Jump to content

Cisco: Konfigurasi NAT Dynamic

From Wiki
  • Pertama - tama buat topologi seperti berikut
  • Selanjutnya konfigurasi IP Address dari semua perangkat sesuai dengan topologi diatas.

Laptop0

PC0

R1

Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.


Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 199.199.199.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#int fa0/1
Router(config-if)#ip add 192.168.24.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#</code>

R2

Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.


Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 199.199.199.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#
  • Kemudian kita konfigurasi Dynamic NAT nya pada R1.
Router(config)#ip nat pool **tio** 199.199.199.2 199.199.199.2 netmask 255.255.255.0
Router(config)#access-list 1 permit 192.168.24.0 0.0.0.255
Router(config)#ip nat inside source list 1 pool **tio**
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip nat outside
Router(config-if)#int fa0/1
Router(config-if)#ip nat inside
Router(config-if)#ex

Keterangan:

IP 199.199.199.2 yang pertama adalah IP Public awal
IP 199.199.199.2 yang kedua adalah IP Public akhir , karena kita menggunakan 1 IP Public maka kita masukan awal dan akhirnya sama.
pool tio adalah penamaan dari range IP Publicnya, bisa diisi dengan nama yang lain.
  • Setelah itu coba lakukan test ping dari PC maupun Laptop ke Router 2.Maka hasilnya hanya ada satu saja yang berhasil,yang satunya gagal.

PC0 berhasil

Laptop0 Gagal

Mengapa yang satu kok gagal ?? karena fungsi dari Dynamic itu sendiri adalah jumlah IP Public harus sama dengan IP Private, sedangkan dalam topologi diatas kita hanya memiliki 1 IP Public maka hanya IP Private saja yang bisa di translate.

Source