Jaringan Komputer:Medium Fisik Jaringan: Difference between revisions
Appearance
Created page with "==Spektrum Electromagnetic== ===Faktor Perancangan jaringan=== #Bandwith → menentukan laju data yang dicapai #Keterbatasan transmisi → menentukan coverage(cakupan), contohnya : noise, redaman, derau #Interferensi → gangguan dari sinyal yang pita frekuensinya sama dapat menyebabkan distorsi, bahkan menghancurkan sinyal kirim. #Jumlah penerima � guided media yang digunakan sebagai shared link dapat menyebabkan peningkatan redaman dan distorsi. ===Guide Media=== #T..." |
No edit summary |
||
| (13 intermediate revisions by the same user not shown) | |||
| Line 1: | Line 1: | ||
{{navigation |previous=Jaringan Komputer:Protocol dan Model Referensi OSI |next=Jaringan Komputer:Lapis Fisik, Sinkronisasi dan Kompresi}} | |||
==Spektrum Electromagnetic== | ==Spektrum Electromagnetic== | ||
===Faktor Perancangan jaringan=== | ===Faktor Perancangan jaringan=== | ||
| Line 4: | Line 5: | ||
#Keterbatasan transmisi → menentukan coverage(cakupan), contohnya : noise, redaman, derau | #Keterbatasan transmisi → menentukan coverage(cakupan), contohnya : noise, redaman, derau | ||
#Interferensi → gangguan dari sinyal yang pita frekuensinya sama dapat menyebabkan distorsi, bahkan menghancurkan sinyal kirim. | #Interferensi → gangguan dari sinyal yang pita frekuensinya sama dapat menyebabkan distorsi, bahkan menghancurkan sinyal kirim. | ||
#Jumlah penerima | #Jumlah penerima → guided media yang digunakan sebagai shared link dapat menyebabkan peningkatan redaman dan distorsi. | ||
===Guide Media=== | ===Guide Media=== | ||
| Line 14: | Line 15: | ||
#Radio | #Radio | ||
#Gelombang Mikro | #Gelombang Mikro | ||
== Media Fisik Jaringan == | |||
Terdapat beberapa media yang sering digunakan dalam mentransmisikan data dari node-1 ke node yang lain, diantaranya : | |||
[[File:Medium fisik jaringan 1.png|center|thumb]] | |||
=== 1. Twisted Pair === | |||
==== Karakteristik : ==== | |||
# Paling murah dan paling banyak digunakan | |||
# Panjang pilinan 5-15 cm, ketebalan 0,4 - 0,9 mm | |||
# Laju data 64 kbps untuk PBX digital, 4 Mbps untuk aplikasi jarak jauh, 10 Mbps untuk LAN (jarak 1 km), 100 Mbps-1 Gbps untuk jumlah terminal terbatas (jarak puluhan meter) | |||
# Jarak amplifier 5-6 km untuk sinyal analog, jarak repeater 2-3 km untuk transmisi digital | |||
# Redaman sangat sensitif terhadap kenaikan frekuensi | |||
==== Twisted Pair, terdiri dari 2 jenis: ==== | |||
# '''Unshielded''' → merupakan kawat telepon biasa, tipe 100-ohm banyak dijumpai di gedung perkantoran | |||
# '''Shielded''' → memiliki kinerja lebih baik pada laju data yang tinggi, twisted pair dilindungi oleh logam untuk mengurangi interferensi | |||
==== EIA-568-A memperkenalkan 3 kategori kabel UTP ==== | |||
# Kategori 3: karakteristik transmisi hingga 16 MHz, twist length 7,5-10 cm | |||
# Kategori 4: karateristik hingga 20 MHz | |||
# Kategori 5: karakteristik hingga 100 MHz, twist length 0,6-0,85 cm | |||
==== Kabel kategori 3 (voice-grade) dan kategori 5 (data-grade) banyak digunakan untuk aplikasi LAN ==== | |||
==== Redaman Twisted Pair ==== | |||
[[File:Medium fisik jaringan 2.png|center|thumb|Tabel di samping menunjukkan kinerja UTP kategori 3, 5, dan STP. Skema pengkabelan baru berada pada level yang lebih tinggi, yaitu kategori 5E (enhanced), 6, dan 7]] | |||
