J.620900.026.02: Modul praktik
BAGIAN 1: ANALISIS CP FASE E
1.1 Identifikasi Elemen CP
Elemen CP: Melakukan Instalasi Software Aplikasi
Teks CP Lengkap (rekonstruksi dari TP yang diberikan): Peserta didik mampu mempersiapkan pekerjaan instalasi, melaksanakan instalasi software aplikasi pada perangkat komputer, dan menguji hasil instalasi sesuai prosedur dan standar teknis yang berlaku.
1.2 Ekstraksi Kompetensi Inti
| Komponen | Uraian |
|---|---|
| Kata Kerja Operasional | Mempersiapkan, Melaksanakan, Menguji |
| Objek Pengetahuan | Pekerjaan instalasi, software aplikasi, hasil instalasi |
| Konteks Penerapan | Perangkat komputer di lingkungan lab/industri sesuai prosedur standar teknis |
1.3 Pemetaan Hirarki Kompetensi
| No | Elemen CP | Kompetensi Spesifik | Level Bloom | Tipe Pengetahuan | Prasyarat |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi | Mengidentifikasi jenis-jenis software aplikasi (sistem operasi, aplikasi produktivitas, utilitas, driver) | C1 – Mengingat | Faktual | Tidak ada |
| 2 | Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi | Menjelaskan spesifikasi minimum hardware yang dibutuhkan untuk instalasi software | C2 – Memahami | Konseptual | No. 1 |
| 3 | Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi | Menyiapkan media instalasi (ISO, installer, lisensi) dan lingkungan kerja sesuai SOP | C3 – Menerapkan | Prosedural | No. 1, 2 |
| 4 | Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi | Membandingkan software berbayar vs open-source berdasarkan kebutuhan pengguna/industri | C4 – Menganalisis | Konseptual | No. 1, 2 |
| 5 | Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi | Mengikuti langkah-langkah instalasi software aplikasi sesuai wizard/CLI | C3 – Menerapkan | Prosedural | No. 3 |
| 6 | Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi | Mengkonfigurasi parameter instalasi (path, lisensi, komponen, user account) | C3 – Menerapkan | Prosedural | No. 5 |
| 7 | Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi | Mendokumentasikan proses instalasi secara sistematis (screenshot, log, form) | C3 – Menerapkan | Prosedural | No. 5, 6 |
| 8 | Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi | Menganalisis kendala/error yang muncul selama proses instalasi | C4 – Menganalisis | Prosedural | No. 5, 6 |
| 9 | Menguji Hasil Instalasi | Melakukan pengujian fungsionalitas software hasil instalasi (run test, feature check) | C3 – Menerapkan | Prosedural | No. 5, 6, 7 |
| 10 | Menguji Hasil Instalasi | Mengevaluasi kesesuaian hasil instalasi terhadap kebutuhan pengguna dan standar | C5 – Mengevaluasi | Metakognitif | No. 8, 9 |
| 11 | Menguji Hasil Instalasi | Membuat laporan hasil instalasi dan pengujian secara profesional | C6 – Mencipta | Prosedural | No. 9, 10 |
1.4 Dimensi Profil Lulusan yang Relevan
| Dimensi | Relevansi |
|---|---|
| Penalaran Kritis | Menganalisis spesifikasi, membandingkan software, mendiagnosis error |
| Kemandirian | Melaksanakan instalasi secara mandiri sesuai SOP tanpa supervisi penuh |
| Kolaborasi | Bekerja dalam tim lab (pembagian peran: teknisi, dokumentator, quality checker) |
| Komunikasi | Membuat laporan instalasi, mempresentasikan hasil pengujian |
| Kreativitas | Merancang solusi alternatif saat menemui kendala instalasi |
| Keimanan & Ketakwaan | Menghargai lisensi software, menolak penggunaan software bajakan |
BAGIAN 2 — PERUMUSAN TP SMART
2.1 Tabel Tujuan Pembelajaran
| Kode TP | Rumusan TP (ABCD) | KKO | Level Bloom | Estimasi JP | Elemen CP Terkait |
|---|---|---|---|---|---|
| TP-1.1 | Peserta didik (A) dapat mengidentifikasi jenis-jenis software aplikasi beserta fungsi dan karakteristiknya (B) melalui kegiatan eksplorasi dan klasifikasi mandiri (C) dengan tepat minimal 80% benar (D) | Mengidentifikasi | C1 | 2 JP | Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi |
| TP-1.2 | Peserta didik (A) dapat menjelaskan spesifikasi minimum hardware yang diperlukan untuk instalasi berbagai jenis software aplikasi (B) berdasarkan dokumentasi resmi vendor (C) secara lengkap dan akurat (D) | Menjelaskan | C2 | 2 JP | Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi |
| TP-1.3 | Peserta didik (A) dapat menyiapkan media instalasi, lisensi, dan lingkungan kerja (B) sesuai SOP persiapan instalasi industri (C) hingga siap digunakan dalam waktu ≤15 menit (D) | Menyiapkan | C3 | 4 JP | Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi |
| TP-1.4 | Peserta didik (A) dapat membandingkan software berbayar dan open-source (B) berdasarkan aspek fungsionalitas, lisensi, keamanan, dan kebutuhan industri (C) dalam bentuk tabel analisis tertulis (D) | Membandingkan | C4 | 2 JP | Mempersiapkan Pekerjaan Instalasi |
| TP-2.1 | Peserta didik (A) dapat melaksanakan instalasi software aplikasi produktivitas dan utilitas (B) mengikuti langkah-langkah prosedural sesuai wizard/CLI pada PC lab (C) hingga software berjalan dengan sempurna tanpa error (D) | Melaksanakan | C3 | 8 JP | Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi |
| TP-2.2 | Peserta didik (A) dapat mengkonfigurasi parameter instalasi (path, lisensi, komponen, user account) (B) sesuai kebutuhan pengguna dan kebijakan sistem (C) secara tepat dan terdokumentasi (D) | Mengkonfigurasi | C3 | 4 JP | Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi |
| TP-2.3 | Peserta didik (A) dapat mendokumentasikan seluruh proses instalasi (B) menggunakan form dokumentasi standar industri berupa screenshot, log aktivitas, dan catatan teknis (C) secara sistematis dan lengkap (D) | Mendokumentasikan | C3 | 2 JP | Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi |
| TP-2.4 | Peserta didik (A) dapat menganalisis penyebab error/kendala yang muncul selama proses instalasi (B) berdasarkan pesan error, log sistem, dan referensi teknis (C) dan merumuskan solusi penanganannya secara tertulis (D) | Menganalisis | C4 | 4 JP | Melaksanakan Instalasi Software Aplikasi |
| TP-3.1 | Peserta didik (A) dapat melakukan pengujian fungsionalitas software hasil instalasi (B) menggunakan checklist pengujian standar (run test, feature check, compatibility check) (C) dengan hasil dokumentasi uji yang lengkap (D) | Melakukan (pengujian) | C3 | 4 JP | Menguji Hasil Instalasi |
| TP-3.2 | Peserta didik (A) dapat mengevaluasi kesesuaian hasil instalasi terhadap kebutuhan pengguna dan standar spesifikasi (B) menggunakan rubrik evaluasi yang telah ditentukan (C) dengan keputusan diterima/ditolak yang terjustifikasi (D) | Mengevaluasi | C5 | 2 JP | Menguji Hasil Instalasi |
