J.611000.002.01: Modul praktik

Revision as of 06:14, 13 May 2026 by Kangtain (talk | contribs) (Created page with "= BAGIAN 1 — ANALISIS CP FASE F = == 1.1 Identifikasi Elemen CP == '''CP yang diberikan:'''<blockquote>''"Mengumpulkan Data Peralatan Jaringan Dengan Teknologi yang Sesuai."''</blockquote>Elemen ini berada dalam domain '''Pengelolaan & Analisis Infrastruktur Jaringan''', dengan fokus pada kemampuan '''inventarisasi, survei, dan asesmen teknologi jaringan existing''' sebagai dasar perencanaan infrastruktur. ---- == 1.2 Ekstraksi Kompetensi Inti == {| class="wikitable"...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

BAGIAN 1 — ANALISIS CP FASE F

1.1 Identifikasi Elemen CP

CP yang diberikan:

"Mengumpulkan Data Peralatan Jaringan Dengan Teknologi yang Sesuai."

Elemen ini berada dalam domain Pengelolaan & Analisis Infrastruktur Jaringan, dengan fokus pada kemampuan inventarisasi, survei, dan asesmen teknologi jaringan existing sebagai dasar perencanaan infrastruktur.


1.2 Ekstraksi Kompetensi Inti

Komponen Uraian
Kata Kerja Operasional (KKO) Mengumpulkan (C1–C2), Mengidentifikasi (C1), Mengklasifikasi (C2), Menganalisis (C4), Membandingkan (C4), Merekomendasikan (C5)
Objek Pengetahuan Data peralatan jaringan, teknologi jaringan existing, teknologi jaringan alternatif/baru, kinerja jaringan
Konteks Penerapan Survei lapangan jaringan aktif, audit infrastruktur, perencanaan upgrade jaringan di lingkungan sekolah/perusahaan/ISP

1.3 Pemetaan Hirarki Kompetensi

No Elemen CP Kompetensi Spesifik Level Bloom Tipe Pengetahuan Prasyarat
1 Mengumpulkan data peralatan jaringan Mengidentifikasi jenis-jenis perangkat jaringan (router, switch, AP, modem, kabel, media transmisi) C1 – Mengingat Faktual Dasar jaringan komputer
2 Mengumpulkan data peralatan jaringan Mengklasifikasikan perangkat jaringan berdasarkan fungsi, lapisan OSI, dan topologi C2 – Memahami Konseptual No. 1
3 Mengumpulkan data peralatan jaringan Menginventarisasi perangkat jaringan existing menggunakan form survei/tools (Winbox, IP Scanner, SNMP) C3 – Mengaplikasikan Prosedural No. 1, 2
4 Mengumpulkan data peralatan jaringan Mendokumentasikan topologi dan spesifikasi teknis perangkat jaringan yang ada C3 – Mengaplikasikan Prosedural No. 3
5 Teknologi yang sesuai Menganalisis kinerja jaringan existing berdasarkan data yang dikumpulkan (throughput, latency, uptime) C4 – Menganalisis Konseptual & Prosedural No. 3, 4
6 Teknologi yang sesuai Membandingkan teknologi jaringan existing dengan teknologi terkini yang relevan (MikroTik RB series, WiFi 6, fiber optic, SDN) C4 – Menganalisis Konseptual No. 5
7 Teknologi yang sesuai Menyusun laporan rekomendasi teknologi yang dapat memperbaiki kinerja jaringan C5 – Mengevaluasi Metakognitif No. 5, 6

1.4 Identifikasi Dimensi Profil Lulusan

Dimensi Profil Lulusan Relevansi dengan CP Ini
Penalaran Kritis Menganalisis data perangkat dan membandingkan teknologi secara objektif
Kemandirian Melakukan survei dan inventarisasi secara mandiri sesuai SOP
Komunikasi Menyusun laporan dokumentasi teknis yang dapat dibaca pemangku kepentingan
Kolaborasi Bekerja dalam tim saat audit jaringan lapangan
Kreativitas Merancang rekomendasi solusi teknologi yang inovatif dan kontekstual

BAGIAN 2 — PERUMUSAN TP SMART

Catatan: TP yang diberikan user (TP-1 dan TP-2) telah dianalisis. Keduanya masih perlu dikembangkan agar memenuhi kaidah ABCD (Audience–Behavior–Condition–Degree) dan level Bloom yang proporsional. Berikut hasil penyempurnaan dan pengembangan TP secara lengkap.

2.1 Review TP yang Sudah Ada

TP Asal (dari User) Kelemahan Perbaikan
"Membuat daftar teknologi dan perangkat jaringan saat ini (existing)" Tidak ada kondisi, tidak ada standar derajat keberhasilan, KKO "membuat daftar" masih C1 Dirumuskan ulang dengan ABCD dan dinaikkan ke C3
"Membuat daftar teknologi yang dapat memperbaiki kinerja jaringan" Belum menunjukkan proses analisis/evaluasi, tidak kontekstual Dirumuskan ulang ke level C4–C5 dengan konteks nyata

2.2 Tabel TP SMART Final

Kode TP Rumusan TP (ABCD) KKO Level Bloom Estimasi JP Elemen CP Terkait
TP-1.1 Siswa Kelas XI AIJ dapat mengidentifikasi jenis, fungsi, dan spesifikasi perangkat jaringan (router, switch, access point, media transmisi) melalui pengamatan langsung di laboratorium jaringan sekolah, dengan ketepatan minimal 90% sesuai datasheet/label perangkat Mengidentifikasi C1 – Mengingat 4 JP Mengumpulkan data peralatan jaringan
TP-1.2 Siswa Kelas XI AIJ dapat mengklasifikasikan perangkat jaringan existing berdasarkan fungsi dan lapisan OSI menggunakan tabel klasifikasi terstruktur, dengan minimal 8 perangkat teridentifikasi dan terklasifikasi dengan benar Mengklasifikasikan C2 – Memahami 4 JP Mengumpulkan data peralatan jaringan
TP-1.3 Siswa Kelas XI AIJ dapat menginventarisasi seluruh perangkat jaringan active dan passive di lingkungan sekolah menggunakan form survei standar dan tools (Advanced IP Scanner / Winbox), menghasilkan dokumen inventaris minimal 10 perangkat dengan data: nama, merk, model, IP, lokasi, kondisi Menginventarisasi C3 – Mengaplikasikan 8 JP Mengumpulkan data peralatan jaringan
TP-1.4 Siswa Kelas XI AIJ dapat mendokumentasikan topologi jaringan existing menggunakan aplikasi (Draw.io / Packet Tracer / Visio) berdasarkan hasil survei lapangan, menghasilkan diagram topologi logis dan fisik yang akurat, lengkap dengan label IP dan nama perangkat Mendokumentasikan C3 – Mengaplikasikan 8 JP Mengumpulkan data peralatan jaringan
TP-1.5 Siswa Kelas XI AIJ dapat menganalisis kinerja jaringan existing berdasarkan data hasil pengukuran (ping, traceroute, bandwidth test via Winbox) pada infrastruktur MikroTik sekolah, menghasilkan laporan analisis yang memuat minimal 3 indikator kinerja: latency, throughput, packet loss Menganalisis C4 – Menganalisis 8 JP Teknologi yang sesuai
TP-1.6 Siswa Kelas XI AIJ dapat membandingkan teknologi jaringan existing dengan teknologi terkini menggunakan matriks perbandingan (tabel komparasi spesifikasi, biaya, dan manfaat), menghasilkan dokumen komparasi minimal 3 aspek teknis antara teknologi lama dan baru yang relevan Membandingkan C4 – Menganalisis 8 JP Teknologi yang sesuai
TP-1.7 Siswa Kelas XI AIJ dapat menyusun laporan rekomendasi teknologi jaringan yang tepat untuk meningkatkan kinerja infrastruktur berdasarkan hasil analisis dan komparasi data, menghasilkan dokumen rekomendasi teknis minimal 3 halaman yang memuat: masalah, solusi, teknologi yang diusulkan, estimasi biaya, dan justifikasi teknis Menyusun, Merekomendasikan C5 – Mengevaluasi 8 JP Teknologi yang sesuai