==== Alternatif pengkabelan ==== | |||
<gallery> | |||
File:Medium fisik jaringan 3.png|ACR = Attenuation to Crosstalk Ratio | |||
File:Medium fisik jaringan 4.png|EMI = Electromagnetic Interface | |||
</gallery> | |||
==== Istilah dalam penamaan kabel ==== | |||
[[File:Medium fisik jaringan 5.png|center|thumb]] | |||
==== Shield Twisted Pair (UTP) ==== | |||
<gallery> | |||
File:Medium fisik jaringan 6.png | |||
File:Medium fisik jaringan 7.png | |||
File:Medium fisik jaringan 8.png|UTP Cabling | |||
</gallery> | |||
==== Straight Cable ==== | |||
<gallery> | |||
File:Medium fisik jaringan 9.png | |||
File:Medium fisik jaringan 10.png | |||
</gallery> | |||
==== Cross Cable ==== | |||
<gallery> | |||
File:Medium fisik jaringan 11.png | |||
File:Medium fisik jaringan 12.png | |||
</gallery> | |||
==== Rollover Cable ==== | |||
<gallery> | |||
File:Medium fisik jaringan 13.png | |||
File:Medium fisik jaringan 14.png | |||
</gallery> | |||
==== LAN Tester ==== | |||
[[File:Medium fisik jaringan 15.png|center|thumb]] | |||
=== 2. Coaxial Cable === | |||
==== Karakteristik : ==== | |||
# Terdiri dari 2 konduktor dengan konstruksi yang berbeda dengan twisted pair | |||
# Konduktor dalam ditahan oleh beberapa cincin insulasi atau bahan dielektrik padat, konduktor luar ditutup dengan jaket | |||
# Diameter 1-2,5 cm, kapasitas 10.000 kanal suara | |||
# Spektrum dapat mencapai 500 MHz | |||
# Laju data ratusan Mbps untuk jarak 1 km | |||
# Jarak antar repeater 1 km | |||
# Aplikasi: distribusi TV, SLJJ, LAN | |||
# Lebih tahan terhadap interferensi dan crosstalk dibanding twisted pair, jarak jangkauan lebih jauh | |||
=== 3. Serat Optik === | |||
==== Karakteristik : ==== | |||
* Medium yang tipis dan fleksibel, mampu merambatkan sinar optik | |||
* Diameter inti 2-125 µm | |||
* Karakteristik yang membedakan serat optik dari twisted pair atau kabel koaksial: | |||
** Kapasitas lebih besar | |||
** Ukuran lebih kecil dan lebih ringan | |||
** Redaman lebih rendah | |||
** Isolasi elektromagnetik | |||
** Jarak antar repeater lebih jauh | |||
* Laju data ratusan Gbps untuk jarak puluhan km | |||
* Long haul 1500 km dengan kapasitas 20.000-60.000 kanal suara | |||
* Metropolitan trunking (12 km) dengan 100.000 kanal suara | |||
* Sentral rural memiliki panjang sirkit 40-160 km dan < 5000 kanal suara | |||
* LAN dikembangkan dengan kapasitas 100 Mbps hingga 10 Gbps | |||
==== Penggunaan Frekuensi ==== | |||
* Serat optik berfungsi sebagai bumbung gelombang untuk frekuensi dalam range sekitar 1014 hingga 1015 Hz, meliputi infra merah dan spektrum cahaya tampak. | |||
* Jendela transmisi | |||
** Lebar pita pada masing-masing window adalah 33 THz, 12 THz, 4 THz, dan 7 THz. | |||
** Berada dalam porsi frekuensi infra merah, di bawah porsi cahaya tampak (400-700 nm). | |||
* Sistem WDM dapat mengirimkan 100 berkas dalam sebuah serat, tiap berkas beroperasi pada 10 Gbps | |||
Beberapa hal yang dapat menurunkan kualitas Optik : | |||
# Scattering | |||
# Bending | |||
# Splicing | |||
==== Redaman ==== | |||
* Kabel koaksial memiliki karakteristik frekuensi yang superior terhadap twisted pair, sehingga laju data lebih tinggi | |||
