BAGIAN 1: ANALISIS CP FASE F
1.1 Identifikasi Elemen CP
Elemen CP yang diberikan adalah:
"Mengumpulkan Kebutuhan Teknis Pengguna yang Menggunakan Jaringan"
Elemen ini merupakan bagian dari fase analisis kebutuhan (requirement gathering) dalam siklus hidup administrasi infrastruktur jaringan. Secara industri, elemen ini setara dengan pekerjaan seorang Network Engineer / IT Analyst pada tahap pre-deployment atau network assessment, yaitu sebelum perancangan dan implementasi jaringan dilakukan.
1.2 Ekstraksi Kompetensi Inti
| Komponen
|
Uraian
|
| Kata Kerja Operasional (KKO)
|
Mengumpulkan (C3 — Menerapkan), Menganalisis (C4), Mendokumentasikan (C3), Memvalidasi (C5)
|
| Objek Pengetahuan
|
Kebutuhan teknis pengguna jaringan: bandwidth, topologi, perangkat, layanan, keamanan, SLA
|
| Konteks Penerapan
|
Lingkungan jaringan nyata (sekolah, kantor, SOHO, enterprise) dengan pengguna yang beragam kebutuhan teknis dan non-teknisnya
|
| No
|
Elemen CP
|
Kompetensi Spesifik
|
Level Bloom
|
Tipe Pengetahuan
|
Prasyarat
|
| 1
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
Mengidentifikasi jenis-jenis kebutuhan teknis jaringan (bandwidth, latensi, topologi, keamanan, layanan)
|
C1 — Mengingat
|
Faktual
|
Dasar jaringan komputer
|
| 2
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
Menjelaskan perbedaan kebutuhan teknis antar jenis pengguna (pelajar, staf, tamu, server)
|
C2 — Memahami
|
Konseptual
|
No.1
|
| 3
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
Menyusun instrumen survei teknis (kuesioner/wawancara terstruktur) untuk mengumpulkan data kebutuhan jaringan
|
C3 — Menerapkan
|
Prosedural
|
No.1, No.2
|
| 4
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
Melakukan survei teknis kepada pengguna jaringan menggunakan instrumen yang telah disiapkan
|
C3 — Menerapkan
|
Prosedural
|
No.3
|
| 5
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
Menganalisis data hasil survei untuk mengidentifikasi pola kebutuhan, prioritas, dan gap infrastruktur
|
C4 — Menganalisis
|
Metakognitif
|
No.4
|
| 6
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
Menyusun dokumen daftar kebutuhan teknis pengguna jaringan secara terstruktur dan terstandar
|
C3 — Menerapkan
|
Prosedural
|
No.5
|
| 7
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
Mengevaluasi kelengkapan dan validitas data kebutuhan teknis yang telah dikumpulkan
|
C5 — Mengevaluasi
|
Metakognitif
|
No.6
|
| 8
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
Merancang rekomendasi awal infrastruktur jaringan berdasarkan hasil analisis kebutuhan
|
C6 — Mencipta
|
Metakognitif
|
No.7
|
1.4 Identifikasi Dimensi Profil Lulusan
| Dimensi Profil Lulusan
|
Relevansi dengan Elemen CP
|
| Penalaran Kritis
|
Menganalisis data survei, mengidentifikasi gap kebutuhan vs kondisi eksisting
|
| Komunikasi
|
Melakukan wawancara teknis, menyusun laporan kebutuhan yang dapat dibaca stakeholder non-teknis
|
| Kolaborasi
|
Bekerja dalam tim saat survei lapangan dan validasi data
|
| Kemandirian
|
Mengelola proses pengumpulan data secara mandiri sesuai timeline
|
| Kreativitas
|
Merancang instrumen survei dan format dokumentasi yang efektif
|
| Kewargaan
|
Menghormati privasi data pengguna, menerapkan etika pengumpulan data
|
BAGIAN 2: PERUMUSAN TP SMART
2.1 Review TP Awal dari User
TP awal yang diberikan:
- "Melakukan Survei Teknis" → terlalu general, belum memuat ABCD, level Bloom belum jelas
- "Membuat Daftar Kebutuhan Teknis Pengguna Jaringan" → cukup terarah, namun perlu diperkuat dengan kondisi dan derajat keberhasilan
TP awal tersebut saya jadikan rujukan, lalu dikembangkan menjadi TP SMART lengkap berikut:
2.2 Tabel TP SMART
| Kode TP
|
Rumusan TP (ABCD)
|
KKO
|
Level Bloom
|
Estimasi JP
|
Elemen CP Terkait
|
| TP-1.1
|
Siswa Kelas XI AIJ (A) mampu mengidentifikasi jenis-jenis kebutuhan teknis jaringan (bandwidth, latensi, keamanan, topologi, layanan) (B) dari studi kasus profil pengguna yang diberikan (C) dengan minimal 5 kategori kebutuhan terklasifikasi dengan benar (D)
|
Mengidentifikasi
|
C1
|
4 JP
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
| TP-1.2
|
Siswa Kelas XI AIJ (A) mampu membedakan karakteristik kebutuhan teknis antar segmen pengguna (staf, pelajar, tamu, perangkat IoT/server) (B) melalui analisis skenario pengguna jaringan nyata (C) dengan ketepatan klasifikasi minimal 80% (D)
|
Membedakan
|
C2
|
4 JP
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
| TP-1.3
|
Siswa Kelas XI AIJ (A) mampu menyusun instrumen survei teknis (formulir wawancara terstruktur dan kuesioner digital) (B) untuk mengumpulkan data kebutuhan jaringan dari minimal 3 segmen pengguna (C) sehingga instrumen mencakup minimal 8 variabel teknis yang relevan (D)
|
Menyusun
|
C3
|
8 JP
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
| TP-1.4
|
Siswa Kelas XI AIJ (A) mampu melaksanakan survei teknis kepada pengguna jaringan (B) menggunakan instrumen wawancara dan kuesioner yang telah disiapkan dalam skenario simulasi jaringan sekolah/kantor (C) dengan data terisi lengkap dari minimal 5 responden dalam waktu maksimal 2 JP (D)
|
Melaksanakan
|
C3
|
8 JP
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
| TP-1.5
|
Siswa Kelas XI AIJ (A) mampu menganalisis data hasil survei teknis (B) untuk mengidentifikasi pola kebutuhan, prioritas infrastruktur, dan gap antara kebutuhan pengguna dengan kondisi jaringan eksisting (C) menghasilkan laporan analisis dengan minimal 3 temuan utama yang didukung data (D)
|
Menganalisis
|
C4
|
8 JP
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
| TP-1.6
|