Distribusi Level Bloom:

  • LOTS (C1–C3): TP-1.1, TP-1.2, TP-1.3, TP-1.4 → 57% (proporsional karena unit ini adalah unit pengenalan/survei yang membutuhkan fondasi kuat)
  • MOTS (C4): TP-1.5, TP-1.6 → 29%
  • HOTS (C5–C6): TP-1.7 → 14%

BAGIAN 3 — PENYUSUNAN ATP LINEAR

3.1 Tabel ATP

Semester Unit Kode TP Rumusan Singkat TP JP Asesmen Tagihan Produk
Semester 1 Unit 1: Inventarisasi Perangkat Jaringan TP-1.1 Mengidentifikasi jenis & spesifikasi perangkat jaringan di lab 4 JP Formatif – observasi & tanya jawab Tabel identifikasi perangkat
Semester 1 Unit 1 TP-1.2 Mengklasifikasikan perangkat berdasarkan fungsi & lapisan OSI 4 JP Formatif – kuis klasifikasi Tabel klasifikasi OSI layer
Semester 1 Unit 1 TP-1.3 Menginventarisasi perangkat jaringan menggunakan form survei & IP Scanner/Winbox 8 JP Formatif – checklist kinerja Dokumen inventaris jaringan (.xlsx)
Semester 1 Unit 1 TP-1.4 Mendokumentasikan topologi jaringan existing (logis & fisik) 8 JP Sumatif Unit 1 Diagram topologi (.png/.pkt/.drawio) + laporan
Semester 1 Unit 2: Analisis & Rekomendasi Teknologi TP-1.5 Menganalisis kinerja jaringan existing (latency, throughput, packet loss) 8 JP Formatif – rubrik laporan analisis Laporan analisis kinerja jaringan (.docx)
Semester 1 Unit 2 TP-1.6 Membandingkan teknologi existing vs teknologi terkini (matriks komparasi) 8 JP Formatif – diskusi presentasi Matriks komparasi teknologi (.xlsx/.docx)
Semester 1 Unit 2 TP-1.7 Menyusun laporan rekomendasi teknologi untuk peningkatan kinerja jaringan 8 JP Sumatif Unit 2 Laporan rekomendasi teknis (.docx) + presentasi

Total JP Unit ini: 48 JP (≈ 6 Minggu @ 8 JP)


3.2 Narasi Justifikasi Urutan ATP

Paragraf 1 — Dasar Penentuan Urutan Urutan ATP ini mengikuti production flow pekerjaan seorang Network Analyst / IT Infrastructure Auditor di industri. Dalam dunia kerja nyata, seorang teknisi jaringan yang ditugaskan melakukan audit atau upgrade infrastruktur tidak pernah langsung memilih teknologi baru tanpa terlebih dahulu mengenal perangkat yang sudah ada. Oleh karena itu, TP-1.1 dan TP-1.2 ditempatkan di awal sebagai fondasi kognitif: siswa harus mampu mengenali dan mengklasifikasi perangkat sebelum bergerak ke tahap survei aktif.

Paragraf 2 — Alur dari Sederhana ke Kompleks TP-1.3 dan TP-1.4 merupakan puncak dari Unit 1, di mana siswa melakukan pekerjaan lapangan sesungguhnya: menginventarisasi dan mendokumentasikan. Kedua TP ini bersifat prosedural dan menghasilkan deliverable konkret. Hasil Unit 1 (dokumen inventaris + diagram topologi) kemudian menjadi bahan baku untuk Unit 2. Tanpa data inventaris yang valid dan lengkap, analisis kinerja jaringan di TP-1.5 tidak dapat dilakukan secara akurat — inilah prinsip garbage in, garbage out yang berlaku di industri.

Paragraf 3 — Puncak HOTS dan Kesiapan Industri Unit 2 membawa siswa ke level berpikir yang lebih tinggi. TP-1.5 mengukur kemampuan analitis melalui pengukuran aktual jaringan, TP-1.6 melatih kemampuan membandingkan secara kritis, dan TP-1.7 sebagai puncak unit mendorong siswa berpikir layaknya konsultan jaringan yang harus memberikan rekomendasi berdasarkan data — bukan opini. Sumatif akhir berupa laporan rekomendasi dan presentasi menyerupai deliverable yang diberikan teknisi kepada manajemen di lingkungan korporat maupun ISP.


BAGIAN 4 — DESAIN MODUL AJAR TERINTEGRASI

Unit yang dikembangkan: Unit 1 — Inventarisasi Perangkat Jaringan (TP-1.1 s.d. TP-1.4)


4.1 Identitas Modul

Komponen Keterangan
Nama Penyusun Tim Guru AIJ SMK Satya Bhakti Ilmu
Satuan Pendidikan SMK Satya Bhakti Ilmu, Grobogan, Jawa Tengah
Fase / Kelas Fase F / Kelas XI
Mata Pelajaran Administrasi Infrastruktur Jaringan (AIJ)
Elemen CP Mengumpulkan Data Peralatan Jaringan Dengan Teknologi yang Sesuai
Alokasi Waktu 24 JP (3 pertemuan × 8 JP)
Target Peserta Didik Siswa reguler Kelas XI AIJ; sudah memiliki dasar jaringan komputer dari Kelas X
Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis dunia kerja
Referensi Regulasi Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024; Kepmendikbudristek No. 262/M/2022; Surat Edaran Kurikulum Pembelajaran Mendalam

4.2 Komponen Inti

Tujuan Pembelajaran

TP-1.1, TP-1.2, TP-1.3, TP-1.4 (lihat Bagian 2)

Pemahaman Bermakna

"Sebelum membangun atau memperbaiki infrastruktur jaringan, seorang teknisi profesional harus mengenal lebih dahulu apa yang sudah ada — karena keputusan terbaik lahir dari data yang paling akurat."

