Jump to content

Sistem Digital:Data Digital

From Wiki

Seperti kita ketahui, mesin-mesin digital hanya mampu mengenali dan mengolah data yang berbentuk biner.

Dalam sistem biner hanya di ijinkan dua keadaan yang berbeda. Contoh dua keadaan yang berbeda yaitu:

  • Terang-gelap,
  • Tinggi-rendah,
  • Sambung-putus, dll.

Dua keadaan dari sistem biner tesebut disimbolkan dengan angka biner 0 atau 1. misalnya:

  • Terang=1 dan gelap=0,
  • Tinggi=1 dan rendah=0,
  • Benar=1 dan salah=0, dan seterusnya.

Dapat pula:

  • Terang=0 dan gelap=1,
  • Tinggi=0 dan rendah=1,
  • Benar=0 dan salah=1, dan seterusnya.

DEFINISI GERBANG LOGIKA

Dalam elektronika digital sering kita lihat gerbang-gerbang logika. Gerbang tersebut merupakan rangkaian dengan satu atau lebih data masukan tetapi hanya menghasilkan satu data keluaran.

Gerbang ini merupakan rangkaian digital (dua keadaan), karena data masukan dan data keluaran hanya berupa tegangan tinggi atau tegangan rendah.

  • Hidup=5V dan mati=0,6V,
  • Tinggi=5V dan rendah=0,6V,

Dengan demikian gerbang sering disebut rangkaian logika karena analisisnya dapat dilakukan dengan aljabar Boole.

Ada beberapa rangkaian logika dasar yang sering digunakan, diantaranya adalah :

  • AND,
  • OR,
  • NAND,
  • NOR,
  • X-OR,

Gerbang Dasar - AND

Gerbang AND memiliki 2 atau lebih saluran masukan dan satu saluran keluaran.

Keadaan keluaran gerbang AND akan 1 (tinggi) jika dan hanya jika semua masukannya dalam keadaan 1 (tinggi).

Hubungan antara masukan dan keluaran pada gerbang AND tersebut dapat dituliskan sebagai berikut:

Gerbang Dasar - OR

Gerbang OR memiliki 2 atau lebih saluran masukan dan satu salauran keluaran.

Keadaan keluaran gerbang OR akan 1 (tinggi) jika dan hanya jika ada salah satu masukannya dalam keadaan 1(tinggi).

Hubungan antara masukan dan keluaran pada gerbang OR tersebut dapat dituliskan sebagai berikut:

Gerbang Dasar - NAND

Gerbang AND yang di ikuti dengan gerbang NOT menghasilkan gerbang NAND.

Gerbanga NAND dapat dituliskan, NAND :

Gerbang Dasar - NOR

Gerbang OR yang di ikuti dengan gerbang NOT menghasilkan gerbang NOR. Gerbanga NOR dapat dituliskan:

Gerbang Dasar EX - OR

Gerbang EX-OR pada mulanya hanya memiliki dua masukan dan satu keluaran yang dinyatakan sebagai.

Keluaran gerbang EX-OR akan bernilai 1 apabila inputnya berlainan dan akan bernilai 0 apabila inputnya sama