Database

Database (basis data) adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file yang lain sehingga membentuk data untuk menginformasikan satu perusahaan dan instansi. Bila terdapat file yang tidak dapat dipadukan atau dihubungkan dengan file yang lainnya, berarti file tersebut bukanlah kelompok dari satu database, melainkan membentuk satu database sendiri. Database juga merupakan landasan bagi pembuatan dan pengembangan program aplikasi. Oleh sebab itu, database harus dibuat sedemikian rupa sehingga pembuatan program lebih mudah dan cepat.
Database adalah salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para pemakai. Database terdiri dari data yang akan digunakan atau diperuntukkan terhadap banyak user, dari masing-masing user akan menggunakan data tersebut sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Pengertian Database Menurut Para Ahli
Berikut ini terdapat beberapa pengertian database menurut para ahli, terdiri atas:
- S. Attre - Mengungkapkan bahwa database merupakan kumpulan data yang saling berhubungan antara yang satu dengan yang lain dengan penggunaan yang beragam.
- Gordon C. Everest - Database merupakan kumpulan data yang bersifat mekanis, terbagi dan terdefinisi dengan formal melalui suatu pengorganisasian.
- Toni Fabbri - Menyatakan bahwa database adalah sebuah sistem file terintegrasi yang memiliki setidaknya satu primary key sebagai pengulangan.
- C. J. Date - Database ialah data operasional yang digunakan oleh system aplikasi dari sebuah pengorganisasian.
Model Database
Database dibuat berdasarkan skema tertentu. Skema ini menggambarkan penjelasan yang terstruktur dalam objek yang terdiri dari beberapa jenis fakta yang ada di dalamnya. Skema tersebut dapat dibuat dengan model yang berbeda-beda. Diantaranya model database adalah relasional, hirarki, dan jaringan.
Model relasional adalah model yang mewakili seluruh informasi dengan bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan. Setiap tabel yang saling berhubungan diwakili dengan menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model ini adalah model yang sering dipakai dalam database.
Selanjutnya, untuk model hirarki dan jaringan ini sama-sama menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Ciri-Ciri Database
Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri database, terdiri atas:
- Sistem yang dapat menyimpan data ke dalam floppy disk atau
- Sistem yang menganut pengolahan data untuk ditambah, diubah, atau dihapus dengan mudah dan terkontrol.
- Data terpisah dari program.
Tujuan Database
Berikut ini terdapat beberapa tujuan database, terdiri atas:
- Membuat agar user mudah mendapatkan data.
- Menyediakan tempat penyimpanan data yang relevan.
- Menghapus data yang berlebihan.
- Melindungi data dari kerusakan fisik.
- Memungkinkan perkembangan lebih lanjut di dalam sistem database.
Komponen Utama Database
Perangkat Keras (Hardware)
Pengertian dari hardware atau dalam bahasa indonesia-nya disebut juga dengan nama “perangkat keras” adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa dilihat dan diraba secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi.
Sistem Operasi (Operating System)
Yakni merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer. Harus sesuai dengan DBMS yang digunakan.
Basis Data (Database)
Kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
Sistem (Aplikasi/Perangkat Lunak) Pengelola Bisnis Data (DBMS)
Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola basis data. Contoh kelas sederhana: dBase, Foxbase, Rbase, MS. Access, MS. Foxpro, Borland Paradox. Contoh kelas kompleks: Borland-Interbase, MS. SQL Server, Oracle, Informix, Sybase.
Pemakai (User)
Pengguna software.
Aplikasi (perangkat lunak) lain
Perangkat lunak pelengkap yang mendukung.
Normalisasi Database
Perancangan database perlu memperhatikan efisiensi data. Beberapa data yang ada akan mempengaruhi tingkat efisiensi karena dapat terjadi penurunan. Oleh sebab itu, dalam database perlu dilakukan normalisasi.
Normalisasi adalah suatu teknik untuk menghasilkan suatu hubungan antar atribut dengan memberikan kebutuhan data yang diinginkan oleh suatu perusahaan. Jadi, normalisasi database adalah proses pembentukan relasi database ke dalam bentuk normal.