Pertanyaan Pemantik

  1. "Bayangkan kamu baru bergabung sebagai teknisi di sebuah perusahaan baru — apa hal pertama yang kamu lakukan sebelum menyentuh perangkat jaringan apapun?"
  2. "Bagaimana sebuah perusahaan ISP bisa tahu bahwa jaringan mereka sudah perlu di-upgrade, sementara internet tetap berjalan 24 jam?"
  3. "Jika jaringan sekolah kita tiba-tiba lambat, dari mana kamu mulai mencari masalahnya dan data apa yang kamu butuhkan?"

Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1 (8 JP) — Identifikasi & Klasifikasi Perangkat (TP-1.1 & TP-1.2)

Fase Kegiatan Durasi
Mindful (Pembuka) Guru memulai dengan skenario: "Hari ini kita adalah tim Network Auditor yang baru mendapat kontrak dari sebuah perusahaan. Tugas pertama: kenali dulu semua perangkat di gedung ini." Siswa mengisi asesmen diagnostik (5 pertanyaan kognitif + 3 non-kognitif). 30 menit
Meaningful (Inti) Siswa dibagi dalam kelompok 3–4 orang. Setiap kelompok mendapat set kartu perangkat jaringan (router, switch, AP, hub, modem, kabel UTP, fiber, patch panel). Kelompok mengisi Tabel Identifikasi Perangkat (nama, fungsi, lapisan OSI, konektor). Dilanjutkan dengan demo langsung melihat perangkat MikroTik RB4011iGS+5HacQ2HnD, Ruijie AP, dan switch di lab. Siswa mengisi Tabel Klasifikasi OSI Layer secara langsung. 330 menit
Joyful (Penutup) Kuis gamifikasi "Siapa Perangkat Ini?" menggunakan Quizizz/Mentimeter: guru menampilkan foto perangkat, siswa berlomba menjawab nama, fungsi, dan lapisan OSI. Refleksi: siswa menulis 1 hal baru yang dipelajari dan 1 pertanyaan yang masih ingin dijawab. 60 menit

Pertemuan 2 (8 JP) — Survei & Inventarisasi Lapangan (TP-1.3)

Fase Kegiatan Durasi
Mindful (Pembuka) Briefing seperti supervisor industri: guru membagikan Form Survei Inventaris Jaringan dan menjelaskan SOP survei lapangan (K3, izin akses ruangan, prosedur penggunaan tools). Siswa menerima surat tugas simulasi sebagai Network Inventory Technician. 30 menit
Meaningful (Inti) Siswa melakukan survei lapangan di area laboratorium TKJ, ruang server, dan koridor yang memiliki infrastruktur jaringan. Menggunakan Advanced IP Scanner dan Winbox untuk mendeteksi perangkat aktif. Mengisi form inventaris: nama perangkat, merk, model/tipe, nomor seri (jika ada), alamat IP, lokasi fisik, kondisi (baik/rusak/tidak aktif). KRITIS: Saat mengakses Winbox dan memeriksa MikroTik RB4011iGS+5HacQ2HnD, siswa mencatat dan memverifikasi bahwa interface wlan1 berfungsi sebagai wireless station (sumber internet masuk), BUKAN ether1. Temuan ini wajib dicantumkan dalam dokumen inventaris. 350 menit
Joyful (Penutup) Setiap kelompok mempresentasikan 5 perangkat paling menarik yang ditemukan selama survei (2 menit per kelompok). Guru memberikan feedback menggunakan checklist kinerja survei. Siswa melakukan refleksi tertulis di LKPD halaman refleksi. 40 menit

Pertemuan 3 (8 JP) — Dokumentasi Topologi (TP-1.4)

Fase Kegiatan Durasi
Mindful (Pembuka) Guru menampilkan contoh Network Documentation Report dari perusahaan/ISP nyata (topologi, tabel aset, keterangan teknis). Siswa diminta: "Dokumen seperti ini adalah aset berharga perusahaan. Mari kita buat untuk sekolah kita." 20 menit
Meaningful (Inti) Berdasarkan data inventaris Pertemuan 2, siswa membuat diagram topologi fisik (letak perangkat di denah gedung) dan topologi logis (hubungan antar-perangkat, IP address, VLAN jika ada) menggunakan Draw.io (gratis, berbasis browser) atau Cisco Packet Tracer. Setiap diagram wajib memuat: nama perangkat, merk/tipe, IP address, jenis koneksi (kabel/wireless), dan keterangan khusus (misal: wlan1 = sumber internet via wireless station MikroTik). Siswa menyusun laporan dokumentasi (.docx) yang berisi: halaman judul, daftar inventaris, diagram topologi, dan catatan teknis. 360 menit
Joyful (Penutup) Pameran Dokumentasi Mini: setiap kelompok menampilkan diagram topologi mereka di layar/proyektor selama 3 menit. Kelompok lain memberikan peer review menggunakan sticky note digital (Padlet): "1 hal yang bagus" dan "1 hal yang perlu diperbaiki". Sumatif Unit 1 dilakukan menggunakan rubrik penilaian produk. 40 menit

4.3 LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

LKPD Unit 1 — Inventarisasi Infrastruktur Jaringan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan secara berkelompok (3–4 orang). Tentukan: 1 Ketua Tim, 1 Pencatat Data, 1–2 Surveyor Lapangan.
  2. Gunakan form ini sebagai panduan saat survei lapangan. Isi setiap kolom dengan data aktual, bukan asumsi.
  3. Jika perangkat tidak dapat diidentifikasi, tandai dengan "TBD" dan catat alasannya.
  4. Semua data harus dapat diverifikasi (foto, screenshot, atau label fisik).

Skenario Kontekstual:

PT. Mitra Nusa Digital, sebuah perusahaan IT konsultan, mendapat proyek audit jaringan dari SMK Satya Bhakti Ilmu. Kamu adalah tim Network Auditor yang ditugaskan. Dalam waktu 2 pertemuan, kamu harus menghasilkan: (1) Dokumen Inventaris Perangkat Jaringan, dan (2) Diagram Topologi Jaringan yang dapat diserahkan kepada klien.