* Bentuk kurva redaman serat optik menunjukkan frekuensi kerja optimumnya, di mana nilai dispersi dan redaman minimum | |||
* Faktor yang berkontribusi besar terhadap redaman serat optik adalah penyerapan dan hamburan (scattering) | |||
=== 4. Wireless === | |||
==== Transmisi Wireless : ==== | |||
* Pengiriman dan penerimaan sinyal dilakukan dengan antena | |||
* Frekuensi | |||
** Gelombang mikro: 2 - 40 GHz | |||
** Radio broadcast: 30 MHz - 1 GHz | |||
** Infra merah: 3.1011 – 2.1014 Hz | |||
* Gelombang mikro terestrial | |||
* Antena microwave yang umum adalah piringan parabola | |||
** Diameter parabola 3 m | |||
** Jarak maksimum [[File:Medium fisik jaringan 16.png|90x90px]] | |||
==== Antena ==== | |||
Didefinisikan sebagai konduktor listrik atau sistem konduktor yang digunakan untuk meradiasikan energi elektromagnetik atau untuk mengumpulkan energi | |||
==== Terestrial ==== | |||
# Rugi-rugi transmisi microwave → [[File:Medium fisik jaringan 17.png|90x90px]] | |||
# Frekuensi operasi 2-40 GHz | |||
# Jarak repeater atau amplifier 10-100 km | |||
# Efek curah hujan sangat besar pada frekuensi >10 GHz | |||
# Band 4-6 GHz untuk telekomunikasi jarak jauh | |||
# Band 12 GHz untuk komponen TV kabel, | |||
# Band 22 GHz untuk point to point antar gedung | |||
==== Satelit ==== | |||
Gelombang mikro satelit | |||
* Mirip stasiun relay gelombang mikro untuk jarak sangat jauh | |||
* Ketinggian stasioner 35.784 km | |||
* Untuk menghindari interferensi: | |||
* jarak 4<sup>o</sup> pada 4/6 GHz, jarak 3<sup>o</sup> pada 12/14 GHz | |||
Aplikasi penting: | |||
* Distribusi televisi | |||
* Transmisi telepon jarak jauh | |||
* Jaringan bisnis privat | |||
==== Mode Perambatan Wireless ==== | |||
* Sinyal yang diradiasikan dari antena berjalan melalui salah satu dari rute: gelombang tanah, gelombang langit, atau saluran bebas pandang (LOS) | |||
* Efek gelombang tanah ditemukan pada frekuensi kurang dari 2 MHz | |||
* Gelombang langit dapat berjalan melalui sejumlah hop, memantul antara ionosfir dan permukaan bumi | |||
* Di atas 30 MHz, komunikasi harus secara ''line of sight'' | |||
* Dalam ruang hampa, gelombang elektromagnetik (cahaya atau radio) memiliki kecepatan 3x108 m/s | |||
==== Perambatan Bebas Pandang ==== | |||
* Untuk komunikasi satelit, sinyal di atas 30 MHz tidak dipantulkan oleh ionosfir, oleh karena itu sinyal dapat dikirimkan antara stasiun bumi dan satelit | |||
* Kondisi tanpa penghalang | |||
** LOS optik dapat dinyatakan sebagai d = 3,57√h | |||
** LOS radio efektif d = 3,57√(Kh) | |||
==== Lintasan Jamak ==== | |||
* Pada kasus telepon bergerak, terdapat banyak sekali penghalang | |||
* Ada perbedaan tipe interferensi multipath pada komunikasi gelombang mikro terestrial (fixed) dan komunikasi bergerak | |||
[[Category:Materi]] | |||
[[Category:Matkul]] | |||
[[Category:Jaringan Komputer]] | |||
Latest revision as of 09:14, 2 December 2022
← Jaringan Komputer:Protocol dan Model Referensi OSI • Home • Jaringan Komputer:Lapis Fisik, Sinkronisasi dan Kompresi →
Spektrum Electromagnetic
Faktor Perancangan jaringan
- Bandwith → menentukan laju data yang dicapai
- Keterbatasan transmisi → menentukan coverage(cakupan), contohnya : noise, redaman, derau
- Interferensi → gangguan dari sinyal yang pita frekuensinya sama dapat menyebabkan distorsi, bahkan menghancurkan sinyal kirim.
