Topologi Bus: Difference between revisions

 
(2 intermediate revisions by the same user not shown)
Line 11: Line 11:
* Atau berupa konektor RJ-45 dan Hub bila digunakan kabel UTP.
* Atau berupa konektor RJ-45 dan Hub bila digunakan kabel UTP.
* Transmisi data dalam kabel bersifat full duplex, dan sifatnya broadcast, semua terminal bisa menerima transmisi data.
* Transmisi data dalam kabel bersifat full duplex, dan sifatnya broadcast, semua terminal bisa menerima transmisi data.
[[File:Topologi bus 1029384.png|center|thumb|Koneksi Kabel-Transceiver Pada Topologi Bus]]
* Suatu protokol akan mengatur transmisi dan penerimaan data, yaitu Protokol Ethernet atau CSMA/CD.
* Suatu protokol akan mengatur transmisi dan penerimaan data, yaitu Protokol Ethernet atau CSMA/CD.
* Pemakaian kabel coax (10Base5 dan 10Base2) telah distandarisasi dalam IEEE 802.3, yaitu sbb:
* Pemakaian kabel coax (10Base5 dan 10Base2) telah distandarisasi dalam IEEE 802.3, yaitu sebagai berikut:
{| class="wikitable"
|+Karakteritik Kabel Coaxial
!
!10Base5
!10Base2
|-
|Rate Data
|10 Mbps
|10 Mbps
|-
|Panjang / segmen
|500 m
|185 m
|-
|Rentang Max
|2500 m
|1000 m
|-
|Tap / segmen
|100
|30
|-
|Jarak per Tap
|2.5 m
|0.5 m
|-
|Diameter kabel
|1 cm
|0.5 Cm
|}
 
* Melihat bahwa pada setiap segmen (bentang) kabel ada batasnya maka diperlukan “Repeater” untuk menyambungkan segmen-segmen kabel.
[[File:Topologi bus 1038697.png|center|thumb|237x237px|Perluasan Topologi Bus Menggunakan Repeater]]


== Prosedur ==
== Prosedur ==