Dengan demikian, tujuan normalisasi database untuk menghilangkan sebagian besar ambiguitas, menghilangkan redudansi data (data ganda), serta memastikan data disimpan secara logis.
Tahapan normalisasi database adalah bermacam-macam dari yang paling ringan UNF hingga paling tinggi (5NF). Berikut tahapan normalisasi database:
- UNF: Tahap awal yang terdiri dari tabel dengan satu grup atau lebih yang berulang.
- 1NF: Normal tahap pertama. Dilakukan jika tabel memiliki atribut yang banyak dan sifatnya composite. Pada tahap ini setiap tabel harus berisi nilai tunggal dan unik.
- 2NF: Normal tahap kedua. Tahapan ini dilakukan jika 1NF sudah terpenuhi. 2NF dilakukan apabila atribut yang secara fungsional (functional dependency) tergantung pada primary key. Jadi, dalam 2NF primary key harus dalam kolom tunggal.
- 3NF: Normal tahap ketiga. Syarat yang ada dalam tahapan ini tidak adanya atribut non primary key yang bergantung pada non primary key lain atau tidak ada transitive functional dependency.
- BCNF: Salah satunya dilakukan jika memiliki lebih dari satu kunci serta jika atribut utama sebagai candidate key dan candidate key tersebut salah satunya menjadi primary key.
- 4NF: Tahapan setelah BCNF terpenuhi. Kaidah dari 4NF tabelnya tidak boleh memiliki kebergantungan banyak nilai (multivalued attribute).
- 5NF: Tahapan ini dilakukan untuk tidak memiliki lossless docomposition (join tanpa adanya kehilangan informasi) menjadi tabel yang lebih kecil. Tahap kelima ini adalah tahapan yang paling jarang dipakai karena umumnya normalisasi hanya sampai pada 3NF.
Struktur Database
- Data: Sekumpulan fakta mengenai objek tertentu, orang dan lain-lain yang dinyatakan dengan angka, huruf, gambar, film, suara dan sebagainya yang relevan dan belum mempunyai arti.
- Informasi: Hasil pengolahan data yang konkrit dan sudah mempunyai arti untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
- Tabel: Merupakan hal yang paling mendasar dalam hal penyimpanan data yang terdiri dari field dan record.
- Entititas: Orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya direkam.
- Field (kolom): Merupakan elemen dari tabel yang berisikan informasi tertentu yang spesifik tentang subjudul tabel pada sebuah item data.
- Record (baris): Sekumpulan data yang saling berkaitan tentang sebuah subjek tertentu, misalnya data seorang siswa akan disimpan dalam record yang terdiri dari beberapa kolom / field.
- Data Value: Merupakan data aktual atau infomasi yang disimpan ditiap data elemen. Isi atribut disebut nilai data.
- Kunci Elemen Data ( Key Data Element ): Tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas. Contoh Entitas Mahasiswa yang mempunyai atribut-atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir menggunakan Kunci Elemen Data npm.
Syarat-syarat pembentukan Field Name pada tabel
- Harus Unik atau Spesifik
- Boleh disingkat
- Pemisah sebagai pengganti spasi dalam pembentuk field adalah tanda lambang “_”
Contoh:
Kode Barang menjadi KdBarang, KodeBrg, Kd_Brg, Kd_Barang.
Jenis Database
Jenis database banyak macamnya, sekurang-kurangnya ada 12 jenis database. Jenis database adalah sebagai berikut:
1. Analytical database
Database yang digunakan untuk menyimpan data dan informasi secara ringkas dari operasional dan eksternal database.
2. Operational database
Database yang menyimpan data yang berkaitan dengan operasi organisasi.
3. Distributed databased
Database yang terbagi menjadi beberapa kelompok kerja dalam lingkup departemen dan lokasi kerja.
4. Data Warehouse
Database yang berguna untuk mengarsipkan dan menganalisis data organisasi. Contoh database penjualan dan gaji yang diinput ke gudang data sesuai jadwal yang teratur.
5. End user database
Berisi beberapa data yang dikembangkan dari end-user (pengguna terakhir). Contoh database yang berisi kumpulan dokumen dalam word processing.
6. Real time database
Database untuk mengolah dan menangani beban kerja di suatu negara.