Siswa Kelas XI AIJ (A) mampu menyusun dokumen daftar kebutuhan teknis pengguna jaringan (Network Requirements Document/NRD) (B) berdasarkan hasil analisis survei menggunakan format standar industri (C) dengan dokumen mencakup minimal 6 komponen: identitas jaringan, segmen pengguna, spesifikasi teknis, prioritas, constraint, dan rekomendasi awal (D)
|
Menyusun
|
C3
|
8 JP
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
| TP-1.7
|
Siswa Kelas XI AIJ (A) mampu mengevaluasi kelengkapan, konsistensi, dan validitas dokumen kebutuhan teknis (B) yang disusun oleh kelompok lain melalui peer review terstruktur (C) menghasilkan laporan review dengan minimal 5 poin temuan disertai saran perbaikan (D)
|
Mengevaluasi
|
C5
|
8 JP
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
| TP-1.8
|
Siswa Kelas XI AIJ (A) mampu merancang rekomendasi awal infrastruktur jaringan (B) berdasarkan hasil analisis kebutuhan teknis pengguna dalam bentuk dokumen teknis dan presentasi kepada "klien" simulasi (C) dengan rekomendasi yang logis, terukur, dan dapat diimplementasikan sesuai anggaran dan kondisi lapangan (D)
|
Merancang
|
C6
|
8 JP
|
Mengumpulkan kebutuhan teknis
|
Distribusi Level Berpikir:
- LOTS (C1–C3): TP-1.1, TP-1.2, TP-1.3, TP-1.4, TP-1.6 → 62% (memenuhi min. 30%)
- MOTS (C4): TP-1.5 → 13%
- HOTS (C5–C6): TP-1.7, TP-1.8 → 25% (memenuhi min. 20%)
BAGIAN 3: PENYUSUNAN ATP LINEAR
3.1 Tabel ATP
| Semester
|
Unit
|
Kode TP
|
Rumusan Singkat
|
JP
|
Asesmen
|
Tagihan Produk
|
| Ganjil (XI)
|
Unit 1: Fondasi Analisis Kebutuhan Jaringan
|
TP-1.1
|
Mengidentifikasi jenis kebutuhan teknis jaringan
|
4 JP
|
Diagnostik + Kuis lisan
|
Tabel klasifikasi kebutuhan
|
| Ganjil (XI)
|
Unit 1
|
TP-1.2
|
Membedakan kebutuhan teknis antar segmen pengguna
|
4 JP
|
Formatif — diskusi + lembar kerja
|
Matriks segmen pengguna
|
| Ganjil (XI)
|
Unit 2: Perancangan Instrumen Survei
|
TP-1.3
|
Menyusun instrumen survei teknis (kuesioner + panduan wawancara)
|
8 JP
|
Formatif — review instrumen
|
Formulir survei + kuesioner digital (Google Form)
|
| Ganjil (XI)
|
Unit 3: Pelaksanaan Survei Teknis
|
TP-1.4
|
Melaksanakan survei teknis kepada pengguna jaringan
|
8 JP
|
Formatif — observasi proses survei
|
Data survei terisi lengkap (raw data)
|
| Ganjil (XI)
|
Unit 4: Analisis Data Kebutuhan
|
TP-1.5
|
Menganalisis data survei — pola, prioritas, gap
|
8 JP
|
Formatif — laporan analisis
|
Laporan analisis kebutuhan (.docx/.pdf)
|
| Ganjil (XI)
|
Unit 5: Dokumentasi Kebutuhan Teknis
|
TP-1.6
|
Menyusun Network Requirements Document (NRD)
|
8 JP
|
Sumatif Unit — rubrik produk
|
Dokumen NRD standar industri
|
| Ganjil (XI)
|
Unit 6: Evaluasi & Rekomendasi
|
TP-1.7
|
Mengevaluasi dokumen kebutuhan teknis (peer review)
|
8 JP
|
Formatif — checklist peer review
|
Laporan review + saran perbaikan
|
| Ganjil (XI)
|
Unit 6
|
TP-1.8
|
Merancang rekomendasi awal infrastruktur berdasarkan NRD
|
8 JP
|
Sumatif Akhir — presentasi + dokumen
|
Dokumen rekomendasi + slide presentasi
|
Total JP Elemen ini: 56 JP (7 minggu × 8 JP)
3.2 Narasi Justifikasi Urutan ATP
Paragraf 1 — Unit 1 sebagai Fondasi Kognitif: ATP dimulai dari Unit 1 (TP-1.1 dan TP-1.2) yang membangun fondasi kognitif siswa tentang konsep kebutuhan teknis jaringan. Urutan ini mengikuti prinsip scaffolding — siswa tidak bisa menyusun instrumen survei yang tepat jika belum mampu mengidentifikasi dan membedakan jenis serta segmen kebutuhan. Unit 1 sengaja dialokasikan lebih pendek (8 JP total) karena berfungsi sebagai aktivasi pengetahuan awal, bukan sebagai unit utama.
Paragraf 2 — Unit 2–4 sebagai Inti Proses Kerja: Unit 2 (TP-1.3) hingga Unit 4 (TP-1.5) merupakan inti dari elemen CP ini, mengikuti production flow industri: rancang instrumen → laksanakan survei → analisis data. Urutan ini identik dengan alur kerja seorang Network Analyst atau IT Consultant di industri saat melakukan site survey atau needs assessment. Setiap unit menjadi prasyarat mutlak unit berikutnya — tidak mungkin menganalisis data (TP-1.5) tanpa terlebih dahulu mengumpulkan data (TP-1.4).
Paragraf 3 — Unit 5–6 sebagai Puncak Kompetensi: Unit 5 dan 6 menempatkan siswa pada level kompetensi tertinggi: mendokumentasikan dan mengevaluasi. Network Requirements Document (NRD) di Unit 5 merupakan deliverable utama yang menjadi tagihan sumatif, sementara Unit 6 menambahkan dimensi evaluatif (C5) dan kreatif (C6) melalui peer review dan penyusunan rekomendasi. Urutan ini memastikan siswa tidak hanya mengumpulkan data tetapi juga mampu menggunakannya sebagai dasar pengambilan keputusan teknis — kompetensi inti seorang profesional jaringan.
BAGIAN 4 — DESAIN MODUL AJAR TERINTEGRASI
(Unit yang dipilih: Unit 3 — Pelaksanaan Survei Teknis (TP-1.4) karena merupakan aktivitas praktik paling representatif dari elemen CP ini)
4.1 Identitas Modul
| Komponen
|
Keterangan
|
| Nama Penyusun
|
Tim Guru AIJ — SMK Satya Bhakti Ilmu
|
| Satuan Pendidikan
|
SMK Satya Bhakti Ilmu, Grobogan, Jawa Tengah
|
| Fase / Kelas
|
Fase F / Kelas XI
|
| Mata Pelajaran
|
Administrasi Infrastruktur Jaringan (AIJ)
|
| Elemen CP
|
Mengumpulkan Kebutuhan Teknis Pengguna yang Menggunakan Jaringan
|
| Unit
|
Unit 3 — Pelaksanaan Survei Teknis Jaringan
|
| Alokasi Waktu
|
8 JP (2 Pertemuan × 4 JP)
|
| Target Peserta Didik
|
Siswa reguler Kelas XI Konsentrasi AIJ
|
| Model Pembelajaran
|
Project Based Learning (PjBL) dengan simulasi kerja industri
|
| Referensi Regulasi
|
Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024; Kepmendikbudristek No. 262/M/2022
|
4.2 Komponen Inti
Tujuan Pembelajaran: Siswa Kelas XI AIJ mampu melaksanakan survei teknis kepada pengguna jaringan menggunakan instrumen wawancara dan kuesioner yang telah disiapkan dalam skenario simulasi jaringan sekolah/kantor, dengan data terisi lengkap dari minimal 5 responden dalam waktu maksimal 2 JP.
