Jump to content

J.620900.026.02: Modul praktik

From Wiki
Revision as of 14:24, 13 May 2026 by Kangtain (talk | contribs)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

BAGIAN 1: ANALISIS CP FASE E

1.1 Identifikasi Elemen CP

Elemen CP: Melakukan Instalasi Software Aplikasi

Teks CP Lengkap (rekonstruksi dari TP yang diberikan): Peserta didik mampu mempersiapkan pekerjaan instalasi, melaksanakan instalasi software aplikasi pada perangkat komputer, dan menguji hasil instalasi sesuai prosedur dan standar teknis yang berlaku.

1.2 Ekstraksi Kompetensi Inti

Komponen Uraian
Kata Kerja Operasional Mempersiapkan, Melaksanakan, Menguji
Objek Pengetahuan Pekerjaan instalasi, software aplikasi, hasil instalasi
Konteks Penerapan Perangkat komputer di lingkungan lab/industri sesuai prosedur standar teknis

1.3 Pemetaan Hirarki Kompetensi

No Elemen CP Kompetensi Spesifik Level Bloom Tipe Pengetahuan Prasyarat
1 Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi Mengidentifikasi jenis-jenis software aplikasi (sistem operasi, aplikasi produktivitas, utilitas, driver) C1 – Mengingat Faktual Tidak ada
2 Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi Menjelaskan spesifikasi minimum hardware yang dibutuhkan untuk instalasi software C2 – Memahami Konseptual No. 1
3 Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi Menyiapkan media instalasi (ISO, installer, lisensi) dan lingkungan kerja sesuai SOP C3 – Menerapkan Prosedural No. 1, 2
4 Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi Membandingkan software berbayar vs open-source berdasarkan kebutuhan pengguna/industri C4 – Menganalisis Konseptual No. 1, 2
5 Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi Mengikuti langkah-langkah instalasi software aplikasi sesuai wizard/CLI C3 – Menerapkan Prosedural No. 3
6 Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi Mengkonfigurasi parameter instalasi (path, lisensi, komponen, user account) C3 – Menerapkan Prosedural No. 5
7 Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi Mendokumentasikan proses instalasi secara sistematis (screenshot, log, form) C3 – Menerapkan Prosedural No. 5, 6
8 Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi Menganalisis kendala/error yang muncul selama proses instalasi C4 – Menganalisis Prosedural No. 5, 6
9 Menguji Hasil Instalasi Melakukan pengujian fungsionalitas software hasil instalasi (run test, feature check) C3 – Menerapkan Prosedural No. 5, 6, 7
10 Menguji Hasil Instalasi Mengevaluasi kesesuaian hasil instalasi terhadap kebutuhan pengguna dan standar C5 – Mengevaluasi Metakognitif No. 8, 9
11 Menguji Hasil Instalasi Membuat laporan hasil instalasi dan pengujian secara profesional C6 – Mencipta Prosedural No. 9, 10

1.4 Dimensi Profil Lulusan yang Relevan

Dimensi Relevansi
Penalaran Kritis Menganalisis spesifikasi, membandingkan software, mendiagnosis error
Kemandirian Melaksanakan instalasi secara mandiri sesuai SOP tanpa supervisi penuh
Kolaborasi Bekerja dalam tim lab (pembagian peran: teknisi, dokumentator, quality checker)
Komunikasi Membuat laporan instalasi, mempresentasikan hasil pengujian
Kreativitas Merancang solusi alternatif saat menemui kendala instalasi
Keimanan & Ketakwaan Menghargai lisensi software, menolak penggunaan software bajakan

BAGIAN 2: PERUMUSAN TP SMART

2.1 Tabel Tujuan Pembelajaran

Kode TP Rumusan TP (ABCD) KKO Level Bloom Estimasi JP Elemen CP Terkait
TP-1.1 Peserta didik (A) dapat mengidentifikasi jenis-jenis software aplikasi beserta fungsi dan karakteristiknya (B) melalui kegiatan eksplorasi dan klasifikasi mandiri (C) dengan tepat minimal 80% benar (D) Mengidentifikasi C1 2 JP Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi
TP-1.2 Peserta didik (A) dapat menjelaskan spesifikasi minimum hardware yang diperlukan untuk instalasi berbagai jenis software aplikasi (B) berdasarkan dokumentasi resmi vendor (C) secara lengkap dan akurat (D) Menjelaskan C2 2 JP Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi
TP-1.3 Peserta didik (A) dapat menyiapkan media instalasi, lisensi, dan lingkungan kerja (B) sesuai SOP persiapan instalasi industri (C) hingga siap digunakan dalam waktu ≤15 menit (D) Menyiapkan C3 4 JP Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi
TP-1.4 Peserta didik (A) dapat membandingkan software berbayar dan open-source (B) berdasarkan aspek fungsionalitas, lisensi, keamanan, dan kebutuhan industri (C) dalam bentuk tabel analisis tertulis (D) Membandingkan C4 2 JP Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi
TP-2.1 Peserta didik (A) dapat melaksanakan instalasi software aplikasi produktivitas dan utilitas (B) mengikuti langkah-langkah prosedural sesuai wizard/CLI pada PC lab (C) hingga software berjalan dengan sempurna tanpa error (D) Melaksanakan C3 8 JP Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi
TP-2.2 Peserta didik (A) dapat mengkonfigurasi parameter instalasi (path, lisensi, komponen, user account) (B) sesuai kebutuhan pengguna dan kebijakan sistem (C) secara tepat dan terdokumentasi (D) Mengkonfigurasi C3 4 JP Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi
TP-2.3 Peserta didik (A) dapat mendokumentasikan seluruh proses instalasi (B) menggunakan form dokumentasi standar industri berupa screenshot, log aktivitas, dan catatan teknis (C) secara sistematis dan lengkap (D) Mendokumentasikan C3 2 JP Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi
TP-2.4 Peserta didik (A) dapat menganalisis penyebab error/kendala yang muncul selama proses instalasi (B) berdasarkan pesan error, log sistem, dan referensi teknis (C) dan merumuskan solusi penanganannya secara tertulis (D) Menganalisis C4 4 JP Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi
TP-3.1 Peserta didik (A) dapat melakukan pengujian fungsionalitas software hasil instalasi (B) menggunakan checklist pengujian standar (run test, feature check, compatibility check) (C) dengan hasil dokumentasi uji yang lengkap (D) Melakukan (pengujian) C3 4 JP Menguji Hasil Instalasi
TP-3.2 Peserta didik (A) dapat mengevaluasi kesesuaian hasil instalasi terhadap kebutuhan pengguna dan standar spesifikasi (B) menggunakan rubrik evaluasi yang telah ditentukan (C) dengan keputusan diterima/ditolak yang terjustifikasi (D) Mengevaluasi C5 2 JP Menguji Hasil Instalasi
TP-3.3 Peserta didik (A) dapat membuat laporan hasil instalasi dan pengujian software (B) menggunakan template laporan teknis standar industri (C) secara profesional, lengkap, dan dapat dipresentasikan kepada pengguna (D) Membuat C6 4 JP Menguji Hasil Instalasi

Distribusi Level Bloom:

