Pendidikan Agama Islam:Contoh Soal
1. Amati foto diatas! islam ternyata mengandung nilai-nilai universal. Dalam konteks universal pula nabi menjadi rujukan bagi perdamaian dan kecintaan antar sesama. Deskripsikan sikap yang harus anda bangun guna merealisasikan nilai-nilai universalitas islam dalam konteks keindonesiaan kita !
Untuk merealisasikan nilai-nilai universalitas Islam dalam konteks keindonesiaan, sikap yang harus dibangun adalah sikap toleransi, empati, dan saling menghargai. Sikap toleransi berarti menerima dan menghargai perbedaan-perbedaan yang ada di masyarakat, termasuk perbedaan agama, ras, dan latar belakang. Sikap empati berarti mampu memahami dan merasakan perasaan orang lain, serta mampu memberikan dukungan dan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Sikap saling menghargai berarti memberikan penghargaan dan kehormatan kepada orang lain, sesuai dengan hak dan martabat yang sesuai. Dengan membangun sikap-sikap tersebut, kita dapat membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera, sesuai dengan nilai-nilai universal dari agama Islam.
2. Bagaimana strategi dan metode pribumisasi islam yang dapat menggapai universalitas dan mengakomodasi pluralitas budaya di Indonesia?
Salah satu strategi pribumisasi Islam di Indonesia adalah dengan menggunakan bahasa Indonesia dalam kegiatan-kegiatan keagamaan, seperti dakwah, pengajaran, dan pengkhotbahan. Dengan menggunakan bahasa Indonesia, orang-orang dari berbagai latar belakang dan budaya dapat memahami dan mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut dengan lebih mudah. Selain itu, pribumisasi Islam juga dapat dilakukan dengan mengakomodasi dan menghargai keberagaman budaya di Indonesia. Hal ini dapat dilakukan dengan tidak menganggap satu budaya atau adat istiadat tertentu sebagai lebih superior dibanding yang lainnya, serta dengan menerapkan prinsip-prinsip toleransi dan keberagaman dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, untuk menggapai universalitas, pribumisasi Islam juga dapat dilakukan dengan menekankan pada nilai-nilai universal yang terkandung dalam agama tersebut, seperti keadilan, kebenaran, kesetaraan, dan kasih sayang terhadap sesama. Dengan demikian, orang-orang dari berbagai latar belakang dan budaya dapat terhubung dan merasa terlibat dalam ajaran Islam yang ditawarkan.
3. Faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi terjadinya perbedaan keberagaman umat islam di Indonesia? Bagaimana perbedaan tersebut harus dikelola dalam konteks keindonesiaan?
Untuk mengelola perbedaan keberagaman umat Islam di Indonesia dalam konteks keindonesiaan, diperlukan sikap toleransi dan empati terhadap perbedaan-perbedaan tersebut. Selain itu, penting juga untuk memahami dan menghargai budaya dan adat istiadat yang ada di setiap daerah, serta tidak menganggap satu kelompok atau budaya tertentu sebagai lebih superior dibanding yang lainnya. Selain itu, perbedaan keberagaman juga dapat dikelola dengan mengedepankan nilai-nilai universal yang terkandung dalam agama Islam, seperti keadilan, kebenaran, kesetaraan, dan kasih sayang terhadap sesama, serta dengan membangun jaringan kerjasama dan komunikasi yang baik antar kelompok atau daerah yang berbeda.
4. Sebutkan 3 tiga model ukhuwah islamiah yang digagas dan diperjuangkan ulama dan cendekiawan muslim di Indonesia?
- Model ukhuwah Islamiyah yang berbasis pada persatuan umat Islam di Indonesia, yang menekankan pentingnya menjaga keutuhan dan persatuan umat Islam di Indonesia, serta menolak segala bentuk perpecahan dan konflik yang dapat merusak keharmonisan umat Islam.
- Model ukhuwah Islamiyah yang berbasis pada dialog dan kerjasama dengan berbagai kelompok dan agama di Indonesia, yang menekankan pentingnya membangun jaringan kerjasama dan komunikasi yang baik dengan berbagai kelompok dan agama di Indonesia, serta menerapkan prinsip toleransi dan saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari.