7. Document oriented database
Program komputer yang berorientasi pada dokumen.
8. In memory database
Database yang disimpan dalam memori.
9. Hypermedia database on the web
Halaman multimedia yang berhubungan dengan situs web. Di dalamnya terdiri dari home page dan hyperlink.
10. Navigational database
Database yang berfungsi untuk mencari data dari referensi suatu objek.
11. External database
Database yang menyediakan akses secara ekstenal seperti data pribadi dan organisasi dari layanan komersial.
12. Relational database
Terdiri dari data dengan file yang berbeda dihubungkan dan diorganisasikan menggunakan kunci sehingga pada sekumpulan tabel tersebut saling berelasi.
Manfaat Database
- Sebagai komponen utama atau penting dalam system informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
- Menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan relevan, sehingga informasi yang disajikan tidak basi. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya.
- Mengatasi kerangkapan data (redundancy data).
- Menghindari terjadinya inkonsistensi data.
- Mengatasi kesulitan dalam mengakses data.
- Menyusun format yang standar dari sebuah data.
- Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user). Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna (multiuser).
- Melakukan perlindungan dan pengamanan data. Setiap data hanya bisa diakses atau dimanipulasi oleh pihak yang diberi otoritas (kekuasaan) dengan memberikan login dan password terhadap masing-masing data.
- Agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan (view) abstraksi dari data. Hal ini bertujuan menyederhanakan interaksi antara pengguna dengan sistemnya dan database dapat mempresentasikan pandangan yang berbeda kepada para pengguna, programmer dan administratornya.
Kelebihan Database
Mempercepat Dan Mempermudah
Database mempunyai beberapa keunggulan yang di antaranya memiliki kemampuan untuk dapat menyeleksi data untuk di jadikan suatu kelompok yang berurut secara cepat. Maka dari itu data yang berisi informasi dapat dengan cepat di hasilkan. Kecepatan pemprosesan datanya tergantung dari perancangan sebuah databasenya.
Dapat Di Pakai Bersama-Sama
Umumnya suatu database dapat dipergunakan oleh siapa saja pada suatu organisasi atau perusahaan. Dan di ambil contoh suatu database mahasiswa yang ada di dalam salah satu perguruan tinggi memerlukan beberapa bagian, misalnya ada bagian admin, ada bagian keuangan sendiri, dan bagian tentang akademik. Dari semua itu nantinya akan memerlukan satu database saja dan dapat di simpan di server pusat. Dan nantinya semua aplikasi dari bagian itu dapat terhubung ke database mahasiswa.
Kontrol Datanya Terpusat
Ini masih berkaitan dengan manfaat yang ke dua tadi, walaupun pada suatuorganisasi atau perusahaan mempunyai banyak bagian akan tetapi database yang di perlukan hanya satu saja. Dan inilah yang mempermudah dalam pengontrolan data-datanya, seperti misalnya ketika kita ingin melakukan update data tidak perlu memerlukan banyak perubahan hanya perlu merubah database yang ada di server pusat saja.
Penghematan Dalam Pembiayaan Perangkat
Karena database memoliki sistem yang terpusat maka masing-masing bagian atau para divisinya tidak memerlukan suatu perangkat untuk menyimpan database karena database terhubung maka hanya membutuhkan satu yang di simpan pad server pusat. Dan di karenakan database yang di simpan pada server hanya satu jadi hanya memerlukan sedikit biaya untuk pembelian perangkatnya.
Menjamin Keamanan Datanya
Di semua aplikasi manajemen database mempunyai fasilitas manajemen pengguna. Di manajemen pengguna ini dapat memberi hak akses berbeda dan dapat di sesuaikan dengan posisi ataupun kepentingan yang di miliki si pengguna. Dan juga data yang tersimpan di dalam database meminta password untuk dapat masuk dan mengaksesnya.
Mempermudah Dalam Pembuatan Sebuah Aplikasi Baru
Database di rancang dengan sangat baik dan sesempurna mungkin sehingga mempunyai fitur untuk dapat menambah aplikasi baru dan tidak perlu untuk mengubah struktur yang ada. Dan si programer cukup dengan membuat dan mengatur aplikasinya saja.