- Jumlah penerima → guided media yang digunakan sebagai shared link dapat menyebabkan peningkatan redaman dan distorsi.
Guide Media
- Twisted pair (10 Hz - 100 MHz)
- Kabel koaksial (1 kHz – 1 GHz)
- Serat optik (100 – 1000 THz)
Unguide Media
- Radio
- Gelombang Mikro
Media Fisik Jaringan
Terdapat beberapa media yang sering digunakan dalam mentransmisikan data dari node-1 ke node yang lain, diantaranya :

1. Twisted Pair
Karakteristik :
- Paling murah dan paling banyak digunakan
- Panjang pilinan 5-15 cm, ketebalan 0,4 - 0,9 mm
- Laju data 64 kbps untuk PBX digital, 4 Mbps untuk aplikasi jarak jauh, 10 Mbps untuk LAN (jarak 1 km), 100 Mbps-1 Gbps untuk jumlah terminal terbatas (jarak puluhan meter)
- Jarak amplifier 5-6 km untuk sinyal analog, jarak repeater 2-3 km untuk transmisi digital
- Redaman sangat sensitif terhadap kenaikan frekuensi
Twisted Pair, terdiri dari 2 jenis:
- Unshielded → merupakan kawat telepon biasa, tipe 100-ohm banyak dijumpai di gedung perkantoran
- Shielded → memiliki kinerja lebih baik pada laju data yang tinggi, twisted pair dilindungi oleh logam untuk mengurangi interferensi
EIA-568-A memperkenalkan 3 kategori kabel UTP
- Kategori 3: karakteristik transmisi hingga 16 MHz, twist length 7,5-10 cm
- Kategori 4: karateristik hingga 20 MHz
- Kategori 5: karakteristik hingga 100 MHz, twist length 0,6-0,85 cm
Kabel kategori 3 (voice-grade) dan kategori 5 (data-grade) banyak digunakan untuk aplikasi LAN
Redaman Twisted Pair

Alternatif pengkabelan
-
ACR = Attenuation to Crosstalk Ratio
-
EMI = Electromagnetic Interface
Istilah dalam penamaan kabel

Shield Twisted Pair (UTP)
-
UTP Cabling
Straight Cable
Cross Cable
Rollover Cable
LAN Tester

2. Coaxial Cable
Karakteristik :
- Terdiri dari 2 konduktor dengan konstruksi yang berbeda dengan twisted pair
- Konduktor dalam ditahan oleh beberapa cincin insulasi atau bahan dielektrik padat, konduktor luar ditutup dengan jaket
- Diameter 1-2,5 cm, kapasitas 10.000 kanal suara
- Spektrum dapat mencapai 500 MHz
- Laju data ratusan Mbps untuk jarak 1 km
- Jarak antar repeater 1 km
- Aplikasi: distribusi TV, SLJJ, LAN
- Lebih tahan terhadap interferensi dan crosstalk dibanding twisted pair, jarak jangkauan lebih jauh
3. Serat Optik
Karakteristik :
- Medium yang tipis dan fleksibel, mampu merambatkan sinar optik
- Diameter inti 2-125 µm
- Karakteristik yang membedakan serat optik dari twisted pair atau kabel koaksial:
- Kapasitas lebih besar
- Ukuran lebih kecil dan lebih ringan
- Redaman lebih rendah
- Isolasi elektromagnetik
- Jarak antar repeater lebih jauh
- Laju data ratusan Gbps untuk jarak puluhan km
- Long haul 1500 km dengan kapasitas 20.000-60.000 kanal suara
- Metropolitan trunking (12 km) dengan 100.000 kanal suara
- Sentral rural memiliki panjang sirkit 40-160 km dan < 5000 kanal suara
- LAN dikembangkan dengan kapasitas 100 Mbps hingga 10 Gbps
Penggunaan Frekuensi
- Serat optik berfungsi sebagai bumbung gelombang untuk frekuensi dalam range sekitar 1014 hingga 1015 Hz, meliputi infra merah dan spektrum cahaya tampak.