- Model ukhuwah Islamiyah yang berbasis pada pemahaman dan penerapan ajaran Islam yang benar dan tepat, yang menekankan pentingnya memahami dan mengamalkan ajaran Islam dengan benar dan tepat sesuai dengan sumber-sumber agama yang autentik, serta tidak terpengaruh oleh paham-paham yang tidak sesuai dengan ajaran Islam yang sebenarnya.
5. Sebutkan 4 alasan, mengapa kita perlu mengenal mazhab dalam Islam?
- Mazhab memberikan panduan yang jelas dan terperinci dalam mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, sehingga memudahkan umat Islam untuk menjalankan ibadah dan menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran agama.
- Mazhab merupakan bagian dari sejarah dan perkembangan Islam yang tidak dapat dipisahkan dari agama tersebut, sehingga mengenal mazhab akan membantu kita memahami lebih dalam tentang sejarah dan perkembangan Islam.
- Mazhab merupakan salah satu cara untuk memahami dan mempertanyakan ajaran Islam, sehingga dengan mengenal mazhab, kita dapat memperkaya pemahaman dan interpretasi terhadap ajaran Islam.
- Mazhab merupakan bentuk pluralisme dalam agama Islam, yang menunjukkan bahwa dalam agama tersebut terdapat banyak cara dan pendapat yang sah dan dapat diterima dalam mengamalkan ajaran tersebut.
6. Amati foto diatas ! Seni budaya bangsa Indonesia yang pada masa lalu tidak hanya merefleksikan pemahaman para seniman terhadap ajaran islam, namun juga karya seni dimaksudkan sebagai media untuk menciptakan kerukunan, kegotongroyongan, control social, bahkan menjadi penggugah semangat mengusir penjajah. Coba susunlah argument singkat anda mengenai hal tersebut!
Seni budaya bangsa Indonesia yang pada masa lalu tidak hanya merefleksikan pemahaman para seniman terhadap ajaran Islam, namun juga karya seni dimaksudkan sebagai media untuk menciptakan kerukunan, kegotongroyongan, control social, bahkan menjadi penggugah semangat mengusir penjajah. Hal ini menunjukkan bahwa seni budaya Indonesia tidak hanya sebagai media untuk mengekspresikan pemahaman terhadap ajaran Islam, tetapi juga dapat berperan dalam menciptakan keharmonisan dan kegotongroyongan dalam masyarakat, serta sebagai media untuk mengontrol tingkah laku masyarakat dan sebagai penggugah semangat dalam menghadapi tantangan.
7. Jelaskan sumber historis, sosiologis, dan filosofis tentang konsep ajaran Islam mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi, politik serta pendidikan!
Sumber historis tentang konsep ajaran Islam mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi dapat ditemukan dalam sejarah perkembangan Islam, terutama dari periode kejayaan peradaban Islam di dunia. Pada periode tersebut, ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia Islam berkembang pesat, dengan terciptanya berbagai inovasi dan penemuan yang membawa perubahan besar dalam bidang-bidang seperti matematika, astronomi, kedokteran, dan lain-lain.
Sumber sosiologis tentang konsep ajaran Islam mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi dapat ditemukan dari studi tentang bagaimana ajaran Islam diinterpretasikan dan diterapkan dalam masyarakat Islam. Studi ini dapat memberikan gambaran tentang bagaimana ajaran Islam tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dianggap penting dan dihargai dalam masyarakat Islam, serta bagaimana ajaran tersebut diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Sumber filosofis tentang konsep ajaran Islam mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi dapat ditemukan dari pemikiran-pemikiran para filsuf Islam, yang mencoba untuk memahami dan menafsirkan ajaran Islam tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dari sudut pandang filosofis. Pemikiran-pemikiran tersebut dapat memberikan gambaran tentang bagaimana ajaran Islam tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dianggap penting dari segi kebenaran, keadilan, dan kebaikan.