  • LOTS (C1–C3): TP-1.1, TP-1.2, TP-1.3, TP-2.1, TP-2.2, TP-2.3, TP-3.1 → 7 TP (64%)
  • MOTS (C4): TP-1.4, TP-2.4 → 2 TP (18%)
  • HOTS (C5–C6): TP-3.2, TP-3.3 → 2 TP (18%)

BAGIAN 3: PENYUSUNAN ATP LINEAR

3.1 Tabel ATP

Semester Unit Kode TP Rumusan Singkat JP Asesmen Tagihan Produk
1 Unit 1: Pengenalan & Klasifikasi Software TP-1.1 Mengidentifikasi jenis-jenis software aplikasi 2 Formatif – Kuis identifikasi Tabel klasifikasi software
1 Unit 1: Pengenalan & Klasifikasi Software TP-1.2 Menjelaskan spesifikasi hardware minimum 2 Formatif – Lembar kerja spesifikasi Tabel spesifikasi hardware vs software
1 Unit 1: Pengenalan & Klasifikasi Software TP-1.4 Membandingkan software berbayar vs open-source 2 Formatif – Laporan analisis singkat Tabel analisis komparatif
1 Unit 2: Persiapan Instalasi Profesional TP-1.3 Menyiapkan media instalasi dan lingkungan kerja 4 Formatif – Checklist persiapan Checklist kesiapan instalasi terisi
1 Unit 3: Pelaksanaan Instalasi Software TP-2.1 Melaksanakan instalasi software aplikasi 8 Sumatif Unit – Observasi kinerja File instalasi + screenshot proses
1 Unit 3: Pelaksanaan Instalasi Software TP-2.2 Mengkonfigurasi parameter instalasi 4 Formatif – Checklist konfigurasi Form konfigurasi terisi
1 Unit 3: Pelaksanaan Instalasi Software TP-2.3 Mendokumentasikan proses instalasi 2 Formatif – Review dokumentasi Dokumen log instalasi (.docx)
1 Unit 4: Analisis Kendala & Troubleshooting TP-2.4 Menganalisis error dan kendala instalasi 4 Formatif – Studi kasus error Laporan troubleshooting (.docx)
1 Unit 5: Pengujian & Pelaporan Hasil Instalasi TP-3.1 Melakukan pengujian fungsionalitas software 4 Formatif – Checklist pengujian Checklist uji fungsional terisi
1 Unit 5: Pengujian & Pelaporan Hasil Instalasi TP-3.2 Mengevaluasi kesesuaian hasil instalasi 2 Sumatif – Rubrik evaluasi Lembar evaluasi dengan keputusan
1 Unit 5: Pengujian & Pelaporan Hasil Instalasi TP-3.3 Membuat laporan hasil instalasi dan pengujian 4 Sumatif Akhir – Laporan teknis Laporan instalasi lengkap (.docx/.pdf)
TOTAL JP 38 JP

3.2 Narasi Justifikasi Urutan ATP

Paragraf 1 — Logika Penguatan Fondasi (Unit 1 → Unit 2): ATP dirancang mengikuti prinsip dari sederhana ke kompleks sesuai filosofi pembelajaran vokasi. Unit 1 ditempatkan paling awal karena peserta didik Fase E membutuhkan fondasi pengetahuan deklaratif terlebih dahulu sebelum mampu melaksanakan pekerjaan teknis. Kemampuan mengidentifikasi jenis software (TP-1.1) dan menjelaskan kebutuhan hardware (TP-1.2) adalah prasyarat mutlak agar peserta didik tidak sekadar "mengklik Next" tanpa memahami konteks teknis. Kemampuan membandingkan software (TP-1.4) ditempatkan di Unit 1 karena melatih penalaran kritis yang menjadi bekal pengambilan keputusan saat persiapan instalasi.

Paragraf 2 — Logika Production Flow Industri (Unit 2 → Unit 3 → Unit 4): Unit 2 hingga Unit 4 mengikuti alur kerja nyata seorang IT Support/Teknisi Instalasi di industri: Persiapan → Pelaksanaan → Troubleshooting. Menyiapkan media instalasi (TP-1.3) secara sengaja ditempatkan setelah analisis komparatif software agar peserta didik menyiapkan installer yang tepat berdasarkan keputusan analitis. Pelaksanaan instalasi (TP-2.1 dan TP-2.2) diposisikan sebagai inti pembelajaran dengan alokasi JP terbesar (12 JP) karena merupakan kompetensi kerja utama. Analisis troubleshooting (TP-2.4) ditempatkan setelah pelaksanaan karena error baru dapat dianalisis setelah siswa mengalami sendiri proses instalasi.

Paragraf 3 — Logika Puncak Kompetensi (Unit 5): Unit 5 merupakan puncak alur pembelajaran yang mengintegrasikan seluruh kompetensi sebelumnya. Pengujian fungsional (TP-3.1) dilakukan pertama karena evaluasi (TP-3.2) membutuhkan data hasil uji. Pembuatan laporan (TP-3.3) ditempatkan paling akhir sebagai tagihan HOTS tertinggi karena laporan yang baik hanya dapat dibuat oleh siswa yang telah melewati seluruh tahapan: persiapan, pelaksanaan, troubleshooting, dan pengujian. Unit 5 sekaligus menjadi prasyarat bagi pembelajaran administrasi infrastruktur jaringan di semester/fase berikutnya.

BAGIAN 4: DESAIN MODUL AJAR TERINTEGRASI

(Unit yang dikembangkan: Unit 3 — Pelaksanaan Instalasi Software Aplikasi, mencakup TP-2.1, TP-2.2, TP-2.3)

4.1 Identitas Modul

Komponen Keterangan
Nama Penyusun Tim Kurikulum SMK Satya Bhakti Ilmu
Satuan Pendidikan SMK Satya Bhakti Ilmu, Grobogan, Jawa Tengah
Fase / Kelas Fase E / Kelas X
Mata Pelajaran Dasar-Dasar Teknik Komputer dan Jaringan
Elemen Melakukan Instalasi Software Aplikasi
Unit Unit 3 — Pelaksanaan Instalasi Software Aplikasi
Alokasi Waktu 14 JP (2 pertemuan × 4 JP + 1 pertemuan × 6 JP)
Target Peserta Didik Peserta didik reguler Fase E yang telah menyelesaikan Unit 1 dan Unit 2
Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis simulasi dunia kerja
Referensi Regulasi Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024; Kepmendikbudristek No. 262/M/2022; SE Pembelajaran Mendalam

4.2 Komponen Inti

Tujuan Pembelajaran

  • TP-2.1: Melaksanakan instalasi software aplikasi hingga berjalan sempurna tanpa error
  • TP-2.2: Mengkonfigurasi parameter instalasi sesuai kebutuhan pengguna
  • TP-2.3: Mendokumentasikan seluruh proses instalasi secara sistematis

Pemahaman Bermakna

Kemampuan menginstal software bukan sekadar "mengklik tombol Next" — ini adalah pekerjaan teknis profesional yang menentukan apakah sebuah sistem komputer dapat berfungsi sesuai kebutuhan pengguna. Teknisi yang kompeten bukan hanya bisa menginstal, tetapi tahu mengapa setiap langkah dilakukan, bagaimana menangani masalah, dan bagaimana membuktikan bahwa pekerjaannya berhasil melalui dokumentasi yang profesional.

