Course: Metode Pengumpulan Data
Pengumpulan data merupakan langkah awal yang dilakukan dalam data analytics setelah permasalahan bisnis berhasil ditemukan.
Metode pengumpulan data akan berbeda tergantung permasalahan yang ingin dipecahkan.
Misal untuk analisis efektivitas suatu marketing campaign, seorang digital marketer akan mengumpulkan data dari riwayat transaksi, jumlah pengunjung website, dan melakukan survei online.
Pengertian Metode Pengumpulan Data
Simplilearn mendefinisikan metode pengumpulan data adalah berbagai cara yang dilakukan untuk mengumpulkan, mengukur, dan menganalisis data.
Data diambil dari berbagai sumber akurat. Setelahnya, data akan dianalisis guna menemukan jawaban atas berbagai permasalahan penelitian. Pengumpulan data juga digunakan untuk mengevaluasi hasil dan memperkirakan tren/probabilitas.
Dalam dunia bisnis, metode pengumpulan data harus dilakukan secara akurat untuk menghasilkan data yang berkualitas. Dengan begitu, perusahaan dapat membuat keputusan bisnis yang tepat.
Selama proses pengumpulan data, peneliti harus mengidentifikasi sumber data, jenis data, dan metode yang digunakan. Hal ini dikarenakan ada banyak pengumpulan data berbeda sesuai kebutuhan masing-masing.
Metode Pengumpulan Data Kuantitatif

Question Pro membagi metode pengumpulan data kuantitatif menjadi 3 jenis, yaitu:
Time series
Time series adalah metode mengurutkan nilai variabel pada interval waktu yang sama atau dikenal dengan tren. Metode ini dilakukan menggunakan pola.
Nantinya, pola yang didapat akan dipakai perusahaan untuk memperkirakan permintaan produk/layanan dalam jangka waktu tertentu.
Smoothing technique
Smoothing technique adalah metode pengumpulan data yang dilakukan jika time series tidak dapat menunjukkan tren secara signifikan. Teknik ini dilakukan dengan cara menghilangkan noise dari kumpulan data sehingga pola-pola penting akan terlihat.
Smoothing technique sangat cocok untuk market analysis sebab dapat digunakan untuk mengidentifikasi perubahan ekonomi. Pengumpulan data ini juga memudahkan ahli statistik atau peneliti yang perlu menganalisis data dalam jumlah besar.
Barometric method
Barometric method adalah metode yang digunakan untuk memprediksi tren masa depan berdasarkan perkembangan yang terjadi saat ini.
Misal, indikator ekonomi yang relevan di masa sekarang digunakan untuk memprediksi tren bisnis di masa depan. Dengan ini, perusahaan bisa memperkirakan bagaimana permintaan produk yang mungkin akan terjadi beberapa tahun lagi.
Metode Pengumpulan Data Kualitatif

Metode pengumpulan data kualitatif berkaitan dengan kata, kalimat, perasaan, warna, emosi, dan unsur lain yang tidak bisa diukur dengan angka. Metode ini didasarkan pada penilaian, pengalaman, dugaan, dan sebagainya.
Dirangkum dari Question Pro dan Simplilearn, metode pengumpulan data kualitatif dibagi menjadi:
Interview
Metode interview dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan, baik secara online maupun offline. Di sini, peneliti akan memberikan beberapa pertanyaan wawancara terbuka yang perlu dijawab oleh responden. Interview bisa dilakukan melalui telepon, Zoom meeting, tatap muka langsung, dan sebagainya.
Metode interview cocok digunakan jika penelitian tidak memerlukan banyak responden, sebab interview satu responden saja biasanya memakan waktu lama.
Survei
Survei adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengumpulkan data dari responden berupa pendapat, preferensi, feedback, dan pilihan mereka tentang produk/layanan. Survei biasanya disebarluaskan melalui e-mail marketing, media sosial, website, aplikasi, dan lain-lain.
Saat data sudah berhasil dikumpulkan, peneliti dapat mem-filter sesuai kebutuhan yang ingin dianalisis, seperti melihat umur, demografi, dan banyak lainnya.
Observasi
Observasi adalah metode pengumpulan data dengan cara mengamati lingkungan sekitar dan terjun langsung di situasi itu.
Dalam metode observasi, peneliti bisa memilih untuk mengamati masyarakat menggunakan situasi terkendali atau tidak terkendali. Jika peneliti memilih metode terkendali, semua orang di lingkungan itu tahu bahwa mereka sedang diamati. Sebaliknya, jika memilih tidak terkendali, orang sekitar tidak akan tahu jika mereka sedang diamati.
Metode observasi efektif digunakan karena bersifat lugas dan tidak perlu menunggu ketersediaan responden. Sebagai contoh, kamu mengamati bahwa jalan A merupakan daerah perbatasan dan banyak dilalui kendaraan yang melakukan perjalanan jauh, maka kamu memutuskan untuk membuka bisnis rumah makan di sana.
Kuesioner
Kuesioner adalah metode pengumpulan data dengan menyiapkan sejumlah pertanyaan, baik pertanyaan terbuka maupun tertutup. Responden akan diminta menjawab pertanyaan itu berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang dimilikinya. Dibanding survei, kuesioner biasanya memakan waktu lebih cepat.
Data historis
Data historis mengacu pada informasi atau data yang sudah dibuat dan didokumentasikan sebelumnya. Peneliti hanya perlu mencari dan mengumpulkan data-data itu. Data jenis ini dapat diperoleh secara internal maupun eksternal.
Sumber internal – laporan keuangan, visi misi, laporan penjualan, catatan kesehatan organisasi, dan hal lain yang bisa diperoleh dari internal perusahaan.
Sumber eksternal – siaran pers, internet, laporan pemerintah, perpustakaan, dan sumber lain yang berasal dari luar perusahaan.
Delphi technique
Delphi technique adalah metode pengumpulan data kualitatif dengan cara mengumpulkan pendapat beberapa pakar bidang terkait. Setelahnya, para pakar bisa mempertimbangkan kembali dan memperbaiki asumsi mereka berdasarkan informasi yang didapat dari pakar lain.
Hasil dari elaborasi tersebut memberikan analisis dan informasi berbeda tentang masalah-masalah yang kompleks.