Jump to content

SaaS (Software as a service)

From Wiki

Perangkat Lunak sebagai Layanan (SaaS) adalah model perangkat lunak berbasis cloud yang mengirimkan aplikasi ke pengguna akhir melalui peramban internet. Vendor SaaS meng-host layanan dan aplikasi bagi pelanggan untuk mengakses sesuai permintaan. Dengan penawaran SaaS, Anda tidak perlu lagi memikirkan cara memelihara layanan atau cara mengelola infrastruktur yang mendasarinya; Anda hanya perlu memikirkan cara menggunakan perangkat lunak tersebut. Aspek tipikal lain dari model SaaS adalah penetapan harga yang dibayar untuk berlangganan atau model bayar sesuai penggunaan, alih-alih membeli semua fungsionalitas sekaligus dalam satu potongan besar. Contoh umum aplikasi SaaS adalah email berbasis web, di mana Anda dapat mengirim dan menerima email tanpa harus mengelola penambahan fitur pada produk email, atau memelihara server dan sistem operasi tempat program email dijalankan.

Karakteristik SaaS

SaaS memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dengan software pada umumnya, yaitu:

1. Dikelola Terpusat untuk Banyak Pengguna

Berbeda dengan software biasa, SaaS dikelola secara terpusat dan tersinkronisasi.

Pengguna bisa mengakses SaaS menggunakan infrastruktur yang telah disediakan oleh penyedia layanan. Jadi, tidak perlu memiliki perangkat sendiri dan melakukan instalasi manual.

Selain itu, softwarenya yang disediakan oleh layanan SaaS dapat diakses oleh banyak pengguna sekaligus dalam waktu bersamaan. Hal ini tentu berbeda dengan aplikasi di komputer Anda yang hanya bisa Anda gunakan sendiri, kan?

Dengan SaaS, pengguna juga bisa berkolaborasi mengerjakan satu file yang sama di waktu yang bersamaan.

2. Akses Berbasis Internet

SaaS memang diciptakan untuk memberikan layanan secara online. Itulah kenapa infrastruktur cloud dibangun untuk memungkinkan akses berbasis internet.

Dengan demikian, ketika Anda tidak memiliki koneksi internet yang cukup baik, penggunaan SaaS tentu kurang optimal.

3. Penyimpanan Cloud

Bukan hanya aksesnya, semua data yang digunakan selama menggunakan layanan SaaS juga tersimpan di server utama.

Dengan sistem penyimpanan cloud ini, pengguna bisa mengakses data mereka dari mana pun dan kapan pun. Bahkan bisa menggunakan berbagai perangkat berbeda asal dapat masuk ke sistem dengan cara login.

Artinya, data bisa diakses lebih mudah dan risiko data hilang ketika disimpan di salah satu perangkat menjadi lebih kecil.

Mengapa SaaS penting?

SaaS penting karena memberikan akses bisnis ke perangkat lunak canggih yang sebelumnya terlalu mahal atau boros energi untuk dijalankan dari lingkungan on-premise. Penyedia SaaS mengelola perangkat keras, perangkat lunak, dan aplikasi di pusat data atau lingkungan cloud-nya sendiri. Anda dapat secara langsung mengakses perangkat lunak dari peramban atau aplikasi seluler. Model SaaS berbasis langganan juga berarti Anda dapat menaikkan atau menurunkan skala penggunaan perangkat lunak sesuai kebutuhan bisnis Anda. Kami memberikan beberapa manfaat SaaS di bawah ini.

Aksesibilitas cloud

Anda dapat mengakses SaaS dari perangkat apa pun dengan koneksi internet. Di bawah model perangkat lunak yang lebih tradisional, Anda hanya dapat mengakses aplikasi bisnis dari stasiun kerja tempat aplikasi tersebut diinstal. Aksesibilitas ini semakin diminati karena model hibrida dan pengerjaan dari rumah.

Biaya di muka yang lebih rendah

Vendor SaaS biasanya menawarkan model berbasis langganan yang mengurangi biaya perangkat lunak tradisional di muka, seperti lisensi, instalasi, atau manajemen infrastruktur. Selain itu, tidak perlu berinvestasi dalam sumber daya komputasi tambahan untuk menjalankan perangkat lunak, karena vendor mengelola semua yang ada di servernya.

Mengurangi biaya yang sedang berjalan

Karena model SaaS mengenakan biaya standar, Anda dapat dengan yakin merencanakan biaya layanan perangkat lunak Anda per tahun. Pemeliharaan yang sedang berjalan diawasi oleh penyedia SaaS Anda dan ditanggung oleh langganan Anda. Anda juga tidak perlu membayar untuk peningkatan kapasitas server jika Anda perlu menaikkan skala solusi SaaS Anda.

Deployment yang cepat

SaaS menghilangkan instalasi dan konfigurasi yang terkait dengan perangkat lunak on-premise, yang berarti Anda dapat meluncurkan perangkat lunak di seluruh bisnis Anda segera setelah langganan korporasi Anda dimulai.

