Jump to content

SMK2024-25/Sejarah Jaringan Komputer

From Wiki
Revision as of 11:48, 28 December 2024 by Kangtain (talk | contribs) (Created page with "Pada awalnya, komputer bekerja secara stand alone, menggunakan program sesuai dengan kebutuhan pengguna tanpa ada mekanisme komunikasi data antar komputer. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, kini komputer dapat bekerja dengan sistem jaringan komunikasi tanpa harus terkendala dengan jarak, seperti yang terimplementasikan dalam jaringan lokal maupun global. Komputer yang bekerja secara stand alone, tidak bisa melakukan berbagi sumber daya (sha...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Pada awalnya, komputer bekerja secara stand alone, menggunakan program sesuai dengan kebutuhan pengguna tanpa ada mekanisme komunikasi data antar komputer. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, kini komputer dapat bekerja dengan sistem jaringan komunikasi tanpa harus terkendala dengan jarak, seperti yang terimplementasikan dalam jaringan lokal maupun global.

Komputer yang bekerja secara stand alone, tidak bisa melakukan berbagi sumber daya (sharing resources) seperti berbagi printer, scanner, data dan sumber daya lainnya yang ada pada komputer lain. Berdasarkan kelemahan dan keterbatasan tersebut maka muncul solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan cara menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya, agar setiap sumber daya yang terhubung di dalamnya dapat digunakan secara bersama-sama. Inilah yang disebut sebagai sistem jaringan komputer (computer networking system).

Jaringan komputer merupakan kumpulan beberapa buah komputer yang terhubung satu sama lain dan dapat saling berbagi sumber daya. Selain itu, secara teknis jaringan komputer dapat diartikan sebagai kumpulan komputer yang dapat saling berhubungan satu sama lain dengan menggunakan perangkat jaringan, yang dihubungkan melalui media transmisi.

Sejarah jaringan komputer dimulai pada tahun 1940-an di Amerika ada sebuah penelitian yang ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersama. Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, karena mahalnya harga perangkat komputer maka ada tuntutan sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Dari sinilah maka muncul konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), bentuk pertama kali jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer.

Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer.

Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Dari sini mulailah berkembang berbagai macam teknologi jaringan komputer lainnya