| TP-3.3 | Peserta didik (A) dapat membuat laporan hasil instalasi dan pengujian software (B) menggunakan template laporan teknis standar industri (C) secara profesional, lengkap, dan dapat dipresentasikan kepada pengguna (D) | Membuat | C6 | 4 JP | Menguji Hasil Instalasi |
Distribusi Level Bloom:
- LOTS (C1–C3): TP-1.1, TP-1.2, TP-1.3, TP-2.1, TP-2.2, TP-2.3, TP-3.1 → 7 TP (64%) ✅
- MOTS (C4): TP-1.4, TP-2.4 → 2 TP (18%) ✅
- HOTS (C5–C6): TP-3.2, TP-3.3 → 2 TP (18%) ✅
BAGIAN 3 — PENYUSUNAN ATP LINEAR
3.1 Tabel ATP
| Semester | Unit | Kode TP | Rumusan Singkat | JP | Asesmen | Tagihan Produk |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Unit 1: Pengenalan & Klasifikasi Software | TP-1.1 | Mengidentifikasi jenis-jenis software aplikasi | 2 | Formatif – Kuis identifikasi | Tabel klasifikasi software |
| 1 | Unit 1: Pengenalan & Klasifikasi Software | TP-1.2 | Menjelaskan spesifikasi hardware minimum | 2 | Formatif – Lembar kerja spesifikasi | Tabel spesifikasi hardware vs software |
| 1 | Unit 1: Pengenalan & Klasifikasi Software | TP-1.4 | Membandingkan software berbayar vs open-source | 2 | Formatif – Laporan analisis singkat | Tabel analisis komparatif |
| 1 | Unit 2: Persiapan Instalasi Profesional | TP-1.3 | Menyiapkan media instalasi dan lingkungan kerja | 4 | Formatif – Checklist persiapan | Checklist kesiapan instalasi terisi |
| 1 | Unit 3: Pelaksanaan Instalasi Software | TP-2.1 | Melaksanakan instalasi software aplikasi | 8 | Sumatif Unit – Observasi kinerja | File instalasi + screenshot proses |
| 1 | Unit 3: Pelaksanaan Instalasi Software | TP-2.2 | Mengkonfigurasi parameter instalasi | 4 | Formatif – Checklist konfigurasi | Form konfigurasi terisi |
| 1 | Unit 3: Pelaksanaan Instalasi Software | TP-2.3 | Mendokumentasikan proses instalasi | 2 | Formatif – Review dokumentasi | Dokumen log instalasi (.docx) |
| 1 | Unit 4: Analisis Kendala & Troubleshooting | TP-2.4 | Menganalisis error dan kendala instalasi | 4 | Formatif – Studi kasus error | Laporan troubleshooting (.docx) |
| 1 | Unit 5: Pengujian & Pelaporan Hasil Instalasi | TP-3.1 | Melakukan pengujian fungsionalitas software | 4 | Formatif – Checklist pengujian | Checklist uji fungsional terisi |
| 1 | Unit 5: Pengujian & Pelaporan Hasil Instalasi | TP-3.2 | Mengevaluasi kesesuaian hasil instalasi | 2 | Sumatif – Rubrik evaluasi | Lembar evaluasi dengan keputusan |
| 1 | Unit 5: Pengujian & Pelaporan Hasil Instalasi | TP-3.3 | Membuat laporan hasil instalasi dan pengujian | 4 | Sumatif Akhir – Laporan teknis | Laporan instalasi lengkap (.docx/.pdf) |
| TOTAL JP | 38 JP |
3.2 Narasi Justifikasi Urutan ATP
Paragraf 1 — Logika Penguatan Fondasi (Unit 1 → Unit 2): ATP dirancang mengikuti prinsip dari sederhana ke kompleks sesuai filosofi pembelajaran vokasi. Unit 1 ditempatkan paling awal karena peserta didik Fase E membutuhkan fondasi pengetahuan deklaratif terlebih dahulu sebelum mampu melaksanakan pekerjaan teknis. Kemampuan mengidentifikasi jenis software (TP-1.1) dan menjelaskan kebutuhan hardware (TP-1.2) adalah prasyarat mutlak agar peserta didik tidak sekadar "mengklik Next" tanpa memahami konteks teknis. Kemampuan membandingkan software (TP-1.4) ditempatkan di Unit 1 karena melatih penalaran kritis yang menjadi bekal pengambilan keputusan saat persiapan instalasi.
Paragraf 2 — Logika Production Flow Industri (Unit 2 → Unit 3 → Unit 4): Unit 2 hingga Unit 4 mengikuti alur kerja nyata seorang IT Support/Teknisi Instalasi di industri: Persiapan → Pelaksanaan → Troubleshooting. Menyiapkan media instalasi (TP-1.3) secara sengaja ditempatkan setelah analisis komparatif software agar peserta didik menyiapkan installer yang tepat berdasarkan keputusan analitis. Pelaksanaan instalasi (TP-2.1 dan TP-2.2) diposisikan sebagai inti pembelajaran dengan alokasi JP terbesar (12 JP) karena merupakan kompetensi kerja utama. Analisis troubleshooting (TP-2.4) ditempatkan setelah pelaksanaan karena error baru dapat dianalisis setelah siswa mengalami sendiri proses instalasi.
Paragraf 3 — Logika Puncak Kompetensi (Unit 5): Unit 5 merupakan puncak alur pembelajaran yang mengintegrasikan seluruh kompetensi sebelumnya. Pengujian fungsional (TP-3.1) dilakukan pertama karena evaluasi (TP-3.2) membutuhkan data hasil uji. Pembuatan laporan (TP-3.3) ditempatkan paling akhir sebagai tagihan HOTS tertinggi karena laporan yang baik hanya dapat dibuat oleh siswa yang telah melewati seluruh tahapan: persiapan, pelaksanaan, troubleshooting, dan pengujian. Unit 5 sekaligus menjadi prasyarat bagi pembelajaran administrasi infrastruktur jaringan di semester/fase berikutnya.
BAGIAN 4 — DESAIN MODUL AJAR TERINTEGRASI
(Unit yang dikembangkan: Unit 3 — Pelaksanaan Instalasi Software Aplikasi, mencakup TP-2.1, TP-2.2, TP-2.3)
4.1 Identitas Modul
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Nama Penyusun | Tim Kurikulum SMK Satya Bhakti Ilmu |
| Satuan Pendidikan | SMK Satya Bhakti Ilmu, Grobogan, Jawa Tengah |
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas X |
| Mata Pelajaran | Dasar-Dasar Teknik Komputer dan Jaringan |
| Elemen | Melakukan Instalasi Software Aplikasi |
| Unit | Unit 3 — Pelaksanaan Instalasi Software Aplikasi |
| Alokasi Waktu | 14 JP (2 pertemuan × 4 JP + 1 pertemuan × 6 JP) |
| Target Peserta Didik | Peserta didik reguler Fase E yang telah menyelesaikan Unit 1 dan Unit 2 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) berbasis simulasi dunia kerja |
| Referensi Regulasi | Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024; Kepmendikbudristek No. 262/M/2022; SE Pembelajaran Mendalam |
4.2 Komponen Inti
Tujuan Pembelajaran
- TP-2.1: Melaksanakan instalasi software aplikasi hingga berjalan sempurna tanpa error
- TP-2.2: Mengkonfigurasi parameter instalasi sesuai kebutuhan pengguna
- TP-2.3: Mendokumentasikan seluruh proses instalasi secara sistematis
Pemahaman Bermakna
Kemampuan menginstal software bukan sekadar "mengklik tombol Next" — ini adalah pekerjaan teknis profesional yang menentukan apakah sebuah sistem komputer dapat berfungsi sesuai kebutuhan pengguna. Teknisi yang kompeten bukan hanya bisa menginstal, tetapi tahu mengapa setiap langkah dilakukan, bagaimana menangani masalah, dan bagaimana membuktikan bahwa pekerjaannya berhasil melalui dokumentasi yang profesional.