Pertanyaan Pemantik

  1. "Jika sebuah perusahaan meminta kamu menginstal 50 software di 50 komputer dalam satu hari, dari mana kamu memulai dan bagaimana kamu membuktikan bahwa semua pekerjaan sudah selesai dengan benar?"
  2. "Mengapa seorang teknisi profesional selalu mendokumentasikan proses instalasi, meskipun instalasi berjalan lancar tanpa masalah?"
  3. "Apa yang akan terjadi jika kamu menginstal software tanpa memeriksa kompatibilitasnya dengan sistem operasi terlebih dahulu?"

Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1 (4 JP) — Orientasi Kerja & Persiapan Instalasi Profesional

Fase Kegiatan Durasi
Mindful (Pembuka) Guru membuka dengan skenario: "Hari ini kalian adalah teknisi IT baru yang baru saja diterima kerja di PT Maju Bersama. Tugas pertama kalian: instal dan konfigurasi 3 software di PC klien dalam waktu 1 sesi kerja." Guru menampilkan foto ruang IT Support perusahaan nyata. Siswa diminta merefleksikan: pekerjaan apa saja yang harus dipersiapkan? 20 menit
Meaningful (Inti) Guru memperkenalkan form dokumentasi instalasi standar industri. Siswa secara berpasangan mengidentifikasi software yang akan diinstal (minimal 3 jenis: produktivitas, utilitas, driver). Siswa mengisi form Work Order sebelum mulai instalasi. Guru mendemonstrasikan instalasi pertama sambil menjelaskan setiap parameter konfigurasi. 120 menit
Joyful (Penutup) Siswa mempresentasikan work order mereka kepada pasangan lain untuk peer review (2 menit per pasangan). Refleksi bersama: kendala apa yang diprediksi akan muncul? Guru memberikan "Kartu Tantangan" berisi skenario error yang mungkin ditemui di pertemuan berikutnya. 20 menit

Pertemuan 2 (4 JP) — Praktik Instalasi & Konfigurasi

Fase Kegiatan Durasi
Mindful (Pembuka) Guru melakukan pre-test singkat lisan (5 pertanyaan cepat tentang parameter instalasi). Siswa membaca kembali work order yang sudah dibuat dan briefing prosedur K3LH lab. 15 menit
Meaningful (Inti) Siswa secara mandiri melaksanakan instalasi 3 software yang telah ditentukan. Setiap langkah didokumentasikan (screenshot wajib di setiap tahap kritis). Guru berkeliling sebagai "supervisor industri" — tidak langsung membantu, tetapi memberikan pertanyaan terbimbing ketika siswa mengalami kesulitan. Siswa yang selesai lebih awal berperan sebagai "senior technician" membantu rekan yang masih proses. 130 menit
Joyful (Penutup) Siswa menempelkan sticky note di papan: satu kendala yang ditemui dan satu solusi yang berhasil. Gallery walk cepat (5 menit). Guru merangkum temuan umum kelas. 15 menit

Pertemuan 3 (6 JP) — Finalisasi, Pengujian Awal & Dokumentasi Lengkap

Fase Kegiatan Durasi
Mindful (Pembuka) Simulasi "morning briefing" di kantor IT: setiap siswa melaporkan progress pekerjaan kepada "supervisor" (guru) dalam 1 menit. 15 menit
Meaningful (Inti) Siswa menyelesaikan instalasi yang belum tuntas dan melakukan pengujian awal fungsionalitas (software dapat dibuka, fitur utama berjalan). Siswa menyusun dokumentasi lengkap: form log instalasi, screenshot proses, dan catatan konfigurasi. Siswa mengisi form evaluasi mandiri berdasarkan checklist. 180 menit
Joyful (Penutup) Setiap siswa melakukan "demo 3 menit" kepada satu rekan: memperlihatkan software yang berhasil diinstal dan menjelaskan satu keputusan konfigurasi yang diambil. Refleksi tertulis (form refleksi siswa diisi). 45 menit

4.3 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Judul: LKPD-Unit3 — Praktik Instalasi Software Aplikasi Profesional

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca seluruh instruksi sebelum memulai pekerjaan.
  2. Kerjakan secara mandiri kecuali bagian yang ditandai "kerja berpasangan".
  3. Dokumentasikan setiap langkah dengan screenshot (minimal 1 screenshot per tahapan kritis).
  4. Simpan semua file dokumentasi dalam folder: [NamaSiswa]_Instalasi_[TanggalHariIni]
  5. Serahkan LKPD beserta folder dokumentasi kepada guru sebelum waktu habis.

Skenario Kontekstual:

Kamu adalah IT Support baru di CV Karya Digital Nusantara, Grobogan. Kepala IT memberikan Work Order No. WO-2025/IT/001 kepadamu: "Siapkan 1 unit komputer untuk staf administrasi baru. Install software berikut: (1) LibreOffice, (2) 7-Zip, (3) Google Chrome. Pastikan semua berjalan normal dan buat laporan instalasi untuk arsip divisi IT."

Tugas Terstruktur dengan Scaffolding Bertingkat:

Tingkat 1 — Persiapan (Scaffolding penuh):

  • Isi tabel spesifikasi PC yang akan digunakan:
Komponen Spesifikasi Aktual Spesifikasi Minimum yang Dibutuhkan Status (✓/✗)
Prosesor
RAM
Storage
OS

Tingkat 2 — Pelaksanaan (Scaffolding sebagian):

  • Lakukan instalasi sesuai urutan work order. Untuk setiap software, isi:
Software Versi Sumber Installer Parameter Konfigurasi yang Diubah Screenshot Selesai
LibreOffice
7-Zip
Google Chrome

Tingkat 3 — Evaluasi Mandiri (Tanpa scaffolding):

  • Tanpa panduan guru, buat kesimpulan: apakah hasil instalasimu memenuhi standar work order? Justifikasi dengan bukti (screenshot/hasil uji).

Refleksi Siswa:

  1. Langkah mana yang paling sulit? Mengapa?
  2. Jika kamu harus mengulang pekerjaan ini, apa yang akan kamu lakukan berbeda?
  3. Apa kaitan pekerjaan ini dengan pekerjaan nyata IT Support yang pernah kamu bayangkan?

4.4 Jobsheet Praktikum

Judul Jobsheet: JS-03 — Instalasi dan Konfigurasi Software Aplikasi pada PC Klien

Tujuan Praktikum: Peserta didik mampu melaksanakan instalasi software aplikasi (produktivitas, utilitas, browser) secara mandiri, mengkonfigurasi parameter instalasi sesuai kebutuhan, dan mendokumentasikan seluruh proses sesuai standar kerja industri IT Support.