Sementara itu, mengenai konsep ajaran Islam mengenai politik, sumber historis dapat ditemukan dari sejarah perkembangan Islam, terutama dari periode kejayaan peradaban Islam di dunia, yang menunjukkan bagaimana sistem politik di dunia Islam pada waktu itu berjalan dan bagaimana ajaran Islam diinterpretasikan dalam sistem tersebut. Sumber sosiologis dapat ditemukan dari studi tentang bagaimana ajaran Islam tentang politik diinterpretasikan dan diterapkan dalam masyarakat Islam, sementara sumber filosofis dapat ditemukan dari pemikiran-pemikiran para filsuf Islam tentang ajaran Islam mengenai politik.
Sedangkan mengenai konsep ajaran Islam mengenai pendidikan, sumber historis dapat ditemukan dari sejarah perkembangan pendidikan di dunia Islam, yang menunjukkan bagaimana pendidikan di dunia Islam pada waktu itu berkembang dan bagaimana ajaran Islam diinterpretasikan dalam sistem pendidikan tersebut. Sumber sosiologis dapat ditemukan dari studi tentang bagaimana ajaran Islam tentang pendidikan diinterpretasikan dan diterapkan dalam masyarakat Islam, sementara sumber filosofis dapat ditemukan dari pemikiran-pemikiran para filsuf Islam tentang ajaran Islam mengenai pendidikan.
Secara umum, ajaran Islam mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi, politik, dan pendidikan menekankan pentingnya memperoleh dan mengembangkan ilmu pengetahuan, serta menggunakan ilmu tersebut untuk memajukan kehidupan manusia dan masyarakat. Ajaran Islam juga menekankan pentingnya prinsip-prinsip keadilan, kebenaran, dan kebaikan dalam bidang-bidang tersebut, serta menghargai hak-hak asasi manusia dan menghindari segala bentuk diskriminasi dan kekerasan.
8. Jelaskan sesuai argumen anda, sikap anda dalam menghadapi Tantangan di masa Revolusi industri 4.0 sebagai seorang mahasiswa muslim ?
Sebagai seorang mahasiswa muslim, percaya bahwa menghadapi tantangan di masa Revolusi Industri 4.0 harus dilakukan dengan sikap yang terbuka, tanggap, dan terus belajar. Sebagai mahasiswa, saya merasa terpanggil untuk terus meningkatkan ilmu dan kemampuan yang saya miliki agar dapat mengikuti perkembangan teknologi dan industri yang terus berkembang.
Di samping itu, juga percaya bahwa sebagai seorang muslim, harus memperhatikan prinsip-prinsip etika dan moral dalam menghadapi tantangan tersebut. Misalnya, harus memperhatikan hak-hak orang lain, tidak melakukan kejahatan, dan tidak merugikan orang lain dalam menggunakan teknologi atau memajukan industri.
Sikap terbuka dan tanggap juga membantu untuk selalu mencari solusi terbaik dan terkini dalam menghadapi tantangan, serta mampu bekerja sama dengan orang lain dari latar belakang yang berbeda. Percaya bahwa dengan sikap yang terbuka dan tanggap, akan mampu menemukan solusi terbaik dan terkini dalam menghadapi tantangan-tantangan di masa Revolusi Industri 4.0.
9. Menurut Nurcholish Madjid dalam tradisi Islam: Peran dan fungsinya dalam pembangunan di Indonesia. “Kreatifitas akan terhambat jika suatu masyarakat terjerembab ke dalam pandangan-pandangan fatalistik dan pemujaan masa lampau”. Bagaimana seharusnya sikap yang diambil oleh umat islam menyikapi pernyataan Nurcholish Madjid?
Menurut pernyataan Nurcholish Madjid, masyarakat yang terjerembab ke dalam pandangan fatalistik dan pemujaan masa lampau akan menghambat kreatifitas. Sehingga, umat Islam seharusnya mengambil sikap yang terbuka terhadap perkembangan dan perubahan yang terjadi, dan tidak terjerembab ke dalam pandangan fatalistik dan pemujaan masa lampau.
Sikap terbuka ini penting untuk memfasilitasi terciptanya kondisi yang kondusif bagi kreatifitas dan inovasi umat Islam. Umat Islam harus mampu mengaktualisasikan potensi dan keunggulan yang dimilikinya untuk terus berkembang dan memajukan diri sesuai dengan tuntutan zaman.