Pertanyaan Pemantik
- "Jika sebuah perusahaan meminta kamu menginstal 50 software di 50 komputer dalam satu hari, dari mana kamu memulai dan bagaimana kamu membuktikan bahwa semua pekerjaan sudah selesai dengan benar?"
- "Mengapa seorang teknisi profesional selalu mendokumentasikan proses instalasi, meskipun instalasi berjalan lancar tanpa masalah?"
- "Apa yang akan terjadi jika kamu menginstal software tanpa memeriksa kompatibilitasnya dengan sistem operasi terlebih dahulu?"
Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (4 JP) — Orientasi Kerja & Persiapan Instalasi Profesional
| Fase | Kegiatan | Durasi |
|---|---|---|
| Mindful (Pembuka) | Guru membuka dengan skenario: "Hari ini kalian adalah teknisi IT baru yang baru saja diterima kerja di PT Maju Bersama. Tugas pertama kalian: instal dan konfigurasi 3 software di PC klien dalam waktu 1 sesi kerja." Guru menampilkan foto ruang IT Support perusahaan nyata. Siswa diminta merefleksikan: pekerjaan apa saja yang harus dipersiapkan? | 20 menit |
| Meaningful (Inti) | Guru memperkenalkan form dokumentasi instalasi standar industri. Siswa secara berpasangan mengidentifikasi software yang akan diinstal (minimal 3 jenis: produktivitas, utilitas, driver). Siswa mengisi form Work Order sebelum mulai instalasi. Guru mendemonstrasikan instalasi pertama sambil menjelaskan setiap parameter konfigurasi. | 120 menit |
| Joyful (Penutup) | Siswa mempresentasikan work order mereka kepada pasangan lain untuk peer review (2 menit per pasangan). Refleksi bersama: kendala apa yang diprediksi akan muncul? Guru memberikan "Kartu Tantangan" berisi skenario error yang mungkin ditemui di pertemuan berikutnya. | 20 menit |
Pertemuan 2 (4 JP) — Praktik Instalasi & Konfigurasi
| Fase | Kegiatan | Durasi |
|---|---|---|
| Mindful (Pembuka) | Guru melakukan pre-test singkat lisan (5 pertanyaan cepat tentang parameter instalasi). Siswa membaca kembali work order yang sudah dibuat dan briefing prosedur K3LH lab. | 15 menit |
| Meaningful (Inti) | Siswa secara mandiri melaksanakan instalasi 3 software yang telah ditentukan. Setiap langkah didokumentasikan (screenshot wajib di setiap tahap kritis). Guru berkeliling sebagai "supervisor industri" — tidak langsung membantu, tetapi memberikan pertanyaan terbimbing ketika siswa mengalami kesulitan. Siswa yang selesai lebih awal berperan sebagai "senior technician" membantu rekan yang masih proses. | 130 menit |
| Joyful (Penutup) | Siswa menempelkan sticky note di papan: satu kendala yang ditemui dan satu solusi yang berhasil. Gallery walk cepat (5 menit). Guru merangkum temuan umum kelas. | 15 menit |
Pertemuan 3 (6 JP) — Finalisasi, Pengujian Awal & Dokumentasi Lengkap
| Fase | Kegiatan | Durasi |
|---|---|---|
| Mindful (Pembuka) | Simulasi "morning briefing" di kantor IT: setiap siswa melaporkan progress pekerjaan kepada "supervisor" (guru) dalam 1 menit. | 15 menit |
| Meaningful (Inti) | Siswa menyelesaikan instalasi yang belum tuntas dan melakukan pengujian awal fungsionalitas (software dapat dibuka, fitur utama berjalan). Siswa menyusun dokumentasi lengkap: form log instalasi, screenshot proses, dan catatan konfigurasi. Siswa mengisi form evaluasi mandiri berdasarkan checklist. | 180 menit |
| Joyful (Penutup) | Setiap siswa melakukan "demo 3 menit" kepada satu rekan: memperlihatkan software yang berhasil diinstal dan menjelaskan satu keputusan konfigurasi yang diambil. Refleksi tertulis (form refleksi siswa diisi). | 45 menit |
4.3 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik
Judul: LKPD-Unit3 — Praktik Instalasi Software Aplikasi Profesional
Petunjuk Pengerjaan:
- Baca seluruh instruksi sebelum memulai pekerjaan.
- Kerjakan secara mandiri kecuali bagian yang ditandai "kerja berpasangan".
- Dokumentasikan setiap langkah dengan screenshot (minimal 1 screenshot per tahapan kritis).
- Simpan semua file dokumentasi dalam folder:
[NamaSiswa]_Instalasi_[TanggalHariIni] - Serahkan LKPD beserta folder dokumentasi kepada guru sebelum waktu habis.
Skenario Kontekstual:
Kamu adalah IT Support baru di CV Karya Digital Nusantara, Grobogan. Kepala IT memberikan Work Order No. WO-2025/IT/001 kepadamu: "Siapkan 1 unit komputer untuk staf administrasi baru. Install software berikut: (1) LibreOffice, (2) 7-Zip, (3) Google Chrome. Pastikan semua berjalan normal dan buat laporan instalasi untuk arsip divisi IT."
Tugas Terstruktur dengan Scaffolding Bertingkat:
Tingkat 1 — Persiapan (Scaffolding penuh):
- Isi tabel spesifikasi PC yang akan digunakan:
| Komponen | Spesifikasi Aktual | Spesifikasi Minimum yang Dibutuhkan | Status (✓/✗) |
|---|---|---|---|
| Prosesor | |||
| RAM | |||
| Storage | |||
| OS |
Tingkat 2 — Pelaksanaan (Scaffolding sebagian):
- Lakukan instalasi sesuai urutan work order. Untuk setiap software, isi:
| Software | Versi | Sumber Installer | Parameter Konfigurasi yang Diubah | Screenshot Selesai |
|---|---|---|---|---|
| LibreOffice | ||||
| 7-Zip | ||||
| Google Chrome |
Tingkat 3 — Evaluasi Mandiri (Tanpa scaffolding):
- Tanpa panduan guru, buat kesimpulan: apakah hasil instalasimu memenuhi standar work order? Justifikasi dengan bukti (screenshot/hasil uji).
Refleksi Siswa:
- Langkah mana yang paling sulit? Mengapa?
- Jika kamu harus mengulang pekerjaan ini, apa yang akan kamu lakukan berbeda?
- Apa kaitan pekerjaan ini dengan pekerjaan nyata IT Support yang pernah kamu bayangkan?
4.4 Jobsheet Praktikum
Judul Jobsheet: JS-03 — Instalasi dan Konfigurasi Software Aplikasi pada PC Klien
Tujuan Praktikum: Peserta didik mampu melaksanakan instalasi software aplikasi (produktivitas, utilitas, browser) secara mandiri, mengkonfigurasi parameter instalasi sesuai kebutuhan, dan mendokumentasikan seluruh proses sesuai standar kerja industri IT Support.