Alat & Bahan:

No Alat/Bahan Spesifikasi Jumlah
1 PC/Laptop RAM min. 4GB, Storage min. 50GB free, OS Windows 10/11 1 unit/siswa
2 Flash Drive / Koneksi Internet Min. USB 2.0 / Bandwith stabil 1
3 File Installer LibreOffice 7.x, 7-Zip latest, Google Chrome latest Sudah disiapkan di server lokal
4 Form Dokumentasi Instalasi Template tersedia di folder \\server\Lab-TKJ\Template 1 set
5 Checklist Pengujian Form JS-03-CHECK 1 lembar

Keselamatan Kerja (K3LH):

  • Pastikan tegangan listrik stabil sebelum menyalakan PC (gunakan stabilizer).
  • Jangan menjalankan installer dari sumber yang tidak diverifikasi — gunakan installer dari folder server lokal lab.
  • Simpan seluruh pekerjaan setiap 15 menit (Ctrl+S) untuk menghindari kehilangan data.
  • Laporkan segera kepada guru jika terjadi blue screen, overheat, atau perilaku sistem yang tidak normal.
  • Jaga kebersihan meja kerja dan posisi duduk ergonomis selama praktik.

Langkah Kerja:

FASE PERSIAPAN
1. Nyalakan PC dan catat spesifikasi sistem melalui System Properties 
   (klik kanan My Computer → Properties).
2. Catat spesifikasi pada Form Dokumentasi bagian "Inventarisasi PC".
3. Buka Windows Explorer, navigasi ke \\server\Lab-TKJ\Installer.
4. Salin folder installer ke Desktop (untuk mempercepat proses).
5. Buat folder dokumentasi: D:\[NamaSiswa]_WO-2025-IT-001\

FASE INSTALASI — SOFTWARE 1: LibreOffice
6. Buka folder LibreOffice, jalankan file LibreOffice_[versi]_Win_x64.msi.
7. Pada layar "Welcome", klik Next.
8. Pada layar "Setup Type", pilih "Custom" (bukan Typical).
9. Centang komponen: Writer, Calc, Impress. Hapus centang komponen yang 
   tidak diperlukan.
10. Ubah installation path jika diperlukan (default: C:\Program Files\LibreOffice).
11. Screenshot layar konfigurasi komponen → simpan sebagai 
    "01_LibreOffice_Konfigurasi.png"
12. Klik Install dan tunggu hingga selesai.
13. Screenshot layar "Installation Complete" → simpan sebagai 
    "02_LibreOffice_Selesai.png"
14. Catat durasi instalasi pada Form Dokumentasi.

FASE INSTALASI — SOFTWARE 2: 7-Zip
15. Jalankan 7z[versi]-x64.exe dari folder installer.
16. Ubah destination folder ke C:\Program Files\7-Zip (default).
17. Klik Install → tunggu hingga selesai.
18. Screenshot hasil instalasi → simpan sebagai "03_7Zip_Selesai.png"

FASE INSTALASI — SOFTWARE 3: Google Chrome
19. Jalankan ChromeSetup.exe dari folder installer.
20. Instalasi berjalan otomatis. Amati dan catat proses yang terjadi.
21. Screenshot Chrome terbuka pertama kali → simpan sebagai 
    "04_Chrome_Selesai.png"
22. Konfigurasi: Set Chrome sebagai default browser melalui Settings → 
    Default Browser.

FASE KONFIGURASI LANJUTAN
23. Buka LibreOffice Writer → Tools → Options → Language Settings.
    Ubah bahasa antarmuka ke "Bahasa Indonesia" jika tersedia.
24. Screenshot hasil konfigurasi bahasa → simpan sebagai 
    "05_LibreOffice_BahasaIndonesia.png"
25. Buka 7-Zip → klik kanan file .zip di Desktop → ekstrak sebagai uji 
    asosiasi file.

FASE DOKUMENTASI
26. Lengkapi seluruh kolom pada Form Dokumentasi Instalasi.
27. Susun semua screenshot secara berurutan dalam folder dokumentasi.
28. Pastikan nama file screenshot konsisten dengan format yang ditentukan.

⚠️ CATATAN KHUSUS SMK SBI: Seluruh praktik instalasi dilakukan pada PC lab yang terhubung ke jaringan sekolah. Koneksi internet tersedia melalui infrastruktur MikroTik sekolah. Jika diperlukan update installer secara online, koneksi akan diakses melalui hotspot jaringan sekolah — koordinasikan dengan guru/teknisi lab untuk memastikan akses tersedia.

Lembar Hasil Pengamatan:

Tahapan Waktu Mulai Waktu Selesai Durasi Kendala Solusi
Persiapan & inventarisasi PC
Instalasi LibreOffice
Instalasi 7-Zip
Instalasi Google Chrome
Konfigurasi lanjutan
Dokumentasi
Total

4.5 Media Simulasi Digital

Tools yang Direkomendasikan:

Tools Fungsi dalam Unit Ini Alasan Pemilihan
VirtualBox / VMware Workstation Player Membuat virtual machine untuk praktik instalasi tanpa risiko merusak sistem host Aman, reversible, simulasi kondisi PC klien baru
Ninite.com Mendemonstrasikan batch installer sebagai perbandingan metode instalasi manual vs automated Relevan dengan praktik industri IT Support skala menengah
Speccy / CPU-Z Membaca spesifikasi hardware PC secara akurat untuk fase persiapan Gratis, ringan, digunakan oleh teknisi profesional
Greenshot / Snipping Tool Membuat screenshot dokumentasi proses instalasi Standar alat dokumentasi visual di industri

Skenario Simulasi — VirtualBox:

Guru menyiapkan 1 virtual machine (VM) Windows 10 "bersih" (tanpa software apapun selain OS) yang diexport sebagai file .ova. Siswa mengimport VM tersebut ke VirtualBox di PC masing-masing, lalu melakukan seluruh rangkaian instalasi di dalam VM. Keuntungan: jika siswa melakukan kesalahan, VM dapat di-restore ke snapshot awal tanpa mempengaruhi PC lab. Ini mensimulasikan kondisi nyata "set up PC klien baru dari nol".


4.6 Instrumen Asesmen Otentik

Asesmen Diagnostik (Awal Unit)

Kognitif (5 pertanyaan):

  1. Sebutkan 3 jenis software berdasarkan fungsinya!
  2. Apa yang dimaksud dengan "lisensi software"?
  3. Apa perbedaan instalasi menggunakan file .exe dan .msi?
  4. Mengapa kita perlu memeriksa spesifikasi komputer sebelum menginstal software?
  5. Apa yang terjadi jika software diinstal pada komputer yang tidak memenuhi spesifikasi minimum?

Non-Kognitif (3 pertanyaan):

  1. Pernahkah kamu menginstal software sendiri di rumah? Ceritakan pengalamannya!
  2. Seberapa percaya diri kamu untuk melakukan pekerjaan instalasi software secara mandiri? (skala 1–5)
  3. Apa yang kamu khawatirkan dari kegiatan praktik instalasi software?