Di samping itu, umat Islam juga harus mampu memahami bahwa perubahan dan perkembangan adalah hal yang tidak dapat dihindari dan merupakan bagian dari tuntutan zaman. Sehingga, umat Islam harus mampu mengikuti perkembangan tersebut dengan cara yang sesuai dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai Islam.
10. Sejauh mana romantisme masa lalu dapat menjadi motivator untuk menggerakkan umat islam kembali berupaya meraih kejayaan?
Romantisme masa lalu dapat menjadi motivator bagi umat Islam untuk berupaya meraih kejayaan dengan cara mengingat kembali sejarah dan prestasi-prestasi orang-orang Islam yang telah terlebih dahulu meraih kejayaan dan mencapai keberhasilan dalam berbagai bidang. Melalui pengenalan dan pemahaman akan sejarah tersebut, umat Islam dapat terinspirasi untuk mengikuti jejak para tokoh tersebut dan berusaha untuk mencapai keberhasilan yang sama atau bahkan lebih besar lagi. Selain itu, dengan mengingat kembali prestasi-prestasi tersebut, umat Islam juga dapat menumbuhkan rasa bangga akan sejarah dan perjuangan umat Islam di masa lalu, yang dapat menjadi motivasi untuk terus berusaha dan berupaya mencapai kejayaan di masa sekarang dan masa yang akan datang.
11. Berikan argumen anda tentang kontribusi islam bagi peradaban dunia sehingga umat islam dalam membangun bangsa dan Negara dapat memberi warna baru serta menjadi sumber kedamaian dan kemajuan?
- Islam menekankan pentingnya ilmu pengetahuan dan pengembangan intelektual. Hal ini terlihat dari tingginya minat umat Islam terhadap ilmu pengetahuan pada masa kejayaannya, yang menghasilkan banyak tokoh-tokoh ilmuwan yang terkenal di dunia.
- Islam mengajarkan toleransi dan keadilan sosial. Hal ini terlihat dari konsep-konsep seperti diwajibkannya zakat sebagai salah satu prinsip dasar Islam, yang bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu.
- Islam juga memperkenalkan sistem hukum yang mempertimbangkan hak-hak manusia dan mempromosikan keadilan. Sistem hukum ini telah memberikan pengaruh yang besar terhadap sistem hukum di berbagai negara di dunia.
12. Menurut anda , bagaimana kiranya ajaran islam yang lahir pada abad ketujuh masehi dapat memberikan jawaban terhadap problematika dunia modern? Kaitkan argumen anda dengan upaya menjaga autentisitas (Keaslian kebenaran suatu sejarah) dan akomodasi terhadap modernitas.
Ajaran Islam yang lahir pada abad ke-7 Masehi dapat memberikan jawaban terhadap problematika dunia modern dengan cara menjaga autentisitasnya dan melakukan akomodasi terhadap modernitas. Berikut ini adalah beberapa argumen yang dapat saya sampaikan mengenai hal tersebut:
- Menjaga autentisitas ajaran Islam merupakan hal yang penting, karena dengan demikian kita dapat memastikan bahwa ajaran yang kita terapkan adalah ajaran yang sejati dan benar sesuai dengan apa yang telah diturunkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa ajaran Islam yang kita terapkan dapat memberikan jawaban yang tepat terhadap problematika dunia modern.
- Selain itu, melakukan akomodasi terhadap modernitas juga merupakan hal yang penting, karena dengan demikian kita dapat menyesuaikan ajaran Islam dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi di zaman modern. Misalnya, dalam hal teknologi, kita dapat memanfaatkan teknologi yang ada untuk mempermudah dakwah dan penyebaran ajaran Islam, sesuai dengan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan dalam Islam.
- Dengan demikian, ajaran Islam yang lahir pada abad ke-7 Masehi dapat memberikan jawaban terhadap problematika dunia modern dengan cara menjaga autentisitasnya sambil tetap memperhatikan perkembangan dan tantangan yang ada di zaman modern. Dengan demikian, ajaran Islam dapat terus memberikan manfaat dan solusi bagi umat manusia di masa kini dan masa yang akan datang.
