Sejarah Layanan Email ProtonMail

Komunikasi merupakan peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Cara berkomunikasi pada zaman sekarang memanglah berbeda. Berbagai media untuk komunikasi tulisan sudah banyak digunakan secara online. Email merupakan salah satu contoh komunikasi berupa tulisan di samping surat dan SMS. Keunggulan dari email adalah tidak mengenal waktu, tempat dan biaya terbilang cukup murah sebagi seseorang ingin melamar pekerjaan atau sekedar mengirim tugas. Email dapat digunakan untuk melakukan komunikasi secara pribadi. Kadangkala dalam penulisan Email terdapat informasi yang hanya boleh dibaca pihak tertuju saja.
Pembukaan
ProtonMail merupakan sebuah layanan surel terenkripsi dari ujung ke ujung, layanan ini termasuk masih baru karena mulai berdiri pada tahun 2013 lalu. Dalam tugasnya, ProtonMail ini memakai enkripsi pada sisi klien dengan tujuan melindungi isi surel serta data dari para pengguna. Layanan ProtonMail ini bisa anda akses melalui klien iOS, Android, Webmail, maupun jaringan Tor. Sebelumnya ProtonMail ini memakai sistem registrasi dengan undangan, akan tetap sejak bulan Maret 2016 kemarin layanan ini akhirnya dibuka secara umum, sehingga banyak orang yang bisa mengaksesnya.
Sejarah ProtonMail
ProtonMail ini didirikan pada tahun 2013 silam oleh para ilmuwan dari fasilitas penelitian CERN di Jenewa, Swiss. Lalu pada bulan tanggal 16 Mei 2014 lalu ProtonMail ini mendapat respon yang positif, bahkan mereka sampai menghentikan registrasi versi beta selama 3 hari untuk bisa melayani request dari para pengguna baru.
ProtonMail mengurus dan memiliki perangkat keras dan jaringan peladen sendiri untuk menghindari penggunaan perkakas pihak ketiga. ProtonMail mengurus dua pusat data, satu di Lausanne dan satunya lagi di Attinghausen (di bekas bungker militer K7 di bawah 1.000 meter batu granit) sebagai cadangan pusat data. Karena pusat data berlokasi di Swiss, maka pusat data tersebut secara hukum di luar yurisdiksi AS dan UE. Di bawah hukum Swiss, semua permintaan pengawasan (surveillance) dari negara asing harus melalui pengadilan Swiss dan merupakan subjek untuk traktat. Target bakal calon pengawasan segera diberitahu dan dapat mengajukan banding atas permintaan di pengadilan.
Setiap pusat data menggunakan load balancing di seluruh peladen web, surel, dan SQL, catu daya yang mubazir, cakram keras dengan enkripsi diska menyeluruh, dan penggunaan eksklusif Linux dan perangkat lunak sumber terbuka. Pada bulan Desember 2014, ProtonMail bergabung dengan RIPE NCC dalam upaya untuk memiliki kontrol lebih langsung atas infrastruktur Internet di sekitarnya.
Lalu di bulan Agustus 2015, ProtonMail telah meluncurkan versi utama 2.0, dimana pada versi utama ini pangkalan kodenya ditulis ulang pada versi websitenya. Setelah itu ProtonMail merilis kode sumber untuk antarmuka web dengan lisensi sumber terbuka.
Pada bulan Maret 2016 ProtonMail akhirnya merilis versi utama 3.0 dimana ini merupakan peluncuran resmi versi penuh dan keluar dari versi beta Pada tanggal 19 Januari 2017, ProtonMail ini memberikan pengumuman jika layanan mereka mendapat dukungan jaringan Tor dengan alamat layanan tersembunyi protonirockerxow.onion.
Ditahun yang sama, tepatnya pada bulan November 2017 mereka mengenalkan layanan baru berupa ProtonMail Contacts yang merupakan sebuah manajer kontak yang dilapisi dengan enkripsi akses-nol. Layanan ini menggunakan verifikasi integritas data kontak menggunakan tanda tangan digital.
Lalu pada bulan Desember 2017, diluncurkan ProtonMail Bridge yang merupakan aplikasi dengan enkripsi surel ujung ke ujung pada klien desktop mana pun yang sudah mendukung IMAP, SMTP seperti Microsoft Outlook, Apple Mail, maupun Mozilla Thunderbird.
Di bulan Juli 2018 ProtonMail ini mengenalkan dukungan PGP (Pretty Good Privacy) pada layanan mereka dan verifikasi alamat. Dengan dukungan layanan ini memungkinkan pengguna ProtonMail bisa bertukar informasi dengan pengguna lain yang mendukung PGP.
Pada bulan Oktober 2019, ProtonMail ini akhirnya membuka kode sumber aplikasi iOS untuk public. Dan pada bulan Desember mereka merilis Proton Calender yang sepenuhnya sudah mendukung enkripsi.
