
* '''Fungsi:''' Digunakan untuk konfigurasi jarak jauh (remote configuration).
* '''Keamanan:''' SSH adalah protokol yang lebih aman dibandingkan Telnet karena memanfaatkan kriptografi untuk enkripsi data yang ditransmisikan.
* '''Port:''' SSH menggunakan protokol TCP port 22.


   ◦ '''G''': Dilengkapi ''port Gigabit Ethernet''.
=== Telnet (Telecommunication Network) ===


   ◦ '''S''': Dilengkapi ''port'' SFP.
* '''Fungsi:''' Menyediakan fasilitas komunikasi jarak jauh berbasis teks.
* '''Port:''' Telnet menggunakan protokol TCP port 23.
* '''Keamanan:''' Telnet memiliki celah keamanan yang besar karena mengirimkan nama pengguna dan kata sandi dalam bentuk teks biasa (''plain text'') saat otentikasi, sehingga tidak disarankan untuk digunakan jika ada perangkat yang mampu menggunakan CHAP (Challenge-Handshake Authentication Protocol).


   ◦ '''Wireless''': Angka 5 untuk 5GHz, 2 untuk 2.4GHz; huruf <code>a/b/g/n/ac</code> untuk protokol standar; <code>D</code> untuk ''dual-chain'', <code>T</code> untuk ''triple-chain''. Contoh RB941-2nD-TC menunjukkan 2.4 GHz 802.11b/g/n ''wireless'' dengan ''dual chains''.
== Struktur dan Navigasi CLI ==
Dalam lingkungan CLI Mikrotik, terdapat panduan untuk navigasi:


'''Arsitektur RouterBoard''': MikroTik RouterBoard memiliki beberapa jenis arsitektur yang berbeda berdasarkan ''hardware'' dan versi, seperti MIPSBE, SMIPS, TILE, PPC, ARM, X86, dan MMIPS. Setiap arsitektur membutuhkan ''software'' RouterOS yang sesuai.
* '''Pembeda Teks:''' Teks menu ditandai dengan warna biru muda, sedangkan perintah tindakan (''action'') ditandai dengan warna ungu.
* '''Bantuan Cepat:''' Pengguna dapat mengetik tanda tanya (<code>?</code>) untuk menampilkan daftar menu atau perintah yang tersedia.
* '''Auto-complete:''' Menggunakan tombol [Tab] dapat membantu melengkapi perintah yang sedang diketik.
* '''Navigasi:''' Perintah <code>..</code> digunakan untuk mundur satu langkah menu, sedangkan <code>/</code> membawa pengguna kembali ke menu ''root'' (paling atas).


• '''Pertimbangan Spesifikasi''': Saat memilih RouterBoard, penting untuk mempertimbangkan kapasitas CPU dan memori, serta jumlah dan jenis ''interface'' yang dibutuhkan (Ethernet, ''wireless'', SFP) sesuai dengan ukuran jaringan dan lalu lintas data yang akan ditangani.
== Metode Khusus dan Lainnya ==


MikroTik RouterBoard dapat memiliki ''port'' Ethernet, SFP, atau ''wireless''. Perangkat ini juga dilengkapi dengan lampu indikator (LED) dan tombol ''reset'' yang dapat digunakan untuk mengembalikan konfigurasi ke ''default''.
=== Serial Console ===


2. Demonstrasi Akses via Winbox
* '''Kebutuhan:''' Digunakan ketika akses melalui jaringan tidak memungkinkan, misalnya jika terjadi kesalahan konfigurasi fatal (seperti menonaktifkan semua port) atau ''router'' gagal melakukan ''booting''.
* '''Perangkat:''' Memerlukan kabel serial (DB-9 atau konverter USB ke DB-9) dan program terminal khusus.


Winbox adalah salah satu alat konfigurasi yang paling umum dan direkomendasikan untuk mengakses Router MikroTik, terutama bagi pemula. Ini adalah aplikasi berbasis GUI (Graphical User Interface) yang berjalan di sistem operasi Windows.
=== Tik-App (Aplikasi Seluler) ===


'''Cara Mendapatkan dan Menjalankan Winbox''':
* '''Akses:''' Mikrotik dapat diakses menggunakan perangkat Android secara nirkabel melalui aplikasi bernama Tik-App yang dapat diunduh dari Play Store.