Asesmen Formatif (Proses)

Lembar Observasi Sikap Kerja:

Aspek Sikap Indikator SB (4) B (3) C (2) PB (1)
Kepatuhan K3LH Mengikuti prosedur keselamatan lab tanpa diingatkan
Kemandirian Berusaha menyelesaikan masalah sendiri sebelum bertanya
Kedisiplinan Datang tepat waktu dan menyelesaikan tugas sesuai batas waktu
Kejujuran Mendokumentasikan kendala yang dialami secara apa adanya
Kerapian kerja Meja kerja rapi, kabel teratur, folder file terorganisir

Checklist Kinerja Proses:

No Aspek yang Diamati Ya Tidak Catatan
1 Melakukan inventarisasi spesifikasi PC sebelum instalasi
2 Menggunakan installer dari sumber yang sudah diverifikasi
3 Memilih tipe instalasi "Custom" (tidak asal klik Next)
4 Mendokumentasikan setiap tahap kritis dengan screenshot
5 Menamai file screenshot sesuai konvensi yang ditentukan
6 Mencatat durasi dan kendala pada form log
7 Melakukan pengujian fungsional setelah setiap instalasi selesai

Asesmen Sumatif (Akhir Unit)

Rubrik Penilaian Produk Kerja — Dokumentasi Instalasi:

Aspek Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1)
Kelengkapan instalasi Semua 3 software terinstal sempurna dan berfungsi normal 2 software terinstal sempurna, 1 ada minor issue 2 software terinstal, 1 gagal Kurang dari 2 software terinstal
Konfigurasi Semua parameter dikonfigurasi sesuai work order dengan justifikasi Sebagian besar parameter dikonfigurasi dengan benar Hanya konfigurasi default tanpa customisasi Tidak ada konfigurasi yang dilakukan
Dokumentasi screenshot Screenshot lengkap di semua tahapan kritis, penamaan file konsisten Screenshot ada di sebagian besar tahapan, penamaan umumnya benar Screenshot ada tetapi tidak lengkap, penamaan tidak konsisten Screenshot sangat minim atau tidak ada
Kelengkapan form log Semua kolom form terisi lengkap, durasi dan kendala tercatat akurat Sebagian besar kolom terisi, ada 1–2 kolom kosong Banyak kolom kosong, pengisian tidak sistematis Form log hampir tidak diisi
Kerapian & profesionalisme Folder terstruktur rapi, penamaan file profesional, siap diserahkan ke klien Folder cukup rapi, ada minor issue penamaan Folder tidak terstruktur, file berserakan Tidak ada pengorganisasian file

Konversi Nilai:

Skor Total (maks. 20) Nilai Predikat Keterangan
18–20 90–100 A Sangat Baik
14–17 80–89 B Baik
10–13 70–79 C Cukup — Batas KKM = 70
6–9 60–69 D Perlu Bimbingan
< 6 < 60 E Belum Kompeten

BAGIAN 5: TRANSFORMASI CP/ELEMEN KE AKTIVITAS PRAKTIK DUNIA KERJA

5.1 Pemetaan Pekerjaan Nyata per Unit

Unit 1 & 2: Pengenalan Software & Persiapan Instalasi

Langkah 1 — Pekerjaan Nyata di Industri:

Aspek Uraian
Pekerjaan nyata Asset Inventory & Pre-Installation Assessment
Posisi/Jabatan IT Asset Manager, IT Support Level 1, Helpdesk Technician
Tugas spesifik Mendata kebutuhan software organisasi, memeriksa lisensi, menyiapkan media instalasi standar perusahaan, membuat daftar software yang diotorisasi (whitelist)

Langkah 2 — Kemampuan yang Dibutuhkan:

Dimensi Rincian
Pengetahuan Jenis-jenis lisensi software (GPL, MIT, proprietary, freeware), spesifikasi hardware minimum, kebijakan BYOD & software compliance perusahaan
Keterampilan Membaca system info, mengakses dokumentasi resmi vendor, mengisi form inventaris aset IT
Sikap Kerja Patuh terhadap kebijakan lisensi (anti-bajakan), teliti dalam pendataan, menjaga kerahasiaan data inventaris perusahaan

Langkah 3 — Langkah Kerja Sistematis:

PERSIAPAN:
1. Terima Work Order dari supervisor (berisi daftar software yang diminta)
2. Buka dokumentasi software di website resmi vendor
3. Catat spesifikasi minimum tiap software pada form inventaris

PROSES:
4. Lakukan pengecekan spesifikasi PC target menggunakan Speccy/System Info
5. Bandingkan spesifikasi PC vs kebutuhan minimum software
6. Tandai status: "Compatible" / "Upgrade diperlukan" / "Tidak kompatibel"
7. Siapkan media instalasi (unduh dari sumber resmi / salin dari server lokal)
8. Verifikasi hash/checksum file installer (untuk memastikan keaslian)

PEMERIKSAAN:
9. Periksa kelengkapan lisensi/serial key yang tersedia
10. Konfirmasi ke supervisor jika ada ketidaksesuaian

PENYELESAIAN:
11. Buat laporan pre-installation assessment
12. Serahkan laporan ke supervisor untuk persetujuan sebelum lanjut instalasi

Langkah 4 — Simulasi di Kelas:

Aspek Uraian
Setting simulasi Lab komputer disulap menjadi "Ruang IT Asset Management CV Digital Nusantara"
Peran siswa IT Asset Technician yang menerima Work Order dari "Kepala IT" (guru)
Skenario kerja "Perusahaan baru mendapat 10 PC baru. Tugasmu: periksa kompatibilitas dan siapkan paket installer standar perusahaan untuk semua PC tersebut."
Sistem kerja tim Kelompok 3 orang: 1 sebagai Asset Manager (koordinasi), 1 sebagai Technical Checker (cek spesifikasi), 1 sebagai Documentation Officer (isi form)
Target waktu 60 menit (simulasi 1 hari kerja yang dipadatkan)

Langkah 5 — Output:

Aktivitas Praktik Output/Produk Format Standar Keberhasilan
Inventarisasi spesifikasi PC Tabel inventaris spesifikasi Form .xlsx Semua kolom terisi, status kompatibilitas tercentang benar
Analisis kompatibilitas software Laporan pre-installation assessment .docx Minimal 3 software dianalisis, keputusan Compatible/Tidak terjustifikasi
Penyiapan media instalasi Folder installer terorganisir Folder di PC/Flash Drive Struktur folder rapi, semua installer valid dan bisa dijalankan

Langkah 6 — Penilaian Kompetensi:

Dimensi Aspek yang Dinilai Teknik Penilaian Bobot
Pengetahuan Ketepatan identifikasi spesifikasi minimum & jenis lisensi Pre-test lisan 5 soal 20%
Keterampilan Ketepatan pengisian form inventaris, keakuratan analisis kompatibilitas Checklist kinerja + review form 60%
Sikap Kerja Kepatuhan SOP, kerjasama tim, ketelitian pendataan Observasi + peer assessment 20%

Unit 3: Pelaksanaan Instalasi Software Aplikasi

Langkah 1 — Pekerjaan Nyata di Industri:

Aspek Uraian
Pekerjaan nyata Software Deployment & Configuration
Posisi/Jabatan IT Support Technician, Desktop Support Engineer, Field Technician
Tugas spesifik Menginstal software sesuai Work Order, mengkonfigurasi parameter sesuai kebijakan perusahaan, mendokumentasikan setiap langkah untuk keperluan audit IT, melaporkan hasil ke supervisor