Alat & Bahan:
| No | Alat/Bahan | Spesifikasi | Jumlah |
|---|---|---|---|
| 1 | PC/Laptop | RAM min. 4GB, Storage min. 50GB free, OS Windows 10/11 | 1 unit/siswa |
| 2 | Flash Drive / Koneksi Internet | Min. USB 2.0 / Bandwith stabil | 1 |
| 3 | File Installer | LibreOffice 7.x, 7-Zip latest, Google Chrome latest | Sudah disiapkan di server lokal |
| 4 | Form Dokumentasi Instalasi | Template tersedia di folder \\server\Lab-TKJ\Template
|
1 set |
| 5 | Checklist Pengujian | Form JS-03-CHECK | 1 lembar |
Keselamatan Kerja (K3LH):
- Pastikan tegangan listrik stabil sebelum menyalakan PC (gunakan stabilizer).
- Jangan menjalankan installer dari sumber yang tidak diverifikasi — gunakan installer dari folder server lokal lab.
- Simpan seluruh pekerjaan setiap 15 menit (Ctrl+S) untuk menghindari kehilangan data.
- Laporkan segera kepada guru jika terjadi blue screen, overheat, atau perilaku sistem yang tidak normal.
- Jaga kebersihan meja kerja dan posisi duduk ergonomis selama praktik.
Langkah Kerja:
FASE PERSIAPAN
1. Nyalakan PC dan catat spesifikasi sistem melalui System Properties
(klik kanan My Computer → Properties).
2. Catat spesifikasi pada Form Dokumentasi bagian "Inventarisasi PC".
3. Buka Windows Explorer, navigasi ke \\server\Lab-TKJ\Installer.
4. Salin folder installer ke Desktop (untuk mempercepat proses).
5. Buat folder dokumentasi: D:\[NamaSiswa]_WO-2025-IT-001\
FASE INSTALASI — SOFTWARE 1: LibreOffice
6. Buka folder LibreOffice, jalankan file LibreOffice_[versi]_Win_x64.msi.
7. Pada layar "Welcome", klik Next.
8. Pada layar "Setup Type", pilih "Custom" (bukan Typical).
9. Centang komponen: Writer, Calc, Impress. Hapus centang komponen yang
tidak diperlukan.
10. Ubah installation path jika diperlukan (default: C:\Program Files\LibreOffice).
11. Screenshot layar konfigurasi komponen → simpan sebagai
"01_LibreOffice_Konfigurasi.png"
12. Klik Install dan tunggu hingga selesai.
13. Screenshot layar "Installation Complete" → simpan sebagai
"02_LibreOffice_Selesai.png"
14. Catat durasi instalasi pada Form Dokumentasi.
FASE INSTALASI — SOFTWARE 2: 7-Zip
15. Jalankan 7z[versi]-x64.exe dari folder installer.
16. Ubah destination folder ke C:\Program Files\7-Zip (default).
17. Klik Install → tunggu hingga selesai.
18. Screenshot hasil instalasi → simpan sebagai "03_7Zip_Selesai.png"
FASE INSTALASI — SOFTWARE 3: Google Chrome
19. Jalankan ChromeSetup.exe dari folder installer.
20. Instalasi berjalan otomatis. Amati dan catat proses yang terjadi.
21. Screenshot Chrome terbuka pertama kali → simpan sebagai
"04_Chrome_Selesai.png"
22. Konfigurasi: Set Chrome sebagai default browser melalui Settings →
Default Browser.
FASE KONFIGURASI LANJUTAN
23. Buka LibreOffice Writer → Tools → Options → Language Settings.
Ubah bahasa antarmuka ke "Bahasa Indonesia" jika tersedia.
24. Screenshot hasil konfigurasi bahasa → simpan sebagai
"05_LibreOffice_BahasaIndonesia.png"
25. Buka 7-Zip → klik kanan file .zip di Desktop → ekstrak sebagai uji
asosiasi file.
FASE DOKUMENTASI
26. Lengkapi seluruh kolom pada Form Dokumentasi Instalasi.
27. Susun semua screenshot secara berurutan dalam folder dokumentasi.
28. Pastikan nama file screenshot konsisten dengan format yang ditentukan.
⚠️ CATATAN KHUSUS SMK SBI: Seluruh praktik instalasi dilakukan pada PC lab yang terhubung ke jaringan sekolah. Koneksi internet tersedia melalui infrastruktur MikroTik sekolah. Jika diperlukan update installer secara online, koneksi akan diakses melalui hotspot jaringan sekolah — koordinasikan dengan guru/teknisi lab untuk memastikan akses tersedia.
Lembar Hasil Pengamatan:
| Tahapan | Waktu Mulai | Waktu Selesai | Durasi | Kendala | Solusi |
|---|---|---|---|---|---|
| Persiapan & inventarisasi PC | |||||
| Instalasi LibreOffice | |||||
| Instalasi 7-Zip | |||||
| Instalasi Google Chrome | |||||
| Konfigurasi lanjutan | |||||
| Dokumentasi | |||||
| Total |
4.5 Media Simulasi Digital
Tools yang Direkomendasikan:
| Tools | Fungsi dalam Unit Ini | Alasan Pemilihan |
|---|---|---|
| VirtualBox / VMware Workstation Player | Membuat virtual machine untuk praktik instalasi tanpa risiko merusak sistem host | Aman, reversible, simulasi kondisi PC klien baru |
| Ninite.com | Mendemonstrasikan batch installer sebagai perbandingan metode instalasi manual vs automated | Relevan dengan praktik industri IT Support skala menengah |
| Speccy / CPU-Z | Membaca spesifikasi hardware PC secara akurat untuk fase persiapan | Gratis, ringan, digunakan oleh teknisi profesional |
| Greenshot / Snipping Tool | Membuat screenshot dokumentasi proses instalasi | Standar alat dokumentasi visual di industri |
Skenario Simulasi — VirtualBox:
Guru menyiapkan 1 virtual machine (VM) Windows 10 "bersih" (tanpa software apapun selain OS) yang diexport sebagai file
.ova. Siswa mengimport VM tersebut ke VirtualBox di PC masing-masing, lalu melakukan seluruh rangkaian instalasi di dalam VM. Keuntungan: jika siswa melakukan kesalahan, VM dapat di-restore ke snapshot awal tanpa mempengaruhi PC lab. Ini mensimulasikan kondisi nyata "set up PC klien baru dari nol".
4.6 Instrumen Asesmen Otentik
Asesmen Diagnostik (Awal Unit)
Kognitif (5 pertanyaan):
- Sebutkan 3 jenis software berdasarkan fungsinya!
- Apa yang dimaksud dengan "lisensi software"?
- Apa perbedaan instalasi menggunakan file
.exedan.msi? - Mengapa kita perlu memeriksa spesifikasi komputer sebelum menginstal software?
- Apa yang terjadi jika software diinstal pada komputer yang tidak memenuhi spesifikasi minimum?
Non-Kognitif (3 pertanyaan):
- Pernahkah kamu menginstal software sendiri di rumah? Ceritakan pengalamannya!
- Seberapa percaya diri kamu untuk melakukan pekerjaan instalasi software secara mandiri? (skala 1–5)
- Apa yang kamu khawatirkan dari kegiatan praktik instalasi software?