Pemahaman Bermakna: Sebelum jaringan dibangun, seorang network engineer wajib mendengarkan pengguna — karena infrastruktur terbaik adalah yang benar-benar menjawab kebutuhan nyata, bukan asumsi teknisi. Survei teknis adalah seni menerjemahkan bahasa pengguna menjadi spesifikasi teknis yang dapat diimplementasikan.
Pertanyaan Pemantik:
- Jika kamu diminta membangun jaringan untuk sekolah ini, dari mana kamu mulai — dari memilih router atau dari bertanya ke pengguna? Mengapa?
- Apa yang terjadi jika seorang network engineer langsung menginstal perangkat tanpa survei kebutuhan terlebih dahulu?
- Bagaimana cara kamu "menerjemahkan" keluhan pengguna awam seperti "internet-ku lemot" menjadi spesifikasi teknis yang bisa diukur?
4.3 Kegiatan Pembelajaran per Pertemuan
Pertemuan 1 (4 JP — Persiapan & Simulasi Survei Tahap 1)
MINDFUL — Pembuka (30 menit)
Guru membuka kelas dengan menampilkan skenario: "Kepala Sekolah SMK SBI meminta tim IT untuk mengaudit dan meningkatkan jaringan sekolah. Langkah pertama: survei kebutuhan seluruh pengguna. Kamu adalah tim Network Analyst yang bertugas." Siswa dibagi menjadi tim (4–5 orang per tim), masing-masing mendapat peran: Lead Surveyor, Data Recorder, Technical Validator, Client Liaison.
MEANINGFUL — Inti (120 menit)
- Guru mendistribusikan instrumen survei hasil kerja Unit 2 (formulir wawancara + Google Form).
- Setiap tim melakukan simulasi survei: 2 anggota tim berperan sebagai surveyor, 2 siswa dari kelompok lain berperan sebagai "pengguna jaringan" (guru, staf TU, siswa, teknisi lab) sesuai kartu peran yang dibagikan guru.
- Surveyor melakukan wawancara terstruktur mengikuti panduan wawancara, sementara Data Recorder mencatat respons.
- Guru berperan sebagai supervisor lapangan yang mengobservasi proses dan memberikan feedback real-time.
JOYFUL — Penutup (30 menit)
Refleksi cepat: tiap tim mempresentasikan 1 temuan paling menarik dari simulasi survei (3 menit per tim). Guru memberikan challenge card untuk pertemuan berikutnya: "Siapkan pertanyaan follow-up untuk responden yang datanya masih kurang lengkap."
Pertemuan 2 (4 JP — Survei Lanjutan & Kompilasi Data)
MINDFUL — Pembuka (20 menit)
Review challenge card. Siswa dalam tim mendiskusikan pertanyaan follow-up yang telah disiapkan. Guru memperkenalkan format rekap data (tabel kompilasi kebutuhan teknis per segmen pengguna).
MEANINGFUL — Inti (120 menit)
- Rotasi peran: surveyor dan pengguna berganti, sehingga seluruh anggota tim merasakan kedua peran.
- Setelah survei selesai, tim melakukan kompilasi data mentah ke dalam tabel rekap menggunakan spreadsheet (Google Sheets / Excel).
- Validasi kelengkapan data: Technical Validator memeriksa apakah semua variabel teknis (bandwidth, perangkat, layanan, keamanan, jam penggunaan, titik akses) telah terdata.
- Tim yang datanya belum lengkap melakukan survei tambahan (follow-up) kepada responden.
JOYFUL — Penutup (20 menit)
"Data Showcase": tiap tim menampilkan tabel rekap data mereka di layar selama 2 menit, kelompok lain memberikan satu pertanyaan atau saran. Guru menutup dengan menyampaikan bahwa data inilah yang akan dianalisis di Unit 4.
4.4 LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)
Judul: LKPD Unit 3 — Survei Teknis Kebutuhan Jaringan
Petunjuk Pengerjaan:
- Kerjakan secara tim (4–5 orang) sesuai pembagian peran yang telah ditetapkan.
- Gunakan instrumen survei (formulir wawancara + Google Form) yang telah disiapkan pada Unit 2.
- Setiap anggota tim wajib menjadi surveyor minimal 1 sesi.
- Seluruh data hasil survei dikompilasi dalam tabel rekap sebelum pertemuan berakhir.
Skenario Kontekstual: Jaringan SMK SBI saat ini melayani ±1.400 pengguna hotspot aktif dengan router MikroTik RB4011iGS+5HacQ2HnD dan access point Ruijie. Kepala Sekolah menginginkan peningkatan performa jaringan untuk Tahun Ajaran baru. Tugas tim kamu adalah mengumpulkan data kebutuhan teknis dari seluruh segmen pengguna sebagai dasar perencanaan upgrade jaringan.
Tugas Terstruktur:
| Tahap
|
Tugas
|
Scaffolding
|
Target Waktu
|
| 1. Persiapan
|
Tentukan pembagian peran tim dan jadwal survei
|
Gunakan template pembagian peran yang tersedia
|
15 menit
|
| 2. Pelaksanaan Survei
|
Wawancarai minimal 5 responden (berbeda segmen)
|
Gunakan formulir wawancara — jangan skip pertanyaan
|
60 menit
|
| 3. Verifikasi Data
|
Periksa kelengkapan setiap formulir — tandai yang belum lengkap
|
Checklist variabel teknis tersedia di halaman 3
|
15 menit
|
| 4. Follow-up
|
Hubungi responden untuk data yang belum lengkap
|
Gunakan pertanyaan follow-up dari challenge card
|
20 menit
|
| 5. Kompilasi
|
Rekap semua data ke tabel kompilasi digital
|
Template tabel tersedia di Google Classroom
|
30 menit
|
Refleksi Siswa:
- Kesulitan apa yang kamu temui saat mewawancarai pengguna yang tidak paham istilah teknis?
- Bagaimana kamu mengatasinya? Jelaskan teknik yang kamu gunakan.
- Data apa yang paling sulit dikumpulkan? Mengapa?
4.5 Jobsheet Praktikum
Judul Jobsheet: JS-AIJ-XI-03 — Pelaksanaan Survei Teknis Kebutuhan Jaringan
Tujuan Praktikum: Siswa mampu melaksanakan survei teknis kepada pengguna jaringan menggunakan instrumen wawancara terstruktur dan menghasilkan data kebutuhan teknis yang lengkap, valid, dan terdokumentasi secara sistematis.
Alat & Bahan:
| No
|
Alat/Bahan
|
Spesifikasi
|
Jumlah
|
| 1
|
Laptop/PC
|
OS Windows 10/11, RAM min. 4 GB, browser Chrome/Edge
|
1 per tim
|
| 2
|
Formulir wawancara (cetak)
|
Hasil kerja Unit 2, minimal 10 lembar per tim
|
10 lembar/tim
|
| 3
|
Google Form (digital)
|
Link form dari Unit 2, akses via smartphone/laptop
|
1 link per tim
|
| 4
|
Google Sheets / Excel
|
Template tabel kompilasi data (tersedia di Google Classroom)
|
1 file per tim
|
| 5
|
Alat tulis
|
Pulpen, clipboard
|
1 set/tim
|
| 6
|
Kartu peran responden
|
Disiapkan guru: staf TU, guru, siswa, teknisi, kepala lab
|
5 kartu/sesi
|
| 7
|
Stopwatch/timer HP
|
Untuk manajemen waktu survei
|
1/tim
|
Keselamatan Kerja (K3LH):
- Minta izin kepada responden sebelum memulai wawancara; hormati privasi data yang diberikan.