Skalabilitas sesuai permintaan

SaaS memungkinkan Anda untuk dengan mudah menambahkan lebih banyak layanan atau penyimpanan ke langganan Anda sesuai kebutuhan tanpa mengeluarkan biaya untuk meningkatkan infrastruktur Anda. Skalabilitas SaaS sangat cocok untuk bisnis yang berkembang pesat karena mereka dapat menambahkan fitur dan pengguna baru jika cocok bagi mereka.

Keandalan

Penyedia SaaS banyak berinvestasi dalam protokol keamanan siber dan kemampuan pemulihan bencana yang ketat. Banyak penyedia SaaS menjanjikan waktu operasi 99% atau bahkan 99,9%, artinya yang Anda butuhkan untuk bekerja hanyalah koneksi internet yang andal.

Pembaruan otomatis

Vendor perangkat lunak secara teratur membuat pembaruan tambahan dan patch keamanan untuk perangkat lunak mereka. Pembaruan dapat diatur untuk melakukan deployment secara otomatis tanpa memerlukan dukungan IT.

Integrasi

Anda dapat mengintegrasikan aplikasi SaaS dengan platform dan sistem lain menggunakan API. Anda dapat menyesuaikan perangkat lunak agar sesuai dengan kebutuhan khusus Anda tanpa biaya infrastruktur.

Data dan analitik waktu nyata

Aplikasi SaaS sering mengumpulkan data mengenai penggunaan dan performa, serta dapat menawarkan wawasan waktu nyata.

Bagaimana cara kerja SaaS?

Perangkat Lunak sebagai Layanan bekerja melalui model pengiriman cloud. Vendor SaaS biasanya meng-host aplikasi dan data di server dan basis data mereka sendiri, atau memanfaatkan server penyedia cloud pihak ketiga. Vendor SaaS juga mengelola platform, sistem operasi, dan perangkat lunak perantara (middleware).

Setelah berlangganan solusi SaaS ditandatangani, penyedia memberi pelanggan akses ke aplikasi melalui pendaftaran dan proses masuk pengguna peramban web. Vendor SaaS biasanya mengadopsi model multipenyewa, yang berarti satu versi solusi SaaS akan di-host di server vendor dan diberikan kepada pelanggan individu.

Perjanjian tingkat layanan

Perjanjian tingkat layanan (SLA) adalah kontrak hukum yang menetapkan syarat dan ketentuan penggunaan produk SaaS. SLA mencakup apa yang vendor Anda tawarkan dan harapan layanan seperti waktu aktif, keamanan, dukungan, dan pembaruan otomatis, sekaligus menguraikan tanggung jawab Anda sebagai klien. Misalnya, sebagian besar bisnis perlu memiliki data mereka di mana pun informasi disimpan. SLA standar akan mengonfirmasi secara tertulis bahwa perusahaan Anda mempertahankan kepemilikan datanya dan hak Anda untuk mengambilnya kapan pun. Dalam sebagian besar kasus, Anda dapat mengunduh data dan mencadangkannya secara lokal kapan pun.

Apa saja aplikasi SaaS yang umum digunakan?

Ada beberapa tipe aplikasi SaaS yang umum digunakan, antara lain:

  • Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM)
  • Perencanaan Sumber Daya Korporasi (ERP)
  • Perangkat lunak pemasaran email
  • Perangkat lunak akuntansi
  • Perangkat lunak sumber daya manusia
  • Perangkat lunak keamanan
  • Alat kolaborasi seperti Amazon Chime
  • Layanan pengeditan dokumen seperti Amazon WorkDocs
  • Perangkat lunak komunikasi
  • Perangkat lunak Pusat Kontak seperti Amazon Connect

Bagaimana SaaS dibandingkan dengan model layanan cloud lainnya?

SaaS adalah salah satu dari tiga model utama komputasi cloud, bersama Platform sebagai Layanan (PaaS) dan Infrastruktur sebagai Layanan (IaaS).

Platform sebagai Layanan

Platform sebagai Layanan menyediakan infrastruktur perangkat keras dan perangkat lunak untuk membangun dan memelihara aplikasi yang biasanya melalui API. Penyedia cloud melakukan host alat pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak di pusat data mereka. Dengan PaaS, Anda dapat membangun, menguji, menjalankan, dan menskalakan aplikasi lebih cepat dan dengan biaya lebih rendah.

SaaS vs. PaaS

PaaS memberi Anda akses ke infrastruktur terkelola untuk pengembangan aplikasi, sementara SaaS digunakan untuk melakukan tugas tertentu. Sebagai perbandingan antara produk AWS, Amazon Chime adalah layanan SaaS online yang memungkinkan Anda berbicara, mengobrol, dan melakukan panggilan bisnis di organisasi Anda. Di sisi lain, Amazon Chime SDK adalah platform PaaS yang mendukung pengembangan fitur komunikasi waktu nyata.

Infrastruktur sebagai Layanan

Infrastruktur sebagai Layanan (IaaS) menyediakan layanan untuk jaringan, komputer (secara virtual atau fisik), dan penyimpanan data. Penggunaan IaaS memberikan tingkat fleksibilitas dan kontrol manajemen tertinggi atas sumber daya IT Anda, dan serupa dengan sumber daya IT yang ada.