Asesmen Formatif (Proses)
Lembar Observasi Sikap Kerja:
| Aspek Sikap | Indikator | SB (4) | B (3) | C (2) | PB (1) |
|---|---|---|---|---|---|
| Kepatuhan K3LH | Mengikuti prosedur keselamatan lab tanpa diingatkan | ||||
| Kemandirian | Berusaha menyelesaikan masalah sendiri sebelum bertanya | ||||
| Kedisiplinan | Datang tepat waktu dan menyelesaikan tugas sesuai batas waktu | ||||
| Kejujuran | Mendokumentasikan kendala yang dialami secara apa adanya | ||||
| Kerapian kerja | Meja kerja rapi, kabel teratur, folder file terorganisir |
Checklist Kinerja Proses:
| No | Aspek yang Diamati | Ya | Tidak | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Melakukan inventarisasi spesifikasi PC sebelum instalasi | |||
| 2 | Menggunakan installer dari sumber yang sudah diverifikasi | |||
| 3 | Memilih tipe instalasi "Custom" (tidak asal klik Next) | |||
| 4 | Mendokumentasikan setiap tahap kritis dengan screenshot | |||
| 5 | Menamai file screenshot sesuai konvensi yang ditentukan | |||
| 6 | Mencatat durasi dan kendala pada form log | |||
| 7 | Melakukan pengujian fungsional setelah setiap instalasi selesai |
Asesmen Sumatif (Akhir Unit)
Rubrik Penilaian Produk Kerja — Dokumentasi Instalasi:
| Aspek | Sangat Baik (4) | Baik (3) | Cukup (2) | Perlu Bimbingan (1) |
|---|---|---|---|---|
| Kelengkapan instalasi | Semua 3 software terinstal sempurna dan berfungsi normal | 2 software terinstal sempurna, 1 ada minor issue | 2 software terinstal, 1 gagal | Kurang dari 2 software terinstal |
| Konfigurasi | Semua parameter dikonfigurasi sesuai work order dengan justifikasi | Sebagian besar parameter dikonfigurasi dengan benar | Hanya konfigurasi default tanpa customisasi | Tidak ada konfigurasi yang dilakukan |
| Dokumentasi screenshot | Screenshot lengkap di semua tahapan kritis, penamaan file konsisten | Screenshot ada di sebagian besar tahapan, penamaan umumnya benar | Screenshot ada tetapi tidak lengkap, penamaan tidak konsisten | Screenshot sangat minim atau tidak ada |
| Kelengkapan form log | Semua kolom form terisi lengkap, durasi dan kendala tercatat akurat | Sebagian besar kolom terisi, ada 1–2 kolom kosong | Banyak kolom kosong, pengisian tidak sistematis | Form log hampir tidak diisi |
| Kerapian & profesionalisme | Folder terstruktur rapi, penamaan file profesional, siap diserahkan ke klien | Folder cukup rapi, ada minor issue penamaan | Folder tidak terstruktur, file berserakan | Tidak ada pengorganisasian file |
Konversi Nilai:
| Skor Total (maks. 20) | Nilai | Predikat | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 18–20 | 90–100 | A | Sangat Baik |
| 14–17 | 80–89 | B | Baik |
| 10–13 | 70–79 | C | Cukup — Batas KKM = 70 |
| 6–9 | 60–69 | D | Perlu Bimbingan |
| < 6 | < 60 | E | Belum Kompeten |
BAGIAN 5 — TRANSFORMASI CP/ELEMEN KE AKTIVITAS PRAKTIK DUNIA KERJA
5.1 Pemetaan Pekerjaan Nyata per Unit
Unit 1 & 2: Pengenalan Software & Persiapan Instalasi
Langkah 1 — Pekerjaan Nyata di Industri:
| Aspek | Uraian |
|---|---|
| Pekerjaan nyata | Asset Inventory & Pre-Installation Assessment |
| Posisi/Jabatan | IT Asset Manager, IT Support Level 1, Helpdesk Technician |
| Tugas spesifik | Mendata kebutuhan software organisasi, memeriksa lisensi, menyiapkan media instalasi standar perusahaan, membuat daftar software yang diotorisasi (whitelist) |
Langkah 2 — Kemampuan yang Dibutuhkan:
| Dimensi | Rincian |
|---|---|
| Pengetahuan | Jenis-jenis lisensi software (GPL, MIT, proprietary, freeware), spesifikasi hardware minimum, kebijakan BYOD & software compliance perusahaan |
| Keterampilan | Membaca system info, mengakses dokumentasi resmi vendor, mengisi form inventaris aset IT |
| Sikap Kerja | Patuh terhadap kebijakan lisensi (anti-bajakan), teliti dalam pendataan, menjaga kerahasiaan data inventaris perusahaan |
Langkah 3 — Langkah Kerja Sistematis:
PERSIAPAN:
1. Terima Work Order dari supervisor (berisi daftar software yang diminta)
2. Buka dokumentasi software di website resmi vendor
3. Catat spesifikasi minimum tiap software pada form inventaris
PROSES:
4. Lakukan pengecekan spesifikasi PC target menggunakan Speccy/System Info
5. Bandingkan spesifikasi PC vs kebutuhan minimum software
6. Tandai status: "Compatible" / "Upgrade diperlukan" / "Tidak kompatibel"
7. Siapkan media instalasi (unduh dari sumber resmi / salin dari server lokal)
8. Verifikasi hash/checksum file installer (untuk memastikan keaslian)
PEMERIKSAAN:
9. Periksa kelengkapan lisensi/serial key yang tersedia
10. Konfirmasi ke supervisor jika ada ketidaksesuaian
PENYELESAIAN:
11. Buat laporan pre-installation assessment
12. Serahkan laporan ke supervisor untuk persetujuan sebelum lanjut instalasi
Langkah 4 — Simulasi di Kelas:
| Aspek | Uraian |
|---|---|
| Setting simulasi | Lab komputer disulap menjadi "Ruang IT Asset Management CV Digital Nusantara" |
| Peran siswa | IT Asset Technician yang menerima Work Order dari "Kepala IT" (guru) |
| Skenario kerja | "Perusahaan baru mendapat 10 PC baru. Tugasmu: periksa kompatibilitas dan siapkan paket installer standar perusahaan untuk semua PC tersebut." |
| Sistem kerja tim | Kelompok 3 orang: 1 sebagai Asset Manager (koordinasi), 1 sebagai Technical Checker (cek spesifikasi), 1 sebagai Documentation Officer (isi form) |
| Target waktu | 60 menit (simulasi 1 hari kerja yang dipadatkan) |
Langkah 5 — Output:
| Aktivitas Praktik | Output/Produk | Format | Standar Keberhasilan |
|---|---|---|---|
| Inventarisasi spesifikasi PC | Tabel inventaris spesifikasi | Form .xlsx | Semua kolom terisi, status kompatibilitas tercentang benar |
| Analisis kompatibilitas software | Laporan pre-installation assessment | .docx | Minimal 3 software dianalisis, keputusan Compatible/Tidak terjustifikasi |
| Penyiapan media instalasi | Folder installer terorganisir | Folder di PC/Flash Drive | Struktur folder rapi, semua installer valid dan bisa dijalankan |
Langkah 6 — Penilaian Kompetensi:
| Dimensi | Aspek yang Dinilai | Teknik Penilaian | Bobot |
|---|---|---|---|
| Pengetahuan | Ketepatan identifikasi spesifikasi minimum & jenis lisensi | Pre-test lisan 5 soal | 20% |
| Keterampilan | Ketepatan pengisian form inventaris, keakuratan analisis kompatibilitas | Checklist kinerja + review form | 60% |
| Sikap Kerja | Kepatuhan SOP, kerjasama tim, ketelitian pendataan | Observasi + peer assessment | 20% |
Unit 3: Pelaksanaan Instalasi Software Aplikasi
Langkah 1 — Pekerjaan Nyata di Industri:
| Aspek | Uraian |