Tugas 1 — Identifikasi Perangkat (TP-1.1 & 1.2)

No Nama Perangkat Merk/Model Fungsi Utama Lapisan OSI Tipe Koneksi Lokasi
1
2
...

Tugas 2 — Inventarisasi Aktif (TP-1.3)

No Nama/Hostname Merk Model/Tipe IP Address MAC Address Lokasi Fisik Status
1
...

Catatan wajib: Saat memeriksa router MikroTik, verifikasi dan catat: interface mana yang berfungsi sebagai sumber internet? Tuliskan temuanmu: ___________

Tugas 3 — Sketsa Topologi Awal (TP-1.4) (Gambar tangan dulu di kotak di bawah ini, sebelum dibuat digital)

[Kotak sketsa 15x10 cm]

Refleksi Siswa:

  1. Apa kesulitan terbesar yang kamu temui saat survei lapangan? Bagaimana cara mengatasinya?
  2. Apakah data yang kamu kumpulkan sudah cukup lengkap untuk membuat topologi yang akurat? Apa yang masih kurang?
  3. Jika kamu adalah Network Manager perusahaan ini, apa 1 hal yang langsung ingin kamu perbaiki berdasarkan data yang ditemukan?

4.4 Jobsheet Praktikum

JOBSHEET-01: Survei & Inventarisasi Jaringan Menggunakan Winbox dan IP Scanner

Judul: Inventarisasi Perangkat Jaringan Aktif di Laboratorium TKJ

Tujuan Praktikum:

  1. Siswa dapat menggunakan Advanced IP Scanner untuk mendeteksi perangkat aktif dalam jaringan
  2. Siswa dapat mengakses Winbox dan membaca informasi interface, IP address, dan status perangkat MikroTik
  3. Siswa dapat mengisi form inventaris jaringan secara akurat dan lengkap

Alat & Bahan:

No Alat/Bahan Spesifikasi Jumlah
1 Laptop/PC Windows 10/11, RAM min. 4GB 1 per siswa/kelompok
2 Winbox Versi terbaru (download: mikrotik.com/download) Terinstall di laptop
3 Advanced IP Scanner Versi 2.5+ Terinstall di laptop
4 MikroTik RB4011iGS+5HacQ2HnD Infrastruktur aktif sekolah 1 unit (akses terbatas, diawasi guru)
5 Form Inventaris Jaringan Template .xlsx 1 per kelompok
6 Kamera/HP Untuk dokumentasi foto perangkat 1 per kelompok

Keselamatan Kerja (K3LH):

  • Dilarang mencabut atau memindahkan kabel yang sedang aktif tanpa izin guru
  • Dilarang mengubah konfigurasi perangkat aktif (hanya mode baca/read-only)
  • Laporkan segera kepada guru jika menemukan perangkat rusak atau kabel terkelupas
  • Pastikan tangan kering sebelum menyentuh perangkat elektronik
  • Kembalikan semua perangkat ke posisi semula setelah praktikum

Langkah Kerja:

Fase Persiapan:

  1. Nyalakan laptop dan pastikan terhubung ke jaringan LAN laboratorium TKJ.
  2. Buka aplikasi Advanced IP Scanner.
  3. Masukkan range IP yang akan discan (tanyakan kepada guru range IP jaringan sekolah).
  4. Siapkan Form Inventaris dalam format .xlsx untuk diisi.

Fase Proses — Scanning dengan IP Scanner:

  1. Klik tombol Scan pada Advanced IP Scanner.
  2. Tunggu hingga proses scan selesai (estimasi 2–5 menit tergantung jumlah host).
  3. Catat setiap perangkat yang terdeteksi: IP Address, Hostname, MAC Address, Manufacturer.
  4. Klik kanan pada setiap perangkat → pilih Open Device jika memungkinkan, untuk verifikasi.
  5. Masukkan semua data ke dalam Form Inventaris kolom: IP, Hostname, MAC, Manufacturer.

Fase Proses — Verifikasi dengan Winbox:

  1. Buka aplikasi Winbox.
  2. Klik tombol "..." (Discover) untuk mencari perangkat MikroTik dalam jaringan.
  3. Klik pada MAC Address MikroTik RB4011iGS+5HacQ2HnD yang terdeteksi, kemudian klik Connect (gunakan credential yang diberikan guru — mode read-only).
  4. Setelah masuk, buka menu IP → Addresses — catat semua IP address yang terdaftar pada setiap interface.
  5. Buka menu Interfaces — catat semua interface yang ada beserta statusnya (Running/Disabled).

⚠️ KRITIS — WAJIB DICATAT: Perhatikan dengan teliti interface mana yang berstatus Running dan terhubung ke sumber internet. Pada MikroTik SMK SBI, sumber internet masuk melalui wlan1 yang dikonfigurasi sebagai wireless station mode — BUKAN melalui ether1. Catat temuan ini secara eksplisit di form inventaris pada kolom "Catatan Teknis" untuk perangkat MikroTik.

  1. Buka menu Wireless → Interfaces — verifikasi bahwa wlan1 berada dalam mode station (bukan AP).
  2. Screenshot tampilan Interfaces List dan IP Addresses sebagai dokumentasi.

Fase Pemeriksaan:

  1. Bandingkan jumlah perangkat di IP Scanner dengan yang tercatat di form. Apakah ada selisih?
  2. Verifikasi minimal 3 perangkat secara fisik: cocokkan IP address di form dengan label fisik pada perangkat.
  3. Foto setiap perangkat yang ditemukan (tampak depan, tampak belakang dengan port terlihat).

Fase Penyelesaian:

  1. Lengkapi semua kolom pada Form Inventaris.
  2. Simpan file .xlsx dengan format nama: Inventaris_Jaringan_[NamaKelompok]_[Tanggal].xlsx
  3. Kumpulkan Form Inventaris + folder foto dokumentasi kepada guru.
  4. Logout dari Winbox. Tutup semua aplikasi. Kembalikan laptop ke kondisi awal.

