Jump to content

Javascript

From Wiki

JavaScript adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam pengembangan website agar lebih dinamis dan interaktif. JavaScript juga dapat meningkatkan fungsionalitas pada halaman web. Bahkan dengan JavaScript ini kamu bisa membuat aplikasi, tools, atau bahkan game pada web. JavaScript atau kita singkat menjadi JS merupakan bahasa pemrograman jenis interpreter, sehingga kamu tidak memerlukan compiler untuk menjalankannya. JavaScript memiliki fitur-fitur seperti berorientasi objek, client-side, high-level programming, dan loosely typed.

Bahkan JavaScript juga dikenal juga sebagai salah satu dari tiga bahasa pemrograman yang utama bagi web developer :

  • HTML : Memungkinkan Anda untuk menambahkan sebuah konten ke halaman web.
  • CSS : Menentukan layout, style, serta keselarasan sebuah halaman website.
  • JavaScript : Menyempurnakan tampilan dan sistem sebuah halaman web.

Javascript juga dapat dipelajari dengan cepat dan mudah serta digunakan untuk banyak tujuan, dimulai dari meningkatkan fungsionalitas website hingga mengaktifkan sebuah permainan (games) dan sebuah software berbasis web. Selain itu, terdapat ribuan template dan aplikasi JavaScript yang bisa dipakai secara gratis dan semuanya ini jasa dari beberapa situs, seperti Github.

Sejarah

Javascript dibuat selama sepuluh hari oleh Brandan Eich, seorang karyawan Perusahaan Netscape, pada bulan September 1995. Awalnya bahasa pemrograman ini dinamakan Mocha, kemudian diganti menjadi Mona, lalu LiveScript dan pada akhirnya resmi menyandang nama Javascript. Versi awal dari bahasa ini terbatas hanya dikalangan Netscape saja. Fungsionalitas yang ditawarkan masih terbatas. Namun, Javascript terus menerus dikembangkan oleh komunitas developer yang tak pernah berhenti mengerjakan bahasa pemrograman ini.

Pada tahun 1996, Javascript secara resmi dinamakan sebagai ECMAScript, di mana ECMAScript 2 diresmikan pada tahun 1998 dan ECMAScript 3 diluncurkan pada tahun 1999. ECMAScript tersebut dikembangkan sampai akhirnya menjadi Javascript sebagaimana yang kita kenal hingga saat ini. Tidak hanya lintas browser, JavaScript pun juga bisa digunakan di berbagai perangkat, termasuk pada perangkat mobile dan komputer.

Sejak saat itu, JavaScript terus berkembang. Pada akhirnya di tahun 2016, 92% website diketahui menggunakan JavaScript. Hanya dalam kurun waktu dua puluh tahun, JavaScript telah beralih dari bahasa pemrograman yang serba terbatas dan ‘tertinggal’ menjadi salah satu dari tool terpenting bagi web developer.

Kelebihan

  • Tidak perlu membutuhkan compiler karena web browser mampu menginterpretasikannya dengan HTML.
  • Lebih mudah dipelajari jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman yang lain.
  • Error atau kesalahan lebih mudah dicari dan diperbaiki.
  • Dapat dialihtugaskankan ke elemen halaman web atau sebuah even tertentu, seperti klik atau mouseover.
  • JS dapat digunakan di banyak browser, platform, dan lain-lain.
  • Anda dapat juga menggunakan JavaScript untuk memvalidasi input dan mengurangi pengecekan data secara manual.
  • Dengan Javascript, website akan menjadi lebih interaktif dan juga mampu menarik perhatian lebih banyak pengunjung web.
  • Lebih cepat dan ringan dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya.

Kekurangan

  • Berisiko tinggi terhadap hal eksploitasi.
  • Dapat dimanfaatkan untuk mengaktifkan suatu kode berbahaya di komputer pengguna.
  • Tidak selalu didukung oleh berbagai browser dan perangkat tertentu.
  • JavaScript code snippet lumayan banyak.
  • Dapat di-render secara berbeda pada masing-masing perangkat yang bisa mengarah ke inkonsistensi.

Terkait