Langkah 2 — Kemampuan yang Dibutuhkan:

Dimensi Rincian
Pengetahuan Perbedaan tipe instalasi (Typical/Custom/Complete), parameter konfigurasi umum (path, user/all users, komponen, registry), format file dokumentasi standar perusahaan
Keterampilan Menjalankan wizard instalasi, mengubah parameter konfigurasi, menggunakan tools screenshot, mengisi form log instalasi, membuat folder dokumentasi terstruktur
Sikap Kerja Teliti di setiap langkah, tidak tergesa-gesa klik Next, mendokumentasikan secara real-time (bukan direkonstruksi belakangan), menjaga kebersihan data folder

Langkah 3 — Langkah Kerja Sistematis:

PERSIAPAN:
1. Baca Work Order secara menyeluruh sebelum memulai
2. Buat folder dokumentasi: [NamaSiswa]_[NomorWO]_[Tanggal]
3. Buka Snipping Tool / Greenshot untuk siap mendokumentasikan
4. Catat kondisi awal PC pada Form Log (spesifikasi, OS version, disk space)

PROSES — Untuk setiap software:
5. Navigasi ke folder installer yang telah disiapkan
6. Jalankan file installer (klik kanan → Run as Administrator jika diperlukan)
7. Baca setiap layar wizard dengan cermat sebelum mengklik
8. Pilih tipe instalasi "Custom" untuk kontrol penuh terhadap konfigurasi
9. Ubah parameter sesuai kebutuhan: path, komponen, shortcut
10. Screenshot layar konfigurasi SEBELUM klik Install
11. Klik Install dan monitor proses
12. Screenshot layar "Selesai"
13. Klik Finish dan amati apakah software langsung berjalan
14. Catat durasi instalasi pada Form Log

PEMERIKSAAN (setelah setiap software):
15. Buka software yang baru diinstal
16. Verifikasi: software terbuka tanpa error, shortcut terbentuk, muncul di 
    Programs & Features
17. Lakukan quick feature test (buka file, cek versi, dll.)
18. Screenshot bukti software berjalan

PENYELESAIAN:
19. Susun seluruh screenshot secara berurutan dalam folder
20. Lengkapi Form Log dengan semua informasi (durasi, kendala, solusi)
21. Simpan form log dalam format .docx di dalam folder dokumentasi
22. Zip seluruh folder dokumentasi: [NamaSiswa]_[NomorWO]_Dokumentasi.zip
23. Serahkan kepada guru/supervisor untuk verifikasi

Langkah 4 — Simulasi di Kelas:

Aspek Uraian
Setting simulasi Lab komputer = "Ruang IT Support PT Karya Digital Nusantara". Setiap PC diberi label "PC-KLIEN-[nomor]"
Peran siswa IT Support Technician yang menerima tiket/Work Order dari Helpdesk system
Skenario kerja "Tiket masuk dari departemen Administrasi: PC baru staf belum ada software produktivitas. Deploy LibreOffice, 7-Zip, dan Chrome sesuai standar perusahaan. Deadline: 1 shift kerja (4 JP). Dokumentasi wajib dikirim ke folder shared server setelah selesai."
Sistem kerja tim Individual (setiap siswa menangani 1 "PC klien") dengan sistem escalation: jika stuck >10 menit, boleh konsultasi ke "senior tech" (siswa yang sudah selesai atau guru)
Target waktu Instalasi selesai dalam 90 menit, dokumentasi selesai dalam 30 menit

Langkah 5 — Output:

Aktivitas Praktik Output/Produk Format Standar Keberhasilan
Instalasi LibreOffice Software terinstal + screenshot proses .png dalam folder Software terbuka, versi terlihat, tidak ada error
Instalasi 7-Zip Software terinstal + screenshot proses .png dalam folder Dapat mengekstrak file .zip
Instalasi Google Chrome Software terinstal + screenshot .png dalam folder Browser terbuka, set sebagai default
Konfigurasi parameter Form konfigurasi terisi Bagian di Form Log .docx Parameter non-default dicatat & dijustifikasi
Dokumentasi lengkap Folder dokumentasi terstruktur + Form Log .zip berisi folder + .docx Semua screenshot ada, form log lengkap, penamaan konsisten

Langkah 6 — Penilaian Kompetensi:

Dimensi Aspek yang Dinilai Teknik Penilaian Bobot
Pengetahuan Parameter konfigurasi, perbedaan tipe instalasi, fungsi "Run as Administrator" Pre-test lisan singkat (5 soal) sebelum praktik 20%
Keterampilan Ketepatan prosedur instalasi, kelengkapan konfigurasi, kualitas dokumentasi, kerapian folder Observasi kinerja + review produk dengan rubrik 60%
Sikap Kerja Ketelitian, tidak tergesa-gesa, mendokumentasikan secara real-time, kebersihan folder kerja Observasi langsung oleh guru saat praktik berlangsung 20%

Unit 4: Analisis Kendala & Troubleshooting Instalasi

Langkah 1 — Pekerjaan Nyata di Industri:

Aspek Uraian
Pekerjaan nyata Installation Troubleshooting & Error Resolution
Posisi/Jabatan IT Support Level 2, Desktop Support Engineer, NOC Technician (untuk software server-side)
Tugas spesifik Menerima eskalasi tiket instalasi yang gagal, membaca log error, mengidentifikasi root cause, merumuskan solusi, mengimplementasikan solusi, mendokumentasikan langkah penyelesaian untuk knowledge base perusahaan

Langkah 2 — Kemampuan yang Dibutuhkan:

Dimensi Rincian
Pengetahuan Jenis-jenis error instalasi umum (dependency missing, insufficient disk space, permission denied, registry conflict, antivirus blocking), cara membaca Windows Event Viewer, struktur log file installer
Keterampilan Membaca pesan error secara analitis, mencari solusi di dokumentasi resmi dan knowledge base, mengimplementasikan solusi (uninstall-reinstall, run as admin, disable AV sementara), menulis laporan troubleshooting
Sikap Kerja Tenang menghadapi error (tidak panik), sistematis dalam diagnosa, jujur mendokumentasikan kendala yang dialami, proaktif mencari solusi sebelum eskalasi

Langkah 3 — Langkah Kerja Sistematis:

PERSIAPAN:
1. Terima tiket eskalasi dengan informasi: jenis software, pesan error, 
   kondisi PC, langkah yang sudah dicoba
2. Dokumentasikan kondisi awal (screenshot pesan error)
3. Buka Event Viewer (eventvwr.msc) → Windows Logs → Application

PROSES (Metode 5-Why Troubleshooting):
4. Baca pesan error secara lengkap (jangan abaikan kode error)
5. Identifikasi kategori masalah:
   - Error dependency → install runtime yang dibutuhkan terlebih dahulu
   - Insufficient space → bersihkan disk atau ubah path instalasi
   - Permission denied → jalankan sebagai Administrator
   - Antivirus blocking → tambahkan pengecualian atau nonaktifkan sementara
   - Registry conflict → uninstall versi lama terlebih dahulu
6. Cari solusi di: (a) halaman resmi vendor, (b) Microsoft Support, 
   (c) Stack Overflow/SuperUser untuk referensi komunitas
7. Implementasikan solusi satu per satu (jangan semua sekaligus)
8. Dokumentasikan setiap langkah penanganan

