Jump to content

Pencarian (searching)

From Wiki
Revision as of 06:01, 18 December 2025 by Kangtain (talk | contribs) (Created page with "'''Pencarian''' (bahasa Inggris: ''searching'') dalam konteks berpikir komputasional adalah suatu permasalahan komputasi atau proses untuk menemukan objek tertentu yang memenuhi kriteria spesifik dari dalam sekumpulan objek atau data,. Konsep ini merupakan salah satu elemen fundamental dalam informatika yang melatih kemampuan penyelesaian masalah (''problem solving'') dan berkaitan erat dengan struktur data. == Konsep Dasar == Pencarian merupakan salah satu dari konsep...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Pencarian (bahasa Inggris: searching) dalam konteks berpikir komputasional adalah suatu permasalahan komputasi atau proses untuk menemukan objek tertentu yang memenuhi kriteria spesifik dari dalam sekumpulan objek atau data,. Konsep ini merupakan salah satu elemen fundamental dalam informatika yang melatih kemampuan penyelesaian masalah (problem solving) dan berkaitan erat dengan struktur data.

Konsep Dasar

Pencarian merupakan salah satu dari konsep penting dalam informatika yang sering diajarkan bersamaan dengan pengurutan (sorting), tumpukan (stack), dan antrean (queue). Dalam penerapannya, pencarian bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan suatu elemen data dalam himpunan yang lebih besar, baik data tersebut bersifat konkret (seperti benda nyata) maupun abstrak (data digital),.

Proses pencarian tidak hanya terbatas pada penggunaan komputer, tetapi juga merupakan abstraksi dari persoalan sehari-hari. Dalam sistem komputer, pencarian digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari manajemen berkas hingga temu balik informasi di internet,.

Strategi Algoritmik

Dalam berpikir komputasional, terdapat strategi algoritmik standar yang digunakan untuk menyelesaikan masalah pencarian secara efisien. Salah satu metode yang umum digunakan adalah Pencarian Biner (Binary Search).

Metode pencarian biner bekerja dengan prinsip membagi ruang pencarian menjadi dua bagian secara berulang. Strategi ini diterapkan pada data yang sudah terurut dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Menentukan nilai tengah dari kumpulan data.
  2. Jika nilai yang dicari sesuai dengan nilai tengah, maka pencarian selesai.
  3. Jika nilai yang dicari lebih kecil dari nilai tengah, pencarian dilanjutkan pada separuh bagian data yang lebih kecil.
  4. Jika nilai yang dicari lebih besar, pencarian dilanjutkan pada separuh bagian data yang lebih besar.

Metode ini dinilai lebih efisien dibandingkan mencoba menebak atau memeriksa data satu per satu dari awal hingga akhir, terutama untuk rentang data yang besar (misalnya menebak angka 0 hingga 100).

Penerapan Praktis

Konsep pencarian diaplikasikan dalam berbagai aspek teknologi informasi dan komunikasi:

  • Manajemen Berkas (File Management) Dalam sistem operasi komputer, fitur pencarian (search) digunakan untuk menemukan lokasi file atau direktori yang tidak diketahui letak pastinya oleh pengguna. Pencarian dapat dilakukan berdasarkan kriteria tertentu, seperti nama file, jenis ekstensi file (misalnya *.jpg atau *.ods), atau penggalan kata yang terdapat dalam nama file,.
  • Mesin Pencari (Search Engine) Pencarian merupakan fungsi utama dari mesin pencari web (seperti Google, Yahoo!, atau Bing). Mesin pencari bekerja sebagai layanan komputer untuk melakukan pencarian data atau informasi digital yang tersimpan pada layanan world wide web (www), FTP, atau publikasi milis,. Pengguna dapat menggunakan kata kunci (keyword) atau simbol khusus (seperti tanda kutip atau filetype:) untuk memfilter hasil pencarian agar lebih spesifik,.
  • Pemecahan Masalah Perangkat Lunak Dalam proses instalasi atau pembaruan perangkat lunak, sistem operasi sering kali melakukan pencarian otomatis untuk menemukan driver yang sesuai bagi perangkat keras baru yang terhubung ke komputer,.

Relevansi Pendidikan

Dalam kurikulum informatika, materi pencarian diajarkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan logis siswa. Pada tingkat pendidikan menengah, siswa diharapkan tidak hanya mampu melakukan pencarian menggunakan perkakas (seperti di SMP), tetapi juga memahami algoritma atau mekanisme internal di balik proses pencarian tersebut. Pemahaman ini penting untuk mendukung analisis data dan interpretasi informasi dalam jumlah besar,.