Pada tanggal 15 April 2020 giliran kode sumber ProtonMail Bridge dibuka ke public, setelah itu merilis kode tersebut di GitHub dan mempublikasikan hasil audit oleh Konsultasi SEC dan pada tanggal 23 April 2020 giliran kode sumber untuk aplikasi android dibuka untuk public
Tingkatan Pengguna
1. Free atau bebas
Untuk jenis akun ProtonMail yang pertama ini merupakan akun dasar, dimana fitur yang diberikan pun tergolong terbatas, diantaranya:
- Memiliki penyimpanan 500 MB
- Folder atau Label 3/20
- 150 pesan per hari
- Hanya diberikan 1 alamat alias
2. Plus
Untuk jenis akun kedua ini bisa direkomendasikan untuk anda, karena mendapat dukungan keamanan email dengan fitur canggih. Berikut fasilitasnya:
- Memiliki penyimpanan 5 GB
- 1000 pesan per hari
- Memiliki 5 alamat alias
- Folder atau label 200/20
- 1 domain
- Mengirim pesan terenkripsi pada penerima eksternal
- Biaya : USD 4.00 / bulan atau USD 48.00 / tahun
3. Visionary
Pada akun ketiga ini terdapat fitur khusus bagi pendukung ProtonMail. Berikut fasilitasnya:
- Memiliki penyimpanan 20 GB
- Memiliki 50 email alias
- Didukung 10 domain
- Pesan per hari tak terbatas
- Folder maupun label tak terbatas
- Mengirim pesan terenkripsi pada penerima eksternal
- Biaya US 24.00 / bulan atau USD 288.00 / tahun
4. Profesional
Selain untuk pengguna personal, ProtonMail ini juga menyediakan akun untuk organisasi. Berikut fasilitasnya:
- Memiliki penyimpanan 5 GB
- Pesan per hari tak terbatas
- Memiliki 5 alamat alias
- Mendukung 2 domain
- Folder atau label tidak terbatas
- Mendukung surel terenkripsi yang di host untuk perusahaan pengguna, silahkan bikin domain sendiri dan bikin akun untuk para karyawan
- Biaya : USD 6.25/bulan atau USD 75.00/tahun
Proses Pengiriman Surel
Setiap surel yang dikirimkan dari satu akun ke akun ProtonMail lain, maka secara otomatis surel tersebut bakal dikunci dengan enkripsi. Dengan begini maka hanya kunci pribadi si penerima yang bisa mendekripsi surel.
Pada saat penerima masuk log, maka kata sandi kotak surat mereka yang bakal mendekripsi kunci pribadi serta membuka kunci kotak masuk mereka. Setiap surel yang dikirim dari ProtonMail pada alamat lain, maka bisa dikirim dengan format teks biasa maupun enkripsi ujung ke ujung.
Enkripsi
Pada saat anda memustuskan untuk membuat akun ProtonMail, maka secara otomatis peramban web bakal memiliki sepasang kunci RSA public dan juga pribadi. Untuk kunci public ini berfungsi untuk mengenkripsi surel anda dan pengguna data lainnya
Sementara untuk kunci pribadi ini fungsinya adalah untuk mendekripsi data pengguna yang telah dienkripsi secara simetris menggunakan kata sandi kotak suara milik pengguna. Selain kunci RSA, ProtonMail juga menawarkan mode dua kata sandi untuk masuk log, dintaranya:
- Kata sandi kotak surat berguna untuk mengenkripsi kotak surat milik pengguna yang didalamnya terdapat pesan surel, kontak, maupun informasi penting pengguna dan juga kunci enkripsi pribadi.
- Kata sandi masuk log dipakai untuk melakukan autentikasi akun.
Dengan adanya sistem keamanan ini tentu akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna dari ancaman para peretas.
KESIMPULAN
Seiring dengan berkembangnya zaman dari waktu ke waktu, yang kemudian disebut sebagai era 4.0, kita sebagai pengguna internet haruslah memikirkan bagaimana sebuah data itu diolah dengan benar oleh server terkait. Pada layanan email yang saya bahas merupakan email yang bersifat gratis, yang mempunyai kelebihan tersendiri dari layan email lainnya yaitu enkripsi yang digunakan.
Privasi yang ditawarkan oleh ProtonMail memang unggul dari beberapa layana email lainnya. Dengan menggunakan enkripsi end to end dimana email tidak akan bisa dibaca oleh siapapun kecuali si penerima. Layanan email komersial gratis seperti Gmail, Yahoo!, dan Outlook webmail (sebelumnya hotmail) gratis karena suatu alasan, alasan mereka adalah untuk melacak minat dan menayangkan iklan. Jika layanan gratis, adalah produknya, bukan pelanggannya. selain itu, server penyedia email (Google, misalnya) memiliki akses ke konten email, yang tidak terenkripsi, meskipun menggunakan HTTPS.
Salah satu cara untuk mencegah penyadapan pada email adalah dengan menggunakan email terenkripsi. ProtonMail, mengenkripsi email dari ujung ke ujung atau browser ke browser. Ini berarti email dienkripsi di server ProtonMail. Bahkan administrator protonmail tidak dapat membaca email itu sendiri.