- Data responden bersifat rahasia — tidak boleh disebarluaskan di luar kebutuhan pembelajaran.
- Jaga kondisi perangkat lab; kembalikan semua alat ke tempat semula.
- Patuhi SOP laboratorium komputer yang berlaku di SMK SBI.
Langkah Kerja:
- Buka Google Classroom dan unduh template tabel kompilasi data ke Google Sheets tim kamu.
- Bagi peran tim: 2 orang sebagai Surveyor, 1 orang sebagai Data Recorder, 1 orang sebagai Technical Validator, 1 orang sebagai Time Keeper.
- Ambil kartu peran responden dari guru — setiap sesi survei menggunakan kartu peran yang berbeda.
- Surveyor memperkenalkan diri kepada responden dan menjelaskan tujuan survei secara singkat: "Kami sedang mengumpulkan data untuk peningkatan jaringan sekolah."
- Laksanakan wawancara mengikuti urutan pertanyaan pada formulir wawancara — jangan mengubah urutan tanpa alasan.
- Data Recorder mencatat semua jawaban responden pada formulir cetak secara verbatim (apa adanya).
- Pada pertanyaan yang membutuhkan jawaban teknis (misal: kecepatan download yang dibutuhkan), bantu responden dengan pilihan referensi: "Apakah Anda butuh kecepatan seperti streaming video lancar, atau cukup untuk browsing dan email?"
- Setelah wawancara selesai, minta responden mengisi Google Form sebagai verifikasi digital (QR code tersedia di formulir cetak).
- Technical Validator memeriksa kelengkapan data — beri tanda ✓ pada variabel yang sudah terisi, tanda ✗ pada yang kosong.
- Jika ada data yang kosong, Surveyor melakukan follow-up langsung kepada responden yang sama (max. 5 menit).
- Setelah minimal 5 responden selesai, kompilasi semua data ke tabel Google Sheets menggunakan template yang tersedia.
- Simpan file dengan format penamaan:
Survei_Tim[nomor]_[tanggal].xlsx.
- Upload file ke Google Classroom sesuai deadline yang ditetapkan guru.
⚠ CATATAN KRITIS — INFRASTRUKTUR SMK SBI: Jika pertanyaan survei menyangkut sumber internet atau topologi jaringan existing, catat bahwa di SMK SBI internet masuk melalui wlan1 (wireless station mode), bukan ether1. Informasi ini penting untuk konteks analisis gap di Unit 4. Jangan asumsikan ether1 sebagai WAN port saat mendokumentasikan kondisi existing.
Lembar Hasil Pengamatan:
| No
|
Nama Responden (inisial)
|
Segmen Pengguna
|
Bandwidth Dibutuhkan
|
Layanan Utama
|
Perangkat Digunakan
|
Keluhan Utama
|
Prioritas
|
Data Lengkap?
|
| 1
|
|
|
|
|
|
|
|
✓/✗
|
| 2
|
|
|
|
|
|
|
|
✓/✗
|
| 3
|
|
|
|
|
|
|
|
✓/✗
|
| 4
|
|
|
|
|
|
|
|
✓/✗
|
| 5
|
|
|
|
|
|
|
|
✓/✗
|
Tools yang Direkomendasikan:
| Tools
|
Fungsi dalam Unit Ini
|
| Google Forms
|
Platform kuesioner digital untuk survei teknis — mudah diakses responden via smartphone
|
| Google Sheets
|
Kompilasi dan tabulasi data survei mentah
|
| Winbox / Web Interface MikroTik
|
Digunakan di Unit 4–5 untuk verifikasi data teknis existing (bandwidth actual, jumlah client)
|
| PRTG Network Monitor / The Dude
|
Opsional — untuk membandingkan data survei dengan data monitoring jaringan real
|
Skenario Simulasi: Tim IT SMK SBI diminta melakukan network assessment sebelum pengajuan anggaran pengadaan perangkat. Guru berperan sebagai Kepala IT, siswa berperan sebagai junior network analyst. Seluruh proses survei dilakukan menggunakan tools digital yang sama dengan yang digunakan di industri.
4.6 Instrumen Asesmen Otentik
Asesmen Diagnostik (Awal Unit)
Pertanyaan Kognitif:
- Sebutkan 3 informasi teknis yang menurutmu paling penting diketahui sebelum membangun jaringan baru.
- Apa yang dimaksud dengan bandwidth? Satuan apa yang digunakan?
- Mengapa kita perlu mengetahui jumlah pengguna sebelum merancang jaringan?
- Apa perbedaan antara pengguna wired dan wireless dalam konteks kebutuhan jaringan?
- Pernahkah kamu melakukan survei atau wawancara dalam bentuk apapun? Ceritakan pengalamanmu.
Pertanyaan Non-Kognitif:
- Apakah kamu lebih nyaman bekerja sendiri atau dalam tim? Mengapa?
- Bagaimana perasaanmu jika harus berbicara langsung dengan orang yang tidak kamu kenal untuk menggali informasi?
- Seberapa percaya diri kamu dalam menggunakan Google Forms untuk membuat kuesioner? (skala 1–5)
Lembar Observasi Sikap:
| No
|
Aspek Sikap Kerja
|
Indikator
|
Skor (1–4)
|
| 1
|
Komunikasi profesional
|
Memperkenalkan diri, menjelaskan tujuan, menggunakan bahasa santun
|
|
| 2
|
Kepatuhan prosedur
|
Mengikuti urutan langkah kerja pada jobsheet
|
|
| 3
|
Manajemen waktu
|
Menyelesaikan survei 5 responden dalam alokasi waktu
|
|
| 4
|
Kerjasama tim
|
Menjalankan peran masing-masing tanpa tumpang tindih
|
|
| 5
|
Ketelitian dokumentasi
|
Mengisi formulir lengkap, tulisan terbaca, data valid
|
|
Checklist Kinerja Proses Survei:
| No
|
Langkah Kerja
|
Terlaksana?
