Keamanan Siber di Bidang Perbankan: Difference between revisions

Created page with "Di zaman sekarang, semua sudah menjadi serba digital. Termasuk di sektor finansial seperti perbankan. Kita sebagai nasabah dapat melakukan transaksi perbankan dimana saja dan kapan saja, melalui internet (e-banking), telepon selular (m-banking), telepon (phone banking), ataupun lewat sms (sms-banking). Ini tentunya memudahkan kita sebagai nasabah dalam melakukan transaksi keuangan, tetapi di sisi lain dapat membuka peluang terjadinya penyalahgu..."
 
 
(2 intermediate revisions by the same user not shown)
Line 22: Line 22:
===Bagaimana Cara Menghindarinya?===
===Bagaimana Cara Menghindarinya?===
Jika mendapat email seperti ini yang mencurigakan, jangan pernah membalas dengan mengisi nomor rekening (atau  user-id) dan nomor PIN karena bank seharusnya sudah memiiki data kita. Jika kita masuk ke website bank untuk melakukan transaksi perbankan, pastikan alamat  website bank sudah benar dan kita memiliki prosedur keamanan tambahan seperti token, disamping user-id dan password.
Jika mendapat email seperti ini yang mencurigakan, jangan pernah membalas dengan mengisi nomor rekening (atau  user-id) dan nomor PIN karena bank seharusnya sudah memiiki data kita. Jika kita masuk ke website bank untuk melakukan transaksi perbankan, pastikan alamat  website bank sudah benar dan kita memiliki prosedur keamanan tambahan seperti token, disamping user-id dan password.
==Penipuan melalui penawaran investasi dengan imbalan bunga yang sangat tinggi==
Modus ini biasanya mengatasnamakan perusahaan yang menawarkan investasi  dengan  janji  imbalan bunga yang sangat tinggi. Kita harus berhati-hati dengan penawaran seperti ini karena terdapat sejumlah penawaran yang terbukti tidak dapat memenuhi imbal hasil sebagaimana dijanjikan.
===Bagaiman Cara Menghindarinya?===
Kita harus bersikap kritis dalam mempertimbangkan penawaran seperti ini. Apakah wajar? Segara lakukan pengecekan terhadap kredibilitas perusahaan yang menawarkan investasi dan  pastikan kita terlindungi dari sisi hukum sebelum memutuskan untuk melakukan suatu investasi.
==Penipuan dengan menggunakan kartu kredit di Internet==
Sekarang ini semakin banyak toko atau merchant yang menawarkan produk dan jasa melalui telepon ataupun internet, dengan kemudahan pembayaran menggunakan kartu kredit. Biasanya, kita hanya diminta untuk menyebutkan nomor kartu kredit, masa berlaku (expiry  date) dan 3 (tiga) digit kode rahasia yang tertera di bagian belakang kartu kredit kita, dengan demikian transaksi pun dapat terjadi.
===Bagaimana Cara Menghindarinya?===
Ketika kita mendapat tawaran seperti ini, kita harus mengerti tentang produk dan jasa yang ditawarkan dari toko atau merchant tersebut, dan juga memahami tentang syarat & ketentuan dari barang atau jasa yang ditawarkan. Jangan pernah memberikan nomor kartu kredit, masa berlaku dan 3 (tiga) digit kode rahasia yang terletak di bagian belakang kartu kredit kita  kepada siapapun, kecuali untuk beberapa keperluan tertentu di mana kita telah menyetujuinya.
==Pemalsuan nomor telpon call center bank kita==
Modus ini termasuk yang paling sering terjadi. Pelaku kejahatan akan membuat seolah-olah mesin ATM bank kita rusak dan kartu kita tertelan. Otomatis kita menjadi panic dan tanpa sadar akan menghubungi nomor call center ”palsu” yang ada di sekitar mesin ATM. Kemudian kita akan  diminta  penerima  telepon  untuk  menyebutkan  nomor  PIN  dan dijanjikan bahwa kartu ATM pengganti akan segera dikirimkan. Padahal, itu adalah cara mereka untuk mengambil uang kita dengan mengetahui PIN dan kartu kita.
===Bagaimana Cara Menghindarinya?===
Pastikan kita mengetahui nomor call center resmi bank kita. Jika perlu, catat nomor telepon 24 jam bank kita. Jika Anda menghubungi nomor tersebut, pada umumnya kita akan dijawab oleh mesin penjawab otomatis dan diminta untuk memasukkan pilihan jasa tertentu, bukan oleh suara penerima telepon secara langsung. Perlu kita ingat juga, jangan pernah memberikan nomor PIN karena bank tidak akan pernah meminta nomor PIN nasabahnya.
Sebagai tambahan agar dapat mencegah kejadian tersebut, kita juga dapat membuat pin ATM, m-banking, e-banking yang kemungkinan orang lain tidak mengetahuinya dan mudah diingat, dan juga membuat salinan dokumen pribadi jikalau terjadi pencurian data. Segera batalkan transaksi jika kita menemukan hal-hal yang mencurigakan seperti memasukkan data yang sensitif ketika mendaftarkan sebuah transaksi. Itulah beberapa tipe kejahatan siber di bidang perbankan dan tips bagaimana cara mengatasinya jika kita mengalami kejadian-kejadian tersebut.
==Source==
*[https://internetsehat.id/literasidigital internetsehat.id]
*Ebook Siberpedia Keamanan Siber - Internet Sehat Literasi Digital
[[Category:Security]]
[[Category:Internet Safety]]