Lembar Hasil Pengamatan:

Interface IP Address Status Mode (untuk Wireless) Catatan
ether1
ether2
wlan1
(dst)

Total perangkat terdeteksi oleh IP Scanner: _______ Total perangkat berhasil diverifikasi fisik: _______ Perangkat yang tidak dapat diidentifikasi: _______


4.5 Media Simulasi Digital

Tools Fungsi dalam Unit Ini Skenario Penggunaan
Advanced IP Scanner Scanning perangkat aktif dalam jaringan Siswa scan jaringan lab, temukan semua host aktif
Winbox Akses dan baca konfigurasi MikroTik Siswa membaca interface list, IP address, wireless mode
Draw.io (app.diagrams.net) Membuat diagram topologi logis & fisik Siswa menggambar topologi hasil survei secara digital
Cisco Packet Tracer Simulasi topologi jika akses jaringan nyata terbatas Siswa merekonstruksi topologi yang ditemukan dalam simulasi
Microsoft Excel / Google Sheets Form inventaris perangkat Siswa mengisi, memformat, dan menyimpan data inventaris

Skenario Simulasi (jika jaringan nyata tidak dapat diakses):

Guru menyediakan file Packet Tracer (.pkt) yang berisi topologi jaringan fiktif dengan minimal 10 perangkat (2 router MikroTik simulasi, 3 switch, 4 access point, 5 end device). Siswa melakukan "audit virtual" dengan menjelajahi topologi, mencatat semua perangkat, dan mengisi form inventaris berdasarkan informasi yang terlihat dalam simulasi.


4.6 Instrumen Asesmen Otentik

Asesmen Diagnostik (Awal Unit)

Kognitif (5 pertanyaan):

  1. Sebutkan 3 perangkat jaringan yang kamu ketahui beserta fungsinya!
  2. Apa perbedaan antara switch dan hub dalam sebuah jaringan?
  3. Pada lapisan OSI mana router bekerja? Jelaskan alasannya!
  4. Apa yang dimaksud dengan IP address dan mengapa setiap perangkat jaringan harus memilikinya?
  5. Pernahkah kamu melihat atau menyentuh perangkat jaringan secara langsung? Ceritakan pengalamanmu!

Non-Kognitif (3 pertanyaan):

  1. Seberapa nyaman kamu bekerja dalam tim untuk menyelesaikan tugas lapangan? (skala 1–5, jelaskan)
  2. Apakah kamu sudah pernah menggunakan aplikasi seperti Winbox atau IP Scanner sebelumnya?
  3. Apa harapanmu dari pembelajaran unit ini — apa yang paling ingin kamu kuasai?

Asesmen Formatif (Proses)

Checklist Observasi Kinerja Survei Lapangan:

No Aspek yang Diamati Ya (✓) Tidak (✗) Catatan
1 Siswa menggunakan form survei dengan benar
2 Siswa mengoperasikan IP Scanner tanpa bantuan guru
3 Siswa berhasil login Winbox dan membaca interface
4 Siswa mencatat data secara akurat (verifiable)
5 Siswa mengikuti SOP K3 selama survei lapangan
6 Siswa bekerja sama dalam tim secara efektif
7 Siswa mendokumentasikan dengan foto
8 Siswa mencatat temuan wlan1 sebagai sumber internet

Asesmen Sumatif Unit 1 — Rubrik Penilaian Produk

A. Rubrik Dokumen Inventaris Jaringan (Bobot 40%)

Aspek Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1)
Kelengkapan data ≥10 perangkat, semua kolom terisi lengkap dan akurat 8–9 perangkat, sebagian besar kolom terisi 5–7 perangkat, beberapa kolom kosong <5 perangkat atau banyak kolom kosong
Akurasi data Semua data terverifikasi dan sesuai kondisi nyata Sebagian besar data akurat (≥80%) Data cukup akurat (60–79%) Banyak data tidak akurat (<60%)
Format & kerapian Format Excel rapi, heading jelas, tidak ada typo Format rapi, ada sedikit typo Format cukup rapi, ada beberapa kesalahan Format tidak rapi, sulit dibaca
Dokumentasi foto Semua perangkat difoto dari 2 sudut, foto jelas Sebagian besar perangkat difoto, foto jelas Sebagian perangkat difoto Tidak ada foto atau foto tidak jelas

B. Rubrik Diagram Topologi (Bobot 40%)

Aspek Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1)
Kelengkapan diagram Topologi fisik & logis ada, semua perangkat tergambar, label lengkap (IP, nama, tipe) Topologi ada, sebagian besar perangkat tergambar, sebagian label ada Topologi ada tapi tidak lengkap, label minim Hanya sketsa kasar, tidak informatif
Akurasi koneksi Semua koneksi antar-perangkat digambar sesuai kondisi nyata Sebagian besar koneksi akurat Beberapa koneksi salah atau tidak konsisten Banyak koneksi tidak sesuai realita
Keterangan teknis Ada catatan teknis khusus (termasuk wlan1 sebagai sumber internet) Ada keterangan, tapi tidak lengkap Keterangan sangat minim Tidak ada keterangan teknis
Keterbacaan Diagram bersih, mudah dibaca, simbol standar digunakan Diagram cukup bersih dan mudah dibaca Diagram agak sulit dibaca Diagram sangat sulit dipahami

C. Rubrik Presentasi / Pameran Topologi (Bobot 20%)

Aspek Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1)
Kemampuan menjelaskan Menjelaskan topologi dengan lancar, percaya diri, dan terminologi teknis yang tepat Menjelaskan dengan baik, sesekali ada keraguan Penjelasan kurang jelas, terminologi kurang tepat Tidak mampu menjelaskan tanpa membaca teks
Penguasaan konten Mampu menjawab pertanyaan peer dengan tepat Mampu menjawab sebagian besar pertanyaan Menjawab pertanyaan dengan bantuan Tidak dapat menjawab pertanyaan

Konversi Nilai:

Skor Total Nilai Predikat
≥ 90 A Sangat Kompeten
80 – 89 B Kompeten
70 – 79 C Cukup Kompeten
60 – 69 D Belum Kompeten
< 60 E Perlu Remediasi

KKM = 70 (Predikat C)