PEMERIKSAAN:
9. Setelah error teratasi, ulangi proses instalasi dari awal
10. Verifikasi instalasi berhasil (software berjalan normal)

PENYELESAIAN:
11. Tulis Laporan Troubleshooting: penyebab → dampak → solusi → hasil
12. Masukkan ke knowledge base kelas (shared document) agar bisa 
    digunakan rekan lain
13. Tutup tiket dengan status "Resolved" + ringkasan penanganan

Langkah 4 — Simulasi di Kelas:

Aspek Uraian
Setting simulasi Lab = "Help Desk & IT Support Room". Guru menyiapkan skenario error yang sudah dikondisikan di beberapa PC (misalnya: disk penuh, permission terbatas, versi software konflik)
Peran siswa IT Support Level 2 yang menerima eskalasi tiket dari Level 1
Skenario kerja "Tiket eskalasi masuk: Staf Accounting di PC-07 gagal menginstal LibreOffice. Error: 'Installation failed - Error code 1603'. Selidiki penyebabnya dan selesaikan. Buat laporan troubleshooting untuk knowledge base divisi IT."
Sistem kerja tim Berpasangan: 1 sebagai Lead Technician (yang menganalisis dan mengeksekusi solusi), 1 sebagai Documentation Specialist (mencatat setiap langkah secara real-time)
Target waktu 30 menit diagnosis + 30 menit penanganan + 30 menit penulisan laporan

Langkah 5 — Output:

Aktivitas Praktik Output/Produk Format Standar Keberhasilan
Analisis error instalasi Laporan troubleshooting .docx Berisi: screenshot error, identifikasi penyebab, langkah penanganan, hasil akhir
Implementasi solusi Software berhasil terinstal setelah troubleshooting Screenshot bukti Software dapat dibuka, tidak ada error
Kontribusi knowledge base Entry di shared knowledge base kelas Google Docs / shared .docx Ringkasan singkat problem-solution yang dapat direplikasi

Langkah 6 — Penilaian Kompetensi:

Dimensi Aspek yang Dinilai Teknik Penilaian Bobot
Pengetahuan Kemampuan mengidentifikasi kategori error dari pesan error yang ditampilkan Tes lisan: "Jika muncul error ini, apa yang pertama kamu lakukan?" 20%
Keterampilan Ketepatan analisis penyebab, efektivitas solusi, kualitas laporan troubleshooting Review laporan troubleshooting + observasi proses 60%
Sikap Kerja Ketenangan menghadapi error, sistematika diagnosa, kejujuran dokumentasi Observasi perilaku selama troubleshooting 20%

Unit 5: Pengujian & Pelaporan Hasil Instalasi

Langkah 1 — Pekerjaan Nyata di Industri:

Aspek Uraian
Pekerjaan nyata Post-Installation Testing & Acceptance Report
Posisi/Jabatan IT Quality Assurance Technician, Desktop Support Engineer, IT Project Coordinator
Tugas spesifik Melakukan pengujian fungsional software yang telah diinstal menggunakan test script/checklist, meminta sign-off dari pengguna, membuat laporan penerimaan (acceptance report) untuk arsip IT departemen

Langkah 2 — Kemampuan yang Dibutuhkan:

Dimensi Rincian
Pengetahuan Konsep functional testing, user acceptance testing (UAT), standar dokumentasi laporan teknis IT, struktur acceptance report
Keterampilan Menggunakan checklist pengujian secara sistematis, mengevaluasi hasil uji secara objektif, menulis laporan teknis yang profesional, mempresentasikan hasil kepada pengguna
Sikap Kerja Objektif dalam evaluasi (tidak memanipulasi hasil uji), teliti dalam setiap poin pengujian, komunikatif dalam menjelaskan hasil kepada pengguna/supervisor

Langkah 3 — Langkah Kerja Sistematis:

PERSIAPAN:
1. Siapkan Checklist Pengujian (berisi semua fitur yang harus diuji)
2. Pastikan semua software yang perlu diuji sudah terinstal
3. Siapkan form Acceptance Report (template standar)

PROSES — Pengujian per software:
4. Buka software → verifikasi tidak ada pesan error saat startup
5. Cek versi software (Help → About) → cocokkan dengan versi yang diminta WO
6. Uji fitur utama satu per satu sesuai checklist:
   - LibreOffice: buka dokumen .docx, ketik teks, simpan, export ke .pdf
   - 7-Zip: ekstrak file .zip, buat arsip baru dari folder
   - Chrome: buka website, verifikasi set sebagai default browser
7. Centang setiap item checklist: Pass / Fail / N/A
8. Screenshot hasil uji yang kritis

PEMERIKSAAN:
9. Jika ada item "Fail" → catat dalam kolom keterangan + eskalasi ke 
   tim troubleshooting
10. Semua item harus "Pass" sebelum laporan bisa ditandatangani

PENYELESAIAN:
11. Susun Acceptance Report:
    - Identitas: PC, tanggal, teknisi, software
    - Tabel hasil pengujian (dari checklist)
    - Kesimpulan: Diterima / Tidak Diterima
    - Rekomendasi (jika ada)
    - Tanda tangan teknisi + pengguna
12. Serahkan laporan ke supervisor dan arsipkan 1 salinan

Langkah 4 — Simulasi di Kelas:

Aspek Uraian
Setting simulasi Lab = "Ruang Serah Terima IT — PT Karya Digital Nusantara". Meja pengujian ditata seperti meja demo produk
Peran siswa Dua peran: Teknisi QA (yang melakukan pengujian & membuat laporan) + Pengguna/Klien (siswa lain yang berperan sebagai staf yang menerima PC)
Skenario kerja "Pekerjaan instalasi selesai. Sebelum PC diserahkan ke staf Administrasi, kamu wajib melakukan pengujian lengkap dan meminta tanda tangan penerimaan dari klien. Buat Acceptance Report untuk arsip divisi IT."
Sistem kerja tim Berpasangan dengan role swap: Siswa A sebagai QA Technician, Siswa B sebagai klien. Setelah selesai, tukar peran.
Target waktu 45 menit pengujian + 30 menit penulisan laporan + 15 menit presentasi kepada klien

Langkah 5 — Output:

Aktivitas Praktik Output/Produk Format Standar Keberhasilan
Pengujian fungsional Checklist Pengujian terisi lengkap Form .docx / cetak Semua item tercentang Pass/Fail, ada screenshot pendukung
Evaluasi hasil Lembar keputusan: Diterima / Tidak Diterima Bagian di Acceptance Report Keputusan disertai justifikasi berbasis data uji
Pelaporan profesional Acceptance Report lengkap .docx siap cetak Berisi identitas, tabel hasil uji, kesimpulan, rekomendasi, dan tanda tangan
Presentasi kepada klien Demo software kepada "staf klien" Live demonstration Mampu menjelaskan fitur utama dengan bahasa awam dalam 5 menit