13. Apa makna pendirian masjid dalam perjalanan hijrah? Mengapa masjid tidak didirikan pada saat pertama kali beliau diangkat menjadi nabi dan rasul?
Pendirian masjid merupakan salah satu tahapan penting dalam perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw. Masjid merupakan tempat dimana umat Islam berkumpul untuk menjalankan shalat, beribadah, dan mempelajari agama. Selain itu, masjid juga merupakan tempat dimana umat Islam berkumpul untuk berdiskusi dan membahas masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat Muslim.
Masjid pertama yang didirikan oleh Nabi Muhammad saw adalah Masjid Quba di Medina, yang didirikan setelah Nabi Muhammad saw tiba di Madinah pada tahun 622 Masehi dalam perjalanan hijrahnya dari Mekkah. Sebelum tahun tersebut, Nabi Muhammad saw tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk mendirikan masjid di Mekkah, karena pada saat itu beliau masih belum memiliki banyak pengikut dan masih terancam oleh musuh-musuhnya di Mekkah. Setelah hijrah ke Medina dan memperoleh kekuatan yang lebih besar, Nabi Muhammad saw kemudian mendirikan Masjid Nabawi di Madinah, yang kemudian menjadi salah satu masjid terpenting dalam Islam.
14. Jelaskan konsep fungsionalisasi masjid diluar peribadatan seperti penyelenggaraan shalat!
Fungsionalisasi masjid diluar peribadatan adalah cara penggunaan masjid untuk tujuan-tujuan lain selain shalat. Meskipun shalat merupakan salah satu kegiatan utama yang dilakukan di masjid, masjid juga dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan lain yang bermanfaat bagi masyarakat.
Beberapa contoh kegiatan fungsionalisasi masjid diluar peribadatan adalah sebagai berikut:
- Pendidikan: Masjid dapat digunakan sebagai tempat untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan pendidikan, seperti kelas-kelas bahasa Arab, kelas-kelas agama, dan kelas-kelas lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat.
- Kesehatan: Masjid juga dapat digunakan sebagai tempat untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan kesehatan, seperti pemeriksaan kesehatan gratis atau penyuluhan kesehatan.
- Sosial: Masjid dapat digunakan sebagai tempat untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sosial, seperti pemberian makanan kepada orang-orang yang membutuhkan, pelayanan kepada orang-orang tua atau orang-orang yang sakit, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat.
- Kebudayaan: Masjid juga dapat digunakan sebagai tempat untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan kebudayaan, seperti pertunjukan musik, pameran seni, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat.
15. Bagaimana masjid kampus membina jamaahnya agar dapat menjadi SDM yang profesional dan penuh dedikasi, tentunya dengan diniati lillahi ta’ala !
Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan oleh masjid kampus untuk membina jamaahnya agar dapat menjadi SDM yang profesional dan penuh dedikasi:
- Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi perkembangan jamaah, seperti kegiatan-kegiatan pengajian, kuliah umum, dan lain-lain. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat membantu jamaah untuk memperluas pengetahuan dan meningkatkan kompetensi.
- Menyediakan fasilitas-fasilitas yang membantu jamaah dalam mengembangkan kemampuan dan keahliannya, seperti perpustakaan, ruang-ruang belajar, dan lain-lain.
- Mengajak jamaah untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan atau kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti kegiatan-kegiatan amal, pengajian di masjid-masjid terdekat, dan lain-lain. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat membantu jamaah untuk mengembangkan sikap dan nilai-nilai profesionalisme dan dedikasi.
- Menyediakan program-program mentoring atau bimbingan karir bagi jamaah yang ingin memperdalam pengetahuan dan meningkatkan karirnya di bidang yang diinginkan.
- Mengajak jamaah untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan organisasi kemasyarakatan atau kegiatan-kegiatan keagamaan di luar masjid kampus, seperti organisasi-organisasi keislaman atau kegiatan-kegiatan amal lainnya. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat membantu jamaah untuk mengembangkan kemampuan dan keahlian serta sikap dan nilai-nilai profesionalisme dan dedikasi.