BAGIAN 5 — TRANSFORMASI CP/ELEMEN KE AKTIVITAS PRAKTIK DUNIA KERJA

5.1 Tabel Transformasi Terintegrasi — Unit 1: Inventarisasi Perangkat Jaringan

No Kode TP Pekerjaan Nyata di Industri Kemampuan (P/K/S) Langkah Kerja Simulasi di Kelas Output/Produk Penilaian
1 TP-1.1 Network Inventory Technician melakukan identifikasi awal semua perangkat saat pertama kali masuk ke site baru. Pekerjaan ini dilakukan oleh: IT Support, Junior Network Engineer, Field Technician P: Jenis perangkat jaringan, fungsi, spesifikasi, lapisan OSI. K: Membaca label/datasheet perangkat, menggunakan tabel identifikasi. S: Teliti, tidak buru-buru, tidak mengubah apapun saat observasi (non-intrusive audit) 1. Siapkan form identifikasi kosong. 2. Masuki ruang server/lab dengan izin. 3. Amati dan catat setiap perangkat secara visual. 4. Baca label/nameplate pada perangkat. 5. Cocokkan dengan referensi datasheet. 6. Foto setiap perangkat. 7. Arsipkan form Setting: Lab TKJ = "Server Room klien baru". Peran siswa: Network Inventory Technician. Skenario: "Selamat datang di hari pertama kerja. Manajer memintamu membuat daftar semua perangkat di server room ini sebelum jam 12 siang." Tim: 3–4 orang, 1 pencatat, 1–2 surveyor, 1 dokumentasi foto. Target waktu: 60 menit Output: Tabel identifikasi perangkat (.xlsx) minimal 8 baris, berisi: nama, merk, model, fungsi, lapisan OSI, tipe koneksi. Format: Excel dengan header berwarna. Standar sukses: ≥8 perangkat teridentifikasi, semua kolom terisi, ada foto dokumentasi P (20%): Kuis identifikasi perangkat dari foto (5 soal). K (60%): Kelengkapan & akurasi tabel, teknik pengamatan (checklist). S (20%): Tidak mengubah perangkat, bekerja tenang dan sistematis, komunikasi tim
2 TP-1.2 IT Auditor / Network Analyst mengklasifikasikan aset jaringan berdasarkan kategori teknis (lapisan OSI, fungsi, jenis media) untuk keperluan dokumentasi aset dan perencanaan. Pekerjaan ini menjadi dasar network baseline documentation P: Konsep lapisan OSI (L1–L7), kategori perangkat per lapisan, perbedaan perangkat aktif vs pasif. K: Mengisi tabel klasifikasi, mengelompokkan perangkat ke kategori yang tepat. S: Presisi dalam kategorisasi, tidak berasumsi tanpa data 1. Ambil data dari form identifikasi (TP-1.1). 2. Buka referensi lapisan OSI. 3. Tentukan layer untuk setiap perangkat. 4. Kelompokkan perangkat: aktif vs pasif, L1/L2/L3. 5. Verifikasi ulang dengan datasheet. 6. Finalisasi tabel klasifikasi. 7. Simpan file Setting: Meja kerja lab = "Workstation IT Auditor". Peran siswa: Junior Network Analyst. Skenario: "Data inventaris sudah ada. Sekarang kategorikan semua perangkat ke dalam format laporan aset standar perusahaan." Alat: Laptop, Excel, referensi OSI model. Target waktu: 45 menit Output: Tabel klasifikasi perangkat (.xlsx) dengan kolom: nama perangkat, lapisan OSI, kategori (aktif/pasif), fungsi dalam jaringan, keterangan. Format: Warna berbeda per kategori (conditional formatting). Standar sukses: ≥8 perangkat terklasifikasi benar, minimal 90% akurasi P (20%): 5 soal cocokkan perangkat-lapisan OSI. K (60%): Akurasi klasifikasi, kerapian format Excel, penggunaan conditional formatting. S (20%): Ketelitian, tidak mengandalkan tebakan, konsultasi referensi dengan benar
3 TP-1.3 Network Engineer / NOC Technician melakukan network discovery menggunakan tools profesional untuk memetakan seluruh perangkat aktif dalam jaringan. Di industri ISP/enterprise, ini dilakukan secara berkala menggunakan SNMP, Zabbix, atau PRTG Network Monitor P: Cara kerja ICMP/ARP scan, konsep IP range & subnet, cara membaca output IP Scanner, navigasi Winbox. K: Mengoperasikan Advanced IP Scanner, login Winbox, membaca interface list dan IP table. S: Tidak mengubah konfigurasi, melaporkan temuan sensitif, menjaga kerahasiaan credential 1. Sambungkan laptop ke jaringan LAN. 2. Buka Advanced IP Scanner. 3. Masukkan IP range jaringan. 4. Jalankan scan, tunggu selesai. 5. Catat semua host aktif ke form. 6. Buka Winbox → Discover MikroTik. 7. Login dengan credential guru (read-only). 8. Buka Interfaces → catat semua interface & status. 9. Verifikasi wlan1 = wireless station (sumber internet), BUKAN ether1. 10. Screenshot hasil. 11. Logout Winbox. 12. Lengkapi form inventaris 'Setting: Lab TKJ = "NOC Room". Peran siswa: Network Discovery Technician. Skenario: "Kamu mendapat tiket kerja dari supervisor: 'Lakukan network discovery di gedung A, hasilkan laporan inventaris lengkap dalam 2 jam. Jangan ubah apapun." Sistem tim: 1 operator tools, 1 pencatat data, 1 verifikator fisik, 1 dokumentasi. Target waktu: 90 menit (simulasi deadline) Output: Dokumen inventaris jaringan (.xlsx) dengan ≥10 baris, berisi: hostname, IP, MAC, merk/model, lokasi, status, catatan teknis (wajib mencantumkan keterangan wlan1 pada baris MikroTik). Format standar: Header berwarna biru tua, data terisi rapi. Standar sukses: ≥10 perangkat, semua kolom terisi, keterangan wlan1 tercantum, ada screenshot Winbox P (20%): Pre-test: cara kerja IP Scanner & Winbox (5 soal lisan). K (60%): Checklist langkah kerja (12 langkah), akurasi data, kelengkapan screenshot. S (20%): Tidak mengubah konfigurasi, melaporkan temuan dengan jujur, menyelesaikan dalam target waktu
4 TP-1.4 Network Documentation Specialist / Network Administrator membuat dan memelihara Network Topology Document — dokumen wajib di setiap perusahaan/ISP yang menjadi referensi utama saat troubleshooting, ekspansi jaringan, atau audit. Di industri, dokumen ini dianggap sebagai living document yang selalu diperbarui P: Perbedaan topologi fisik vs logis, simbol standar diagram jaringan (Cisco Visio icons), cara menggunakan Draw.io, konvensi penomoran IP dalam diagram. K: Membuat diagram menggunakan Draw.io/Packet Tracer, menempatkan simbol perangkat, menggambar koneksi, menambahkan label IP dan nama. S: Presisi, kejelasan komunikasi visual, konsistensi format, orientasi pada pembaca dokumen 1. Buka form inventaris (hasil TP-1.3) sebagai referensi. 2. Buka Draw.io di browser. 3. Pilih template "Network Diagram". 4. Drag & drop simbol perangkat sesuai tipe. 5. Susun letak perangkat sesuai topologi fisik aktual. 6. Hubungkan antar-perangkat dengan garis koneksi. 7. Beri label: nama, IP address, tipe interface. 8. Tambahkan keterangan khusus (misal: kotak keterangan "wlan1 = sumber internet/upstream"). 9. Export diagram ke .png dan .xml. 10. Masukkan diagram ke dokumen laporan (.docx). 11. Tulis catatan teknis (min. 1 paragraf per komponen utama). 12. Simpan dan kumpulkan Setting: Meja kerja lab = "Documentation Desk Network Admin". Peran siswa: Network Documentation Specialist. Skenario: "Diagram topologi yang kamu buat akan diserahkan kepada Kepala IT dan disimpan sebagai aset perusahaan. Pastikan siapapun yang membacanya dapat memahami kondisi jaringan tanpa perlu bertanya kepadamu." Target waktu: Diagram selesai dalam 120 menit, laporan dalam 60 menit berikutnya. Peer review: Kelompok lain menilai apakah diagram mereka mudah dipahami Output: (a) Diagram topologi logis (.png + .drawio/.xml). (b) Diagram topologi fisik (.png). (c) Laporan dokumentasi jaringan (.docx) min. 3 halaman: halaman judul, daftar inventaris, diagram, catatan teknis. Standar sukses: Semua perangkat tergambar, label IP lengkap, keterangan wlan1 ada, diagram dapat dipahami oleh orang yang belum survei P (20%): Pertanyaan lisan saat presentasi: "Jelaskan koneksi dari perangkat A ke B!". K (60%): Rubrik diagram (kelengkapan, akurasi, keterbacaan, keterangan teknis). S (20%): Orientasi pembaca, konsistensi, kerapian, tepat waktu