Langkah 6 — Penilaian Kompetensi:

Dimensi Aspek yang Dinilai Teknik Penilaian Bobot
Pengetahuan Pemahaman konsep functional testing dan user acceptance Pre-test: "Apa bedanya pengujian oleh teknisi vs pengujian oleh pengguna?" 20%
Keterampilan Kelengkapan pengujian, objektivitas evaluasi, kualitas Acceptance Report, kemampuan presentasi Rubrik produk (Acceptance Report) + observasi presentasi 60%
Sikap Kerja Objektivitas, komunikasi dengan klien, profesionalisme saat demo Observasi + feedback "klien" (siswa lain) 20%

5.2 Tabel Transformasi Terintegrasi — Keseluruhan Unit

No Kode TP Pekerjaan Nyata di Industri Kemampuan (P/K/S) Langkah Kerja Simulasi di Kelas Output/Produk Penilaian
1 TP-1.1, TP-1.2, TP-1.4 Asset Inventory & Pre-Installation Assessment (IT Asset Technician) P: Jenis software & lisensi; K: Baca system info, isi form inventaris; S: Teliti, patuh lisensi Terima WO → Cek spesifikasi PC → Bandingkan kebutuhan software → Buat laporan pre-assessment Lab = IT Asset Room; Siswa = IT Asset Technician; Skenario: siapkan 10 PC baru Tabel inventaris spesifikasi (.xlsx), Laporan pre-assessment (.docx), Folder installer terorganisir Pre-test + Checklist form + Observasi kerja tim
2 TP-1.3 Software Package Preparation (IT Support L1) P: Tipe installer, hash verification; K: Salin & verifikasi installer, buat folder standar; S: Sistematis, anti-bajakan Terima daftar software → Unduh/salin installer → Verifikasi hash → Susun folder standar Lab = IT Helpdesk; Siswa = IT Support yang menyiapkan deployment package Folder installer terstruktur siap deploy, Checklist kesiapan (.docx) Checklist persiapan + Review folder
3 TP-2.1, TP-2.2, TP-2.3 Software Deployment & Configuration (Desktop Support Engineer) P: Parameter instalasi, konfigurasi custom; K: Jalankan installer, konfigurasi parameter, dokumentasikan; S: Teliti, real-time documentation Baca WO → Buat folder dokumentasi → Instal setiap software (Custom) → Screenshot → Isi Form Log Lab = IT Support Room; Siswa = Field Technician; Skenario: deploy 3 software di PC klien Folder dokumentasi .zip berisi screenshot + Form Log Instalasi (.docx) Pre-test + Rubrik produk + Observasi kinerja
4 TP-2.4 Installation Troubleshooting (IT Support L2) P: Kategori error & solusinya; K: Baca log error, implementasi solusi, tulis laporan; S: Tenang, sistematis, jujur Terima tiket eskalasi → Baca error → Diagnosa → Implementasi solusi → Dokumentasi Lab = Help Desk Room; Siswa = Support L2; Skenario: PC klien gagal instal software Laporan Troubleshooting (.docx), Knowledge base entry, Software berhasil terinstal Review laporan + Observasi proses diagnosa
5 TP-3.1, TP-3.2, TP-3.3 Post-Installation Testing & Acceptance (QA Technician) P: Functional testing, UAT, struktur laporan; K: Gunakan checklist uji, evaluasi objektif, tulis acceptance report; S: Objektif, komunikatif, profesional Siapkan checklist → Uji setiap fitur → Centang Pass/Fail → Tulis Acceptance Report → Presentasi ke klien Lab = Ruang Serah Terima IT; Siswa = QA Tech + Klien (role swap); Skenario: serah terima PC ke staf Checklist Pengujian terisi, Acceptance Report (.docx), Live demo presentation Rubrik Acceptance Report + Observasi presentasi + Feedback klien

5.3 Daftar Kesalahan yang Harus Dihindari

Kesalahan Umum Contoh Salah Perbaikan
Aktivitas masih teoritis "Menjelaskan langkah-langkah instalasi software di depan kelas" "Melaksanakan instalasi LibreOffice pada PC klien menggunakan tipe Custom, mendokumentasikan setiap tahap, hingga software berjalan sempurna"
Tidak menghasilkan output Siswa diskusi tentang perbedaan software berbayar vs gratis tanpa produk apapun Diskusi → mengisi tabel analisis komparatif → mempresentasikan rekomendasi dalam 2 menit per kelompok
Tidak ada standar penilaian "Kerjakan instalasi software" "Instal 3 software sesuai Work Order WO-2025/IT/001, dokumentasikan dengan screenshot di setiap tahap kritis, selesaikan dalam 90 menit, serahkan folder .zip"
Tidak menyerupai dunia kerja Siswa mengisi soal essay tentang pengertian instalasi software Siswa berperan sebagai IT Support Technician, menerima Work Order dari guru/supervisor, menginstal software di PC klien, dan menyerahkan Acceptance Report kepada "klien"
Pengujian diabaikan Instalasi dianggap selesai saat wizard menampilkan "Finish" Wajib menjalankan software, menguji minimal 2 fitur utama, screenshot bukti berjalan, baru boleh mengisi status "Selesai" di Form Log
Dokumentasi direkonstruksi belakangan Siswa mengambil screenshot setelah semua selesai, bukan saat proses berlangsung SOP: screenshot diambil secara real-time. Guru mengamati waktu create date file screenshot. Screenshot yang diambil setelah praktik selesai dinyatakan tidak valid

Catatan Pengembangan

  1. Integrasi TEFA: Unit 3 (Pelaksanaan Instalasi) dapat dikembangkan menjadi layanan TEFA dengan menerima order nyata dari guru/staf sekolah yang membutuhkan instalasi software di PC mereka — siswa menangani sebagai teknisi sungguhan dengan form Work Order asli.
  2. Penambahan CLI-Based Installation: Pada iterasi berikutnya, perlu ditambahkan TP tentang instalasi berbasis Command Line (Winget, Chocolatey, atau apt di Linux) untuk mempersiapkan siswa menghadapi lingkungan server dan administrasi sistem yang tidak selalu memiliki GUI.
  3. Koneksi ke Unit Berikutnya: ATP ini perlu disambungkan secara eksplisit ke Elemen CP berikutnya (misalnya instalasi sistem operasi atau konfigurasi jaringan) dengan menjadikan skill dokumentasi di Unit 5 sebagai fondasi pelaporan teknis yang berlaku lintas elemen.
  4. Pengembangan Bank Skenario Error: Guru perlu menyiapkan minimal 5 skenario error berbeda untuk Unit 4 (Troubleshooting) sehingga setiap kelompok mendapat tantangan unik — menghindari siswa sekadar menyalin solusi dari rekan sekelas.
  5. Asesmen Berbasis Portofolio: Seluruh output dari Unit 1–5 dapat dikompilasi menjadi Portofolio Kompetensi Instalasi Software yang menjadi bukti pencapaian CP dan dapat digunakan sebagai bahan presentasi saat PKL atau melamar kerja.