|
Catatan
|
| 1
|
Memperkenalkan diri kepada responden
|
✓/✗
|
|
| 2
|
Menjelaskan tujuan survei sebelum mulai
|
✓/✗
|
|
| 3
|
Mengikuti urutan pertanyaan formulir
|
✓/✗
|
|
| 4
|
Mencatat jawaban secara lengkap dan akurat
|
✓/✗
|
|
| 5
|
Meminta konfirmasi data dari responden
|
✓/✗
|
|
| 6
|
Mengumpulkan data dari minimal 5 responden
|
✓/✗
|
|
| 7
|
Melakukan kompilasi data ke spreadsheet
|
✓/✗
|
|
| 8
|
Menyimpan dan mengupload file sesuai format
|
✓/✗
|
|
Asesmen Sumatif (Akhir Unit)
Rubrik Penilaian Produk — Tabel Kompilasi Data Survei:
| Aspek
|
Sangat Baik (4)
|
Baik (3)
|
Cukup (2)
|
Perlu Bimbingan (1)
|
| Kelengkapan data
|
Seluruh variabel teknis terisi untuk semua responden (≥5)
|
Sebagian besar variabel terisi, max. 2 sel kosong
|
Beberapa variabel penting kosong (3–5 sel)
|
Banyak data kosong, tidak layak analisis
|
| Keakuratan data
|
Data konsisten, tidak ada kontradiksi antar responden sejenis
|
Ada 1–2 inkonsistensi minor yang tidak mempengaruhi analisis
|
Ada inkonsistensi yang perlu klarifikasi
|
Data tidak dapat dipercaya validitasnya
|
| Keragaman responden
|
Mencakup ≥4 segmen pengguna berbeda
|
Mencakup 3 segmen pengguna
|
Mencakup 2 segmen pengguna
|
Hanya 1 segmen atau kurang dari 5 responden
|
| Kerapian dokumen
|
Format tabel konsisten, penamaan file benar, mudah dibaca
|
Format sebagian besar konsisten, minor error
|
Format kurang konsisten, perlu perbaikan
|
Tidak mengikuti format template
|
| Ketepatan waktu
|
Dikumpulkan sebelum deadline
|
Dikumpulkan tepat deadline
|
Terlambat ≤1 JP dengan izin
|
Tidak dikumpulkan atau terlambat >1 JP
|
Konversi Nilai:
| Total Skor
|
Nilai
|
Predikat
|
| 18–20
|
90–100
|
A (Sangat Kompeten)
|
| 15–17
|
80–89
|
B (Kompeten)
|
| 12–14
|
70–79
|
C (Cukup Kompeten) — batas KKM
|
| 9–11
|
60–69
|
D (Perlu Remedial)
|
| <9
|
<60
|
E (Belum Kompeten)
|
5.1 Unit 1: Fondasi Analisis Kebutuhan Jaringan (TP-1.1 & TP-1.2)
Langkah 1 — Identifikasi Pekerjaan Nyata
| Aspek
|
Uraian
|
| Pekerjaan nyata di industri
|
Network Requirements Analysis / Initial Site Assessment
|
| Posisi/Jabatan
|
Network Analyst, IT Consultant, Pre-Sales Engineer (vendor jaringan), NOC Analyst
|
| Tugas spesifik
|
Mempelajari profil pengguna jaringan, mengklasifikasikan segmen pengguna, menentukan variabel teknis yang perlu disurvei, membaca dokumen existing network
|
Langkah 2 — Kemampuan yang Dibutuhkan
| Dimensi
|
Rincian
|
| Pengetahuan
|
Konsep bandwidth, latensi, topologi jaringan, segmentasi pengguna (VLAN), jenis layanan jaringan (VoIP, streaming, CCTV, cloud), standar SLA
|
| Keterampilan
|
Membaca diagram jaringan, mengklasifikasikan pengguna, membuat matriks kebutuhan, menggunakan spreadsheet untuk tabulasi
|
| Sikap Kerja
|
Teliti dalam membaca dokumen, sistematis dalam klasifikasi, tidak membuat asumsi tanpa data, komunikatif dalam tim
|
Langkah 3 — Langkah Kerja Sistematis
| Tahap
|
Langkah Kerja
|
Alat/Dokumen
|
Standar/SOP
|
| Persiapan
|
Pelajari profil organisasi/klien (jumlah pengguna, lokasi, jenis aktivitas)
|
Dokumen profil organisasi, denah gedung
|
SOP Analisis Kebutuhan Jaringan
|
| Proses
|
Buat daftar kategori pengguna (staf, pelajar, tamu, perangkat IoT, server)
|
Template matriks segmen pengguna
|
Standar segmentasi VLAN industri
|
| Proses
|
Identifikasi kebutuhan teknis per kategori (bandwidth, layanan, keamanan, availability)
|
Tabel klasifikasi kebutuhan
|
Best practice RFC 2544 (network benchmarking)
|
| Pemeriksaan
|
Verifikasi klasifikasi dengan supervisor/klien
|
Matriks final + feedback form
|
SOP validasi dokumen
|
| Penyelesaian
|
Finalisasi matriks segmen pengguna sebagai input untuk penyusunan instrumen survei
|
Dokumen matriks (.xlsx/.docx)
|
Format dokumen internal
|
Langkah 4 — Simulasi Aktivitas
| Aspek
|
Uraian
|
| Setting simulasi
|
Lab komputer disulap menjadi ruang rapat divisi IT — meja disusun melingkar, guru berperan sebagai IT Manager
|
| Peran siswa
|
Junior Network Analyst yang baru bergabung di tim IT
|
| Skenario kerja
|
"Perusahaan rintisan di Semarang akan membuka kantor baru dengan 80 karyawan dari 4 departemen berbeda. IT Manager memintamu menganalisis profil pengguna dan menyusun matriks kebutuhan teknis sebagai dasar survei."
|
| Sistem kerja tim
|
Individu (membangun kemampuan analisis mandiri)
|
| Target waktu
|
60 menit untuk menyelesaikan matriks segmen pengguna
|
Langkah 5 — Hasil Kerja / Output
| Aktivitas Praktik
|
Output/Produk
|
Format
|
Standar Keberhasilan
|
| Mengidentifikasi jenis kebutuhan teknis
|
Tabel klasifikasi kebutuhan teknis jaringan
|
.xlsx / Google Sheets
|
Minimal 5 kategori kebutuhan teknis terklasifikasi dengan benar dan disertai contoh konteks
|
| Membedakan kebutuhan antar segmen
|
Matriks segmen pengguna vs kebutuhan teknis
|
.xlsx
|
Minimal 4 segmen pengguna dengan minimum 6 variabel teknis per segmen
|
Langkah 6 — Penilaian Kompetensi
| Dimensi
|
Aspek yang Dinilai
|
Teknik Penilaian
|
Bobot
|
| Pengetahuan
|
Ketepatan identifikasi kategori kebutuhan dan konsep teknis yang mendasarinya
|
Kuis lisan 5 pertanyaan
|
20%
|
| Keterampilan
|
Kelengkapan matriks, ketepatan klasifikasi, kesesuaian dengan standar industri
|
Rubrik produk (tabel + matriks)
|
60%
|
| Sikap Kerja
|
Ketelitian, kemandirian, ketepatan waktu
|
Observasi + self-assessment
|
20%
|
5.2 Unit 2 — Perancangan Instrumen Survei (TP-1.3)
Langkah 1 — Identifikasi Pekerjaan Nyata
| Aspek
|
Uraian
|
| Pekerjaan nyata
|
Survey Instrument Design / Requirements Elicitation Tool Development
|
| Posisi/Jabatan
|
Network Analyst, IT Project Manager, System Integrator
|
| Tugas spesifik
|
Merancang formulir wawancara terstruktur, membuat kuesioner digital, menentukan variabel teknis yang perlu digali, melakukan uji coba instrumen (pilot test)
|
Langkah 2 — Kemampuan yang Dibutuhkan
| Dimensi
|
Rincian
|
| Pengetahuan
|
Teknik elicitation kebutuhan, jenis pertanyaan (terbuka/tertutup/skala), variabel teknis jaringan yang relevan, format dokumentasi kebutuhan standar industri
|
| Keterampilan
|
Menggunakan Google Forms, menyusun pertanyaan teknis dalam bahasa yang dipahami pengguna awam, melakukan pilot test instrumen
|
| Sikap Kerja
|
Empati terhadap pengguna non-teknis, sistematis, iteratif (mau merevisi instrumen), kolaboratif
|
Langkah 3 — Langkah Kerja Sistematis
| Tahap
|
Langkah Kerja
|
Alat/Dokumen
|
Standar
|
| Persiapan
|
Review matriks segmen pengguna dari Unit 1 sebagai referensi variabel
|
Matriks segmen pengguna
|
Output Unit 1
|
| Proses
|
Susun daftar variabel teknis yang perlu disurvei (bandwidth, perangkat, layanan, lokasi titik akses, jam penggunaan, keluhan, keamanan)
|
Template variabel teknis
|
Min. 8 variabel
|
| Proses
|
Buat pertanyaan untuk setiap variabel — gunakan bahasa yang dipahami pengguna awam
|
Draft pertanyaan
|
Setiap variabel ≥1 pertanyaan, campuran terbuka dan tertutup
|
| Proses
|
Buat formulir cetak (untuk wawancara tatap muka) dan Google Form (untuk pengisian mandiri)
|
Google Forms, MS Word
|
Format sesuai template
|
| Pemeriksaan
|
Pilot test instrumen dengan 1–2 teman sebaya — catat pertanyaan yang membingungkan
|
Catatan pilot test
|
Semua pertanyaan dipahami tanpa penjelasan tambahan
|
| Penyelesaian
|
Revisi instrumen berdasarkan hasil pilot test — finalisasi dan cetak
|
Formulir final + link Google Form
|
Instrumen siap pakai
|
Langkah 4 — Simulasi Aktivitas
| Aspek
|
Uraian
|
| Setting simulasi
|
Lab berfungsi sebagai kantor tim IT — siswa bekerja di meja masing-masing seperti staf analis
|
| Peran siswa
|
Network Analyst yang ditugaskan merancang instrumen pengumpulan data untuk project assessment jaringan klien
|
| Skenario kerja
|
"Klien (kepala sekolah) meminta tim kamu untuk melakukan survei kebutuhan sebelum upgrade jaringan. Kamu mendapat 1 JP untuk merancang instrumen survei yang akan digunakan besok. Instrumen harus bisa dipahami oleh semua pengguna — dari guru yang gaptek hingga teknisi lab."