16. Kenapa umat islam setelah membayar zakat masih harus membayar pajak
Zakat adalah salah satu rukun Islam yang merupakan kewajiban bagi umat Islam yang mampu untuk membayarnya. Zakat merupakan bagian dari harta yang wajib diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan, seperti orang-orang miskin, fakir miskin, dan lain-lain.
Pajak, di sisi lain, adalah iuran yang harus dibayarkan oleh warga negara kepada pemerintah untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah. Pajak merupakan salah satu sumber utama pembiayaan pemerintah, dan wajib dibayarkan oleh semua warga negara, termasuk umat Islam.
Maka, meskipun umat Islam sudah membayar zakat, mereka masih harus membayar pajak karena pajak merupakan iuran yang harus dibayarkan oleh warga negara kepada pemerintah untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik. Zakat dan pajak memiliki tujuan yang berbeda, meskipun keduanya merupakan bagian dari tanggung jawab finansial umat Islam.
17. Apakah manfaat zakat, khususnya sebagai kontribusi terhadap penyelenggaraan Negara dan kesejahteraan masyarakat dilihat dari sudut pandang ajaran islam.
Dari sudut pandang ajaran Islam, manfaat zakat adalah sebagai berikut:
- Sebagai salah satu rukun Islam yang wajib ditaati oleh setiap muslim, zakat merupakan bentuk ibadah yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan seseorang kepada Allah SWT.
- Zakat juga merupakan cara untuk menyalurkan kekayaan kepada orang-orang yang membutuhkan, sehingga dapat membantu mengurangi kemiskinan dan ketidakadilan sosial di masyarakat. Zakat juga merupakan sumber pendapatan bagi pemerintah yang dapat digunakan untuk membiayai berbagai keperluan publik, seperti pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan lain-lain. Dengan demikian, zakat dapat memberikan kontribusi terhadap penyelenggaraan Negara dan kesejahteraan masyarakat.
- Zakat juga merupakan cara untuk menghapuskan egoisme dan menumbuhkan sikap keberbagi di kalangan umat Islam, sehingga dapat memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di masyarakat.
- Zakat juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial bagi umat Islam, karena dengan mengeluarkan zakat, seseorang akan merasa lebih terbebaskan dari beban kekayaan yang dianggap berlebihan, sekaligus dapat membantu meningkatkan kesejahteraan orang lain.
18. Sebutkan tujuan perkawinan dalam pandangan agama islam ! Dan jelaskan sesuai argumentasi anda hal-hal yang harus dipersiapkan dalam mengarungi bahtera rumah tangga !
Dalam pandangan agama Islam, tujuan perkawinan adalah untuk membentuk keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah (keluarga yang damai, penuh kasih sayang, dan penuh belas kasihan). Selain itu, tujuan perkawinan juga adalah untuk menjalankan perintah Allah SWT yang terdapat dalam Al-Quran dan Hadis, yaitu dengan menikah dan membentuk keluarga yang baik, umat Islam dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat lainnya.
Berikut ini adalah beberapa hal yang harus dipersiapkan dalam mengarungi bahtera rumah tangga, sesuai argumentasi ajaran Islam:
- Mencari pasangan yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan oleh agama, seperti memiliki agama yang sama, memiliki akhlak yang baik, dan memiliki kesepakatan dalam hal-hal yang penting.
- Mempersiapkan diri secara mental, spiritual, dan finansial sebelum menikah, agar dapat menjalani hidup bersama dengan baik. Menjalani proses nikah yang sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan oleh agama, seperti melakukan akad nikah di depan saksi-saksi yang sah dan memenuhi syarat-syarat lainnya.
- Mempersiapkan rumah tangga yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan keluarga, agar dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk keluarga. Menjalani kehidupan rumah tangga dengan sikap saling hormat, saling memahami, dan saling menghargai, sesuai dengan prinsip-prinsip ajaran Islam yang menghargai hak-hak pasangan dan menghindari tindakan yang merugikan pasangan.