- Jendela transmisi
- Lebar pita pada masing-masing window adalah 33 THz, 12 THz, 4 THz, dan 7 THz.
- Berada dalam porsi frekuensi infra merah, di bawah porsi cahaya tampak (400-700 nm).
- Sistem WDM dapat mengirimkan 100 berkas dalam sebuah serat, tiap berkas beroperasi pada 10 Gbps
Beberapa hal yang dapat menurunkan kualitas Optik :
- Scattering
- Bending
- Splicing
Redaman
- Kabel koaksial memiliki karakteristik frekuensi yang superior terhadap twisted pair, sehingga laju data lebih tinggi
- Bentuk kurva redaman serat optik menunjukkan frekuensi kerja optimumnya, di mana nilai dispersi dan redaman minimum
- Faktor yang berkontribusi besar terhadap redaman serat optik adalah penyerapan dan hamburan (scattering)
4. Wireless
Transmisi Wireless :
- Pengiriman dan penerimaan sinyal dilakukan dengan antena
- Frekuensi
- Gelombang mikro: 2 - 40 GHz
- Radio broadcast: 30 MHz - 1 GHz
- Infra merah: 3.1011 – 2.1014 Hz
- Gelombang mikro terestrial
- Antena microwave yang umum adalah piringan parabola
Antena
Didefinisikan sebagai konduktor listrik atau sistem konduktor yang digunakan untuk meradiasikan energi elektromagnetik atau untuk mengumpulkan energi
Terestrial
- Rugi-rugi transmisi microwave →

- Frekuensi operasi 2-40 GHz
- Jarak repeater atau amplifier 10-100 km
- Efek curah hujan sangat besar pada frekuensi >10 GHz
- Band 4-6 GHz untuk telekomunikasi jarak jauh
- Band 12 GHz untuk komponen TV kabel,
- Band 22 GHz untuk point to point antar gedung
Satelit
Gelombang mikro satelit
- Mirip stasiun relay gelombang mikro untuk jarak sangat jauh
- Ketinggian stasioner 35.784 km
- Untuk menghindari interferensi:
- jarak 4o pada 4/6 GHz, jarak 3o pada 12/14 GHz
Aplikasi penting:
- Distribusi televisi
- Transmisi telepon jarak jauh
- Jaringan bisnis privat
Mode Perambatan Wireless
- Sinyal yang diradiasikan dari antena berjalan melalui salah satu dari rute: gelombang tanah, gelombang langit, atau saluran bebas pandang (LOS)
- Efek gelombang tanah ditemukan pada frekuensi kurang dari 2 MHz
- Gelombang langit dapat berjalan melalui sejumlah hop, memantul antara ionosfir dan permukaan bumi
- Di atas 30 MHz, komunikasi harus secara line of sight
- Dalam ruang hampa, gelombang elektromagnetik (cahaya atau radio) memiliki kecepatan 3x108 m/s
Perambatan Bebas Pandang
- Untuk komunikasi satelit, sinyal di atas 30 MHz tidak dipantulkan oleh ionosfir, oleh karena itu sinyal dapat dikirimkan antara stasiun bumi dan satelit
- Kondisi tanpa penghalang
- LOS optik dapat dinyatakan sebagai d = 3,57√h
- LOS radio efektif d = 3,57√(Kh)
Lintasan Jamak
- Pada kasus telepon bergerak, terdapat banyak sekali penghalang
- Ada perbedaan tipe interferensi multipath pada komunikasi gelombang mikro terestrial (fixed) dan komunikasi bergerak