1. Winbox dapat diunduh langsung dari situs web resmi MikroTik (www.mikrotik.com/download) atau dari halaman ''web'' Router MikroTik itu sendiri (Webfig).
=== FTP (File Transfer Protocol) ===


2. Winbox tidak memerlukan instalasi; ia bersifat ''portable''. Cukup unduh file <code>.exe</code> dan jalankan.
* '''Fungsi:''' Digunakan untuk transfer file, misalnya untuk mengunggah atau mengunduh hasil konfigurasi ''backup''.
* '''Port:''' FTP menggunakan port 21.


'''Proses Login dengan Winbox''':
Secara ringkas, untuk memulai konfigurasi pada perangkat Mikrotik, pengguna perlu memastikan Alamat IP pada komputer terkonfigurasi otomatis (''obtain'') atau dalam satu segmen dengan IP bawaan Mikrotik (misalnya 192.168.88.x). Setelah itu, disarankan menggunakan Winbox dengan kredensial ''default'' (<code>admin</code> tanpa kata sandi) untuk masuk.
 
[[Category:Mikrotik]]
1. '''Koneksi Fisik''': Pastikan komputer terhubung langsung ke RouterBoard melalui kabel UTP atau ''wireless'' (jika tersedia dan sudah dikonfigurasi).
[[Category:Jaringan Komputer]]
 
[[Category:Jaringan]]
2. '''Mendeteksi Router''': Buka aplikasi Winbox. Pada tab ''Neighbors'', Winbox akan secara otomatis memindai perangkat MikroTik yang terhubung langsung ke jaringan Anda, menampilkan MAC ''Address'', IP ''Address'' (jika ada), dan identitas ''router''.
 
3. '''Pilih Metode Login''': Anda dapat masuk menggunakan MAC ''Address'' atau IP ''Address''.
 
   ◦ '''Login via MAC Address''': Disarankan untuk konfigurasi awal, terutama jika ''router'' belum memiliki IP ''Address'' atau jika IP ''Address'' diubah. Namun, koneksi MAC ''Address'' (Layer 2) kurang stabil karena bersifat ''broadcast''.
 
   ◦ '''Login via IP Address''': Lebih stabil dan disarankan untuk manajemen rutin. Port ''default'' yang digunakan Winbox adalah 8291.
 
4. '''Kredensial''':
 
   ◦ ''Username default'' adalah "admin".
 
   ◦ ''Password default'' adalah kosong (tidak ada ''password'').
 
5. '''Konfigurasi Awal''': Setelah berhasil ''login'', Winbox mungkin akan menampilkan dialog "Default Configuration". Untuk memulai konfigurasi dari awal, disarankan untuk memilih "Remove Configuration". Jika tidak, konfigurasi ''default'' akan diterapkan, yang mencakup IP ''Address'' 192.168.88.1/24 di ''ether2''.
 
6. '''Antarmuka Winbox''': Setelah ''login'', Anda akan melihat tampilan utama Winbox dengan bilah sisi kiri yang berisi berbagai menu untuk mengelola perangkat MikroTik. Winbox juga menyediakan fitur ''New Terminal'' untuk menjalankan perintah CLI.
 
3. Demonstrasi Akses via Webfig
 
Webfig adalah antarmuka berbasis web untuk mengkonfigurasi Router MikroTik menggunakan ''web browser''.
 
'''Cara Mengakses Webfig''':
 
1. '''Koneksi Fisik''': Pastikan komputer terhubung ke MikroTik dan ''router'' sudah memiliki IP ''Address''. Secara ''default'', ''router'' baru atau yang baru di-''reset'' akan memiliki IP ''Address'' 192.168.88.1/24 pada ''interface ether2''.
 
2. '''Buka Browser''': Luncurkan ''web browser'' (misalnya Google Chrome, Mozilla Firefox).
 
3. '''Masukkan IP Address''': Ketik IP ''Address'' MikroTik di bilah ''alamat browser'' (contoh: <code><nowiki>http://192.168.88.1</nowiki></code>). ''Router'' harus menjalankan layanan ''web'' (HTTP) pada ''port'' 80.
 
4. '''Login''': Masukkan ''username'' "admin" dan ''password'' kosong (jika belum diubah).
 
5. '''Antarmuka Webfig''': Tampilan Webfig mirip dengan Winbox, menyediakan menu-menu konfigurasi dalam format grafis. Ini memungkinkan konfigurasi dari perangkat ''mobile'' tanpa ''software'' spesifik.
 