|
| Sistem kerja tim
|
Berpasangan — saling melakukan pilot test instrumen masing-masing
|
| Target waktu
|
3 JP untuk merancang + 1 JP untuk pilot test dan revisi
|
Langkah 5 — Hasil Kerja / Output
| Aktivitas Praktik
|
Output/Produk
|
Format
|
Standar Keberhasilan
|
| Menyusun instrumen survei teknis
|
Formulir wawancara terstruktur (cetak)
|
.docx / PDF
|
Min. 8 variabel teknis, pertanyaan campuran terbuka-tertutup, bahasa mudah dipahami non-teknis
|
| Membuat kuesioner digital
|
Google Form survei kebutuhan jaringan
|
Link Google Form
|
Semua pertanyaan formulir cetak ada di Form digital, terdapat section per segmen pengguna
|
| Melakukan pilot test
|
Catatan hasil pilot test + revisi
|
.docx
|
Minimal 3 poin revisi tercatat dan diterapkan
|
Langkah 6 — Penilaian Kompetensi
| Dimensi
|
Aspek yang Dinilai
|
Teknik
|
Bobot
|
| Pengetahuan
|
Pemahaman variabel teknis yang relevan dan alasan pemilihannya
|
Pertanyaan lisan saat review instrumen
|
20%
|
| Keterampilan
|
Kelengkapan variabel, kualitas pertanyaan, kemudahan dipahami, kualitas Google Form
|
Rubrik instrumen (4 aspek)
|
60%
|
| Sikap Kerja
|
Kemauan merevisi, ketepatan waktu, kerjasama saat pilot test
|
Observasi + peer assessment
|
20%
|
5.3 Unit 3 — Pelaksanaan Survei Teknis (TP-1.4)
Langkah 1 — Identifikasi Pekerjaan Nyata
| Aspek
|
Uraian
|
| Pekerjaan nyata
|
Field Survey / Site Interview / Network Needs Assessment
|
| Posisi/Jabatan
|
Network Engineer (pre-deployment), IT Support Specialist, Field Technician
|
| Tugas spesifik
|
Melakukan wawancara lapangan kepada pengguna, mengisi formulir teknis, memvalidasi data di lapangan, mendokumentasikan hasil survei
|
Langkah 2 — Kemampuan yang Dibutuhkan
| Dimensi
|
Rincian
|
| Pengetahuan
|
Teknik wawancara terstruktur, cara menerjemahkan keluhan non-teknis menjadi spesifikasi teknis, etika pengumpulan data
|
| Keterampilan
|
Wawancara tatap muka, mengisi formulir teknis secara akurat, kompilasi data ke spreadsheet, manajemen waktu survei
|
| Sikap Kerja
|
Komunikatif, profesional, sabar dengan responden awam, teliti dalam pencatatan, menjaga kerahasiaan data
|
Langkah 3 — Langkah Kerja Sistematis
| Tahap
|
Langkah
|
Alat/Dokumen
|
Standar
|
| Persiapan
|
Siapkan instrumen survei (formulir cetak + akses Google Form), bagi peran tim
|
Formulir, smartphone/laptop, clipboard
|
SOP survei lapangan
|
| Persiapan
|
Brief tim: konfirmasi pemahaman setiap anggota tentang pertanyaan survei
|
Catatan briefing
|
Semua anggota paham semua pertanyaan
|
| Proses
|
Hubungi responden, perkenalkan diri, jelaskan tujuan survei
|
Script pembuka (hafal)
|
Izin responden diperoleh sebelum mulai
|
| Proses
|
Laksanakan wawancara sesuai urutan formulir — catat jawaban verbatim
|
Formulir cetak, pulpen
|
Semua pertanyaan ditanyakan
|
| Proses
|
Untuk jawaban ambigu, lakukan probing: "Bisa Anda jelaskan lebih detail?"
|
—
|
Tidak membiarkan jawaban kosong
|
| Proses
|
Minta responden mengisi Google Form sebagai verifikasi
|
QR code / link
|
Form digital terisi sebelum responden pergi
|
| Pemeriksaan
|
Technical Validator memeriksa kelengkapan data segera setelah wawancara
|
Checklist variabel
|
Semua variabel wajib terisi
|
| Penyelesaian
|
Kompilasi data semua responden ke tabel Google Sheets
|
Template tabel kompilasi
|
File tersimpan dan terupload ke Google Classroom
|
Langkah 4 — Simulasi Aktivitas
| Aspek
|
Uraian
|
| Setting simulasi
|
Lab menjadi ruang survei lapangan — separuh siswa berperan sebagai "pengguna jaringan SMK SBI", separuh lainnya sebagai "tim surveyor"
|
| Peran siswa
|
Surveyor: Network Analyst / Field Engineer; Responden: Guru, Staf TU, Siswa, Kepala Lab, Teknisi
|
| Skenario kerja
|
"Tim IT SMK SBI sedang melakukan network assessment untuk persiapan upgrade jaringan Tahun Ajaran baru. Kamu bertugas mengumpulkan data kebutuhan dari minimal 5 pengguna dengan profil berbeda dalam waktu 2 JP."