|---|---|
| Pekerjaan nyata | Software Deployment & Configuration |
| Posisi/Jabatan | IT Support Technician, Desktop Support Engineer, Field Technician |
| Tugas spesifik | Menginstal software sesuai Work Order, mengkonfigurasi parameter sesuai kebijakan perusahaan, mendokumentasikan setiap langkah untuk keperluan audit IT, melaporkan hasil ke supervisor |
Langkah 2 — Kemampuan yang Dibutuhkan:
| Dimensi | Rincian |
|---|---|
| Pengetahuan | Perbedaan tipe instalasi (Typical/Custom/Complete), parameter konfigurasi umum (path, user/all users, komponen, registry), format file dokumentasi standar perusahaan |
| Keterampilan | Menjalankan wizard instalasi, mengubah parameter konfigurasi, menggunakan tools screenshot, mengisi form log instalasi, membuat folder dokumentasi terstruktur |
| Sikap Kerja | Teliti di setiap langkah, tidak tergesa-gesa klik Next, mendokumentasikan secara real-time (bukan direkonstruksi belakangan), menjaga kebersihan data folder |
Langkah 3 — Langkah Kerja Sistematis:
PERSIAPAN:
1. Baca Work Order secara menyeluruh sebelum memulai
2. Buat folder dokumentasi: [NamaSiswa]_[NomorWO]_[Tanggal]
3. Buka Snipping Tool / Greenshot untuk siap mendokumentasikan
4. Catat kondisi awal PC pada Form Log (spesifikasi, OS version, disk space)
PROSES — Untuk setiap software:
5. Navigasi ke folder installer yang telah disiapkan
6. Jalankan file installer (klik kanan → Run as Administrator jika diperlukan)
7. Baca setiap layar wizard dengan cermat sebelum mengklik
8. Pilih tipe instalasi "Custom" untuk kontrol penuh terhadap konfigurasi
9. Ubah parameter sesuai kebutuhan: path, komponen, shortcut
10. Screenshot layar konfigurasi SEBELUM klik Install
11. Klik Install dan monitor proses
12. Screenshot layar "Selesai"
13. Klik Finish dan amati apakah software langsung berjalan
14. Catat durasi instalasi pada Form Log
PEMERIKSAAN (setelah setiap software):
15. Buka software yang baru diinstal
16. Verifikasi: software terbuka tanpa error, shortcut terbentuk, muncul di
Programs & Features
17. Lakukan quick feature test (buka file, cek versi, dll.)
18. Screenshot bukti software berjalan
PENYELESAIAN:
19. Susun seluruh screenshot secara berurutan dalam folder
20. Lengkapi Form Log dengan semua informasi (durasi, kendala, solusi)
21. Simpan form log dalam format .docx di dalam folder dokumentasi
22. Zip seluruh folder dokumentasi: [NamaSiswa]_[NomorWO]_Dokumentasi.zip
23. Serahkan kepada guru/supervisor untuk verifikasi
Langkah 4 — Simulasi di Kelas:
| Aspek | Uraian |
|---|---|
| Setting simulasi | Lab komputer = "Ruang IT Support PT Karya Digital Nusantara". Setiap PC diberi label "PC-KLIEN-[nomor]" |
| Peran siswa | IT Support Technician yang menerima tiket/Work Order dari Helpdesk system |
| Skenario kerja | "Tiket masuk dari departemen Administrasi: PC baru staf belum ada software produktivitas. Deploy LibreOffice, 7-Zip, dan Chrome sesuai standar perusahaan. Deadline: 1 shift kerja (4 JP). Dokumentasi wajib dikirim ke folder shared server setelah selesai." |
| Sistem kerja tim | Individual (setiap siswa menangani 1 "PC klien") dengan sistem escalation: jika stuck >10 menit, boleh konsultasi ke "senior tech" (siswa yang sudah selesai atau guru) |
| Target waktu | Instalasi selesai dalam 90 menit, dokumentasi selesai dalam 30 menit |
Langkah 5 — Output:
| Aktivitas Praktik | Output/Produk | Format | Standar Keberhasilan |
|---|---|---|---|
| Instalasi LibreOffice | Software terinstal + screenshot proses | .png dalam folder | Software terbuka, versi terlihat, tidak ada error |
| Instalasi 7-Zip | Software terinstal + screenshot proses | .png dalam folder | Dapat mengekstrak file .zip |
| Instalasi Google Chrome | Software terinstal + screenshot | .png dalam folder | Browser terbuka, set sebagai default |
| Konfigurasi parameter | Form konfigurasi terisi | Bagian di Form Log .docx | Parameter non-default dicatat & dijustifikasi |
| Dokumentasi lengkap | Folder dokumentasi terstruktur + Form Log | .zip berisi folder + .docx | Semua screenshot ada, form log lengkap, penamaan konsisten |
Langkah 6 — Penilaian Kompetensi:
| Dimensi | Aspek yang Dinilai | Teknik Penilaian | Bobot |
|---|---|---|---|
| Pengetahuan | Parameter konfigurasi, perbedaan tipe instalasi, fungsi "Run as Administrator" | Pre-test lisan singkat (5 soal) sebelum praktik | 20% |
| Keterampilan | Ketepatan prosedur instalasi, kelengkapan konfigurasi, kualitas dokumentasi, kerapian folder | Observasi kinerja + review produk dengan rubrik | 60% |
| Sikap Kerja | Ketelitian, tidak tergesa-gesa, mendokumentasikan secara real-time, kebersihan folder kerja | Observasi langsung oleh guru saat praktik berlangsung | 20% |
Unit 4: Analisis Kendala & Troubleshooting Instalasi
Langkah 1 — Pekerjaan Nyata di Industri:
| Aspek | Uraian |
|---|---|
| Pekerjaan nyata | Installation Troubleshooting & Error Resolution |
| Posisi/Jabatan | IT Support Level 2, Desktop Support Engineer, NOC Technician (untuk software server-side) |
| Tugas spesifik | Menerima eskalasi tiket instalasi yang gagal, membaca log error, mengidentifikasi root cause, merumuskan solusi, mengimplementasikan solusi, mendokumentasikan langkah penyelesaian untuk knowledge base perusahaan |
Langkah 2 — Kemampuan yang Dibutuhkan:
| Dimensi | Rincian |
|---|---|
| Pengetahuan | Jenis-jenis error instalasi umum (dependency missing, insufficient disk space, permission denied, registry conflict, antivirus blocking), cara membaca Windows Event Viewer, struktur log file installer |
| Keterampilan | Membaca pesan error secara analitis, mencari solusi di dokumentasi resmi dan knowledge base, mengimplementasikan solusi (uninstall-reinstall, run as admin, disable AV sementara), menulis laporan troubleshooting |
| Sikap Kerja | Tenang menghadapi error (tidak panik), sistematis dalam diagnosa, jujur mendokumentasikan kendala yang dialami, proaktif mencari solusi sebelum eskalasi |
Langkah 3 — Langkah Kerja Sistematis:
PERSIAPAN:
1. Terima tiket eskalasi dengan informasi: jenis software, pesan error,
kondisi PC, langkah yang sudah dicoba
2. Dokumentasikan kondisi awal (screenshot pesan error)
3. Buka Event Viewer (eventvwr.msc) → Windows Logs → Application
PROSES (Metode 5-Why Troubleshooting):
4. Baca pesan error secara lengkap (jangan abaikan kode error)
5. Identifikasi kategori masalah:
- Error dependency → install runtime yang dibutuhkan terlebih dahulu
- Insufficient space → bersihkan disk atau ubah path instalasi