4. Demonstrasi Akses via CLI (Command Line Interface)
 
Untuk pengguna yang lebih berpengalaman atau dalam skenario tertentu (misalnya, ''bandwidth'' terbatas, menjalankan ''script'', ''remote'' melalui konsol), akses CLI lebih disukai. MikroTik menyediakan beberapa cara untuk mengakses CLI:
 
'''a. Telnet''':
 
1. '''Protokol''': Telnet (Telecommunication Network Protocol) adalah protokol jaringan yang menyediakan fasilitas komunikasi teks interaktif dua arah menggunakan koneksi ''virtual terminal''. Ia menggunakan protokol TCP pada ''port'' 23.
 
2. '''Persiapan di Windows''': Untuk mengakses Telnet melalui ''Command Prompt'' di Windows, pastikan fitur "Telnet Client" telah diaktifkan di ''Windows Features''.
 
3. '''Akses''':
 
   ◦ '''Command Prompt/Terminal''': Buka ''Command Prompt'' atau ''terminal'' dan ketik <code>telnet [IP_Address_MikroTik]</code> (misalnya: <code>telnet 192.168.88.1</code>).
 
   ◦ '''PuTTY''': Gunakan aplikasi pihak ketiga seperti PuTTY. Masukkan IP ''Address'' ''router'' di kolom ''Hostname'', pilih "Telnet" sebagai ''Connection Type'', lalu klik "Open".
 
4. '''Login''': Masukkan ''username'' "admin" dan ''password'' kosong. Setelah berhasil, Anda akan masuk ke antarmuka CLI MikroTik.
 
'''b. SSH (Secure Shell)''':
 
1. '''Protokol''': SSH adalah protokol jaringan yang menggunakan kriptografi untuk komunikasi data yang aman, menjadikannya lebih aman dibandingkan Telnet. Ia menggunakan TCP ''port'' 22.
 
2. '''Akses''': SSH juga dapat diakses menggunakan PuTTY. Pilih "SSH" sebagai ''Connection Type'' dan masukkan IP ''Address'' ''router''.
 
3. '''Login''': Setelah koneksi terjalin, masukkan ''username'' "admin" dan ''password'' kosong. Antarmuka CLI akan sama seperti Telnet.
 
'''c. New Terminal di Winbox''':
 
1. Winbox menyediakan fitur ''New Terminal'' yang memungkinkan Anda menjalankan perintah CLI di dalam lingkungan GUI Winbox.
 
2. Ini sangat berguna untuk menjalankan ''script'' atau konfigurasi yang lebih kompleks, tanpa harus keluar dari Winbox.
 
3. '''Perintah Dasar CLI''':
 
   ◦ <code>?</code>: Menampilkan daftar perintah yang tersedia di level saat ini.
 
   ◦ <code>..</code>: Kembali satu level direktori ke atas.
 
   ◦ <code>/</code>: Kembali ke ''root'' direktori.
 
   ◦ <code>print</code>: Menampilkan konfigurasi atau status.
 
   ◦ <code>set</code>: Mengubah nilai parameter.
 
   ◦ <code>add</code>: Menambahkan entri baru.
 
   ◦ <code>remove</code>: Menghapus entri.
 
   ◦ <code>undo/redo</code>: Untuk membatalkan atau mengulang perintah terakhir.
 
Dengan memahami berbagai metode akses ini, Anda dapat memilih cara yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kenyamanan Anda dalam mengelola perangkat MikroTik.

Latest revision as of 23:29, 21 October 2025

Akses ke perangkat Mikrotik dapat dilakukan melalui berbagai metode, baik menggunakan antarmuka grafis (GUI/Graphical User Interface) maupun antarmuka baris perintah (CLI/Command Line Interface). Pilihan metode akses ini bergantung pada kebutuhan konfigurasi, tingkat keamanan yang diinginkan, dan ketersediaan konektivitas jaringan.

Secara umum, metode akses Mikrotik meliputi:

  1. Winbox (GUI)
  2. Webfig (GUI)
  3. SSH (CLI)
  4. Telnet (CLI)
  5. Serial Console
  6. Aplikasi seluler (Tik-App)
  7. FTP (untuk transfer file)

Berikut adalah elaborasi mengenai metode akses Mikrotik berdasarkan sumber yang tersedia:

Winbox (Graphical User Interface)

Winbox adalah perangkat lunak berbasis GUI yang dikembangkan khusus untuk sistem operasi Windows yang digunakan untuk mengelola perangkat atau sistem operasi Mikrotik. Winbox merupakan salah satu alat yang umum digunakan oleh administrator jaringan dan teknisi Mikrotik.