5.2 Tabel Transformasi Terintegrasi — Unit 2: Analisis & Rekomendasi Teknologi

No Kode TP Pekerjaan Nyata di Industri Kemampuan (P/K/S) Langkah Kerja Simulasi di Kelas Output/Produk Penilaian
5 TP-1.5 NOC Analyst / Network Performance Engineer melakukan pengukuran kinerja jaringan secara berkala untuk memastikan SLA (Service Level Agreement) terpenuhi. Tools yang digunakan di industri: PRTG, Zabbix, Wireshark, Winbox Torch P: Konsep latency, throughput, packet loss, jitter; cara membaca output ping & traceroute; cara menggunakan Winbox Tools (Torch, Ping, Traceroute). K: Menjalankan ping & traceroute dari CLI/Winbox, membaca dan menginterpretasikan output, menulis laporan analisis terstruktur. S: Objektif dalam interpretasi data, tidak memanipulasi hasil, mencantumkan kondisi pengukuran 1. Buka Winbox → login ke MikroTik. 2. Tools → Ping: ping ke gateway, DNS publik, dan beberapa host internal. Catat RTT min/avg/max dan packet loss. 3. Tools → Traceroute: traceroute ke 8.8.8.8. Catat setiap hop, RTT, dan node. 4. Tools → Torch: pantau throughput interface wlan1 selama 5 menit. Catat Tx/Rx rate. 5. Lakukan pengukuran 3 kali di waktu berbeda (pagi/siang/sore). 6. Masukkan semua data ke tabel pengukuran. 7. Hitung rata-rata. 8. Analisis: apakah latency normal? apakah ada packet loss? 9. Tulis laporan analisis Setting: Lab TKJ = "NOC Room dengan monitoring station". Peran siswa: NOC Analyst. Skenario: "Manajemen mengeluh internet sekolah lambat di jam tertentu. Kamu ditugaskan: ukur performa jaringan dan laporkan temuanmu dalam bentuk laporan teknis hari ini." Target waktu: Pengukuran 60 menit, penulisan laporan 60 menit Output: Laporan Analisis Kinerja Jaringan (.docx) min. 4 halaman, berisi: (a) tabel data pengukuran (ping, traceroute, throughput), (b) grafik throughput (dari Excel), (c) interpretasi & kesimpulan min. 3 indikator: latency, throughput, packet loss. Standar sukses: 3 indikator terukur, ada data dari minimal 3 waktu pengukuran, ada interpretasi naratif yang logis P (20%): Pre-test: apa itu latency, throughput, packet loss (5 soal). K (60%): Kelengkapan data pengukuran, ketepatan interpretasi, kualitas laporan (rubrik 4-level). S (20%): Objektivitas data, tidak memanipulasi hasil, disiplin waktu
6 TP-1.6 IT Consultant / Pre-Sales Engineer menyusun Technology Comparison Report sebelum merekomendasikan solusi kepada klien. Laporan ini membandingkan teknologi existing dengan alternatif secara objektif berdasarkan: spesifikasi teknis, biaya, skalabilitas, dan kesesuaian kebutuhan P: Spesifikasi teknis perangkat jaringan terkini (MikroTik seri terbaru, WiFi 6/6E, managed switch L3, fiber optic), konsep TCO (Total Cost of Ownership), cara membaca datasheet. K: Menyusun matriks komparasi di Excel/Word, mencari informasi teknis dari sumber resmi (mikrotik.com, datasheet vendor), menulis perbandingan yang objektif. S: Berbasis data bukan preferensi pribadi, mencantumkan sumber, jujur tentang keterbatasan teknologi 1. Identifikasi teknologi existing dari dokumen inventaris. 2. Tentukan 3 aspek kinerja yang perlu ditingkatkan (dari TP-1.5). 3. Cari teknologi alternatif yang relevan (browsing datasheet). 4. Buat tabel komparasi: kolom = aspek teknis; baris = teknologi existing vs baru. 5. Isi setiap sel dengan data spesifik (bukan opini). 6. Tambahkan kolom estimasi biaya (per unit). 7. Beri skor/rating untuk setiap aspek. 8. Tulis narasi perbandingan (min. 2 paragraf). 9. Simpan dan finalisasi Setting: Lab = "Ruang konsultasi IT Consultant". Peran siswa: Junior IT Consultant. Skenario: "Kamu diminta membuat laporan perbandingan teknologi untuk presentasi kepada kepala sekolah minggu depan. Kepala sekolah ingin tahu: 'Mengapa kita perlu upgrade, dan apa pilihannya?'" Target waktu: 90 menit Output: Matriks Komparasi Teknologi (.xlsx + .docx) berisi: (a) tabel perbandingan ≥3 aspek teknis antara minimal 2 teknologi (existing vs alternatif), (b) kolom estimasi biaya, (c) skor/rating per aspek, (d) narasi perbandingan. Standar sukses: ≥3 aspek dibandingkan, data dari sumber resmi (ada URL), ada skor objektif, ada narasi P (20%): Quiz: nama perangkat & teknologi terkini (Quizizz 10 soal). K (60%): Kelengkapan matriks, objektivitas data, sumber tercantum, kerapian format. S (20%): Berbasis data, mencantumkan sumber, tidak bias terhadap satu produk
7 TP-1.7 Network Consultant / IT Manager menyusun Technical Recommendation Report yang diserahkan kepada manajemen sebagai dasar pengambilan keputusan investasi infrastruktur. Dokumen ini adalah puncak dari seluruh proses audit dan analisis jaringan P: Struktur laporan teknis profesional, cara menulis executive summary, cara menyusun justifikasi teknis dan finansial, SOP dokumentasi jaringan. K: Menulis laporan rekomendasi terstruktur (problem → analysis → solution → justification → cost → conclusion), membuat presentasi ringkas (5–7 slide), mempresentasikan di depan "manajemen". S: Berani mengambil posisi/rekomendasi berdasarkan data, komunikasi profesional, menerima pertanyaan kritis 1. Buka semua dokumen sebelumnya: inventaris, topologi, laporan analisis kinerja, matriks komparasi. 2. Identifikasi 3 masalah utama jaringan berdasarkan data. 3. Tentukan solusi/teknologi yang paling tepat untuk masing-masing masalah. 4. Susun laporan rekomendasi dengan struktur: (a) Ringkasan Eksekutif, (b) Kondisi Jaringan Saat Ini, (c) Masalah yang Ditemukan, (d) Rekomendasi Teknologi (spesifik: merk, model, alasan), (e) Estimasi Biaya, (f) Kesimpulan. 5. Buat slide presentasi (5–7 slide). 6. Latihan presentasi 10 menit. 7. Presentasikan di depan kelas (guru berperan sebagai Kepala Sekolah/Direktur IT) Setting: Lab/Ruang kelas = "Ruang Rapat Direksi". Peran siswa: Network Consultant yang presentasi kepada "manajemen". Peran guru: Kepala Sekolah/Direktur IT yang mengajukan pertanyaan kritis. Skenario: "Proposal kalian akan menentukan anggaran IT sekolah tahun depan. Presentasikan rekomendasi kalian dalam 10 menit, lalu jawab pertanyaan." Target waktu: Penulisan laporan 120 menit, presentasi 10 menit/kelompok Output: (a) Laporan Rekomendasi Teknis (.docx) min. 3 halaman: ringkasan eksekutif, kondisi existing, masalah, rekomendasi, estimasi biaya, kesimpulan. (b) Slide presentasi (.pptx) 5–7 slide. Standar sukses: ≥3 rekomendasi spesifik (sebutkan merk/model), ada estimasi biaya, ada justifikasi teknis untuk setiap rekomendasi, presentasi lancar menjawab pertanyaan P (20%): Kemampuan menjawab pertanyaan teknis dari "manajemen" (guru). K (60%): Rubrik laporan (kelengkapan, kelogisan rekomendasi, spesifisitas, format) + rubrik presentasi. S (20%): Kepercayaan diri, komunikasi profesional, kemampuan mempertahankan rekomendasi dengan data