- Permission denied → jalankan sebagai Administrator
- Antivirus blocking → tambahkan pengecualian atau nonaktifkan sementara
- Registry conflict → uninstall versi lama terlebih dahulu
6. Cari solusi di: (a) halaman resmi vendor, (b) Microsoft Support,
(c) Stack Overflow/SuperUser untuk referensi komunitas
7. Implementasikan solusi satu per satu (jangan semua sekaligus)
8. Dokumentasikan setiap langkah penanganan
PEMERIKSAAN:
9. Setelah error teratasi, ulangi proses instalasi dari awal
10. Verifikasi instalasi berhasil (software berjalan normal)
PENYELESAIAN:
11. Tulis Laporan Troubleshooting: penyebab → dampak → solusi → hasil
12. Masukkan ke knowledge base kelas (shared document) agar bisa
digunakan rekan lain
13. Tutup tiket dengan status "Resolved" + ringkasan penanganan
Langkah 4 — Simulasi di Kelas:
| Aspek | Uraian |
|---|---|
| Setting simulasi | Lab = "Help Desk & IT Support Room". Guru menyiapkan skenario error yang sudah dikondisikan di beberapa PC (misalnya: disk penuh, permission terbatas, versi software konflik) |
| Peran siswa | IT Support Level 2 yang menerima eskalasi tiket dari Level 1 |
| Skenario kerja | "Tiket eskalasi masuk: Staf Accounting di PC-07 gagal menginstal LibreOffice. Error: 'Installation failed - Error code 1603'. Selidiki penyebabnya dan selesaikan. Buat laporan troubleshooting untuk knowledge base divisi IT." |
| Sistem kerja tim | Berpasangan: 1 sebagai Lead Technician (yang menganalisis dan mengeksekusi solusi), 1 sebagai Documentation Specialist (mencatat setiap langkah secara real-time) |
| Target waktu | 30 menit diagnosis + 30 menit penanganan + 30 menit penulisan laporan |
Langkah 5 — Output:
| Aktivitas Praktik | Output/Produk | Format | Standar Keberhasilan |
|---|---|---|---|
| Analisis error instalasi | Laporan troubleshooting | .docx | Berisi: screenshot error, identifikasi penyebab, langkah penanganan, hasil akhir |
| Implementasi solusi | Software berhasil terinstal setelah troubleshooting | Screenshot bukti | Software dapat dibuka, tidak ada error |
| Kontribusi knowledge base | Entry di shared knowledge base kelas | Google Docs / shared .docx | Ringkasan singkat problem-solution yang dapat direplikasi |
Langkah 6 — Penilaian Kompetensi:
| Dimensi | Aspek yang Dinilai | Teknik Penilaian | Bobot |
|---|---|---|---|
| Pengetahuan | Kemampuan mengidentifikasi kategori error dari pesan error yang ditampilkan | Tes lisan: "Jika muncul error ini, apa yang pertama kamu lakukan?" | 20% |
| Keterampilan | Ketepatan analisis penyebab, efektivitas solusi, kualitas laporan troubleshooting | Review laporan troubleshooting + observasi proses | 60% |
| Sikap Kerja | Ketenangan menghadapi error, sistematika diagnosa, kejujuran dokumentasi | Observasi perilaku selama troubleshooting | 20% |
Unit 5: Pengujian & Pelaporan Hasil Instalasi
Langkah 1 — Pekerjaan Nyata di Industri:
| Aspek | Uraian |
|---|---|
| Pekerjaan nyata | Post-Installation Testing & Acceptance Report |
| Posisi/Jabatan | IT Quality Assurance Technician, Desktop Support Engineer, IT Project Coordinator |
| Tugas spesifik | Melakukan pengujian fungsional software yang telah diinstal menggunakan test script/checklist, meminta sign-off dari pengguna, membuat laporan penerimaan (acceptance report) untuk arsip IT departemen |
Langkah 2 — Kemampuan yang Dibutuhkan:
| Dimensi | Rincian |
|---|---|
| Pengetahuan | Konsep functional testing, user acceptance testing (UAT), standar dokumentasi laporan teknis IT, struktur acceptance report |
| Keterampilan | Menggunakan checklist pengujian secara sistematis, mengevaluasi hasil uji secara objektif, menulis laporan teknis yang profesional, mempresentasikan hasil kepada pengguna |
| Sikap Kerja | Objektif dalam evaluasi (tidak memanipulasi hasil uji), teliti dalam setiap poin pengujian, komunikatif dalam menjelaskan hasil kepada pengguna/supervisor |
Langkah 3 — Langkah Kerja Sistematis:
PERSIAPAN:
1. Siapkan Checklist Pengujian (berisi semua fitur yang harus diuji)
2. Pastikan semua software yang perlu diuji sudah terinstal
3. Siapkan form Acceptance Report (template standar)
PROSES — Pengujian per software:
4. Buka software → verifikasi tidak ada pesan error saat startup
5. Cek versi software (Help → About) → cocokkan dengan versi yang diminta WO
6. Uji fitur utama satu per satu sesuai checklist:
- LibreOffice: buka dokumen .docx, ketik teks, simpan, export ke .pdf
- 7-Zip: ekstrak file .zip, buat arsip baru dari folder
- Chrome: buka website, verifikasi set sebagai default browser
7. Centang setiap item checklist: Pass / Fail / N/A
8. Screenshot hasil uji yang kritis
PEMERIKSAAN:
9. Jika ada item "Fail" → catat dalam kolom keterangan + eskalasi ke
tim troubleshooting
10. Semua item harus "Pass" sebelum laporan bisa ditandatangani
PENYELESAIAN:
11. Susun Acceptance Report:
- Identitas: PC, tanggal, teknisi, software
- Tabel hasil pengujian (dari checklist)
- Kesimpulan: Diterima / Tidak Diterima
- Rekomendasi (jika ada)
- Tanda tangan teknisi + pengguna
12. Serahkan laporan ke supervisor dan arsipkan 1 salinan
Langkah 4 — Simulasi di Kelas:
| Aspek | Uraian |
|---|---|
| Setting simulasi | Lab = "Ruang Serah Terima IT — PT Karya Digital Nusantara". Meja pengujian ditata seperti meja demo produk |
| Peran siswa | Dua peran: Teknisi QA (yang melakukan pengujian & membuat laporan) + Pengguna/Klien (siswa lain yang berperan sebagai staf yang menerima PC) |
| Skenario kerja | "Pekerjaan instalasi selesai. Sebelum PC diserahkan ke staf Administrasi, kamu wajib melakukan pengujian lengkap dan meminta tanda tangan penerimaan dari klien. Buat Acceptance Report untuk arsip divisi IT." |
| Sistem kerja tim | Berpasangan dengan role swap: Siswa A sebagai QA Technician, Siswa B sebagai klien. Setelah selesai, tukar peran. |
| Target waktu | 45 menit pengujian + 30 menit penulisan laporan + 15 menit presentasi kepada klien |
Langkah 5 — Output:
| Aktivitas Praktik | Output/Produk | Format | Standar Keberhasilan |
|---|---|---|---|
| Pengujian fungsional | Checklist Pengujian terisi lengkap | Form .docx / cetak | Semua item tercentang Pass/Fail, ada screenshot pendukung |
| Evaluasi hasil | Lembar keputusan: Diterima / Tidak Diterima | Bagian di Acceptance Report | Keputusan disertai justifikasi berbasis data uji |
| Pelaporan profesional | Acceptance Report lengkap | .docx siap cetak | Berisi identitas, tabel hasil uji, kesimpulan, rekomendasi, dan tanda tangan |