Fitur dan Cara Akses:

  • Mode Akses: Winbox dapat digunakan untuk mengakses router menggunakan Alamat IP (Layer 3) atau MAC Address (Layer 2).
  • Koneksi Awal: Untuk koneksi pertama kali ke perangkat baru atau yang belum memiliki konfigurasi IP, disarankan menggunakan MAC Address. Namun, koneksi melalui MAC Address cenderung tidak stabil (karena berbasis broadcast) dan disarankan hanya digunakan pada awal konfigurasi. Koneksi melalui Alamat IP (menggunakan protokol TCP) lebih stabil.
  • Penemuan Perangkat (Neighbors): Aplikasi ini memiliki kemampuan untuk memindai perangkat Mikrotik yang terhubung secara langsung (melalui fitur Neighbors).
  • Kredensial Bawaan: Secara default, nama pengguna yang digunakan adalah admin tanpa kata sandi (kosong).
  • Antarmuka: Winbox menyediakan pintasan untuk mempermudah manajemen perangkat dan dapat menampilkan versi, tipe, dan opsi router. Aplikasi ini juga menyediakan fitur Terminal (CLI) di dalamnya.
  • Port: Winbox beroperasi menggunakan port TCP 8291.

Webfig (Graphical User Interface)

Webfig adalah antarmuka konfigurasi Mikrotik yang diakses melalui peramban web (web browser).

Fitur dan Cara Akses:

  • Akses: Mirip dengan Winbox, tetapi diakses melalui peramban web.
  • Persyaratan: Akses melalui Webfig memerlukan perangkat router sudah terpasang Alamat IP.
  • Port: Webfig (akses web standar) menggunakan port 80 (www).

Akses Baris Perintah (CLI)

Metode CLI memungkinkan konfigurasi dilakukan dengan memasukkan perintah tekstual, dan membutuhkan pemahaman tentang perintah-perintah dasar Mikrotik. Akses CLI dapat dilakukan melalui Telnet, SSH, atau fitur Terminal di Winbox.

SSH (Secure Shell)

  • Fungsi: Digunakan untuk konfigurasi jarak jauh (remote configuration).
  • Keamanan: SSH adalah protokol yang lebih aman dibandingkan Telnet karena memanfaatkan kriptografi untuk enkripsi data yang ditransmisikan.
  • Port: SSH menggunakan protokol TCP port 22.

Telnet (Telecommunication Network)

  • Fungsi: Menyediakan fasilitas komunikasi jarak jauh berbasis teks.
  • Port: Telnet menggunakan protokol TCP port 23.
  • Keamanan: Telnet memiliki celah keamanan yang besar karena mengirimkan nama pengguna dan kata sandi dalam bentuk teks biasa (plain text) saat otentikasi, sehingga tidak disarankan untuk digunakan jika ada perangkat yang mampu menggunakan CHAP (Challenge-Handshake Authentication Protocol).

Struktur dan Navigasi CLI

Dalam lingkungan CLI Mikrotik, terdapat panduan untuk navigasi:

  • Pembeda Teks: Teks menu ditandai dengan warna biru muda, sedangkan perintah tindakan (action) ditandai dengan warna ungu.
  • Bantuan Cepat: Pengguna dapat mengetik tanda tanya (?) untuk menampilkan daftar menu atau perintah yang tersedia.
  • Auto-complete: Menggunakan tombol [Tab] dapat membantu melengkapi perintah yang sedang diketik.
  • Navigasi: Perintah .. digunakan untuk mundur satu langkah menu, sedangkan / membawa pengguna kembali ke menu root (paling atas).

Metode Khusus dan Lainnya

Serial Console

  • Kebutuhan: Digunakan ketika akses melalui jaringan tidak memungkinkan, misalnya jika terjadi kesalahan konfigurasi fatal (seperti menonaktifkan semua port) atau router gagal melakukan booting.
  • Perangkat: Memerlukan kabel serial (DB-9 atau konverter USB ke DB-9) dan program terminal khusus.

Tik-App (Aplikasi Seluler)

  • Akses: Mikrotik dapat diakses menggunakan perangkat Android secara nirkabel melalui aplikasi bernama Tik-App yang dapat diunduh dari Play Store.

FTP (File Transfer Protocol)

  • Fungsi: Digunakan untuk transfer file, misalnya untuk mengunggah atau mengunduh hasil konfigurasi backup.
  • Port: FTP menggunakan port 21.

Secara ringkas, untuk memulai konfigurasi pada perangkat Mikrotik, pengguna perlu memastikan Alamat IP pada komputer terkonfigurasi otomatis (obtain) atau dalam satu segmen dengan IP bawaan Mikrotik (misalnya 192.168.88.x). Setelah itu, disarankan menggunakan Winbox dengan kredensial default (admin tanpa kata sandi) untuk masuk.