|
| Sistem kerja tim
|
Tim 4–5 orang dengan pembagian peran: Lead Surveyor, Data Recorder, Technical Validator, Time Keeper
|
| Target waktu
|
5 responden dalam 80 menit — simulasi tekanan deadline industri
|
Langkah 5 — Hasil Kerja / Output
| Aktivitas Praktik
|
Output/Produk
|
Format
|
Standar Keberhasilan
|
| Pelaksanaan survei wawancara
|
Formulir wawancara terisi (per responden)
|
Hard copy (5 formulir per tim)
|
Semua pertanyaan terisi, tulisan terbaca, tidak ada kolom wajib yang kosong
|
| Pengisian kuesioner digital
|
Respons Google Form (5 entri per tim)
|
Data di Google Sheets (auto-collect)
|
5 respons masuk sebelum deadline
|
| Kompilasi data survei
|
Tabel kompilasi kebutuhan teknis per segmen
|
.xlsx / Google Sheets
|
Semua data dari 5 responden terekap dalam 1 tabel, format konsisten
|
Langkah 6 — Penilaian Kompetensi
| Dimensi
|
Aspek yang Dinilai
|
Teknik
|
Bobot
|
| Pengetahuan
|
Kemampuan menjelaskan tujuan survei kepada responden & menjawab pertanyaan teknis dasar
|
Observasi langsung saat wawancara
|
20%
|
| Keterampilan
|
Kelengkapan data, keakuratan pencatatan, kualitas kompilasi, ketepatan waktu
|
Rubrik produk (formulir + tabel kompilasi)
|
60%
|
| Sikap Kerja
|
Profesionalisme komunikasi, kepatuhan SOP, kerjasama tim, pengelolaan waktu
|
Observasi sikap + peer assessment
|
20%
|
5.4 Unit 4: Analisis Data Kebutuhan (TP-1.5)
Langkah 1 — Identifikasi Pekerjaan Nyata
| Aspek
|
Uraian
|
| Pekerjaan nyata
|
Network Requirements Analysis / Gap Analysis
|
| Posisi/Jabatan
|
Network Analyst, IT Consultant, Solution Architect
|
| Tugas spesifik
|
Mengolah data survei mentah, mengidentifikasi pola kebutuhan, membandingkan dengan kondisi jaringan eksisting, mengidentifikasi gap, menentukan prioritas
|
Langkah 4 — Simulasi Aktivitas
| Aspek
|
Uraian
|
| Setting simulasi
|
Lab menjadi ruang analisis data — siswa bekerja seperti analis data di kantor IT
|
| Peran siswa
|
Network Analyst yang mengolah data hasil survei lapangan
|
| Skenario kerja
|
"Data survei sudah terkumpul. IT Manager menginginkan laporan analisis dalam 2 JP — lengkap dengan pola kebutuhan, gap antara kebutuhan vs kondisi jaringan SMK SBI saat ini (MikroTik RB4011 + Ruijie AP), dan 3 prioritas utama yang perlu ditangani."
|
| Target waktu
|
Laporan analisis selesai dalam 2 × 4 JP
|
Langkah 5 — Hasil Kerja / Output
| Aktivitas Praktik
|
Output/Produk
|
Format
|
Standar Keberhasilan
|
| Analisis pola kebutuhan
|
Tabel rekapitulasi + grafik distribusi kebutuhan per segmen
|
.xlsx dengan chart
|
Minimal 3 pola kebutuhan teridentifikasi
|
| Gap analysis
|
Tabel perbandingan kebutuhan vs kondisi eksisting
|
.xlsx
|
Setiap gap disertai dampak dan urgensi
|
| Laporan analisis kebutuhan
|
Dokumen laporan analisis (narasi + tabel + grafik)
|
.docx / .pdf
|
Minimal 3 temuan utama dengan rekomendasi singkat, panjang 3–5 halaman
|
5.5 Unit 5 — Dokumentasi Kebutuhan Teknis (TP-1.6)
Langkah 1 — Identifikasi Pekerjaan Nyata
| Aspek
|
Uraian
|
| Pekerjaan nyata
|
Network Requirements Documentation / Technical Specification Writing
|
| Posisi/Jabatan
|
Network Engineer, IT Project Manager, Technical Writer (IT)
|
| Tugas spesifik
|
Menyusun Network Requirements Document (NRD) yang menjadi acuan perancangan dan pengadaan jaringan
|
Langkah 5 — Hasil Kerja / Output
| Aktivitas Praktik
|
Output/Produk
|
Format
|
Standar Keberhasilan
|
| Menyusun NRD
|
Network Requirements Document (NRD)
|
.docx / .pdf (min. 8 halaman)
|
Mencakup 6 komponen: identitas jaringan, segmen pengguna, spesifikasi teknis, prioritas, constraint, rekomendasi awal
|
5.6 Unit 6 — Evaluasi & Rekomendasi (TP-1.7 & TP-1.8)
Langkah 1 — Identifikasi Pekerjaan Nyata
| Aspek
|
Uraian
|
| Pekerjaan nyata
|
Document Review / Technical Proposal Presentation
|
| Posisi/Jabatan
|
Senior Network Engineer, IT Consultant, Solution Architect
|
| Tugas spesifik
|
Melakukan review dokumen teknis rekan, memberikan rekomendasi infrastruktur berbasis data, mempresentasikan proposal kepada klien
|
Langkah 5 — Hasil Kerja / Output
| Aktivitas Praktik
|
Output/Produk
|
Format
|
Standar Keberhasilan
|
| Peer review NRD
|
Laporan review dokumen
|
.docx
|
Minimal 5 poin temuan disertai saran perbaikan spesifik
|
| Merancang rekomendasi
|
Dokumen rekomendasi infrastruktur awal
|
.docx
|
Rekomendasi logis, terukur, sesuai budget/kondisi lapangan
|
| Presentasi kepada "klien"
|
Slide presentasi
|
.pptx
|
Durasi 10 menit, mencakup: temuan survei, analisis gap, rekomendasi prioritas
|
| No
|
Kode TP
|
Pekerjaan Nyata di Industri
|
Kemampuan (P/K/S)
|
Langkah Kerja
|
Simulasi di Kelas
|
Output/Produk
|
Penilaian
|
| 1
|
TP-1.1
|
Identifikasi kebutuhan teknis dalam initial site assessment
|
P: Konsep bandwidth, latensi, segmentasi; K: Tabulasi matriks; S: Teliti, sistematis
|
Pelajari profil → Kategorikan pengguna → Buat matriks kebutuhan → Validasi
|
Lab = ruang rapat IT; siswa = junior analyst; skenario: klien baru minta assessment
|
Tabel klasifikasi kebutuhan + Matriks segmen pengguna (.xlsx)
|
Kuis lisan 20% + Rubrik tabel 60% + Observasi 20%
|
| 2
|
TP-1.2
|
Segmentasi pengguna dalam network planning
|
P: Jenis segmen pengguna, VLAN concept; K: Analisis profil pengguna; S: Empati, tidak berasumsi
|
Review profil → Identifikasi perbedaan kebutuhan → Buat matriks pembanding → Review bersama
|
Studi kasus tertulis profil organisasi berbeda (sekolah, klinik, kantor)
|
Matriks pembanding kebutuhan per segmen (.xlsx)
|
Diskusi kelompok 20% + Matriks 60% + Kemandirian 20%
|
| 3
|
TP-1.3
|
Survey instrument design untuk network assessment
|
P: Teknik elicitation, variabel teknis; K: Google Forms, penyusunan pertanyaan; S: Empati ke pengguna awam
|
Review matriks → Susun variabel → Buat pertanyaan → Buat form cetak & digital → Pilot test → Revisi