SaaS vs. IaaS

SaaS menawarkan perangkat lunak dan pilihan pemeliharaan pihak ketiga yang paling komprehensif, sedangkan IaaS hanya memasok dan memelihara komponen inti seperti server atau penyimpanan. IaaS dianggap sebagai opsi yang menguntungkan jika Anda menginginkan kontrol maksimum terhadap lingkungan Anda, sedangkan SaaS lebih disukai jika Anda mencari kemudahan penggunaan.

Kelebihan SaaS

Beberapa alasan mengapa banyak orang memilih layanan SaaS dibandingkan layanan software biasa adalah:

1. Menghemat Waktu dan Biaya

Karena aplikasi SaaS dikelola oleh vendor, pengguna tidak perlu melakukan instalasi yang ribet dan memakan waktu.

Selain itu, pengguna juga tidak perlu pusing memikirkan, update, ataupun perbaikan aplikasi jika terjadi kerusakan.

Dengan kata lain, waktu yang ditujukan untuk mengurus aplikasi ini bisa digunakan untuk mengerjakan hal lain yang lebih produktif.

Selain itu, SaaS menawarkan banyak model bisnis yang menguntungkan bagi konsumen, salah satunya, sistem subscription (berlangganan). Pengguna cukup membayar layanan aplikasi SaaS sesuai kebutuhan untuk kurun waktu tertentu. Jadi, jauh lebih murah.

Kalau sudah tidak membutuhkannya, bisa berhenti berlangganan kapan saja

Hal ini tentunya lebih menguntungkan daripada membeli software dengan lisensi penuh dan masih harus membayar biaya update untuk versi terbaru.

2. Mengurangi Kebutuhan Tempat Penyimpanan

Ketika menggunakan software biasa, instalasi dilakukan di ruang penyimpanan laptop atau komputer. Kalau penyimpanan di perangkat penuh, Anda tentu harus mengupgrade dengan perangkat penyimpanan berkapasitas lebih besar.

Pada layanan SaaS, hal itu tidak perlu dilakukan karena ruang penyimpanan sudah menjadi tanggung jawab penyedia layanan dan dipastikan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

3. Mempermudah Akses

Selama pengguna memiliki koneksi internet, aplikasi SaaS dapat diakses kapanpun dan dimanapun.

Ditambah lagi, SaaS juga bisa diakses oleh pengguna dari banyak perangkat sekaligus. Hal ini tentunya penting bagi pengguna yang sering bepergian dengan berbagai perangkat berbeda seperti smartphone dan laptop atau PC.

4. Mempermudah Proses Analisis Data

Dengan penyimpanan data yang terpusat, proses pengelolaan data pada SaaS jadi lebih mudah. Apalagi, pihak vendor SaaS umumnya menyediakan tools bagi pengguna untuk menganalisis data dengan tujuan untuk menentukan strategi terbaik untuk bisnisnya.

5. Terupdate Secara Otomatis

Kelebihan SaaS yang cukup penting adalah update software yang akan otomatis dilakukan oleh penyedia layanan dan akan dinikmati oleh pengguna.

Kondisi ini dapat membantu meningkatkan keamanan penggunaan software dengan versi terbaru, sekaligus memastikan setiap fitur terbaru dapat dinikmati oleh semua pelanggan.

Kekurangan SaaS

Meskipun memiliki banyak kelebihan, ada beberapa kekurangan SaaS yang perlu diperhatikan:

1. Risiko Keamanan Data

SaaS menyimpan data pengguna di cloud sebagai server bersama yang bisa diakses siapapun selama memiliki akses. Artinya, kalau sistem keamanannya lemah, akan membuat data mudah diretas hacker. Belum lagi kalau pengguna memiliki kesadaran akan keamanan online yang masih minim.

Tak hanya itu, data pengguna juga bisa saja disalahgunakan oleh penyedia layanan yang tidak bertanggungjawab. Misalnya, dijual ke pihak ketiga.

2. Sangat Bergantung Kualitas Koneksi Internet

Kelancaran penggunaan software SaaS bergantung pada kualitas koneksi internet penggunanya.

Apabila koneksi internet kurang optimal, tentu aplikasinya juga kurang bisa bekerja dengan maksimal. Terlebih lagi, koneksi internet yang terputus di tengah jalan bisa menyebabkan data yang tidak sinkron, atau bahkan data corrupt (rusak).

3. Kustomisasi Terbatas

SaaS adalah layanan dengan aplikasi siap pakai. Jadi, tidak semua layanan SaaS memperbolehkan pengguna untuk mengkustomisasi softwarenya sesuai kebutuhan tertentu.

Umumnya SaaS didesain untuk banyak pengguna dengan berbagai kebutuhan berbeda, sehingga ada keterbatasan untuk  menghilangkan atau menambahkan fitur tertentu yang diinginkan.

Ditambah lagi, tidak semua layanan SaaS menyediakan fitur integrasi dengan program lain. Akibatnya, hal ini dapat mengurangi produktivitas, khususnya pada pengguna yang bekerja dengan banyak aplikasi sekaligus yang saling berkaitan.

Source