Jump to content

MAN (Metropolitan Area Network)

From Wiki

Metropolitan Area Network (MAN) atau Jaringan Area Metropolitan adalah jenis jaringan komputer yang memiliki cakupan area geografis lebih luas dibandingkan Local Area Network (LAN), namun lebih kecil daripada Wide Area Network (WAN). Jaringan ini umumnya digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan LAN yang berada di lokasi berbeda dalam satu wilayah geografis yang sama, seperti antar gedung perkantoran dalam sebuah kota atau antar kampus universitas,.

Karakteristik dan Fungsi

MAN dirancang untuk memenuhi kebutuhan organisasi atau lembaga pemerintah yang memerlukan konektivitas jaringan dengan skala yang lebih besar daripada LAN. Karakteristik utama dari MAN meliputi:

  • Cakupan Wilayah: MAN mencakup area geografis setingkat kota atau wilayah metropolitan. Jaringan ini bertindak sebagai penghubung antara beberapa LAN yang terpisah secara fisik.
  • Kecepatan Transfer Data: MAN memiliki kecepatan transfer data yang lebih tinggi dibandingkan WAN karena jarak antar node yang lebih dekat dan penggunaan teknologi koneksi canggih seperti serat optik (fiber optic). Kecepatan transfer pada MAN dapat mencapai ratusan gigabit per detik.
  • Media Koneksi: Konektivitas dalam MAN biasanya dibangun menggunakan media transmisi fisik seperti kabel tembaga atau serat optik. Selain media fisik, teknologi nirkabel seperti gelombang mikro (microwave) juga sering digunakan dalam implementasi jaringan MAN.

Implementasi

Salah satu bentuk implementasi MAN yang umum adalah Campus Area Network (CAN), yang menghubungkan berbagai gedung atau fakultas dalam sebuah universitas. Sebuah studi menunjukkan bahwa penggunaan MAN dalam lingkungan universitas dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem informasi, memungkinkan pertukaran data yang cepat antar departemen. Selain institusi pendidikan, MAN juga digunakan oleh perusahaan besar dan pemerintah kota untuk menghubungkan kantor cabang di berbagai lokasi dalam satu kota.

Keuntungan dan Kelemahan

Penerapan MAN memberikan dampak operasional dan teknis bagi organisasi penggunanya:

Keuntungan

  • Akses Sumber Daya Terpusat: Memungkinkan organisasi untuk mengakses sumber daya jaringan, seperti file, aplikasi, dan printer dari lokasi yang berbeda dalam area geografis yang lebih luas.
  • Efisiensi Komunikasi: Memfasilitasi komunikasi yang mudah antar perangkat dalam jaringan, yang dapat meningkatkan produktivitas organisasi.
  • Efisiensi Biaya Operasional: Dapat mengurangi pengeluaran terkait biaya perjalanan dan kebutuhan infrastruktur jaringan yang terpisah secara berlebihan.

Kelemahan

  • Biaya Instalasi: Biaya instalasi dan pengoperasian MAN lebih tinggi dibandingkan dengan LAN.
  • Kompleksitas dan Kecepatan: Karena jaringan MAN lebih besar dan kompleks dibandingkan LAN, kecepatan transfer data mungkin lebih lambat jika dibandingkan dengan jaringan lokal yang lebih kecil.