| Presentasi kepada klien | Demo software kepada "staf klien" | Live demonstration | Mampu menjelaskan fitur utama dengan bahasa awam dalam 5 menit |
Langkah 6 — Penilaian Kompetensi:
| Dimensi | Aspek yang Dinilai | Teknik Penilaian | Bobot |
|---|---|---|---|
| Pengetahuan | Pemahaman konsep functional testing dan user acceptance | Pre-test: "Apa bedanya pengujian oleh teknisi vs pengujian oleh pengguna?" | 20% |
| Keterampilan | Kelengkapan pengujian, objektivitas evaluasi, kualitas Acceptance Report, kemampuan presentasi | Rubrik produk (Acceptance Report) + observasi presentasi | 60% |
| Sikap Kerja | Objektivitas, komunikasi dengan klien, profesionalisme saat demo | Observasi + feedback "klien" (siswa lain) | 20% |
5.2 Tabel Transformasi Terintegrasi — Keseluruhan Unit
| No | Kode TP | Pekerjaan Nyata di Industri | Kemampuan (P/K/S) | Langkah Kerja | Simulasi di Kelas | Output/Produk | Penilaian |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | TP-1.1, TP-1.2, TP-1.4 | Asset Inventory & Pre-Installation Assessment (IT Asset Technician) | P: Jenis software & lisensi; K: Baca system info, isi form inventaris; S: Teliti, patuh lisensi | Terima WO → Cek spesifikasi PC → Bandingkan kebutuhan software → Buat laporan pre-assessment | Lab = IT Asset Room; Siswa = IT Asset Technician; Skenario: siapkan 10 PC baru | Tabel inventaris spesifikasi (.xlsx), Laporan pre-assessment (.docx), Folder installer terorganisir | Pre-test + Checklist form + Observasi kerja tim |
| 2 | TP-1.3 | Software Package Preparation (IT Support L1) | P: Tipe installer, hash verification; K: Salin & verifikasi installer, buat folder standar; S: Sistematis, anti-bajakan | Terima daftar software → Unduh/salin installer → Verifikasi hash → Susun folder standar | Lab = IT Helpdesk; Siswa = IT Support yang menyiapkan deployment package | Folder installer terstruktur siap deploy, Checklist kesiapan (.docx) | Checklist persiapan + Review folder |
| 3 | TP-2.1, TP-2.2, TP-2.3 | Software Deployment & Configuration (Desktop Support Engineer) | P: Parameter instalasi, konfigurasi custom; K: Jalankan installer, konfigurasi parameter, dokumentasikan; S: Teliti, real-time documentation | Baca WO → Buat folder dokumentasi → Instal setiap software (Custom) → Screenshot → Isi Form Log | Lab = IT Support Room; Siswa = Field Technician; Skenario: deploy 3 software di PC klien | Folder dokumentasi .zip berisi screenshot + Form Log Instalasi (.docx) | Pre-test + Rubrik produk + Observasi kinerja |
| 4 | TP-2.4 | Installation Troubleshooting (IT Support L2) | P: Kategori error & solusinya; K: Baca log error, implementasi solusi, tulis laporan; S: Tenang, sistematis, jujur | Terima tiket eskalasi → Baca error → Diagnosa → Implementasi solusi → Dokumentasi | Lab = Help Desk Room; Siswa = Support L2; Skenario: PC klien gagal instal software | Laporan Troubleshooting (.docx), Knowledge base entry, Software berhasil terinstal | Review laporan + Observasi proses diagnosa |
| 5 | TP-3.1, TP-3.2, TP-3.3 | Post-Installation Testing & Acceptance (QA Technician) | P: Functional testing, UAT, struktur laporan; K: Gunakan checklist uji, evaluasi objektif, tulis acceptance report; S: Objektif, komunikatif, profesional | Siapkan checklist → Uji setiap fitur → Centang Pass/Fail → Tulis Acceptance Report → Presentasi ke klien | Lab = Ruang Serah Terima IT; Siswa = QA Tech + Klien (role swap); Skenario: serah terima PC ke staf | Checklist Pengujian terisi, Acceptance Report (.docx), Live demo presentation | Rubrik Acceptance Report + Observasi presentasi + Feedback klien |
5.3 Daftar Kesalahan yang Harus Dihindari
| Kesalahan Umum | Contoh Salah | Perbaikan |
|---|---|---|
| Aktivitas masih teoritis | "Menjelaskan langkah-langkah instalasi software di depan kelas" | "Melaksanakan instalasi LibreOffice pada PC klien menggunakan tipe Custom, mendokumentasikan setiap tahap, hingga software berjalan sempurna" |
| Tidak menghasilkan output | Siswa diskusi tentang perbedaan software berbayar vs gratis tanpa produk apapun | Diskusi → mengisi tabel analisis komparatif → mempresentasikan rekomendasi dalam 2 menit per kelompok |
| Tidak ada standar penilaian | "Kerjakan instalasi software" | "Instal 3 software sesuai Work Order WO-2025/IT/001, dokumentasikan dengan screenshot di setiap tahap kritis, selesaikan dalam 90 menit, serahkan folder .zip" |
| Tidak menyerupai dunia kerja | Siswa mengisi soal essay tentang pengertian instalasi software | Siswa berperan sebagai IT Support Technician, menerima Work Order dari guru/supervisor, menginstal software di PC klien, dan menyerahkan Acceptance Report kepada "klien" |
| Pengujian diabaikan | Instalasi dianggap selesai saat wizard menampilkan "Finish" | Wajib menjalankan software, menguji minimal 2 fitur utama, screenshot bukti berjalan, baru boleh mengisi status "Selesai" di Form Log |
| Dokumentasi direkonstruksi belakangan | Siswa mengambil screenshot setelah semua selesai, bukan saat proses berlangsung | SOP: screenshot diambil secara real-time. Guru mengamati waktu create date file screenshot. Screenshot yang diambil setelah praktik selesai dinyatakan tidak valid |
Catatan Pengembangan
- Integrasi TEFA: Unit 3 (Pelaksanaan Instalasi) dapat dikembangkan menjadi layanan TEFA dengan menerima order nyata dari guru/staf sekolah yang membutuhkan instalasi software di PC mereka — siswa menangani sebagai teknisi sungguhan dengan form Work Order asli.
- Penambahan CLI-Based Installation: Pada iterasi berikutnya, perlu ditambahkan TP tentang instalasi berbasis Command Line (Winget, Chocolatey, atau apt di Linux) untuk mempersiapkan siswa menghadapi lingkungan server dan administrasi sistem yang tidak selalu memiliki GUI.
- Koneksi ke Unit Berikutnya: ATP ini perlu disambungkan secara eksplisit ke Elemen CP berikutnya (misalnya instalasi sistem operasi atau konfigurasi jaringan) dengan menjadikan skill dokumentasi di Unit 5 sebagai fondasi pelaporan teknis yang berlaku lintas elemen.
- Pengembangan Bank Skenario Error: Guru perlu menyiapkan minimal 5 skenario error berbeda untuk Unit 4 (Troubleshooting) sehingga setiap kelompok mendapat tantangan unik — menghindari siswa sekadar menyalin solusi dari rekan sekelas.
- Asesmen Berbasis Portofolio: Seluruh output dari Unit 1–5 dapat dikompilasi menjadi Portofolio Kompetensi Instalasi Software yang menjadi bukti pencapaian CP dan dapat digunakan sebagai bahan presentasi saat PKL atau melamar kerja.