Perlindungan Data Pribadi
Perlindungan data pribadi merupakan perlindungan yang dibuat untuk melindungi data pribadi pengguna layanan internet. Data pribadi meliputi identitas seperti tanggal lahir, alamat, riwayat kesehatan, nomor telepon, nama anggota keluarga, nomor rekening, dan lain-lain. Data pribadi penting untuk dilindungi untuk menghindari penyalahgunaan data pengguna yang bersifat rahasia.
Perlindungan data pribadi adalah perlindungan atas setiap data tentang kehidupan seseorang baik yang teridentifikasi atau dapat diidentifikasi secara tersendiri atau dikombinasi dengan informasi lain baik secara langsung maupun tidak langsung melalui sistem elektronik maupun non elektronik.
Kesadaran akan pentingnya melindungi data pribadi dalam media sosial atau yang disimpan pihak ketiga membuat Indonesia menjadi salah satu negara yang mudah diretas. Masyarakat Indonesia tidak terlalu mempersoalkan penggunaan data pribadi untuk keperluan lain.
Salah satunya adalah saat mengisi formulir perbankan, asuransi, atau kartu kredit. Masyarat biasanya sering melewatkan klausul persetujuan yang diberikan perusahaan karena kurang teliti bahkan tidak membaca sama sekali hingga melakukan persetujuan. Ketika data pribadi sudah terlanjur bocor, akan sulit menutup kembali kebocoran data yang sudah terjadi.
Untuk mengantisipasi penyalahgunaan, masyarakat dihimbau untuk memastikan data pribadi yang sudah disebar pada media sosial atau pihak ketiga ditarik kembali atau diminta tidak muncul ke publik.
Selain itu data yang dimiliki pihak ketiga seperti sekolah, rumah sakit, atau perusahaan bisa dijaga dengan baik. Sehingga yang menjaga bukan hanya diri sendiri tapi lembaga atau organisasi juga wajib menjaga data tersebut (Ruby Alamsyah, Pakar IT. Metrotvnews.com, 2018). Hal yang harus diperhatikan ketika berselancar di internet untuk mengamankan data pribadi
Memastikan data terenkripsi
Beberapa situs web dan browser telah menggunakan teknologi enkripsi untuk memastikan data terkode dengan aman ketika dikirimkan melalui situs web. Metode enkripsi ini misalnya protokol Secure HTTP (HTTPS) dan sertifikasi SSL (SSL certificate). Ciri enkripsi dapat dilihatketika membuka laman web yang bersangkutan. Di browser, bisa diidentifikasi halaman web yang menggunakan protokol Secure HTTP dengan awalan “https” atau juga logo gembok seperti gambar diatas.
Jaringan Wifi
Ketika berada di tempat publik, harus berhati-hati dengan jaringan wifi yang biasa ditemukan untuk berselancar internet secara gratis. Jaringan wifi ini dapat dimanfaatkan orang untuk mencuri data. Hal yang umum dilakukan adalah dengan membuat access point palsu yang jika orang login melalui akses tersebut, datanya akan dicuri. Maka harus selalu waspada ketika menggunakan akses Internet melalui access point wireless publik seperti ini. Hindari access point yang berpotensi meminta data pribadi seperti account login, password dan sebagainya.