5.3 Daftar Kesalahan yang Harus Dihindari

Kesalahan Umum Contoh Salah ❌ Perbaikan Benar ✅
Aktivitas masih teoritis "Diskusikan jenis-jenis perangkat jaringan" "Amati, foto, dan catat setiap perangkat di lab — isi form inventaris dengan data aktual"
Tidak menghasilkan output Siswa survey lapangan lalu hanya bercerita di depan kelas Survei lapangan → isi form inventaris .xlsx → kumpulkan beserta folder foto dokumentasi
Tidak ada standar penilaian "Buat diagram topologi jaringan" "Buat diagram topologi logis & fisik menggunakan Draw.io, berisi label IP semua perangkat, simbol standar, dan keterangan teknis — kumpulkan format .png + .docx sebelum pukul 15.00"
Tidak menyerupai dunia kerja Siswa mengisi soal pilihan ganda tentang perangkat jaringan dari buku Siswa berperan sebagai Network Auditor, masuk ke lab dengan form survei, menggunakan Winbox dan IP Scanner, menghasilkan dokumen inventaris nyata
Tidak memverifikasi detail kritis Siswa mencatat MikroTik hanya sebagai "router" tanpa detail interface Siswa wajib mencatat bahwa wlan1 = wireless station (sumber internet masuk) — BUKAN ether1 — dan mencantumkannya dalam dokumen inventaris dan diagram
Penilaian hanya satu dimensi Guru hanya menilai dari tes tertulis akhir Penilaian 3 dimensi: Pengetahuan (pre-test/kuis) + Keterampilan (checklist kerja + rubrik produk) + Sikap Kerja (observasi selama praktik)

Catatan Pengembangan (Untuk Iterasi Berikutnya)

  1. Integrasi SNMP Monitoring: Pada iterasi berikutnya, tambahkan penggunaan tools SNMP sederhana (seperti PRTG Free / Zabbix Community Edition) agar siswa memiliki pengalaman dengan tools monitoring jaringan yang digunakan di industri ISP dan enterprise, bukan hanya manual scanning.
  2. Penguatan Dokumentasi Berbasis Standar Industri: Kembangkan template dokumen inventaris dan laporan rekomendasi menggunakan format yang lebih dekat dengan standar industri (misalnya mengadopsi struktur ITIL Asset Management atau ISO 27001 Network Documentation) agar lulusan langsung familiar dengan format kerja profesional.
  3. Kolaborasi Lintas Jurusan (Project Kolaborasi): Unit ini berpotensi dikembangkan sebagai proyek kolaborasi dengan jurusan lain — misalnya tim AIJ melakukan audit jaringan, tim TKJ melakukan perbaikan konfigurasi, dan tim SIJA melakukan hardening keamanan — mencerminkan cara kerja tim IT nyata di perusahaan.
  4. Perluasan Cakupan Survei: Pada pengembangan berikutnya, arahkan siswa untuk juga mensurvei jaringan wireless (melakukan site survey dengan tools seperti WiFi Analyzer) dan mendokumentasikan coverage area, SSID, channel, dan signal strength — kompetensi yang sangat dibutuhkan dalam proyek deployment WiFi.
  5. Portofolio Digital Siswa: Seluruh output dari unit ini (inventaris, diagram topologi, laporan analisis, laporan rekomendasi) sebaiknya dikompilasi menjadi Portofolio Digital yang dapat dibawa siswa saat melamar PKL atau kerja — hal ini meningkatkan nilai pembelajaran dan motivasi siswa untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi.

Dokumen ini disusun berdasarkan: Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024, Kepmendikbudristek No. 262/M/2022, Surat Edaran Kurikulum Pembelajaran Mendalam, dan Modul Panduan Transformasi CP/Elemen–Praktik, Dr. Sohidin, LPA Mitrabijak Surakarta, 2026.