Sistem Digital:Dasar Sistem Digital
Pada sistem analog, terdapat amplifier yang menghasilkan penguatan (gain) gelombang analog, baik menguatkan sinyal pesan maupun noise tambahan yang menyertai di sepanjang jalur transmisi.
Pada sistem digital, data mengalami regenerative / copy pada interval waktu tertentu. Nilai-nilai bisa dimanipulasi dengan rangkaian logika, atau jika perlu, dengan mikroprosesor. Operasi-operasi matematika yang rumit bisa secara mudah ditampilkan.
Pada sistem analog, data tidak memerlukan sinkronisasi. Gelombang informasi dapat berubah sewaktu-watu.
Pada sistem digital, data selalu harus tersedia sinkronisasi. Ini penting bagi sistem untuk mengetahui kapan setiap simbol yang terkirim mulai dan kapan berakhir, dan perlu meyakinkan apakah setiap simbol sudah terkirim dengan benar.

Gigi memutar tape selama sebagaian Player / Recorder, maju dan mundur cepat. Dibawah dua gigi terdapat dua buah head. Head pada sisi kiri dbg penghapus, head pada posisi tengah untuk utk Player / Recorder menarik dan meginduksi elektromagnetik. Pada sisi kanan adalah capstan yang serta pinch roller (jepitan penggulung) berfungsi memutar pita.

Dasar kerja DVD player adalah memfokuskan laser pada track bump (data digital ukuran mikro dan nano meter)
Bump memantulkan cahaya dengan cara berbeda dibandingkan area datar dari disc dan sensor opto elektronik mendeteksi perubahan cahaya yang dipantulkan.
Sinyal yang dihasilkan alam itu adalah berbentuk analog. misalnya sinyal suara dari mikrofon, walaupun kemudian bisa diproses dalam digital sehingga banyak alat yang mempunyai bagian ADC dan DAC.