|
Lab = kantor IT; siswa = analyst; pilot test berpasangan
|
Formulir wawancara (.docx) + Google Form + Catatan pilot test
|
Pre-test lisan 20% + Rubrik instrumen 60% + Peer assessment 20%
|
| 4
|
TP-1.4
|
Field survey / site interview untuk network needs assessment
|
P: Teknik wawancara, etika data; K: Wawancara, pencatatan, kompilasi spreadsheet; S: Profesional, komunikatif, teliti
|
Brief tim → Hubungi responden → Wawancara → Verifikasi digital → Kompilasi data
|
Lab = area survei lapangan; siswa bergiliran jadi surveyor & responden; 5 responden/tim dalam 80 menit
|
Formulir terisi (5/tim) + Data Google Form + Tabel kompilasi (.xlsx)
|
Observasi wawancara 20% + Rubrik kelengkapan data 60% + Sikap kerja 20%
|
| 5
|
TP-1.5
|
Gap analysis & requirements analysis
|
P: Analisis data, gap analysis; K: Tabulasi, chart Excel, interpretasi data; S: Kritis, objektif, berbasis data
|
Tabulasi data → Identifikasi pola → Bandingkan dengan kondisi eksisting (jaringan SMK SBI: wlan1 sebagai WAN) → Prioritaskan gap → Tulis laporan
|
Lab = ruang analisis; siswa = network analyst; IT Manager (guru) memberi deadline 2 JP untuk laporan
|
Tabel analisis + Chart distribusi kebutuhan + Laporan analisis (.docx, 3–5 hal)
|
Pre-test konsep 20% + Rubrik laporan 60% + Kemandirian & objektivitas 20%
|
| 6
|
TP-1.6
|
Network Requirements Documentation (NRD) writing
|
P: Format NRD standar industri, 6 komponen wajib; K: Technical writing, menyusun dokumen teknis; S: Sistematis, presisi, profesional
|
Review laporan analisis → Susun outline NRD → Tulis tiap komponen → Review internal → Finalisasi
|
Lab = divisi IT; siswa = network engineer yang menyusun NRD untuk klien
|
Network Requirements Document (.docx/pdf, min. 8 hal)
|
Review guru 20% + Rubrik 6 komponen NRD 60% + Kerapian & format 20%
|
| 7
|
TP-1.7
|
Technical document review / quality assurance
|
P: Kriteria NRD yang baik, standar dokumentasi; K: Review terstruktur, memberikan feedback teknis tertulis; S: Objektif, konstruktif, jeli
|
Terima NRD kelompok lain → Baca sistematis → Gunakan checklist review → Tulis temuan → Presentasikan saran
|
Lab = sesi QA internal; siswa bertukar NRD; reviewer berperan sebagai senior engineer
|
Laporan peer review (.docx, min. 5 temuan + saran)
|
Kualitas temuan 20% + Rubrik laporan review 60% + Profesionalisme feedback 20%
|
| 8
|
TP-1.8
|
Technical proposal presentation kepada klien
|
P: Komponen proposal teknis, cara menyampaikan data teknis ke non-teknis; K: Menyusun slide, presentasi publik, menjawab pertanyaan teknis; S: Percaya diri, persuasif, responsif
|
Susun poin rekomendasi → Buat slide → Rehearsal → Presentasi 10 menit + QA 5 menit
|
Lab = ruang rapat; guru = klien (kepala sekolah/direktur); siswa mempresentasikan rekomendasi upgrade jaringan SMK SBI
|
Dokumen rekomendasi (.docx) + Slide presentasi (.pptx, 8–12 slide)
|
Konten rekomendasi 20% + Rubrik presentasi 60% + Kemampuan menjawab pertanyaan 20%
|
5.8 Daftar Kesalahan yang Harus Dihindari
| Kesalahan Umum
|
Contoh Salah
|
Perbaikan
|
| Aktivitas masih teoritis
|
"Menjelaskan pengertian bandwidth kepada teman"
|
"Mengisi kolom 'kebutuhan bandwidth' pada formulir survei untuk setiap responden berdasarkan hasil wawancara"
|
| Tidak menghasilkan output
|
"Diskusi kelompok tentang kebutuhan pengguna jaringan"
|
"Diskusi kelompok → masing-masing anggota mengisi 1 baris matriks segmen pengguna → tabel lengkap dikumpulkan di akhir sesi"
|
| Tidak ada standar penilaian
|
"Buatlah kuesioner survei jaringan"
|
"Buat Google Form survei kebutuhan jaringan dengan minimal 8 variabel teknis, mencakup min. 3 segmen pengguna, selesai dalam 3 JP, diuji ke 2 teman sebelum dikumpulkan"
|
| Tidak menyerupai dunia kerja
|
"Jawab pertanyaan tentang teknik wawancara di LKS hal. 45"
|
"Simulasi wawancara: siswa berperan sebagai Field Engineer yang mewawancarai 'staf TU' (rekan berkartu peran) menggunakan formulir wawancara nyata dalam setting ruang survei yang disimulasikan"
|
| Mengabaikan konteks infrastruktur nyata
|
Membuat soal survei generik tanpa konteks spesifik
|
"Skenario survei menggunakan konteks nyata jaringan SMK SBI: 1.400 client hotspot, MikroTik RB4011, Ruijie AP, internet via wlan1 (bukan ether1) — siswa menyesuaikan pertanyaan survei dengan kondisi ini"
|
Catatan Pengembangan
- Integrasi dengan PRTG/The Dude pada Unit 4 — Pada iterasi berikutnya, Unit 4 (Analisis Data) dapat diperkuat dengan membandingkan data survei manual terhadap data monitoring jaringan real dari tools seperti The Dude (MikroTik) untuk mengukur actual bandwidth usage versus perceived needs dari pengguna.
- Pengembangan instrumen survei berbasis AI — Pada Fase F Kelas XII, instrumen survei dapat dikembangkan menggunakan Google Forms + Apps Script untuk otomatisasi rekap dan visualisasi data — mendekatkan kompetensi siswa pada praktik data-driven networking yang semakin dominan di industri.
- Kolaborasi lintas program keahlian — Elemen "mengumpulkan kebutuhan teknis" sangat potensial untuk dijalankan bersama program keahlian MPLB (untuk aspek dokumentasi dan korespondensi) dan Pemasaran (untuk teknik elicitation dari perspektif pengguna/pelanggan) sebagai proyek kolaborasi antar-jurusan.
- Sertifikasi kompetensi sebagai target akhir — ATP ini perlu diselaraskan secara eksplisit dengan skema sertifikasi BNSP yang relevan (misal: Skema Junior Network Administrator atau Teknisi Jaringan Komputer) agar setiap TP memiliki korelasi langsung dengan unit kompetensi yang diujikan.
- Pengayaan dengan studi kasus eksternal — Kunjungan virtual atau tatap muka ke ISP/enterprise lokal di Grobogan/Semarang untuk melihat langsung bagaimana tim IT profesional melakukan network assessment akan sangat memperkuat kontekstualisasi seluruh unit dalam ATP ini.